ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 704 :
"Patung Kyrus dan Lucy"
==============
Cover Story : Caribou kehihihi
di New World.
Iron Boy Scotch
mengalahkan Pasukan
Revolusi, Caribou terlihat ketakutan
=============
Versi teks Oleh :
ww w.beelzeta.com
===========
=================
Sebelumnya :
One Piece Chapter 703
Aksi Luffy yang berhasil
menjatuhkan seorang
Gladiator rakasasa hanya
dengan satu serangan
membuat suasana ruang
tunggu menjadi kacau.
"Ruang tunggu menjadi
kacau!!!
Apa-apaan si kakek
kerdil itu!?"
"Kejam sekali!!
Padahal kan dia
salah satu gladiator bintang di
kolesium ini!!?"
: beberapa orang
bahkan masih ragu kalau
Luffy yang melakukannya.
"Bukankah dia hanya terpeleset dan ..."
: Ucap salah satu Orang
"Lantainya
mendadak roboh, begitu
hah!??"
: Ucap salah satu Orang
"Hmm hmmm, kemana aku
harus pergi sekarang ya..."
:
Luffy tak peduli dan berjalan
tanpa tujuan.
"Hei, apa kau
yang sudah menyebabkan
kekacauan ini?"
: tanya salah seorang lelaki berpakaian
gladiator.
"Segera menyingkir
dari tempat ini, kau
dikeluarkan!!"
: bentaknya.
"Apa!!!?"
: ucap Luffy yang
tentu saja kaget mendadak
diusir seperti itu.
"Lelaki sialan yang bertarung
sebelum pertarungan dimulai
sepertimu harusnya pergi
saja!!!"
: ucap lelaki itu lagi dan
bahkan menyerang Luffy
dengan senjata kapaknya.
"Hei hei..."
: Luffy terus
menghindarinya.
"Hentikan itu, bodoh!!"
: ucap
seorang lelaki dengan tatto
angka tiga belas di perutnya.
Bersama dengan dua
rekannya, mereka bertiga
adalah keluarga Chinjao, yang berasal dari gang negara
bunga.
Sai, Don Chinjao, dan
Boo.
"Yang memulai
pertarungannya pertama kali
adalah si pria besar itu.
Kalau
ada yang perlu dikeluarkan,
dialah orangnya!!"
: ucap Sai.
"Meskipun akhirnya dia malah pingsan sih."
: ucap Boo.
"Woow!!
Itu Sai dan Boo dari
negara Bunga!!!"
"Bahkan Don Chinjao juga ada
disini!!!!"
: Ucap peserta lain yang mengenali mereka
.
"Mereka adalah legenda!!!"
:
ucap orang-orang.
"Makasih!!"
: ucap Luffy.
"Kau tak perlu
berterimakasih."
: ucap Boo.
"Sheesh...
tak perlu
berterimakasih."
: ucap Sai.
"Kau tak perlu mengucapkan
terimakasih.
Tidak, tidak perlu
sama sekali...
tidak perlu...
Tarik kembali terima kasihmu kau sialan!!!"
: mendadak lelaki
bernama Sai itu emosi.
"Eeehh!!!?"
: Luffy kaget. Tapi
kemudian, Boo menahan
tubuh Sai,
"Kau tak perlu
menolak permohonan
maafnya sampai seperti itu,
saudaraku!!
Maaf ya, dia memang mudah sekali emosi."
:
ucap Boo ke Luffy dan
kemudian menyeretnya pergi.
"Maaf dia memang mudah
sekali emosi!?
Sialan kau!!"
: umpat Sai sambil
menunjukkan jari tengah.
"Semua yang ada di sini benar-
benar..."
: Luffy tak habis pikir.
"Hei, kenapa kau tak
bersekongkol dengan orang
yang hebat dari blokmu,
Dagama?"
: terdengar suatu
percakapan dari belakang
Lucy.
Dua kelompok yang masing-masing terdiri dari dua
anggota sedang ribut.
"Hei hei, nama-nama besar
terus bermunculan!!!
Ini
seperti..."
"Ada perebutan buah iblis
demi kepentingan negara
masing-masing!!"
"Bertarung adalah hal pribadi."
:
ucap Bobby.
"Paling-paling
hanya ada satu orang di tiap
blok yang melakukannya,
dan tidak keluar."
: lanjutnya.
"Bersekongkol dan suap menyuap?
Hei!!"
: ucap Kerry.
Mereka adalah Bobby Funk
dan Kerry Punk, pembunuh
dari negara tetangga, Funk
bersaudara.
"Jangan naif!!
Kalian juga
diutus kemari oleh negara
kalian, kan?
Negara yang
berhasil memperoleh
kekuatan Mera Mera akan
mendapat keuntungan saat perang dan hubungan
diplomatik, yang bahkan lebih
baik daripada saat membawa
ke baris depan seluruh senjata
mereka."
: ucap Dagama, ahli
taktik kerajaan Prodence.
Di belakangnya, tampak juga
seorang lelaki bertubuh besar
dengan mahkota di
kepalanya.
Ia adalah Elisabello
kedua, raja petarung, raja
kerajaan Prodence.
"Lihat saja sekitarmu!! Orang-
orang ini..."
: ucap Dagama lagi.
"Lihat, di sana... Kriminal
perang kelas A dari perang
Dias,
Neck Spring Slayman!!
Kemudian mantan bounty hunter, dari insiden bombing
pemerintah, Abdolla dan Jet.
Petualang pembunuh masal
palsu, Ohlumbus sang
penguasa."
: Terlihat wajah-wajah orang
asing yang kelihatannya
memiliki kekuatan.
Dan, tak
hanya sampai disana.
"Lalu, ada
pendukung keluarga
Donquixote, bajak laut kejam dengan harga buronan di atas
100 juta, Hyena Bellamy!!"
: lanjutnya lagi
"Lalu, aku memang tak
melihatnya sekarang, tapi
kudengar mereka juga akan
berpartisipasi. Pangeran bajak
laut, Cavendish, dan rookie
gila dari satu tahun yang lalu, Bartolomeo.
Kau pikir tak
seorangpun dari orang-orang
ini merencanakan sesuatu?
Kau juga termasuk!!"
: ucap
Dagama ke Kerry.
Cukup lama menunggu,
akhirnya panitia memberi
pengumuman.
"Babak
pertama adalah royale battle!!
Hanya satu yang bisa bertahan
yang akan mendapat kesempatan menuju babak
berikutnya.
Blok A akan
segera memulai pertarungan,
kemudian blok B, C, dan D.
Terdapat lebih dari lima ratus
lima puluh peserta di sini, tapi di babak pertama hanya akan
ada empat pemenang."
: Jelas panitia
Kembali ke percakapan
Dagama,
"Kalian berdua juga
satu blok dengan Bribes, kan?"
"Ya, kebetulan seperti itu."
:
ucap Bobby.
"Orang-orang datang kemari untuk berbagai alasan.
Tapi
yang pasti, besok dunia akan
sedikit di luar kendali
tergantung siapa yang aka n
mendapat buah Mera Mera."
"Kalau begitu berhentilah
mengeluh dan lakukan
sesuatu!!!"
"Aku ada di blok mana?"
:
tanya Luffy ke salah seorang
panitia.
"Sebelumnya kau
sudah diberitahu, kan? tapi
kalau kau lupa, nomor 556
tergabung di blok C."
: Setelahnya, Luffy diajak
menuju ruang persiapan,
ruangan dimana terdapat
begitu banyak senjata yang
bisa digunakan.
"Uwooo!
Aku
boleh menggunakan semuanya!?"
: ucap Luffy
penuh semangat.
"Hanya
senjata api yang tidak
diperbolehkan."
: jelas panitia.
"Jubah, helm, patung ksatria
yang hampir tanpa baju, aku
mau satu!!!"
: ucap Luffy.
Di
hadapannya, terdapat sebuah
patung lelaki yang hanya
membawa pedang, helm, dan jubah kain di pundaknya.
"Aku akan mengambil jubah,
kemudian helm yang bahkan
lebih keren dari patung itu!!"
:
Luffy sibuk mencari
perlengkapan. Sampai
akhirnya, iapun mendapat sebuah setelan ksatria yang
benar-benar berlebihan.
"Kelihatannya ini bagus. Aku
akan pergi dengan ini.
Aku
ingin menunjukannya pada
Usopp dan yang lainnya."
: Ucap luffy.
Sementara itu di gerbang
masuk ruang itu, terdengar
suatu ribut-ribut.
"Para
petugas wanita terjatuh!!"
"Hei, apa yang terjadi!?"
"Pangeran datang..."
: ucap seorang perempuan.
yang
saking terpesonanya akan
pangeran sampai-sampai
terjatuh.
"Sang pangeran!?"
"Apa benar ini ruang ganti?"
:
seorang lelaki yang tak lain
adalah pangeran bajak laut
masuk ke ruangan itu.
"Lihat... itu Cavendish!!!"
"Pangeran bajak laut? Dia
masih hidup!??"
"Wow, dia cantik sekali!!"
"Hei, kau yang di sana."
: tiba-
tiba pangeran berparas cantik
itu menunjuk Luffy.
"Kau tak
bisa memakai pakaian itu.
Terdapat pembatasan berat
pakaian pelindung yang boleh kau pakai. Yaah, tapi
bagaimanapun, apapun yang
kau coba percuma saja.
Akulah yang akan mendapat
buah Mera Mera itu.
Buah itu
pasti akan cocok denganku, sebuah kemampuan yang
cantik."
: ucap Cavendish
"Sampai sekarang, aku belum
memakan buah iblis apapun,
dan mendapati diriku tanpa
tindakan apapun. Hanya
sebuah bakat..."
: lanjutnya, tapi Luffy tak menghiraukannya.
"Berat pakaianmu melebihi
batas."
: ucap seorang petugas.
"Apa!!?"
: Luffy kaget.
"Sudah kubilang kan!!"
: ucap
kesal pangeran bajak laut.
"Jadi karena itu ya orang-
orang hampir telanjang,
seperti patung perunggu itu."
:
ucap Luffy sambil mencopoti
jubah-jubahnya.
"Itu
menunjukkan kalau penonton ingin melihat darah."
: ucap
pangeran bajak laut.
"Di arena
ini, kau bisa melihat warna asli
manusia terekspos.
Tak ada
lagi yang ingin melihat
pertarungan dengan pedang dan pelindung.
Gladiator
adalah pemberi pertunjukkan
untuk menghibur orang-
orang dengan
memperlihatkan darah yang
kalah.
Oh iya, tadi kulihat kau menjatuhkan orang besar itu,
siapa kau ini?"
: tanya Cavendish
"Namaku Luffy,
aku akan
menjadi raja bajak laut!"
: ucap
Luffy blak-blakkan.
"Ehh!!!?"
: orang-orang kaget.
"Lu...
namamu Lucy, kan?
Bodoh!!!!"
: teriak seseorang saat
melihat tulisan Lucy di
punggung Luffy.
"Ah, jadi,
Lucy ya!??
Jangan menggunakan logat aneh
seperti itu!!!"
"Tadinya kupikir
Luffy si Topi Jerami ada di
sini!!!"
"Pasti bukan,
Luffy
yang asli kudengar tingginya
sekitar delapan meter."
: ucap orang-orang dengan sotoinya.
"Fufufu, kalau kau Luffy si
Topi Jerami sungguhan, aku
pasti sudah membunuhmu
sekarang."
: ucap pangeran
bajak laut.
"Hmm??"
: Luffy
kaget.
"Aku sampai di dunia baru
tiga tahun yang lalu.
Dunia
dikejutkan oleh
kemunculanku, Rookie cantik
dengan buronan lebih dari dua
ratus juta.
Tiap hari wajahku masuk koran, dan poster
buronanku sering diambil
gadis-gadis untuk dijadikan
sebagai pajangan.
Sang
pangeran bajak laut,
Cavendish si kuda putih..."
"Orang-orang memanggil,
hei... bintang besar... siapa?
Aku??
... tentu saja
...
fufufu .
.. Tapi satu tahun
kemudian!!!!!
Berita puncak
peperangan Whitebeard menghapus semuanya!!!
Juga
rookie-rookie yang datang
dengan pertarungan hebat
mereka, tak ada lagi reporter
yang mengincarku!!
Karenanya, aku akan membunuh semua rookie
sialan itu!!!"
"Turnamen kali ini, aku akan
memperoleh buah Mera Mera,
dan kemudian...
Hei!!!!"
: Lagi-lagi Luffy
mengabaikannya Omongan panjang lebar pangeran Cavendish.
Luffy yang
sudah mencopot jubahnya,
hanya mengenakan helm dan
jubah kain bertanya pada panitia.
Kemudian panitia menjawab,
"Kalau begitu
boleh."
: "Pada akhirnya, aku
berpakaian seperti dia..."
:
Luffy melihat ke arah patung.
"Apa kau tertarik dengan
patung lelaki itu?"
: tanya
seorang perempuan gladiator
yang tiba-tiba menghampiri
Luffy.
"Ooh!!
Apa dia akan
ikut juga??
Gladiator wanita!!"
: ucap orang-orang.
"Kelihatannya dia lemah, tapi
dia sangat cantik..."
"Siapa kau?"
: tanya Luffy.
"Gladiator, Rebecca."
: jawab
perempuan itu.
"Terimakasih atas yang tadi,
aku juga membenci Spartan."
:
ucapnya.
"Ngomong-
ngomong, patung itu adalah
patung lelaki gladiator
terkuat sepanjang sejarah kolesium Corrida, Kyros.
Dia
tak pernah kalah dalam tiga
ribu pertarungan.
Dan dalam
seluruh pertarungan itu, dia
hanya pernah menerima satu
kali pukulan."
: Jelas Rebecca.
"Wow, dia hebat sekali, ya??"
"Akan tetapi, tak ada di
negara ini yang tahu pasti
tentangnya.
Para tetua, juga
gladiator, tak ada yang
p ernah bertemu dengannya.
Patung perunggu paling misterius yang ada di
Dressrosa.
Apakah gladiator
Kyros benar-benar ada, atau
hanya sebuah khayalan,
kenapa dan sejak kapan
patung ini ada di sini?
Yang kami ketahui hanyalah yang
terukir di tulisan ini..."
: Rebecca menunjuk sebuah tulisan yang terdapat di patung kyrus tersebut.
"Tak ada yang tahu
tentangnya, tapi tak ada juga
yang mau menghapus patung
ini dari sini.
Aneh, kan?"
: Lanjutnya
"Begitu...
Aku tak tahu
tentangnya, tapi aku suka
patung ini."
: ucap Luffy.
"Aku
juga menyukainya..."
: ucap
Rebecca.
"Yo!!
Ksatria tangguh,
Rebecca-chan..."
: dua lelaki dari
belakang menyapanya.
"Kami punya harapan yang
tinggi padamu, perempuan
tak terkalahkan..."
"Kau pasti senang, Spartan
yang selama ini sering
menindasmu telah
dikalahkan..."
"Siapa mereka itu??"
: tanya
Luffy.
"Jangan pedulikan
mereka."
: ucap Rebecca.
"Hari
ini, adalah kali terakhirku.
Aku akan mendapat buah
Mera Mera dan kemudian mengalahkannya, aku akan
mengalahkan Doflamingo!!"
: Ucap Rebecca.
"Eeh?
Mengalahkan Mingo??"
: Kaget luffy.
"DI blok mana kau berada??"
: tanya
Rebecca.
"C..."
: Jawa
b luffy.
"Bagus, aku D."
: ucap Rebecca
dan kemudian pergi.
"Semoga
kita sama-sama bertahan di babak pertama, Lucy!"
: Ucapnya lagi.
"Pertarungan selesai!!!"
: tiba-
tiba terdengar pengumuman
seperti itu.
"Apa!?
sudah
selesai!?"
: ucap kaget orang-
orang.
"Siapa pemenangnya!?
Dia pasti sangat kuat!!!"
"Berakhir secara instant,
pemenang blok A adalah
seorang lelaki bertopeng,
Mr.Store!!!
Eeh!?
Dia membuka
topengnya!!!!"
: Orang yang dengan mudah
memenangkan blok A itu
membuka topengnya.
Orang-
orang kaget, karena secara
mengejutkan, ternyata ia
adalah,
"Sungguh mengejutkan!!!
Kalau dari
awal kita tahu dia siapa, pasti
kita tak akan terkejut dengan
hasil ini!!
Peserta yang tidak
terduga ikut ambil bagian,
babak royale battle blok A dimenangkan oleh kapten
divisi pertama, Jesus
Burgess!!!!"
"Dia adalah salah satu anak
buah Yonkou, bajak laut
Kurohige!!!"
"Bu-Burges!!!?
Kenapa orang
seperti dia ikut
berpartisipasi!!?"
: ucap kaget
para penonton.
"Ahh!!
si champion itu!!!"
: Luffy ingat dia.
Bersambung ke One Piece Chapter 705.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar