DAFTAR ISI

Selasa, Maret 18, 2014

chapter one piece 718 versi teks

ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 718 : " Pasukan Kerajaan di Taman Bunga, Riku " ================== =============== Versi teks Oleh : ww w.beelzeta.com ================ ================== Sebelumnya : One Piece Chapter 717 Penyerangan akan segera dilancarkan, orang-orang kerdil Tontatta telah siap dengan pasukannya. "Kabu!! Bian!!" : seru Leo, salah seorang pasukan Tontatta. "Leo, kau telat!" : ucap Kabu. "Kami semua sudah siap untuk berangkat!!" : ucap Bian. Kabu adalah kapten squad kuning, pemakan buah Bug Bug model kumbang tanduk. Bian adalah kapten squad Pink Bi, pemakan buah Bug Bug model Lebah. Ya, mereka adalah warga Tontatta pemakan buah Zoan. "Aku mengandalkan kalian, teman-teman!!" : ucap Leo. "Wow, aku belum pernah melihat spesies seperti ini sebelumnya.." : ucap Usopp sambil melihat ke arah serangga bersayap yang nanti akan pasukan Tontatta gunakan sebagai kendaraan mereka. "Aku jadi ingin menunjukkannya pada Luffy juga.." : ucap Usopp. "Usoland, Robiland, karena ukuran kalian terlalu besar, kalian naik saja kendaraan untuk dua puluh orang.." : saran Kabu dan Bian. "Uwooh!! Pasukan serangga!!" : ucap kagum saat melihat serangga-serangga dalam jumlah yang lebih banyak lagi. "Oh, manis sekali.." : ucap Robin. "Baiklah semuanya, bersiap untuk maju!!" : seru Leo yang saat ini sudah duduk mengendarai serangga bersayap, TT-Airforce K-01. "Dengan Usoland yang agung di sisi kita, kita pasti akan bisa menyelamatkan lima ratus rekan kita yang ditahan!! Uwooo!!!" : Merekapun maju, Usopp dan Robin sendiri menunggangi rubah khusus bernama Rubah kereta peluru, yang harusnya merupakan kendaraan untuk dua puluh pasukan. "Wow, rasanya hebat sekali!! seperti sengaja disiapkan untuk raja!!" : Usopp merasa nyaman. "Sekali mereka mulai berlari, rubah-rubah ini benar-benar cepat!" : ucap Leo. "Bulunya juga cantik.." : ucap Robin. Di sisi lain Dressrosa, terdapat sebuah hamparan bunga yang sangat luas, taman bunga. Dan di bawah lautan bunga yang menghadap kearah yang sama, di tempat yang tak diketahui oleh siapapun, terdapat jalan rahasia menuju bawah tanah. "Kalau kau terus turun.. kau akan mendengar tangisan keberanian dari para peri.." "Baiklah, biarkan aku menjelaskannya sedikit." : ucap si boneka tentara. Ia dan Franky telah sampai di taman bunga, dan di hadapan mereka kini terdapat begitu banyak orang-orang Tontatta. "Komandan!!" : teriak mereka. Ternyata boneka tentara itu adalah komandan mereka. "Komandan!! mainan yang bersamamu itu kelihatannya benar-benar kuat!! Manusia besar level apa dia sebelumnya!??" : tanya salah seorang Tontatta. "Mereka ini adalah saudara- saudara seperjuanganku, orang-orang kerdil kerajaan Tontatta.." : jelas boneka tentara ke Franky. Kembali kesisi Usoland dan pasukannya, tiba-tiba saja ia mendengar suatu suara. "Ada sesuatu yang harus aku beritahukan pada kalian berdua.." : ucap suara misterius itu. Usopp melihat kanan kiri, namun tak ada siapa-siapa. Dan ternyata, suara itu berasal dari mayor Tontatta, si kakek Gancho, yang muncul dari celah dada Robin. "Hei!! kau ini muncul dari mana hah kakek tua kotor!!" : bentak Usopp. "Tuan Gancho??" : Robin biasa saja. "Ya, ini aku, mayor kerajaan Tontatta, Gancho. Tak tahu bagaimana caraku untuk menyampaikan rasa bahagiaku kalian mau membantu kami dalam masalah ini. Kalian berdua bersedia meresikokan hidup kalian di perang ini.. ada sesuatu yang harus a ku sampaikan.." : ucap Gancho. "Yah, sebenarnya rencana kami tak sejauh itu.." : ucap Usopp dalam hati. "Si keluarga penindas Doflamingo dan kerajaan kami, Tontatta memiliki cerita yang tak sekedar terjadi beberapa puluh tahun yang lalu, melainkan sudah sejak sembilan ratus tahun yang lalu.." : jelas kakek Gancho. "Eeh!???" : kaget Robin. Kembali ke taman bunga, Franky dan si boneka tentara pergi ke suatu ruang bawah tanah. Dan di sana, terdapat semacam layar yang menampilkan pertarungan Luffy dan Don Qinjao. Dan yang lebih mengejutkan, ternyata di sana ada Zoro, yang nampaknya sampai lebih dulu dengan bantuan orang kerdil yang mencuri pedangnya itu. "Hei!! apa yang kau lakukan, Luffy!??" : bentak Zoro sambil menonton. "Permisi, tuan, kau menghalangi pandangan kami.." : orang-orang Tontatta lainnya juga mau menonton. "Zoro??" : Franky kaget. "Sial, si bodoh itu, jadi ada turnamen seperti ini juga ya di luar sana.." : Zoro kesal. "Kenapa dia tidak mengajakku bersamanya!?? Pedangku sudah lapar ingin bertarung.." : ucapnya. "Ah, komandan??" : ucap orang kerdil yang bersama Zoro saat melihat si boneka tentara datang. "Oh, Franky??" : ucap Zoro saat melihat Franky datang. "Komandan!! kami baru saja mendapatkan info dari kelompok pengintai!!" : lapor salah seorang Tontatta yang ada di sana. "Pergerakan musuh dan gula putih telah teridentifikasi.. Dan lagi, jangan terkejut ya, tapi sebelum kita akan melakukan pertarungan hari ini.. sungguh kejadian yang sangat kebetulan, kita mempunyai dia!!" : Ruangan itu adalah tempat berkumpulnya para pasukan kerajaan anti Doflamingo, pasukan Riku. "Orang-orang kecil??" : Franky kaget karena pasukannya juga orang- orang kecil. "Jangan salah, kekuatan mereka tak kalah darimu.." : ucap boneka tentara. "Dan dengan kecepatan dan ukuran mereka yang sulit dilihat, mereka jadi dikenal sebagai peri.." "Ah!! jadi yang mencuri pedang Zoro waktu itu.." : Ucap Franky. Di sisi Nami dan yang lainnya, di lautan, keadaan mereka masih parah. Nami dan yang lainnya, termasuk kapal mereka telah diubah menjadi karya seni. "Percuma saja!! seni tak bisa dihentikan!! seni penghancur!!" : lagi-lagi musuh, si wanita gemuk itu menggunakan tembakan asapnya. "Asap sialan apa ini sebenarnya?? Uhk, aku harus melakukan sesuatu!!" : Nami pun mencoba untuk melawan dengan tongkat pengatur cuaca miliknya. Kembali ke sisi pasukan Riku, sambil menangis terharu, salah seorang pasukan membacakan beritanya. "Benar sekali.. hiks.. sang legenda kerajaan Tontatta telah muncul!! Nama mereka adalah Usoland dan Robiland!! Menurut laporan, mereka sedang menuju kemari!! Mereka juga punya teman-teman lainnya bernama Luffyland, Zoroland, Namiland, Sanland, Chopperland, Fraland, Bonesland.." : Dalam hati Zoro langsung sadar, "Tidak salah lagi ini pasti ulah Usopp.. ya ampun.. apa yang membuatnya sampai mengatakan kebohongan sebesar itu.." "Umm.. tentang itu.." : Zoro pun mengangkat tangan. "Mungkin yang dimaksud Zoroland itu aku.." "Aku Fraland, senang bertemu kalian.." : ucap Franky. "Uwoooooooo!!!! Ini benar- benar hebat!!!!!" : orang-orang Tontatta benar-benar shock. "Ah!! Sekarang bukan waktunya untuk ini!!" : Zoro baru ingat. "Aku harus kembali ke kapal!! Nami dan yang lainnya sedang dalam masalah!!" : lanjutnya. "Tadi kan sudah aku ingatkan!!" : ucap Wicha orang Tontatta yang bersama dengan Zoro. Di sisi Nami, tampak Chopper, Momonosuke, dan Brook juga sudah diubah menjadi karya seni. "Sial! bahkan Nami pun terkena, sekarang tanduk dan kukuku jadi tidak berguna.." : ucap Choper. "Tuan tengkorak, yang ingin mereka tangkap itu aku!!" : ucap Momonosuke. "Ya, aku tahu, dan kami tak akan menyerahkanmu begitu saja!! tapi seperti yang kau lihat, bahkan roh ku pun diubahnya jadi seperti ini.." : ucap Brook. Di sisi Nami, tongkat yang hendak ia gunakan untuk melawan pun kini sudah berubah menjadi karya seni. "Gyaa!!! menjijikan, bahkan Climatact ku juga diubah jadi mainan seperti ini!??" "Oh hohoho!! lancang sekali!!!" : ucap si wanita gemuk. "Siapa yang kau panggil model, hah!??" "Nggak ada yang bilang woi!!" : teriak Nami. "Lancang sekali kau menyebut karya seniku sebagai mainan!!" : ucap si wanita gemuk. "Jangan menyamakan karya seniku dengan mainan, dasar perempuan buta!! Pengguna buah setan yang mengubah manusia menjadi mainan memang ada di keluarga kami.. tapi yang aku makan adalah buah Art Art!! Aku adalah manusia seni!! Banyak darimu telah aku ubah menjadi karya seni dengan kekuatanku!!" : jelasnya. Di sisi Law, pertarungannya dengan Doflamingo masih terus berlanjut. "Langsung pergi tanpa ragu untuk umpan yang telah aku persiapkan, teman kecilmu, si topi jerami telah jatuh ke dalam perangkapku.." : ucap Doflamingo. "Dia pasti sedang bersenang-senang sekarang di turnamen.. itu adalah pertarungan sampai mati antara yang terkuat dari semua lautan, di mana yang kalah akan langsung menuju neraka!! Bocah itu tak akan pernah bisa melewati turnamen itu!! Aliansi kecil kalian telah berakhir!! Sebaiknya kau menyerah saja, Law!!" : Ucap Dofla. Di sisi Chopper, setelah mengatakan sesuatu lewat denden mushi Law langsung mengakhiri panggilannya. "Eeh!?? dia langsung menutupnya setelah mengatakan itu!??" "Bukankah Caesar harusnya ditahan!!??" "Ada apa dengan lelaki itu!?? dia tak mendengar apapun yang kita katakan!! Melakukan sesuatu seenaknya.. lama-lama dia jadi seperti Luffy!!" : ucap Nami. Kembali ke pertarungan, "Sudah cukup berjuangnya, Law!!!" : Doflamingo membelah pepohonan dan semuanya dengan kemampuannya. "Siapa yang baru saja kau hubungi, hah?? Fufufu, sebaiknya kau cepat mengembalikan jantung Caesar!! Percuma saja kau mengulur waktu.." Di sisi Sanji dan Kinemon, "Maju, Luffy-dono!!" : teriak Kinemon, mendukung Luffy. "Kenapa kau malah ikut memberi dukungan!??" : Sanji menggeplak Kinemon. Bagaimanapun mereka sedang dalam penyamaran. "Tapi, Sanji-dono!! Sekali seorang lelaki masuk kompetisi, tujuannya hanyalah satu yaitu untuk menjadi yang teratas!! Hanya dengan begitu dia bisa disebut sebagai lelaki sejati!!" : ucap kinemon. Di tempat penonton, di sisi Cavendish dan si nyentrik Bhartolomeo, Burges tiba- tiba muncul dan ikut menonton. "Wei! Hahahaha!! Kelihatannya blok ini benar-benar menarik!! Siapa tikus kecil itu!??" : ucapnya. "Burges!??" "Gomu Gomu no!!!" "Uwoooo!!! Lucy bersiap untuk menyerang!!!" "Hawk Rifle!!!" : Lucy pada akhirnya melancarkan pukulan manusia karet berlapis Haki, dan serangan itu tepat menghantam t ubuh Qinjao. "Uwoooohhhh!!!" : teriak Luffy. Bersambung ke One Piece Chapter 719

Tidak ada komentar:

Posting Komentar