"Apa obat biusnya masih ada!? Hewan-hewan terluka karena mencoba keluar dari pulau ini!!"
"Berhentilah kalian, bajak laut!!" Angkatan Laut juga sibuk menangani parabajak laut yang memanfaatkan kesempatan dengan mencuri harta benda yang ada di tempat itu. Namun meski Angkatan Laut mencegat mereka, mereka terus mencuri, "Kecepatan penuh, sialan!!"

Di sisi lain, salah satu Angkatan Laut melapor pada Wakil Admiral Maynard, "Wakil Admiral Maynard, Sabo dan Issho menang!!"
"Apa katamu!?" Maynard kaget. "Bodoh!! Admiral memiliki potensi tempur terkuat, dia adalah kebanggaan Angkatan Laut!!" ucapnya. Tapi dalam hati, ia malah teringat dengan kata-kata Admiral Issho waktu ititu "Apa pemerintah dunia itu.. dewa atau semacamnya?"
"Kalian sudah tertipu!!" ucap Maynard ke para anak buahnya.

"Lalu apa yang harus kami lakukan!?"
"Bajak laut sudah berhasil ditahan, kita lanjutkan penyerangan ke seluruh negeri!" perintah Maynard.
"Yah!!"
Kekacauan masih terjadi di seluruh negeri. Para bajak laut yang mengamuk membantai orang-orang yang ada di sana tanpa peduli siapa mereka. Anak-anak menangis, melihat orangtua mereka dihabisi dengan cara yang kejam.
One Piece Chapter 761 - Buah Ope Ope
Penulis : Admin
Penulis : Admin
Sementara itu di sisi Luffy, tangannya terikatak. Dan dua orang di depannya, yaitu Bellamy dan Doflamingo bersiap untuk menyerangnya. "Tunggu!! Tunggu!! Tunggu!! Tunggu!!" Luffy berusaha menghindar namun sulit. Akhirnya, iapun memutuskan untuk menyerang balik.
"Gomu Gomu no.."
"Octopus Stamp!!"

Luffy melesatkan tendangan bertubi-tubi. Namun, Doflamingo masih mampu menembus serangan itu. Ia menyerang dengan benangnya, untuk saja Luffy mampu berguling-guling ke belakang.
"Nyaris saja.." ucap Luffy.
"Kau masih belum tahu kekuatanku!!" ucap kloningan Doflamingo yang tiba-tiba saja sudah ada di belakangnya, lalu menginjaknya hingga Luffy terjatuh ke lantai bawah.

"Apa yang akan lakukan kepada naga yang sudah tumbang? Apa kau bisa membayangkannya!?" teriak Doflamingo. "Semua manusia itu kejam.."
"Bicara apa kau!? Mingo palsu!!" teriak Luffy.
Luffy berhadapan dengan kloningan Doflamingo di lantai bawah, sementara Doflamingo yang asli, Law, serta potongan-potongan tubuh Trevor masih ada di lantai puncak.
"Ini akibat ulahmu, mari kita mulai eksekusinya!!" ucap Doflamingo.

"Tapi aku masih belum mengerti!" ucap Law. "Kenapa kau masih memiliki kekuatan Tenryuubito dari Mariejois? Kau baru saja menggerakan CP0 pagi ini.."
"Hahaha, aku tak pernah melakukannya!!" ucap Doflamingo. "Yah, meski sebentar lagi kau akan mati, kau masih ingin tahu?"
"Aku bisa masuk ke dalam Mariejois karena aku tahu tentang harta negara yang penting. Keberadaannya akan mengguncang dunia.." jelas Doflamingo.
"Bagi mereka aku adalah buronan yang memiliki kartu AS terburuk. Tapi karena mereka tak mampu membunuhku, para kaum naga langit itumenjadi sangat mudah diajak bekerja sama. Dan semenjak buah Ope Ope milikmu itu jatuh ke tanganku, pada hari itu aku mampu menggunakan harta karun nasional Mariejoa dan memiliki otoritas untuk mengatur dunia!!"
"!?"

"Kekuatan buah itu memang sangat hebat!! Kau bisa memindah kepribadian orang-orang, dan juga sesuatu yang lain yang mungkin kau sendiri tidak mengetahuinya. Jika orang bijaksana menggunakan buah Ope Ope, mereka bisa membuat impian semua orang menjadi kenyataan. Banyak orang yang bilang kalau itu adalah buah iblis terkuat."
"Ya, tentu saja aku tahu, dan aku sama sekali tidak tertarik!!" ucap Law. "Teknik palingkuat itu adalah.. memberi kehidupan abadi kepada seseorang. Operasi muda dan abadi!! Tapi jika melakukan itu, penggunanya akan kehilangan nyawanya sendiri."
"Huhuhu, benar!!" ucap Doflamingo. "Sebenarnya aku tak ingin kau memakannya, dan kau malah membalas kemurahan hatiku dengan balas dendam!?"

Doflamingo menyerang Law dengan kemampuan benangnya. "Teknik bertarung Diamante, kungfu Lao-G, cara menembak Gladius, aku sudah mengajarimu semua yang kau tahu tentang bertarung!!"
"Dan berkat Cora-san, aku jadi diriku yang sekarang!!" ucap Law. "Aku sangat berterimakasih, kau memberiku kekuatan yang bisa kupergunakan untuk mengalahkanmu!!"

Law pun teringat dengan masa lalunya. Saat itu, saat ia masih anak-anak, ia menerobos masuk ke tempat bajak laut Doflamingo berada. Lalu, dua anak buah Doflamingo mencegatnya.
"Heh, kau serius?"
"Kau tak bisa membunuh orang hanya dengan modal nekat.."
"Aku punya bom!!" ucap Law.
"Jangan anggap remeh bajak laut.."
Peristiwa ini terjadi sekitar 16 tahun yang lalu, di tempat pembuangan sampah kota pelabuhan Spider Miles, North Blue, dan dua orang anak buah Doflamingo yang mencegat Law itu adalah Trevor dan Diamante.

"Nnn, aku tahu kau akan mati, beheheh!! Kapan? Kapan kau akan mati!?"
"Dalam dua tahun tiga bulan ke depan.." ucap Law kecil.
"Apa dokter itu yang memberitahumu?"
"Orangtuaku sudah mati. Mereka adalah dokter, jadi aku bisa melihat data medisnya."
"Uhahahah, kau memang anak yang pintar." ucap Diamante.
"Aku akan membunuh banyak orang dalam tiga tahu ke depan. Aku ingin menghancurkan segalanya!!" ucap Law kecil dengan tatapan yang benar-benar serius.
"Uhahahah, pasti ada yang salah dalam kepalamu itu. Yah, kami juga menerima bocah kok.." ucap Diamante. "Hingga hari ini, sekitar seratus bocah telah datang kemari. Tapi, kebanyakan dari mereka kabur setelah dua hari."
Dua anak tiba-tiba saja muncul dan melapor,
"Niin! Trevor-sama, Diamante-sama!!"
"Cora-san sudah pulang!!"
"Lihat, mereka juga anak-anak yang selamat, Baby 5 dan Buffalo.."
"Dan yang baru pulang itu adalah.."
Bruakkk!! Saat melewati pintu, orang yang baru datang itu tiba-tiba saja terpeleset dan jatuh.

"Kyahahahaha!! Dia terpeleset!!" Buffalo tertawa.
"Dia benar-benar terpeleset!!" ucap Baby 5.
Bruakkk!!! orang tadi kesal dan langsung menampar kedua anak itu hingga terpental.
"Gyaahh!!"
Tapi tak lama, Baby 5 kembali bangun dan membawakan secangkir teh panas pada.
"Cora-san, silakan diminum teh panasnya.."
Tapi, orang itu malah memuncratkan dan memecahkan cangkirnya. Baby 5 sudah siap dengan peralatan pel seolah hal ini memang sudah biasa terjadi.

"Corazon, apa pekerjaanmu sudah selesai? Berikan hasilnya padaku. Kita harus jujur soal uang..." ucap Diamante.
"Namamu Law, kan? Dia juga adalah seorang eksekutif kuat, namanya adalah Corazon. Tapi, dia bodoh dan tak punya konsentrasi.." jelas Diamante. "Yah, namun dia sangat berbakat. Mungkin karena garis keturunan. Dia adalah saudara kapten Doffy. Dia tak bisa bicara karena syok di masa lalu."
"Lalu, dia benci anak kecil.. berhati-hatilah.."
"!!!" Orang itu tiba-tiba saja mencengkram kepala Law, lalu melempar tubuhnya hingga menerobos jendela dan terlempar jauh ke luar. Saat itu mereka sedang berada di gedung bertingkat, jadi bisa dibayangkan betapa kerasnya Law terjatuh.
"Ssshh.." orang tadi, Corazon menyalakan rokok dengan tenang, sementara Law terjatuh menghantam tumpukan besi.

"Uwaa!! Dia mati!!"teriak Baby 5.
"Dia terhantam ke tumpukan baja!!"
Namun, ternyata Law masih hidup, meski wajahnya berlumuran darah.
"Ada apa dengan orang gila itu!? Akan kubunuh kau!!" pikir Law kesal.
Tapi saat melihat ke atas, ia malah melihat kobaran api. "Corazon terbakar!!" teriak orang-rang.
Yah, mungkin karena menghidupan rokok tadi. Benar-benar orang yang ceroboh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar