ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER
699 : "Koran Pagi"
===============
Versi Teks Oleh :
www .beelzeta.com
============
=================
[Sebelumnya :
One Piece Chapter 698]
Hampir saja, Smoker habis
ditangan Doflamingo.
Untungnya, Aokiji datang dan
hendak menyelamatkannya.
"A-Aokiji!!?"
: ucap kaget
orang-orang G5, bercampur dengan harapan kalau ketua
mereka akan bisa selamat.
namun, Doflamingo tak
begitu menghiraukannya.
Ia
tetap tersenyum, dan bersiap
untuk menghabisi Smoker. Sampai tiba-tiba, tubuhnya
membeku.
"Tu-tuan muda!!?"
: ucap kaget
Baby 5 dan Buffalo.
Dengan
kemampuannya, Aokiji
membekukan tubuh Dofla.
Sayangnya, Doflamingo tak
selemah itu.
Dengan mudah, ia menghancurkan es Aokiji,
kemudian berdiri dan
menghadap mantan Admiral
tersebut.
Aokiji dan Doflamingo saling
menatap, sementara orang-
orang di sekitar yang semula
khawatir menjadi sedikit lega.
"Syukurlah, jantungmu masih
belum beku."
: ucap Bufallo.
"Smo-yan!!" ucap orang-orang
G5, meratapi nasib Smoker
yang untungnya tidak lebih
buruk dari itu.
Setelah beberapa saat
bertatapan, Doflamingo
membalikkan badan dan
menjauh,
"Aku tak berniat
untuk melawanmu."
: ucapnya.
"Tapi kalau aku tak bisa memastikan kalau dia tak
akan bicara, aku akan
merubah niatku.
Maukah kau
memberitahuku satu hal?"
:
Doflamingo hendak bertanya,
sementara Aokiji hanya diam.
Doflamingo melanjutkan
kata-katanya,
"Saat ini, kau
itu apa, Kuzan!?
Rumor
tentangmu tidak terlalu
bagus, kau tahu?"
"Hei hei! Tim medis, cepat urus
dia!!"
: Aokiji lebih memilih
untuk mengurus Smoker
daripada meladeni
Doflamingo.
"Ba-baik!!"
: ucap
orang-orang G5.
"Fufufufu!!"
: Doflamingo mendekat ke
tubuh Buffalo dan Baby 5
yang masih terikat rantai.
Dan
setelah melepaskannya,
mereka pergi.
Doflamingo dan Baby 5
terbang dengan menaiki
tubuh Buffalo, yang seperti
kita ketahui, dapat
difungsikan sebagai pesawat
baling-baling.
"Wajah seorang pengembara biasa, dan lelaki
yang telah membuat
keputusan untuk dirinya
sendiri memang berbeda."
:
ucap Doflamingo.
[Kembali ke pulau,]
Smoker
telah diberi pertolongan
pertama.
Aokiji berbincang-
bincang dengannya,
sementara burung
kendaraannya menunggu di pesisir pantai sambil
menggendong ransel.
"Sejak awal, aku tak pernah
berpikir Pemerintah dunia
seperti itu.
Ada banyak hal
yang bisa kau lakukan tanpa
menjadi angkatan laut.
Aku
bisa melihat banyak hal secara pasti karena aku sudah tidak
bersama mereka lagi."
: ucap
Aokiji.
"Huh, aku baru saja mati."
:
ucap Smoker.
"Fufufu, hmm,
pasti takdir
yang telah membawaku ke
sini."
: ucap Aokiji.
"Memangnya kenapa kau
kemari?"
: tanya Smoker.
"Untuk melihat wajahmu."
: sahut Aokiji.
"Bagaimana kau
bisa mengetahui tempat ini?
Kau tidak berhubungan
dengan dunia bawah kan
sekarang ..."
"Ma-mantan Admiral ... Ka-
kau sudah selelai merawatnya
kan?
Daaah!!
Cepat pergi!!"
: ucap orang-orang G5.
Tapi,
burung kendaraan Aokiji
sudah tertidur.
"Aku tetaplah aku, Smoker."
:
ucap Aokiji.
"Kalau begitu
baguslah."
: ucap Smoker.
"Apapun itu, kau tak boleh
melepas pengawasanmu
terhadap Doflamingo."
: ucap Aokiji,
"Sebagai Shichibukai, dia juga adalah raja Dressrosa.
Dia berbeda dengan ratu ular
Kuja, tapi dia juga bajak laut
yang luar biasa.
Beritahu
Zakazuki dan minta padanya untuk melepas para admiral.
Hal terburuk yang bisa terjadi,
rantainya akan cepat
bergeser.
ini akan menjadi
halangan terbesar, semenjak
Sakazuki memulai markas besar angkatan laut barunya."
"Dan, ya, kalian semua, tentang aku yang ada di
sini ..."
: Aokiji menaruh
telunjuknya di depan bibir.
"Itu ... Ah, aku lupa mau
bilang apa, jadi terserahlah."
: ucap Aokiji.
"Kau mau bilang
agar kami tak memberitahu
siapa-siapa, kan!??"
: ucap
orang-orang G5.
[Pada malam yang sama]
di
laut ...
"Hari sudah malam, tapi
tak ada seorangpun yang
mencari kita."
: ucap seseorang
dari kapal Luffy.
"Mereka tak
bisa menemukan kita, kan!?"
: ucap yang lain.
"Ada berapa
ribu orang dalam kelompok
pencarian mereka??"
"Saat aku mendengar tentang
mengancam Doflamingo,
diriku penuh dengan
kekhawatiran."
: ucap Usopp.
Ia, Chopper, dan Luffy
tampak tengah memakai seragam ala samurai.
"Ya,
tepat sekali!"
: ucap Chopper,
sama khawatirnya.
"Kin telah
memberi kita helm samurai
ini, jadi pasti akan baik-baik
saja."
: ucap Luffy.
"Meninggalkan gelar
Shichibukainya atau
berhadapan dengan Yonkou,
benar-benar pilihan yang
sulit." ucap Brook.
"Normalnya, dia pasti akan mencari kita karena tak ingin
memilih keduanya, yohoho,
menakutkan."
: lanjutnya.
Sementara itu, di sisi lain
kapal ...
"Bertarunglah denganku
secara adil!!!!"
: Kinemon
menebas Zoro dengan tebasan
apinya.
Namun, Zoro
menghindar dan tak mau
meladeninya.
"Kalau aku menjelaskan semuanya, itu
akan butuh waktu yang
panjang,
berhenti!!"
: ucap Zoro
sambil terus menghindar.
"Oh, mereka sedang bermain
samurai-samuraian ya?"
: ucap
Luffy.
"Bukankah berbahaya
melakukan itu di kapal?"
: ucap
Nami.
Tapi, Kinemon terus saja
menyerang sementara Zoro menghindar.
"Aku sudah salah
menilaimu!!"
: bentak Kinemon
sambil terus menyerang.
Ia
marah pada Zoro setelah
menyadari salah satu pedang
yang dibawanya adalah milik Ryuuma.
"Berpikir mengenai
kejadian menyedihkan itu,
yang telah membawa seisi
negeri pada air mata,
gangguan terhadap kuburan
pahlawan Wano,
berpikir kalau ternyata yang
melakukannya adalah kau ..."
"Sudah kubilang kan, kau
salah!!!"
: bantah Zoro untuk
kesekian kalinya.
Sebenarnya, yang merusak kuburan
Ryuuma dan mengambil
mayatnya adalah Moria dkk,
Zoro memperoleh pedang itu
karena ia berhasil
mengalahkannya.
"Tidak salah lagi!!
Yang di
pinggulmu itu,
itu pasti
pedang Shuusui milik
pendekar pedang Ryuuma!!!"
:
ucap Kinemon juga untuk
kesekian kalinya.
"Sepertinya kalian masih pada
bersemangat, siapa saja yang
mau cemilan malam?"
: tanya
Sanji dari atas.
"Cemilannya
apa??"
: tanya Luffy dan
Chopper.
"Pizza."
: jawab Sanji.
"Pida?? Akankah lelaki itu
membuat daging yang enak
lagi??"
: ucap Kinemon,
mendadak berhenti
menyerang Zoro.
"Dan ah, apakah Momosuke sudah tidur? Aku penasaran."
"Dia sedang mandi bersama
dengan Robin."
: ucap Nami.
"Apa!!!!?"
: Kinemon, Sanji, dan
Brook kaget secara
bersamaan.
"Dia sudah lama
tidak mandi."
: Memang benar, Momonosuke
mandi bersama dengan Robin.
Dan saat keluar, Robin bahkan
menggendongnya, seperti ibu
yang menggendong bayinya.
"Apa yang kau lakukan, anak bejat!!!?"
: bentak ketiga lelaki
tadi termasuk ayahnya.
"Kau benar-benar licik, kau
tahu!?"
: ucap Brook.
"Menggunakan hak
i stimewamu sebagai anak-
anak ..."
: Sanji begitu kesal.
"Tenanglah dan potong kuncirmu!!"
: ucap Kinemon.
"Hei!! Berhenti
mengintimidasinya!!"
: Sanji
menggeplak kepala mereka
bertiga.
"Uukkh, Nami-san ..."
"A-aku benar-benar
ketakutan, tuan putri."
: ucap
Momonosuke.
"Eeh? Tuan
putri??
Kamu tak perlu terlalu
jujur begitu."
: ucap Nami
dengan wajah memerah, dan kemudian memeluk
Momonosuke.
"Kamu benar-
benar imut!!
Kamu boleh tidur
di kamarku, Momo-chan."
: ucap Nami.
"Apa!!? Dia boleh pergi ke
'taman bunga rahasia' yang
merupakan kamar
perempuan!!?"
: ucap kaget
mereka lagi.
Momonosuke
memasang wajah licik pada Sanji dan yang lainnya.
"Anak
ini benar-benar kurang ajar!!"
:
pikir Sanji dan yang dua
lainnya.
Tak terasa, malam berlalu.
Orang-orang telah tertidur,
Luffy, Brook, Law, bahkan
Caesar, lalu Nami, Robin, dan
Momonosuke yang jadi
sekamar.
Semuanya tertidur dengan lelap, kecuali beberapa
orang.
"Sial ... si bocah sialan
itu sekarang sedang bersama
Nami-san dan Robin-chan."
: pikir Sanji masih kesal.
"Sial ..."
: pikir kesal Kinemon juga.
"Aaah ... masih belum tampak
apa-apa di Horizon."
: ucap
Franky, sebagai orang yang
bertugas melihat ke depan.
Selain mereka bertiga, Usopp
dan Chopper juga masih terjaga, bersiaga dengan tetap
memakai seragam samurai itu.
"Tak ada bukti pasti kalau kita
belum ditemukan!!
Doflamingo, kalau kau ingin
keluar, keluarlah!!!
E-eh, tidak, jangan."
: pikir Usopp, dengan
mata yang sebenarnya sudah
begitu ngantuk.
"A-aku tak
bisa tidur."
: ucap Chopper.
Keesokan harinya pagi,
nyanyian Brook
membangunkan semuanya,
bersamaan dengan koran pagi
yang dibawa oleh burung
camar.
"It's Mooorning Yohohoho!!
Aww, yeah!!!
Koran pagi sudah datang!!!!!"
"Hmm??"
: Luffy terbangun.
Dan tak seperti dirinya, Law
sudah bangun terlebih dahulu
dan melihat koran tersebut.
"Kalau ada di sini, baguslah.
Kalau tidak ..."
: Terpampang berita yang
dengan jelas menyebutkan,
"Donquixote Doflamingo
melepas gelarnya sebagai
Shichibukai!!
Dia juga mundur
sebagai raja Dressrosa!?"
"Di-dia benar-benar
melakukannya!!"
: ucap Usopp
kaget.
"Ra-raja!?
Dia itu
raja!??"
: Brook baru tahu.
"Raja??
Raja kerajaan
burung??"
"Segala sesuatunya menjadi lebih mengerikan saat
berjalan mulus seperti ini."
:
ucap Franky.
"Yah, bagaimanapun dia tak
punya pilihan lain."
: ucap Law.
"Joker!!
Dia berbuat sejauh itu
demi aku!!"
: ucap Caesar.
"Lalu,
kenapa ada wajah kita di
sana?"
: tanya Luffy.
"Apa!!?"
: Yang lainnya baru sadar.
Di
koran tersebut, ternyata juga
terpampang wajah Law dan
Luffy, dengan berita,
"Shichibukai Trafalgar Law
secara mengejutkan membuat aliansi dengan kelompok Topi
Jerami,
belum ada reaksi dari
Pemerintah mengenai hal ini!!"
[Di sisi lain]
Di berbagai belahan
dunia, berita itu juga telah
tersebar.
"Apa-apaan koran
hari ini!!?"
: ucap salah seorang
bajak laut.
"Doflamingo
mengundurkan diri dari Shichibukai,
Law membuat
aliansi dengan Topi Jerami,
dan
sekarang mereka juga!!?"
: Ada juga gambar yang
memperlihatkan wajah Apoo,
Kid, dan Hawkins,
dengan
berita,
"Bajak laut Kid, bajak
laut On Air, dan bajak laut
Hawkins juga membuat sebuah aliansi."
"Bocah-bocah bermasalah dua
tahun yang lalu telah mulai
menggabungkan tangan, dan
merencanakan sesuatu di
dunia baru!!?"
"Ah, mereka juga
melakukannya."
: ucap Luffy.
"Mari kita tinggalkan masalah
ini, dan lanjut pada rencana
strategi kita."
: ucap Law,
"Kita
harus fokus pada Doflamingo.
Kau tahu betapa berat
transaksi ini, kan?
Kita hanya
menculik Caesar, tapi dia
melepaskan reputasi yang
didapatnya selama sepuluh
tahun ini, dan gelarnya sebagai raja, kembali menjadi
kriminal biasa, hanya dengan
satu malam.
Dia melakukan
semua itu hanya untuk
mendapat lelaki ini kembali.
Kita harus menutup perjanjiannya saat ia
mendapatkan Caesar kembali,
tapi ..."
[Di Dressrosa]
semua orang di sana
juga kaget dan bingung
mengenai pengunduran diri
Doflamingo itu.
Di
ruangannya, Doflamingo
hanya tampak duduk sendiri.
Sampai kemudian, den den
mushinya berbunyi.
Bersambung ke One Piece Chapter 700
Tidak ada komentar:
Posting Komentar