DAFTAR ISI

Kamis, Maret 20, 2014

chapter one piece 729 versi teks

ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 729 : "Shichibukai Doflamingo vs Shichibukai Law" ================== =============== ===================== Versi teks Oleh : KOPBI =================== ======================== Baca Sebelumnya di : Komik One Piece Chapter 728 ======================= Bellamy yang sedang mengintai Luffy ternyata mempunyai maksud tertentu untuk menghabisi Luffy, agar dirinya diakui kembali oleh Doflamingo. "Jika aku membunuhnya.. " "Aku bisa menjadi anggota dalam keluarga.." : Batin Bellamy "Bukan karena dendam.. Topi jerami" : Bellamy yang hendak menghabisi Luffy tiba-tiba dikejutkan dengan kedatangan Dellinger salah satu keluarga Donquixote, seorang petarung prajurit Diamante. "Ahh disini kau rupanya, Bellamy" : Ucap Dellinger "Apa kau sudah selesai membunuh? Ah.. Ternyata belum.." "Dellinger! Mau apa kau?" : Bisik Bellamy bertanya kepada Dellinger "Mmm.. Kau mungkin akan mengacaukan rencana pembunuhan ini, dan kau akan mengganggu pemandangan.. " : Ujar Dellinger "Jadi aku akan membunuhmu.. Itulah yang tuan muda kata- .. Ooops, sepertinya aku bicara terlalu banyak. Ahh, maaf" "APAAA!" : Sentak Bellamy terkejut mendengar penuturan Dellinger Jembatan Besi di dekat Dressrosa. Pertarungan antara Law dengan Doflamingo pun masih berjalan sengit. "SCALPEL" . Cengkraman tangan cepat Law dapat diantisipasi oleh Doflamingo. Doflamingo berputar dan sepakan kaki Doflamingo membuat Law terpelanting. Belum sempat Law mengambil nafas panjang, Doflamingo langsung menyarangkan serangan tembakan benangnya ke tubuh Law. "BULLET THREAD!" "Uwahh!" : Erang Law tersungkur "Haa.. Haa.." : Law benar-benar dibuat tidak berdaya dihadapan Doflamingo "Bangunlah, Law... Dressrosa tepat berada di sana" : Ucap Doflamingo berbincang dengan Law, Doflamingo mendapat panggilan Denden Mushi dari anak buahnya, Diamante. "Hei, Doffy" : Ucap Diamante "Ah, maaf. Apa ada hal penting yang ingin kau sampaikan?" : Tanya Doflamingo kepada Diamante "Violet telah mengkhianati kita" : Tutur Diamante "Ya, si kaki hitam datang tiba- tiba, aku sadar sesuatu pasti telah terjadi" : Ujar Doflamingo "Karena hal itu, sekarang kita tidak mengetahui rencana kelompok Topi Jerami" : Ucap Diamante "Ah , tidak usah mengkhawatir hal itu. Pergilah dan perintahkan kelompok Lao. G untuk berjaga di pintu masuk pabrik Smile" : Perintah Doflamingo kepada Diamante "Anda pasti bercanda.. Mereka membuat tempat ini semakin memanas karna akan memasuki ring untuk babak final..!" : Ujar Diamante "Kau sendiri sudah cukup untuk menangani masalah ini" : Ucap Doflamingo "Hei.. Kedengarannya kau menganggapku.." : Ucap Diamante . Law masih mengerang kesakitan dan Doflamingo masih asyik mengobrol dengan Diamante "Tapi bukankah kau jenius?" : Ucap Doflamingo memuji Diamante "Baiklah jika anda memaksaku, maka serahkan semuanya padaku!" : Seru Diamante bersemangat KLIK Perbincangan mereka berdua pun berakhir. Dan Doflamingo kembali mengarahkan tatapannya kepada Law yang tengah terkapar. "Law... Jika dugaanku benar, kau hanyalah umpan... Dan sementara pertarungan kecil ini berjalan, kelompok Topi Jerami akan menghancurkan pabriknya" : Ujar Doflamingo "Jadi, meskipun kau mati.. Kaidou akan tetap mengejarku. Apa itu yang kau bayangkan akan terjadi?" "Tapi kau tidak bisa mengulur waktu sebanyak yang kau harapkan.. Dan mereka masih terlihat kebingungan. Kau bilang kau memanfaatkan mereka, tetapi dari rencana yang telah kau rancang, terlihat sekali kau menaruh kepercayaan yang sangat tinggi pada mereka.. Kenapa.. kenapa kau sangat percaya pada Topi Jerami!?" : Tanya Doflamingo kepada Law "Haa.. Haa.. Karena 'D' akan benar-benar membawa badai..." : Jawab Law Corida Colosseum. Dimana Luffy dan Zoro serta Kinemon berada. "Ada apa Zoro !?" : Tanya Luffy kepada Zoro "Jika kau tahu ada sebuah turnamen seperti ini.. Kenapa kau tidak mengajak ku!?" : Jawab Zoro tampak kecewa "Maaf Maaf" : Ucap Luffy meminta maaf kepada Zoro "Dan aku, hanya berlari mengelilingi kota" : Ucap Zoro nampak kesal "Bukan itu yang akan kita bicarakan!" : keluh Kinemon . Keberadaan Luffy, Zoro, dan Kinemon sudah diperhatikan oleh Angkatan Laut. "Zoro..." : Ucap seorang Prajurit Angkatan Laut lirih melihat Zoro . Prajurit Angkatan Laut tersebut lantas melaporkan hal tersebut kepada Wakil Laksamana Bastille "Laksamana Bastille! Seperti yang kita duga, orang itu adalah si pemburu bajak Laut!" : Lapor Prajurit Angkatan Laut kepada Wakil Laksamana Bastille "Kemungkinan yang berada di dalam adalah si Topi Jerami" "Jadi begitu, tidak heran Lucy begitu kuat.. Jadi mereka memang ada di negeri ini!" : Ucap Wakil Laksamana Bastille "Tapi kita biarkan dulu mereka untuk saat ini. Jika kita bertindak sekarang.. Para gerombolan kriminal akan kabur dari Colosseum.. Kita harus waspada" "Para peserta yang sudah dieliminasi antara lain... Don Chinjao di Blok C.. Dan juga..." : Tutur salah seorang Perwira Angkatan Laut sembari membaca secarik kertas nama- nama peserta di turnamen Coridda Colosseum "Eh.. Aku tidak pernah mengenali nama dalam catatan ini..." "Hmm.. Sebenarnya kita datang kesini untuk menangkap siapa..?" : Ucap Bastille bertanya-tanya . Ditempat Luffy, Zoro, dan Kinemon. "Cara menggunakannya seperti ini, kan?" : Tanya Kinemon tentang Denden Mushi "Apa yang sedang kau lakukan?" : Tanya Zoro kepada Kinemon "Sanji-dono berpesan pada saya untuk meneleponnya ketika kita bertemu dengan Luffy-dono" : Ujar Kinemon "Oh, benar..." : Ucap Zoro "Ahh... Luffy, Colosseum sudah dikepung oleh Marinir" "Hmm.. " : Dehem Luffy "Jadi bersiaplah! Mereka adalah masalah utama kita saat ini!" : Ucap Kinemon Perairan di dekat Dressrosa. Kinemon memanggil Sanji melalui Denden Mushi untuk melaporkan situasi yang ada. "Ini pasti Kinemon. Hubungkan dengan Usopp, Chopper" : Perintah Sanji pada Chopper "Ok!" : Jawab Chopper "Ini aku, Sanji!?" : Ucap Luffy via Denden Mushi "Luffy!" : Ucap Nami senang mendengar suara Luffy "Disini Usopp!" : Seru Usopp via Denden Mushi "Semuanya sudah terhubung, kecuali Law" : Ujar Sanji "Berikan informasi yang kalian miliki saat ini!" "Ow! Franky, disini.. " : Ucap Franky melapor "Aku dengan Usopp dan Robin. Saat ini, kami.. Disini bersama kelompok Anti-Doflamingo , Prajurit Kerajaan Riku, dan Pasukan Kurcaci" "Pasukan?!" "Kurcaci?!" "Ini adalah rapat para Pahlawan! Tolong jangan menguping!" : Pinta Usopp kepada para Kurcaci untuk tidak menguping pembicaraan mereka "Mengerti, Usoland!" : Jawab para Kurcaci "Luffy, apakah kau ingat kita pernah bertemu dengan tentara aneh di depan Colosseum?" : Tanya Franky kepada Luffy "Sebentar! Tadi kau bilang para kurcaci!?" : Sentak Luffy heran "Dia itu sebenanya seorang kapten dari pasukan ini!" : Tutur Franky "Jadi hari ini mereka berencana untuk menggulingkan Doflamingo!" "Ah! Tentara mainan itu!" : Ucap Luffy "Dia ingin agar Rebecca berhenti bertarung! Oi, Franky! Kau harus menahan para tentara itu!" : Perintah Luffy sembari berteriak "Jangan bodoh! Kami justru akan mengatakan sebaliknya! Sudahkah kau berbicara dengan Rebecca?" : Tanya Franky kepada Luffy "Ya, dia terlihat seperti orang baik. Dia tak punya banyak uang, tapi dia mentraktirku dengan tiga kotak makanan. Tapi, begitu dia memasuki ring.. Kerumunan penonton memperlakukannya seperti sampah!" : Jawab Luffy menjelaskan "Aku merasakan hal yang sama seperti mu!" : Ucap Franky "Rencana Tra-guy adalah kita harus menghancurkan pabrik, dan membiarkan Doflamingo tetap hidup, jadi kita bisa menggunakan dia di lain hari. Tapi.. Mereka yang berada disini ingin balas dendam pada Doflamingo hari ini.. Apa yang harus kita lakukan? Luffy, apapun yang kau katakan aku akan melaksanakannya ! Tapi, negara yang terlihat megah pada pandangan pertama, ternyata menyembunyikan beberapa kegelapan yang sangat dalam! Mereka mencoba menantang musuh yang kuat.. Sekelompok makhluk berani dari para pejuang kecil.." "Yah, aku tidak bisa begitu saja membiarkan mereka untuk mati!" "Baiklah, kita akan kembali..!" : Ujar Sanji memutuskan akan kembali ke Dressrosa "Ehhh!? Aku tahu itu, tapiii..!" "Franky!" : Seru Luffy "Mengamuklah sesukamu! Kami akan segera bergabung!" "Oww yeahh Luffy!" : Jawab Franky senang Bagian Pesisir Dressrosa "Isshou-san!" : Lapor Prajurit Angkatan Laut kepada Admiral Fujitora "Ada pertarungan besar yang terjadi di kota!" "Kita harus bergegas" : Ucap Fujitora . Kelompok Topi Jerami berada, semua seakan merasakan pertarungan antara Law dengan Doflamingo. "Hmm" : Dehem Zoro "Apa yang terjadi di sana? Aku mendengar ada suara keras!?" "Apa yang terjadi!? Kota nya..." : Ucap Zoro bertanya-tanya "Hmm?" : Dehem Kinemon merasakan sesuatu "Owahh!" : Sebuah ledakan terjadi di Dressrosa. Kepulan asap membumbung tinggi, dan muncul dua bayangan seseorang didalam kepulan asap. Semua orang memperhatikan apa yang sedang terjadi. "Laksamana Bastille. Itu kan..!" : Ucap bawahan Bastille bertanya-tanya "Ada apa?!" : Ucap Luffy bertanya-tanya "Oi" : Sentak Zoro terkejut "Ah!" : Kinemon ikut tersentak dengan apa yang dia lihat "Tora-O ! Doflamingo!" : Sentak Luffy melihat dua sosok yang dia kenal . Law nampak terengah-engah tidak berdaya "Haa.. Haa..." "Hey! Tora-O, kenapa kau bersama Mingo...!!?" : Sahut Luffy kepada Law . Mereka semua terkejut melihat kedatangan Doflamingo dan Law yang sudah tidak berdaya. Dofla mengeluarkan sebuah pistol dan mengarahkannya ke arah Law yang tengah sekarat. "Bocah ini berpikir punya kesempatan menang melawanku!" : Ucap Doflamingo sembari menembakkan pistolnya ke tubuh Law DOR! DOR! DOR! Tiga letupan tembakan pistol Doflamingo bersarang ditubuh Law yang tengah terkapar "Ahhh" : Semua pun melihat kejadian itu, semua nampak terkejut dengan kejadian itu. "Kora-san...!" : Ucap Law yang akhirnya tumbang setelah terkena tembakan langsung dari Doflamingo . nampak Fujitora juga berada di tempat itu. "Tora-O " : Teriak Luffy kaget . Bersambung ke One Piece Chapter 730

Tidak ada komentar:

Posting Komentar