DAFTAR ISI

Kamis, Maret 20, 2014

chapter one piece 733 versi teks

ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 733 : "Apa Yang Diinginkan Tuan Prajurit" ================== =============== ===================== ======================== Baca Sebelumnya di : Komik One Piece Chapter 732 ======================= {Scene awal dimulai dari Kolosium, dan tampak Rebecca sedang bertarung sengit dgn salah seorang petarung} Teriakan para penonton terdengar keras disana "Majuuuu!" "Slayman maju!" "Mati kau, Rebecca!!" "Slayman, Penggal Dia!!" "Pahlawan pertempuran angkatan laut Diaz yang diasingkan dari negerinya sebagai seorang penjahat perang!" : Teriak sang Komentator "Sekarang dia menjadi pembunuh mengerikan yang berkeliaran di dunia bawah" : lanjutnya lagi ^Gayanya seperti hantu, seolah-olah dia sudah mati^ -Penjahat kelas atas dari pertempuran laut diaz- "Decapitator Slayman" : Teriak keras sang Komentator. "Aku melakukan segalanya demi negeriku, Aku cinta tanah air" : Gumam Slayman {sementara rebecca terlihat telah kelelahan} "Bagaimana denganmu? Tidaklah sulit untuk tinggal dimana seluruh penduduk negeri membecimu?" : Ucap slayman kepada Rebecca "Aku tidak peduli kalau itu sulit" "Aku tidak peduli semua orang membeciku" "Aku hanya ingin hidup bersama tuan prajurit" : Teriak keras Rebecca {beralih ke sisi lain dari arena} "Termasuk Rebecca yang dibenci, yang masih belum juga mati" "Sekitar 30 orang masih bertahan di Blok D!" : Teriak sang komentator "Tidak, ada satu orang lagi yang kalah" : Ucap sang komentator yang melihat salah satu pertarungan "The boxer Lion aggyu yang sudah membunuh banyak dan mewarnai cincinnya dengan darah" "Oolombus melukainya dengan cambuknya" : Jelas sang komentator {Oolombus adalah seorang admiral kapal perang besar Yonte Maria} "Kuat sekali!" "admiraal !!" : Ucap penonton yang kaget Sang komentator kembali berkata "untuk meramaikan suasana" "Sang pistol Besar yang didukung oleh keuntungan" : Pirate Cavendish yang dimaksud "Atau sang Kegelapan yang melawan harapan" : Pyromaniac damask yang dimaksud "Masih ada tempat untuk pertarungan terakhir" : Sambil diperlihatkan petarung lainnya yaitu "Shaman mumy" "Siapa yang akan memenggal kepala cucu raja riku" : Lanjut sang komentator ? sialan nih komentatornya "Tuan prajurit dimana kau sekarang? Jangan sampai mati . . . ! Aku, tidak perlu yang lain lagi" : Gumam rebecca didalam hati {Scene beralih ke tempat usopp dkk} "Eh?" : teriak kaget usopp "Si prajurit itu menghilang bukankah dia kaptennya" "Begitu Rencana SOP berhasil . . . Sang kapten punya misi penting menembak doflamingo selagi dia lengah" "Dia menuju ke istana bersama beberapa prajurit Tontatta" : Ucap Leo salah seorang prajurit tontatta untuk menjelaskan situasi saat ini "Kami punya pahlawan kami, Usoland!" : Ucap para prajurit Tontatta kepada Usopp dengan wajah yang berbinar. 'Kaya luffy gitu lah' "Usoland mohon berikan instruksi untuk rencana sop dalam mengalahkan sugar" : lanjut mereka lagi "Bukankah itu bagian terpenting" : Ucap kaget usopp didalam hati "Kita berada disini sekarang, bla bla bla . . ." : Leo menjelaskan susunan tempat itu "Bangunan yang seperti anemone itu . . ." : Tanya Robin "Yang kau lihat dari sini . . Adalah menara eksekutif disitulah sugar target kita" : Jelas Leo "Hm?" : heran 2 orang penjaga yang mendengar suara brisik dan coba mengeceknya "Siapa yang bermalas-malasan disini" : Ucap seorang penjaga yang memergoki usopp dkk "Gyaaaah! kita Ketahuan! habis sudaaaahh" : Ucap Usopp dengan gaya khasnya yaitu gaya penakut "Rambo" : ucap Leo "Yeah" : jawab rambo ^Sepertinya duo prajurit tontatta ini akan melakukan sesuatu, Robin yang tadinya mau menyerang para penjaga pun akhirnya tidak jadi^ "Hey kau dari kapal mana" : tanya penjaga kepada usopp "Umm Aku cuman kebetulan lewat" : Ucap usopp sambil ketakutan "Cuman negosiator yang diizinkan turun dari kapal, hm?" : Ucap penjaga lagi ^Clink!^ tiba tiba saja pakaian para penjaga tadi menghilang dan hanya tersisa kolor doang "UWAAH" "EEH? para peri ? Mereka mengambil pakaian kita" : Ucap penjaga. Ternyata Leo dan Rambo lah yang telah mengambil pakaian para penjaga dan dengan seketika mereka langsung menyerang para penjaga "Tontatta" : Ucap Leo "Combat" : ucap rambo menyerang "Tail hammer" : ucap mereka berdua . Dan Jleb! Akibat serangan itu kedua penjaga tersebut langsung tertancap di tanah, Usopp dan Robin pun kaget melihat itu. "Mereka menguburnya!!" : Ucap usopp "Ganti pakaian kalian dengan ini, Usoland Robiland" : Ucap Leo sambil memberikan pakaian para penjaga tadi "Tapi benar-benar pandai sekali kau berpura-pura takut untuk mengelabui musuh" : Ucap Leo kepada Usopp wkwk padahal usopp takut beneran "Apa kalian semua sekuat itu" : Tanya Usopp kepda para prajurit Tontatta "Ya, kurang lebih" "Ras Noland bahkan bisa membunuh monster laut. Kami bukan apa-apa dibanding kalian" : ucap prajurit Tontatta "Mereka pikir monster macam apa aku ini? Tapi ini artinya aku bisa menang tanpa harus bertarung" : Ucap Usopp dalam hati "Ayo semuanya Usoland akan memimpin" : wkwk Usop kembali percaya diri setelah tau para prajurit tontatta kuat "Musuh kita adalah seorang gadis kecil! Ayo kita serang bersama-sama dan menakutinya! Ikut aku !!" "Maksudku maju!!" : karna Usopp tidak mau di depan ?. pfft pemimpin macam apa kau usopp {Scene beralih ke tempat tuan prajurit, disana terlihat para mainan yang sedang bekerja dan para penjaga yang sedang berlarian} "Cepat dan bergegaslah! Ada penyusup yang masuk ke rumah mainan" : ucap penjaga "Kru mugiwara ada disini" : gumam Tuan prajurit yang sedang bersembunyi "itu pasti fraland" : gumam para prajurit tontatta yang ikut bersama tuan prajurit "Dia sedang bertarung dengan Senor pink digerbang timur" "Dia mengincar ruangan ini" "Kita pasti akan mendapatkan bonus yang besar bila membunuhnya" "Benarkah ? berapa?" : Debat Para penjaga "Ayo kita keatas" "Uang hadiahnya pasti besar sekali" "Benarkah?" "seperti yang mereka katakan" : Debat para penjaga lagi yang terlihat sangat senang "Jika seperti ini aku akan terjebak diantara rumah mainan dan ruang bawah tanah" : Pikir Tuan Prajurit. "Aku akan membajak lift nya dari dalam" : Ucap tuan prajurit yang berencana akan menyerang langsung "Menyerahlah aku sudah menguasai Lift ini" : Ucap tuan prajurit sambil keluar dari tempat persembunyiannya "Orang ini . . . Dia adalah peserta Kolosium -Lightning Soldier- Bagaimana bisa dia ada disini" : Ucap penjaga yang mengetahui tentang Tuan prajurit {tidak basa basi para penjaga langsung menyerangnya} "Dia menghindarinya" : ucap penjaga yang menembak tuan prajurit "Terlalu lambat" : Ucap sang prajurit yang tiba sudah berada dibelakang penjaga tadi {WoW Satu persatu para penjaga mulai dikalahkan oleh Tuan prajurit dan tiba-tiba saja Tuan prajurit teringat dulu saat dia melatih Rebecca} #Flashback "Lambat" : Ucap prajurit sambil menjitak kepala Rebecca kecil Hingga Benjol. "Eeh Tuan Prajurit memukul aku! ini DV!!" : ucap rebecca sambil menangis "Ini bukan DV!! Lagipula aku tidak ingin memukulmu" : Timbal Tuan prajurit ?. DV Apaan? Entahlah ane juga gak tau "Kau bisa berhenti sebelum memukul!" : ucap rebecca "Kau tidak akan bisa berkembang kalau tidak merasakan bahaya" "Fokus Rebecca!!" : Ucap Tuan prajurit "Insting manusia lebih baik dari pada ini" "Kau harus mengeluarkannya , percayalah pada kekuatan manusiamu" : Lanjut Tuan prajurit "Tapi kau adalah Mainan" : Selang Rebecca yang tidak tau kalau sebenarnya mainan itu adalah ayahnya sendiri "Jangan Bawel" : serang Tuan prajurit "Gyaaah" : desah Rebecca sambil terjatuh "Aku tidak ingin belajar cara bertarung" "Tuan Prajurit akan melindungiku" : Ucap Egois Rebecca sambil menangis "Aku hanyalah mainan" "Aku akan berkarat jika terkena hujan dan angin" : Ucap Tuan Prajurit dengan penuh penyesalan "Aku tidak tahu seberapa lama aku akan bertahan" "Bangkit Rebecca! Dan Jadilah kuat!" : Lanjutnya lagi {Flashback berakhir dan terlihat Tuan Prajurit masih bertarung dengan para penjaga} "Tubuh ini tidak dirancang untuk bertarung. Mainan dibuat untuk dimainkan anak-anak, dan beberapa dari mereka mungkin akan rusak sebelum anak-anak itu menjadi dewasa" : Guman Tuan prajurit "Maaf Rebecca Kekuatan hanya satu-satunya jalan yang bisa diajarkan oleh Ayahmu yang ceroboh ini" : ucap Tuan Prajurit didalam hati sambil melakukan pertarungan "Apa mainan memang sekuat ini?" "apa tujuanmu? Kau hanyalah mainan Apa yang sebenarnya kau inginkan" : Ucap para penjaga "Aku ingin negeri yang penuh dengan Kedamaian" "Jadi anak-anakku bisa hidup dengan bahagia" : Jawab tegas tuan prajurit "Aku siap mengorbankan nyawaku" : Ucapnya didalam hati "Aku akan merebut kembali Dressrosa milik Raja Riku" : Teriaknya sambil menyerang "Raja Riku?" : heran Para penjaga yang mendengarnya {Scene kembali ke Kolosium, dan terjadi hal yang mengejutkan disana} "Eh" "apa yang terjadi?" : ucap heran penonton "Tadi itu berlangsung sangat cepat" : Ucap Orang Misterius yang Besama Bartholomew "Apa? aku tidak bisa melihat apa-apa" : Sahut Bartho "Aku mendengar Rumor tentang hal ini . ." : Ucap si pria misterius yang di Duga Sabo. "APA" : teriak sang komentator "Semua Petarung tidak sadarkan diri . . Semua petarung terkuat di blok D! -MEREKA SEMUA TUMBANG-" "Dan tidak ada yang bertahan!! Bagaimana bisa ini terjadi?" : Ucap sang komentator {Terlihat semua petarung tergeletak di lantai dan terdapat kepulan asap diarena} "Baru saja terjadi di Blok D . . " : lanjut sang komentator " . . . Tidak tunggu!!" " . . . ada seseorang yang berusaha bangun" : Teriak sang komentator yang melihat seseorang didalam Kepulan asap. ~ Siapakah Orang Itu ???~ Bersambung ke..... One Piece Chapter 734

Tidak ada komentar:

Posting Komentar