Dan tak hanya roboh, mainan-mainan itu pun kembali ke wujud manusia mereka. Dan mengejutkan, satu boneka ternyata terdiri dari delapan manusia.
"Pantas saja ukurannya besar sekali, ada delapan orang yang ada di satu mainan.." ucap Robin.

"Oh yeahh!! Barrier-ku sudah kembali!!" ucap Bhartolomeo.
"Dia mengubah pasukannya sendiri menjadi mainan? Orang macam apa dia itu, hah!?"
Gladius menyadarinya. "Tak mungkin.. lagi-lagi Sugar.." ia sadar kalau Sugar lagi-lagi berhasil dibuat pingsan.
"Sugar-sama!!" teriak anak buah Sugar di tempat.

"Menakutkan, aku kira kami akan terus menjadi boneka seumur hidup kami.." ucap orang-orang yang diubah menjadi boneka itu.
"Tentu saja tidak, kami pasti akan mengembalikan kalian setelah perang ini selesai.." ucap Gladius. Padahal dalam hati, "Yah, sebenarnya kami bahkan tak ingat kalau kalian ada.."
One Piece Chapter 759 - Rencana Rahasia
Penulis : Admin
Penulis : Admin
Di sisi Luffy, ia dan Law telah sampai di hadapan Doflamingo. Tak hanya mereka, di sana juga tampak Bellamy, yang tergeletak lemas di depan Doflamingo.
"Bellamy!!"
"Heheheh, waktu di Mocktown kalian musuh, kan? Sejak kapan kalian jadi teman dekat?" ucap Doflamingo.

Memang benar, waktu itu Bellamy dan Luffy memiliki masalah. Bellamy mentertawai cita-cita Luffy dan mengolok-oloknya, "Sudah waktunya untuk bangun, impian bajak lautmu itu sudah berakhir!!" ucap Bellamy waktu itu.
"Yang lalu biarlah berlalu, lepaskan Bellamy!!" ucap tak peduli Luffy.
"Dia datang padaku dengan mengharapkan kematian.." ucap Doflamingo.
Luffy lalu teringat saat ia bertemu dengan Bellamy di kolesium. Waktu itu, Bellamy menjelaskan betapa ia menghormati Doflamingo.
"Untuk bisa bertahan menghadapi ombak besar yang akan datang, aku harus berada di sisi Doflamingo. Jadi, aku tak akan mengganggumu lagi.."
"Doflamingo sudah menjadi.. idolaku sejak aku masih kecil.."
"Aku menghormatinya.."
Namun sekarang, orang yang ia hormati itu malah merendahkannya habis-habisan.
"Inilah caraku berurusan dengan sesuatu, Bellamy.." ucap Doflamingo.

"Kau telah mengibaskan ekormu untukku, jadi seharusnya kau sudah tahu jika kau gagal.. Tapi, kau tak bisa mengubah seseorang, apalagi jika sejak lahir mereka sudah seperti itu!!" ucap Doflamingo. "Dan kau, Bellamy.. kemanapun kau pergi, kau tetaplah manusia rendahan!!"
"Apa yang kau katakan!? Bellamy sudah berubah!!" ucap Luffy.
Doflamingo mencengkram rambut Doflamingo, sampai-sampai Bellamy tak tahan lagi. "Kumohon.. bunuh saja aku.." ucapnya.
"Lepaskan Bellamy, Mingo!!" Luffy semakin marah.

"Hei Topi Jerami!!" Law mencoba untuk menahan emosi Luffy. Namun, Luffy begitu marah dan akhirnya melesatkan tendangan ke arah Doflamingo. Namun, Doflamingo malah menggunakan kepala Bellamy untuk melindunginya.
"Aaaa!!!"
Luffy malah menendang muka Bellamy.
"Maaf Bellamy!!" teriak Luffy.

"Kau sudah berjanji Topi Jerami, kau akan kalah kalau emosi seperti itu!!" ucap Law. "Kalau kau terbawa oleh rasa marah dan kebencian, kau akan kalah olehnya!!"
"Memang menyebalkan, tapi menghasut adalah keahlian khususnya.." Law tak mau Luffy hilang kendali. "Kehilangan akalmu sama saja dengan kehilangan nyawamu sendiri, kau akan jadi persis seperti diriku yang dulu.."
"Doflamingo adalah pria kejam licik yang akan menyerangmu kapanpun dia memiliki kesempatan.."

"Bekohekoheko!! Semua ini membuat ingusku keluar!! Dia menendang temannya tepat di wajahnya.. padahal dia sedang berada diambang kematian.." Trevor ikut-ikutan memanas-manasi. "Kau menendangnya, kan?? iya kan?? Dasa bodoh!!"
"Apa katamu!?" Luffy kesal.
"Jangan dengarkan dia!!" ucap Law.
"Heheheh.. kejam? memangnya kau tidak?" ucap Doflamingo. "Coba pikir apa yang sudah kalian lakukan. Kalian sudah menghancurkan SAD di Punk Hazard, mengalahkan Vergo dan Monet, juga menculik Caesar!!"

"Kalian membebaskan mainan di negeriku ini, Dressrosa, dan sekarang apa? Pabrik Smile milikku!! Sudah cukup.."
"Aku sangat marah, jadi aku hanya akan menertawakan semua itu. Dan di atas itu semua, kalian juga datang untuk mengambil kepalaku. Saat ini, aku sudah muak dengan kalian semua."
"Ini sama saja dengan keputusasaan yang kurasakan 13 tahun yang lalu!!"
"Jika bukan karena itu, saat ini aku tak akan berada di depanmu!!" ucap Law. "Jika bukan karena itu, harusnya kau sudah menjadi Corazon yang ketiga!!"
"Black Knight!!" Doflamingo menciptakan kloningan dirinya, dan mengendalikannya untuk menyerang Law.
"Lagi-lagi kloningan!!" Law menahannya dengan pedangnya.

"Kalau begitu aku akan menyerang yang asli!!" Luffy bersiap. Namun, Bellamy malah menghalangi dan menyerangnya.
"Bellamy!?" Luffy kaget. "Oi, apa yang kau lakukan!? Sudah kubilang yang tadi itu tidak sengaja!!"
"Topi Jerami!! Dia sudah dikendalikan!!" ucap Law.
"Eh!?"
"Maafkan aku, Topi Jerami.. kumohon, hentikan aku.." ucap Bellamy. Ia tak bisa mengendalikan dirinya sendiri.

"Aku tak tahu seperti apa hubungan kalian, tapi.. Jika ingin menghentikannya, yang harus kau lakukan adalah menghajarnya hingga pingsan!!" ucap Law.
"Lakukan, Topi Jerami!!" ucap Bellamy.
"Itu tidak mungkin!! Sebab dia itu teman!!" ucap Luffy, membuat Bellamy jadi semakin terharu saja.

"Sekali saja memukulnya lagi, dia akan mati.. bukankah ini akhir yang hebat!?" ucap Doflamingo. "Sudah kubilang sebelumnya Law, sekarang coba lihat!! Yang lemah tak memiliki pilihan selain mati.."
"Si sialan itu, padahal kita sudah jauh-jauh kemari, tapi dia tak bertarung sama sekali!!" ucap Luffy kesal.
"Torao!! Aku marah!! Dia akan kukalahkan!!!"
"Dasar bodoh!! Bagaimana dengan rencana rahasia kita!? Sudah kubilang jangan sampai marah, kan!?" ucap Law.
Tapi, Luffy tak peduli. "Akan kukalahkan dia sekarang juga!!"
"Gomu Gomu no..." Luffy melesat dan bersiap.
"Sial.." ucap Law.
"Tunggu saja kau!!" Luffy terus melesat. Namun, ia malah melesat ke arah Law.

"Oi oi, dia mau menghajar Law!? Apa dia sudah gila!? Topi Jerami memang menarik ya!!" ucap Trevor. Doflamingo sendiri agak bingung.
Tapi kemudian, "Room!!" Law menciptakan room yang cukup besar, dan.. "Shambles.."
Law menggunakan kemampuannya untuk memindahkan Doflamingo jadi tepat di hadapan Luffy. Kejadiannya begitu cepat hingga Doflamingo tak punya waktu untuk menghindarinya. Dan akhirnya, serangan Luffy pun tepat sasaran, "Red Hawk!!!"

"Doffy!!" teriak Trevor. Namun, ia juga dalam bahaya. Law tampak sudah berada di hadapanya dan bersiap untuk memotong.
"Radio Knife!!"
Law menggunakan tebasan gelombang untuk memotong-motong tubuh Trevor.
"Nuuooohhh!!!!"
"Topi Jerami!! Kau memang benar-benar buruk!!" ucap Law.
"Heh, kau juga bagian dari generasi yang sama, kan?"balas Luffy.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar