DAFTAR ISI

Rabu, Maret 19, 2014

chapter one piece 723 versi teks

ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 723 : "Perubahan Rencana" ================== =============== ===================== Versi teks Oleh : COPFI ================== ========================== Cover Syory: Caribou telah menelan seluruh pabrik . Caribou dan Coribou berdiri diatas kotak kayu, tubuh Caribou menjadi gendut, hampir seperti adiknya.. dan dari mulutnya mengeluarkan asap. Kaum revolusioner bersorak-sorai "Gaburu sang Pahlawan" ======================== -Dressrosa, didepan Corida Coloseum- .. sorak sorai didalam coloseum, tapi di luar.. ~flash back~ Sanji mengatakan pada Zoro bahwa “Dia mengkhawatirkan Nami- san!” dan tentu Nami-san lebih mengharapkan kehadiranku daripada kamu.!” “itulah mengapa harus aku yang pergi” : teriak Sanji “Baiklah.. pergi lah..!” : kata Zoro. Sanji memberikan peta Toy House ke tangan Kinemon dimana temannya (kanjuro) berada, dan sebuah Denden mushi. “Jika kau bertemu Luffy, gunakan ini untuk menguhubungi Sunny..” : kata Sanji “Cepatlah bergegas dan perhatikan situasi. Aku akan kembali ke Sunny” : Ucap Sanji . Kinemon dan Zoro berdiri di pintu gerbang Colosseum yang telah tertutup, dan bertanya-tanya bagaimana untuk masuk. “Jadi bagaimana cara kita bertemu Luffy?” : Tanya Zoro. “Aku tak tahu, mengapa kita hanya berdiri disini? Semuanya tertutup..” : jawab Kinemon. Zoro berniat memotong gerbang agar bisa terbuka, sementara Kinemon menghentikannya . Bartolomeo melihat Zoro , menangis dengan sukacita karena melihat salah satu pahlawannya di sana. “Itu ‘Si Pemburu Bajak Laut’ Zoro-sempai! Dia dikatakan menjadi legenda pembunuh 100 orang dari Whiskey Peak dan menghabisi seluruh isi pulau di Ennies Lobby.” : Kata Bartho dalam hati sambil gemetaran dan menangis. “Swodsman dengan gaya 3 pedang! Dia orang yg aku puji sebagai Wakil Kapten!" : Dia menyebut Zoro tangan kanan dari Luffy. Dia sangat sangatlah kereen..!! *0* "Huhh.. air mataku tak bisa berhenti menetes..” : Bartho masih merasa terlalu mengagumi Zoro dan berkata dalam hatinya. -Dressrosa, Istana Kerajaan- Sementara itu di istana ... Gladius geram atas pengkhianatan Violet. “Gradius.. Dapatkah kau sedikit tenang?” : ucap Baby 5 yang berusaha Meredam Emosi Gladius. “Baby 5.. perempuan pengkhianat itu... Seberapa buruk dia mengacaukan rencana kita?!!” “Violet diperintahkan untuk menangkap Sanji ‘Si Kaki Hitam’ dan merampas semua dari musuh kita, dan rencana itu kacau.!” “Kita harus mensabotase strategi mereka, dan mengalahkannya satu persatu...!” “Jadi bagaimana sekarang..?! Dia membunuh rekan sendiri dan kabur?!!” : Gradius mulai geram. Baby 5 memberitahu dia untuk tenang sebelum ia meledak, topi Gradius terus mengembang seperti balon XD Topinya meledak.. dan rambutnya terlihat seperti super saiya (Goku) “Aku benci orang yang tak bisa menjaga rencana!” “Tak akan aku biarkan hidup orang yg telah menkhianati Tuan muda!” : Gradius bertanya apakah Violet sedang merencanakan sesuatu sejak hari sebelumnya, karena dengan kemampuannya seharusnya dia bisa melihat kapal Topi jerami jauh lebih awal. -Timur Laut Dressrosa. Didekat Green Bit- “Oh tidaakkk.. kita tak bisa melakukan ini Violet-chaann. Kita harus menunggu di pelabuhan” : Sanji berkata pada Violet yang juga menyembunyikan identitasnya dengan memakai kerudung. Sanji dan Violet menunggangi kuda mainan XD “Pelabuhan penuh dengan angkatan laut sekarang. Kau juga harus merubah tempat pertemuan” : kata Violet. “Angkatan laut.. huh..” : keluh Sanji “Ada 4 kapal perang, dan setidaknya ada lebih dari 3000 angkatan laut yang datang di negeri ini.” : Ujar Violet “Kau bisa dapat info sebanyak itu sendirian hanya dalam waktu singkat?” : tanya Sanji heran. “Dengan kemampuanku aku dapat menyebarkan penglihatanku 4000km disegala arah, seperti pandangan mata burung.” “Jika aku berada disini, aku dapat melihat apa yg terjadi di seluruh negeri ini” “Jadi jangan mengkhawatirkan aku, aku tak akan tertangkap oleh para pemburuku” : Ujar Violet mengenai kemampuannya.. "Sungguh hebaaattt" “Jadi kau akan tetap berada dinegeri ini??!!” : tanya Sanji kaget. “Tidak, jangan khawatir.. Setelah ini.... Ahhh” : Violet tiba tiba memutus ucapannya karena merasakan sesuatu dalam penglihatannya. Sunny disambar oleh petir, Meereka terus berjalan melewati para penduduk Dressrosa. “Apa yg terjadi??” : tanya Sanji “Masalah! Kapalmu disambar petir..!” : Jawab Violet singkat. “Petir..?? bicara tentang petir.. “ : kata Sanji dan tak melanjutkan omongannya. -Perairaan dekat Dressrosa- berlayar menuju Green Bit- “Jadi apa yg kita lakukan dengan ini?” : tanya Nami “Bone (tulang)! Aku telah mengirimkan dorongan” : Ucap Momonosuke “Lemparkan dia ke laut..” : kata Nami “Dia juga pemakan Buah Iblis..” : kata Chopper yang sudah berubah dalam mode manusianya. “Aku juga tak ingin melihat celana dalamnya..” : celetuk Brook XD “Sii..siapa Miss Universe??!” : kata Jola yang gosong terkena sambaran petir Nami. “Lihat. .aku punya bakat..” : Momonosuke menghibur diri sambil memukul Jola yang sudah tak berdaya dengan tongkat. “ngomong-ngomong.. kita harus cepat menuju tempat Trafalguy (Law)..” : kata Nami “Tapi apa maksudnya kita harus membawa Caesar?” : Tanya Chopper. “Benar..Doflamingo tetap menjadi Shichibukai, jadi kita harus mengambil Caesar lagi” : jawab Brook. “Ka..kau tak tahu apapun.. Sungguh naif.. Ohohoh” : kata Jola sempoyongan. “Tuan Muda tak pernah serius bernegosiasi dengan anak anak..!! Tuan Muda tak akan pernah keluar dari Shichibukai..!! ” : Jola masih terus mengoceh. “Apa maksudmu itu..??!!” “Itu menyakitkan.. brengsek..!” : teriak Jola “Kau masuk ke dalam jebakan. Dan sekarang Violet telah menghancurkan temanmu, dan semuanya juga akan tertangkap..!!” : Lanjut Jola. -Green Bit, Law vs Doflamingo dan Admiral Fujitora- “Jadi.. Doflamingo kau adalah Tenryubito..!!” : tanya Law “Kau seharusnya mengatakan ‘Aku telah..’ bukan siapa-siapa lagi.” : Jawab Doflamingo “Darah apa?! Takdir apa?! Hanya ada beberapa orang yANg telah memimpin tak seberuntung kehidupanku.. fu fufu..” : kata Doflamingo yang berdiri diatas Law. “Aku ingin mengatakan kepadamu tentang kehidupanku hingga aku bertemu denganmu selesai minum-minum. Tapi kita sepertinya tak punya waktu..” “Kita harus melakukan sesuatu terhadap ‘Kelompok Topi Jerami’ di Dressrosa. Disana banyak yang meremehkan mereka” : ujar Doflamingo. Sementara itu Fujitora hanya terdiam. “Ada apa Fujitora?!” : tanya Dofla. “Tidak ada apapa, di lautan aku mendengar petir.. Bagaimana langit kelihatannya?” : Jawab Admiral. Fujitora “Petir..?” : kata Dofla Bertanya-tanya. “Meskipun aku buta, aku masih bisa memberitahu keadaan langit, tapi.. aku semakin tua..” : jawab Fujitora. “mungkin nami mengontrol cuacanya.. kapalnya pasti berada disekitar sini..” : kata Law dalam hati. “Heii.. Joker Ambilkan Jantungku lagi, dan berikan padaku.. Cepat..!” : teriak Caesar. Dofla memandangi jantung yang ada di genggamannya. “Sudah aku katakan padamu, itu jantung Caesar..!” : kata Law. “Apaaaaa.. kau mempermainkanku sepanjang hari..!! Sekarang..tak ada jantung di dadaku..!!” : teriak Caesar. Doflamingo meremas jantung itu, dan Caesar tak merasakan apapun. Justru ada angkatan laut yang berteriak setelah itu. “Hei.. ada apa, tetaplah bersama” : Ucap Angkatan Laut yang melihat temannya Menjerit kesakitan. “Apa yang kalian lakukan? Satu dari bawahanku telah menjerit” : tanya Fujitora sambil mengacungkan pedangnya pada Doflamingo. “Apaa.. angkatan laut? Jadi dimana jantungku?” : teriak Caesar bertanya-tanya. ROOM.. Law mengeluarkan jurusnya. Dia memberitahu Fujitora “Lebih baik tetaplah gunakan ‘Gravitasi’, karna aku keluar dari sini.” Dia kemudian menggunakan Shambles dan menukar dirinya dengan batu, yang kemudian batu itu remuk akibat gravitasi Fujitora itu. Law mengambil Caesar dan menggunakan teleportasinya. “Dia menggunakan kekuatan itu lagi..! Law..!!” : Dolfa geram. “Jokerr selamatkan aku..” : teriak Caesar. “Dia sungguh tak tahu kapan waktunya menyerah..” : kata Fujitora. “Jancuuuukkkk.. lepaskan aku Law..! Dimana kau meletakkan jantungku?!” : teriak Caesar. Meronta “Jangan lari, bocah..!!” : Dofla mengejar Law. “tak ada tempat bagimu untuk lari..” “Dapatkah kau melihat Trafalguy?” “ Hmm.. aku tak bisa menceritakannya karena asap ini, aku tak bisa melihat kedalam hutan.” Sementara Nami dkk berlayar melalui wilayah sekitar Green Bit, Fighting Fish mengincar mereka. “jadi apa yang akan terjadi jika kita membawa Caesar?” : tanya Nami “Hmm.. Doflamingo akan mengejar kita.. Apa?! Itu menakutkan..!!” : kata Brook. “Whaaa.....” “Apa iniii..!!??” “Ada sesuatu di bawah air..!” : teriak Chopper panik. “Itu sekumpulan Fighting Fish..!! Kita terlalu dekat dengan pulaunya!” “Apa itu..!” : nami dan Chopper berteriak ketakutan “Ikan pembunuh! Yang dapat menghajar kapal perang!” : jawab Jola. “Apaaaaaaaaaaaa aaaaaa....!!!!! !!?” : teriak Mereka kaget. “Ikuti aku Doflamingo” : Ucap Law dalam hati. “Jika mereka mengejar kapal sekarang, kita kalah! Aku akan membawa Caesar ke jembatan dan melemparnya dari sana.. Kemudian aku akan bertarung dengan Doflamingo di jembatan..! Aku harus mengulur waktu..!” : kata Law dalam hati sambil memberi gambaran dalam peta. “Apa? Kau akan melewati jembatan?! Jika kau pergi ke Dressrosa kau masuk dalam jebakanku..!” : Ucap Doflamingo. “kyaaaaa....” : seseorang berteriak, Dofla dan Law menyadarinya. “Siall... itu mereka..” : kata Law. “Ahh.. jadi itu yang terjadi.” : Doflamingo langsung terbang begitu saja tak mengikuti law, “Doflamingo.. tungguu..!! Mereka tak ada hubungannya dengan ini” : kata Law. Dofla menyadari rencana Law, dan beralih arah ke kapal! Dia terbang melalui udara untuk langsung menuju kapal, Nami dan Chopper bergetar ketakutan. “Doflamingo terbang menuju kemari..!” “Apaaaaaaaaaaaa aaaa...!!!!” “Mimpi buruk apa ini?! Kita akan mati..!!” : teriak mereka ketakuan. “Tuan muda..” : kata Jola “Fufufu.. .lihat lah lebih dekat Law! Lihatlah betapa tragisnya aliansimu mati didepan matamu..!” : kata Doflamingo dengan senyumnya yang sadis.. Sanji terbang di udara dengan Sky Walk, dan menendang Dofla, “Jadi kau berani mendekati mereka..??!!” : teriak Sanji saat menendang Dofla. Dofla tersenyum “sepertinya musuh yang kuat telah datang.” Para Mugiwara kru berteriak : “Sanjiiiiii.... !!” Bersambung ke One Piece Chapter 724

Tidak ada komentar:

Posting Komentar