DAFTAR ISI
- movie (1)
Kamis, Maret 20, 2014
chapter one piece 730 versi teks
ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 730 :
"Tiga Kartu"
==================
===============
=====================
Versi teks Oleh : ww w.beelzeta.com
===================
========================
Baca Sebelumnya di :
One Piece Chapter 729
Sebelumnya :
One Piece Chapter 729 .
Law terbaring tidak berdaya,
sementara tidak jauh darinya,
Doflamingo berdiri tenang
seolah tanpa rasa bersalah
setelah sebelumnya dengan
kejam menembaki berkali-kali tubuh Law yang telah
rebah.
Di sekitar mereka,
orang-orang hanya bisa
bertanya-tanya mengenai
hal yang terjadi secara tiba-
tiba dan sangat cepat itu.
Di sisi Usopp, Sanji, dan yang
lainnya, mereka hanya bisa
mendengar apa yang terjadi
lewat denden mushi.
"Tembakan dan ledakan apa
tadi itu!? Apa yang terjadi dengan Law!?? Apa yang
terjadi di sana!??"
"Maaf sudah mengganggu
hari kalian, para wargaku.."
: ucap Doflamingo ke orang-
orang di sekitar.
"Shichibukai ini, Trafalgar
Law, dialah yang bertanggung jawab atas
kabar tidak benar mengenai
aku yang turun dari tahta.
Meskipun dia mencoba
untuk menjatuhkanku dari
kepemimpinanku, sekarang kalian sudah tidak perlu
khawatir lagi, semua
masalah sudah aku bereskan."
"Kami sudah menduganya!!"
: ucap orang-orang. Dengan
lugunya, mereka terus
mendukung apa yang
Doflamingo katakan.
"Dressrosa kita tercinta sedang diserang oleh orang-
orang jahat!! Tapi kita
beruntung!!"
"Hei Mingo!!!!"
: dari balik
jendela kolesium Luffy
menatap ke arah
Doflamingo,
"Apa yang
telah kau lakukan pada
Law!!??"
: terlihat Luffy benar-benar marah.
"Topi Jerami, ini bukan
urusanmu.."
: ucap
Doflamingo.
"Law adalah
orangku, jadi merupakan
tugasku untuk memberi dia
pelajarahn."
: lanjutnya.
"Kinemon, bawa Law!!"
:
Zoro bergegas menuju
Doflamingo, sementara
Kinemon menuju tempat
Law terbaring.
Di sisi para
Angkatan Laut yang masih mengawasi,
"Vice Admiral,
si pemburu bajak laut sudah
mulai bergerak! Haruskah
kita menangkap mereka
sekarang!?"
"Hmm, kalau begitu..."
"Tunggu sebentar!"
:
seseorang tiba-tiba saja
mencegat mereka.
Di sisi Chopper, dia masih
terus bertanya-tanya
mengenai apa yang telah
terjadi.
"Hei, seseorang
beritahu aku!! Apa yang
sebenarnya terjadi!??"
"Tuan Law mendapat luka
serius akibat si orang jahat
itu, Doflamingo!!"
: jelas
Kinemon.
"Apa!??"
: ucap Nami kaget. Doflamingo masih berdiri
santai, melihat Zoro dan
Kinemon yang semakin
dekat menuju ke arahnya.
"Mereka adalah si pemburu
bajak laut dan Kinemon si rubah api, kan? Aku rasa
Momonosuke ada di kapal
itu.."
"Jangan sampai kita
tertangkap! Kita tidak boleh
membiarkan dia
mendapatkan Law!!"
: ucap
Zoro.
"Ya!!"
: sahut Kinemon.
"Fuffuffuffuffu.."
:
Doflamingo tertawa. Tepat
ketika Zoro hendak
menebas dengan
pedangnya, seseorang
muncul dan menahan tebasan Zoro dengan
pedangnya.
Yang muncul
tidak lain adalah Amiral
Fujitora, Issho.
"Orang ini.."
: Law
mengingatnya. Sebelumnya,
mereka pernah bertemu di
salah satu bar yang ada di
negeri itu.
Saat itu, Fujitora
berkata,
"aku rasa demi kebaikan kita bersama,
sebaiknya aku tidak
memberitahu siapa aku.."
Jblassshhh!!!!
Dengan
ke kuatannya tiba-tiba saja
lubang muncul di bawah
kaki Zoro, lubang yang
cukup besar dan dalam.
Fujitora menjatuhkan Zoro ke dalam lubang yang
diciptakannya itu.
"Hah!?"
: Kinemon kaget,
"Tuan Zoro!??"
"Kinemon, apa yang terjadi
pada Zoro!?"tanya Usopp
lewat denden mushi.
"Tuan Zoro.."
"Argghhhh!!!"
: tiba-tiba
Doflamingo melesat dan
menyerang Kinemon.
Keadaan semakin sulit.
"Kinemon!!!"
: teriak Luffy.
"Aku akan segera ke sa.. aaaa... jeruji ini terbuat dari
batu laut.."
: tubuh Luffy
tiba-tiba saja lemas.
Kembali ke Zoro, dia telah
sampai di dasar dari lubang
yang Fujitora buat.
Dari
sana, Zoro langsung
melesatkan sebuah tebasan.
Fujitora masih mampu menahannya.
"Admiral
Isso!!"
: teriak para Angkatan
Laut.
"Tebasan melayang, huh?
berutal sekali.."
: ucap
Fujitora, sementara Zoro
telah melompat dan kembali
ke permukaan.
"Tuan Kinemon, apa kau
baik-baik saja!?"
: tanya
Brook lewat denden mushi.
Semuanya khawatir.
Kinemon tidak menjawab,
namun terlihat dia masih bisa bertahan dari serangan
Doflamingo.
"Kau belum
kalah dari musuh, kan!?"
: tanya Brook lagi. Kembali ke sisi Zoro,
"Aku
tidak pernah mengira kalau
penjudi tua kita ternyata
seorang Admiral.."
: ucapnya.
"Admiral!??"
: Luffy kaget.
"Kalian telah bersikap baik
padaku, tapi tetap saja aku
harus mengarahkan
pendangku pada kalian."
: ucap Fujitora.
"Menggigit
tangan yang telah memberiku makan.. ada apa
dengan dunia ini??"
: lanjutnya.
Di sisi Kinemon, dengan
lantang dia memberitahu
semuanya lewat denden
mushi,
"Orang yang bersama
dengan Doflamingo adalah...
seorang Admiral!!!"
"Apa!!?"
: Nami dan yang
lainnya begitu shock dan
kaget saat mendengarya.
"Seorang Admiral datang ke
Dressrosa!??"
"Apa itu berarti Doflamingo
bekerja sama dengan
Angkatan Laut? Kalau
begitu kita akan jauh kalah
jumlah.."
: ucap Robin, Usopp
ketakutan.
"Tuan Law!! Tuan Law!!"
:
Kinemon berteriak-teriak.
"Mereka terbang??"
: Zoro
kaget. Doflamingo
menyeret tubuh Law dan
terbang dengan kekuatan buah iblis awannya,
sementara Fujitora menaiki
bongkahan batu yang dia
buat melayang.
"Apa kau masih hidup!?
Jawab aku!!"
: teriak
Kinemon lagi.
"Fuffuffuffuffu!!"
: Doflamingo terus saja
tertawa.
"Sepertinya ada banyak hal
yang harus kita bicarakan
setelah kembali ke sana,
Fujitora.."
: ucap Doflamingo.
"Kalau kau membantuku,
mereka semua milikmu.."
: lanjutnya.
"Aku akan membuat
keputusan setelah kita
selesai bicara.."
: ucap
Fujitora.
Mereka berdua pergi, dan
tidak lama setelahnya para
Angkatan Laut pun
bergerak.
"Tangkap
Roronoa Zoro sekarang!!"
"Ini Kinemon, tuan Law
telah berhasil dibawa oleh
musuh!!"
: lapor Kinemon ke
Nami dan yang lainnya.
"Apa!??"
"Pertama-tama kita harus
lari!!"
"Hyaaahh!!!"
: Kinemon dan
Zoro pun lari.
"Law!!"
: Luffy masih berada
di balik jendela dengan
jeruji batu laut itu.
"Hei
Luffy, cepatlah temukan
pintu keluar!! Kami akan lari
berkeliling sampai kau keluar!!"
: ucap Zoro.
"Mengerti!! Kita harus cepat,
suara Law masih belum
benar-benar menghilang.."
:
ucap Luffy.
"Hyaaaahhhh!!!!"
: teriak panik kembali terdengar
dari denden mushi.
"Apa lagi
yang terjadi kali ini!!??
Thousand Sunny, apa yang
terjadi!!??" .
Di belakang Thousand
Sunny, tampak kapal bajak
laut dengan ukuran yang
mungkin ratusan kali kapal
Topi Jerami.
Dan di
benderanya, terpampang jelas tulisan,
"BIG MOM"
"Itu adalah kapal milik.. Big
Mom!!"
"Kenapa ada kapal Yonkou di
sini!??"
: Ucap Kru SHP terkejut tidak Percaya.
"Apaaa!?????"
"Aku adalah kapal.. aku
adalah kapal.."
: samar-samar
terdengar kapal raksasa milik
Big Mom itu bernyanyi.
"Apa
kapalnya bernyanyi??"
Kembali ke sisi Zoro,
"Apa
kalian bercanda!? kapal bajak
laut Big Mom!??"
"Matilah kita.."
: ucap Nami dan
yang lainnya.
"Apa yang terjadi!?
Apa Big
Mom ada di kapal itu!?"
: tanya
Luffy sambil marah-marah.
"Kami masih belum bisa
memastikannya, tapi yang
pasti dua orang yang kita
temui di pulau Manusia Ikan
ada di atas kapal itu!!"
: jelas
Sanji.
"Mom!! sudah kami pastikan
Caesar ada di kapal itu, Roar!!"
:
ucap Pekoms, manusia singa
yang sempat Luffy temui di
Pulau Manusia Ikan.
"Jadi
Caesar ada di tangan mereka, Bon!"
: ucap Tamago, lelaki dari
klan kaki panjang yang
waktu itu ikut bersamanya.
"Kalau begitu kita hanya perlu
menenggelamkan kapal
mereka dan mengambil Caesar dari laut, Soir!!"
: lanjutnya.
Di sisi Usopp, dia juga kaget saat
mendengar penjelasan Sanji.
Bahkan mungkin, Usopp lah
yang paling kaget dan
ketakutan di antara
semuanya.
"Big Mom!!?? Luffy, ini semua karena
ulahmu waktu itu!!!"
: teriak
Usopp.
"Kau benar-benar terkenal,
ilmuan sialan!!"
: Sanji
menggeprak Caesar,
"Apa
benda besar sialan ini datang
untuk menolongmu juga,
hah!??"
Caesar untuk sesaat terdiam,
mulai menampakan wajah
ketakutan, sampai akhirnya dia
berteriak,
"aku mohon, tolong
aku!!!!"
"Eh??"
: Sanji kaget.
"Aku tidak
boleh tertangkap oleh Big
Mom!!"
: ucap Caesar.
"Aku
sudah banyak menggelapkan
modal penelitian darinya di
masa lalu.."
: Ujar Caesar.
"Apa yang kau bicarakan??"
"Persetan dengan detailnya,
intinya kalau tertangkap
semuanya akan terbongkar
dan aku akan dibunuhnya.."
:
ucap Caesar.
"Itu masalahmu,
sialan!!"
: bentak Sanji.
"Tapi bagaimanapun kami tidak akan
menyerahkanmu pada
mereka, jadi diamlah!!"
:
lanjutnya.
"Mereka akan menembak i
kita!!!"
: seru Brook, tampak
kapal besar Big Mom sudah
mempersiapkan meriam-
meriam dan kemudian
menembaki Thousand Sunny.
"Whoaaa!!!!"
"Sial, waktunya tepat sekali!!
Kita sedang meninggakan
Dressrosa, bisakah kita
kembali!??"
"Apa kau baik-baik saja,
Sanji!? Dengarkan aku!!"
: ucap Franky lewat denden mushi,
"Jangan bawa Yonkou ke
Dressrosa!! Kalau negeri ini
semakin kacau, rencana para
tentara akan terganggu!!"
: jelasnya.
Di sisi Luffy,
"Hmm!?
ngomong-ngomong kenapa
Caesar masih ada di kapal??"
: dia
bingung.
"Kelihatannya
kesepakatannya telah gagal,
atau Law menolak untuk dikalahkan seperti itu oleh
Doflamingo!!"
: ucap Zoro.
"Aku setuju karena Law
bilang kalau dia akan
membawa Caesar ke pulau
berikutnya, cih, si sialan itu.."
:
gerutu Sanji.
"Sanji, sebaiknya kita tidak
kembali!"
: ucap Nami.
"Bukan
karena aku takut, tapi dengar
aku, Luffy!"
: Nami hendak
menyampaikan sesuatu,
"Ada
tiga kartu yang kita pertaruhkan dengan
Doflamingo!! Caesar, Pabrik
Smile, dan Momonosuke
untuk alasan yang masih
belum diketahui!! Kita belum
berhasil menghancurkan pabrik Smile, jadi kartu yang
itu masih ada di tangan
mereka, tapi dua sisanya
masih ada di tangan kita!!"
"Law mengulur waktu
Doflamingo mungkin untuk
menjauhkan mereka dari dua
kartu itu, dan dengan itu juga
dia mungkin membukakan
pintu untuk kita bisa mensabotase pabriknya!!
Kalau kita membiarkan kartu-
kartu yang coba Law lindungi
dengan hidupnya didapatkan
oleh musuh, sama saja dengan
kita menyianyiakan pengorbanannya!!"
: Ucap Nami.
Sejenak Luffy terdiam da n
kemudian berkata,
"Kau
benar.. aku mengerti.. Biar
kami yang akan mengambil
Law kembali!!"
: Luffy, masih sambil berlari lalu
bertanya pada Kinemon,
"Apa
nama pulau selanjutnya?"
"Zou!!"
: jawab Kinemon. Kemudian, Luffy pun
memberi perintah,
"Sanji!!
Nami!! Chopper!! Brook!!
Momoko!! Kalian berlayarlah
menuju Zou!!"
"Baiklah!! Jadi.. tolong beri
aku izin.. untuk menyerang
balik.. kapal bajak laut Big
Mom!!"
: pinta Sanji.
"Eeeehhhhh.....!???"
: Brook
kaget.
"Ya, tentu!!"
: Luffy mengizinkannya.
"Apa!!??"
"Lagipula tidak akan keren
kalau terus dengan mereka.."
"Hehe, tepat sekali.."
: ucap
Sanji.
"Ini berbahaya!!"
"Hentikan!!!"
: Nami dan yang
lainnya ketakutan, sementara
Sanji malah tampak
bersemangat untuk melawan
balik.
"Kami akan pergi duluan.."
: ucap Sanji.
"Kami tunggu
kalian di Zou.."
"Yah!! dan masalah misi
sabotase serahkan saja pada
kami!!"
: ucap Franky.
"Semuanya, jaga diri kalian
baik-baik.."
: ucap Luffy,
"Kami
akan pergi ke tempat itu..
untuk menghajar
Doflamingo!!!"
: Luffy, Zoro,
dan Kinemon sedang dalam perjalanan menuju tempat itu,
The Palace..
Mungkin mengejar Doflamingo yang Hendak Membawa Law ke Istana.
Bersambung ke One Piece Chapter 731
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar