"Kami akan pergi ke tempat Doflamingo!!" ucap Law.
"Ayo!!"
"Aku tak akan membiarkan kalian!!" Diamante berusaha untuk mencegat mereka. Namun, Kyros mengurusnya. "Musuhmu adalah aku, Diamante!!" ucapnya.
"Hehehe!!" sebelum pergi, Luffy berkata pada Rebecca, "Aku sangat senang kau bisa bertemu dengan ayahmu, Rebecca!!"
"Ya!!" ucap Rebecca.

"Terimakasih kuncinya, aku pergi dulu!!" Luffy pun pergi.
"Hei Lucy!!" Rebecca bertanya, "Apa kau benar-benar akan.. mengalahkan Doflamingo?"
"Namaku bukan Lucy..." ucap Luffy. "Aku Luffy, yang akan menjadi raja bajak laut!! Jangan khawatir.."
"Lancang sekali!!" bentak Diamante. "Kubilang aku tak akan membiarkan kalian pergi ke istana, pengkhianat sialan!!"

"Room!!" Law menciptakan room dengan ukuran yang cukup besar. Lalu, "Shambles!!" ia dan Luffy pun menghilang.
"Apaaaa!?" Diamante kaget.
One Piece Chapter 758 - Abaikan dan Terus Maju!
Penulis : Admin
Penulis : Admin
Law dan Luffy dalam sekejap kini sudah sampai di istana. "Apa kita sudah di istana? kekuatanmu berguna sekali ya.." ucap Luffy.
"Yah, tapi itu butuh banyak tenaga. Untung saja sampai saat ini aku masih punya cukup tenaga karena terus diborgol." ucap Law. "Ukhh.." Law juga akhirnya bisa mengeluarkan peluru dalam tubuhnya.
"Eh? ada apa?"
"Si sialan itu, dia menggunakan peluru timah.." ucap Law.

Di dalam, salah satu prajurit Doflamingo melihat dan kemudian melaporkannya pada Sugar. "Law dan Topi Jerami muncul di taman dekat kolam!!"
"Aku mengerti.." ucap Sugar. "Ribuan budak mainan yang sudah kukumpulkan lebih dari sepuluh tahun, mereka melenyapkannya hanya dalam sekejap! Balas dendam itu mudah, hanya dengan menyentuh kalian, keberadaan kalian akan benar-benar menghilang.."

Sugar pun bersiap untuk menggunakan kemampuan buah iblisnya pada Law dan Luffy. Di sisi Usopp, ia menyadari betapa berbahayanya hal itu. "Apa kalian tahu betapa seriusnya ini!? Waktu itu saat Robin diubah menjadi mainan, aku bahkan tak sadar kalau dia itu ada. Kalau sekarang Sugar menyentuhnya, aku juga akan lupa tentang Luffy!!"
"Teman-temanku menghilang, tapi aku bahkan tidak menyadarinya. Aku tak bisa membiarkannya, aku akan menghentikannya bagaimanapun caranya!!" ucap Usopp.
"Tapi Usopp-dono!! Bagaimana bisa kau menembak dari sini!? Itu mustahil!!" ucap Kinemon.
"Istananya bisa kita lihat, tapi musuh ada di balik dinding itu, kita tak bisa melihatnya!!"

"Tak peduli bagaimanapun kondisinya, mereka tetap tak menjawab denden mushi, tak ada waktu lagi!!" ucap Usopp, yang bersiap dengan ketapel raksasanya. "Aku adalah penembak jitu!! Tanpa diketahui oleh yang lain, aku akan menembak musuh untuk melindungi teman-temanku!!"
"Izinkan aku ikut membantu!!" ucap Kinemon.
"Tapi.. apa yang akan terjadi jika kau menembaknya?"
"Komandan Tank, Hack, pinjami aku kekuatan kalian, Usopp-kun!!" ucap raja Riku.
"Ayah.."
"Raja Riku!!"

"Orang-orang sudah hampir sampai, mereka bahkan mungkin akan menyerangku juga. Tapi, kita tak boleh melukai mereka."
"Ini sulit.." ucap Tank.
"Kita hanya harus memberi si penembak jitu waktu.."
"Terimakasih, raja!!" ucap Usopp.
"Usopp-kun!! Sugar semakin mendekati mereka, sekarang ia sudah ada di lantai yang sama dengan mereka!!" ucap Violet.
"Teruslah awasi, aku mengandalkan pengelihatanmu!!"

Sementara itu, orang-orang sudah mulai sampai di atas, di tempat Usopp dan yang lainnya. "Akhirnya.. Raja Riku ada di sana!!"
"Viola-sama!!"
"Kinemon!!"
"Dewa Usopp!!"
"Ayo tangkap mereka dan serahkan pada Doflamingo!!"
"Ayo hentikan mereka!!" ucap Kinemon.
"Yah!!" ucap Kanjurou.

Di sisi Luffy dan Law, Sugar telah sampai pada mereka.
"Siapa anak itu?" tanya Luffy.
"Sugar sudah sampai taman istana!!" ucap Violet.
"Kami tak akan kabur!! Kami akan tetap di sini!!" raja Riku mencoba untuk meyakinkan orang-orang yang jumlahnya sangat banyak itu.
"Ayah.."
"Teruslah fokus!!" ucap Usopp ke Violet.
"Maaf.."
"Beritahu aku lokasi pasti taman itu!!"
"Bisakah kau melihat jendela-jendela yang ada di pinggir bagian atas istana itu? Topi Jerami ada di jendela yang paling tengah, jendela yang menggunakan penutup jeruji besi!!"
"Berapa banyak jerujinya?"

"Satu vertikal dan tiga horizontal!" jawab Violet. "Jaraknya sekitar 1,2 meter antara bagian terbawah jendela dengan lantai itu. Tinggi Sugar kurang lebih sama!!"
"Berapa ukuran panel jelenda yang paling bawah?"
"50x40"
"Kurasa bisa.." ucap Usopp.
"Sugar semakin dekat!!"
"Target berada di balik dinding itu. Kalau aku sampai meleset, Luffy akan menghilang!! Hah, aku tak peduli harus berlayar tanpamu, Luffy!! Tapi siapa yang akan menyelamatkan negeri ini!?" ucap Usopp dalam hati. "Lihatlah Sugar, aku tak akan membiarkanmu bertindak semaumu!!"
"Ayo, super grow!! Grate Black Helmet!!" Usopp menyiapkan sesuatu. Lalu ia fokus, semakin fokus dan.. "Apa ini!?" tiba-tiba saja Usopp bisa merasakan aura memereka "Aku bisa melihat.. aura!! Luffy ada di sana!!"

Usopp pun langsung menembakanya, "Teknik rahasia, Long Range Bugworm!!!"
Peluru itu melesat kencang, dan Usopp telah memperhitungkan semuanya.
"Angin berhembus dari barat ke timur, kekuatan angin 4.."
"2.. 1..."
"Booster pertama, Gunpowder Star!!"

Booombb!! peluru pertama meledak dan melesatkan peluru berikutnya. "Dua detik kemudian, boster kedua, peluru mengarah secara horizontal, mengarah ke bagian bawah jendela lalu masuk melewati itu, terus lurus menuju target.. peluru spesial.."
Peluru terakhir melesat lurus memasuki jendela dan menuju ke arah Sugar, lalu..
"Kyaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!" Sugar menjerit, peluru yang mengarah padanya adalah peluru berbentuk wajah Usopp. Sugar yang trauma pada si hidung panjang itu pun akhirnya pingsan untuk kedua kalinya.
"Peluru spesial yang membawa kembali trauma musuh.."

"Luffy, kau tak perlu menyadarinya. Kalau kau selamat, abaikan saja dan terus maju!!" ucap Usopp dalam hati.
Ternyata, peluru berbentuk kepala Usopp itu dibuat oleh Kanjurou menggunakan kemampuan menggambarnya. Pertama-tama, Usopp yang menggambarkan bentuknya seperti apa, lalu Kanjurou membuatkannya. Meski Kanjurou sempat bertanya-tanya, "Kenapa kau menggambarnya!?"
"Bisakah kau membuat boneka seperti ini??"
"Boneka!?"
Yah, pada akhirnya Sugar pingsan kembali.
"Sugar-sama!!"
"Dia pingsan lagi!!"
Usopp berhasil, Viola jadi kagum padanya. "Kau luar biasa, Usopp-kun!! Kenapa kau bisa hebat sekali!? Kau melakukannya!! Kau menjatuhkan Sugar!!"
"Viola-sama!!"

"Aku benar-benar tak percaya ini.." ucap raja Riku.
"Aku terkejut!!" ucap Kinemon, yang kini telah diikat oleh orang-orang.
"Serius!?" ucap Kanjurou, yang juga sudah terikat.
"Baguslah.. lalu bagaimana dengan mereka?" tanya Usopp, dalam keadaan tubuh terikat.
"Mereka baik-baik saja, mereka berdua sudah sampai.." ucap Viola. "Sampai pada medan pertarungan terakhir, di lantai atas istana!!"

Yah, Luffy dan Law telah berada di hadapan Doflamingo. Doflamingo duduk santai saat menyambut mereka, lalu bertanya, "Hanya untuk memastikan, biarkan aku menanyakan satu pertanyaan terakhir.."
"Untuk apa kalian datang ke sini?"
"Aku datang untuk menghajarmu!!" ucap Luffy.
"Aku juga.." ucap Law.
"Kalian membuatku kecewa.." ucap Doflamingo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar