"Yah, keras dan jelas.." ucap Sabo, yang duduk lemas di depan Koala, setelah semua pertarungan yang baru saja dilewatinya.
Di sebelahnya, Koala yang baru datang itu marah-marah pada Sabo. "Pikirkanlah tentang posisimu!! Kau tak perlu sekeras itu sampai melawan Angkatan Laut!! Apa kau ingin pasukan revolusi ikut terlibat dalam pertempuran!?"

"Adikku dalam bahaya, yang lain bukan masalah!!" ucap Sabo.
"Tentu saja masalah!!" Koala menjewer pipi Sabo.
"Guuuhhh!!!"
"Ditambwah.." ucap Sabo dengan suara aneh, "Si kakekh ithu.."
Sabo ingat kata-kata terakhir Fujitora sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk mengakhiri pertarungan mereka.

"Kita sama-sama penjahat dari lubang yang sama.." ucap Fujitora kala itu. "Bahkan, kami para Angkatan Laut tak bisa menjadi pahlawan di negeri ini.."
"Kalau orang-orang tahu kau memiliki pemikiran seperti itu.."
"Yah, aku tinggal bilang kalau kau mempengaruhiku.."
"seperti berjudi saja.." ucap Sabo.
"Tapi kau lebih beruntung.."
Flashback berakhir..
"Apa kau mendengarku, hei!?" Koala masih menjewer Sabo.
"Eh?"
"Huh, terserahlah!! Gara-gara ulahmu itu aku dan Hack jadi repot!!"
One Piece Chapter 760 - Taruhan yang Sama
Penulis : Admin
Penulis : Admin
Beralih ke dataran tinggi kerajaan yang lama, Usopp dan yang lainnya kaget karena orang-orang itu malah melepas kembali ikatan mereka.
"Apa!? Bukannya kalian kemari karena mengincar kepala kami!?" ucap Usopp kaget.
"Tak mungkin hal baik terjadi kalau kami melakukannya.." ucap orang-orang. "Doflamingo membuat orang-orang membenci raja Riku selama sepuluh tahun hanya dalam waktu semalam.."
"Akhirnya mendapat gelar raja bajak laut.."
"Sekarang setelah kami mengetahui kebenarannya, yang kami inginkan hanyalah keluar dari permainannya.."
"Kami bahkan tak tahu apa yang kami lakukan sekarang, ada apa dengan negeri ini.." orang-orang, mereka semua bersujud di hadapan raja Riku. "Tolong selamatkan kami, raja Riku!! Apa yang harus kami lakukan!?"
"Katakan sesuatu, kami akan melakukan apa saja, meski itu berarti harus bertarung!!"

Untuk sesaat raja Riku terdiam, lalu kemudian berkata, "Tunggulah sebentar lagi.."
"Eh? Tunggu??"
"Kelihatannya aku juga sudah mulai percaya dengan Luffy.." ucap raja Riku.
"Dressrosa adalah simbol kedamaian, tak akan kubiarkan terjadi perang di negeri ini.." ucap seseorang yang tiba-tiba saja muncul, admiral Angkatan Laut, Fujitora.
"Ah!! Admiral Angkatan Laut, Fujitora!?" ucap kaget orang-orang. Usopp dan yang lainnya pun ikut kaget, tentu saja.
Fujitora mengocok dua dadu dan merasakan hasilnya, lalu berkata, "Satu poin untuk Topi Jerami!!" kemudian ia melanjutkan, "Raja Riku, kurasa.. aku juga akan bertaruh pada orang yang sama.."

Di tempat pertarungan, Doflamingo terduduk jatuh setelah menerima serangan Luffy. "Rasanya sakit kan, sialan!!" teriak Luffy. Namun kelihatannya, serangan itu masi belum cukup berarti bagi Doflamingo. Lelaki itu masih mampu bangun.
"Lihat!! Dia baik-baik saja!! Kau tak bisa menggunakan trik yang sama dua kali!!" ucap Law, yang sedang menghadapi Trevor.
"Law.." Trevor, si manusia lendir yang tubuhnya sudah terpotong-potong mencoba untuk menyatukannya lagi. "Aku tahu semua tentang kekuatanmu, karena kekuatan buah Ope Ope adalah apa yang kami cari selama ini.."
"Eh?" Trevor kaget, karena bahkan kekuatan logianya tak bisa menyambung tubuhnya lagi. "Eeeeh!?"

"Pisau gelombang tak sama dengan proses amputasi biasa.." ucap Law. "Aku hanya butuh beberapa menit, dan apapun yang kau lakukan, atau apapun kekuatan yang kau miliki, kau tak akan bisa menyambung tubuhmu lagi!!"
"Eehh!! Aku dalam masalah!!" teriak Trevor. "Hidungku pergi!!"
"Injection!!" Law kembali membidik sasaran, kali ini kepala Trevor.
"Hentikan!! Apa kau sudah lupa kalau selama ini aku telah merawatmu!?" teriak Trevor. "Rasakan ini, pedang ingus!!"
Law tak peduli, "Shot!!" ia melesatkan tebasannya, membuat ingus yang keluar dari hidung Trevor terbagi-bagi menjadi beberapa bagian.
"Gyaaahh!! Jangan mendekat!!" teriak Trevor ketakutan.

Dan saat Law hendak melesatkan serangan terakhir, Doflamingo menghalanginya. Tak hanya itu, Doflamingo juga menggunakan benangnya untuk membuat Law tak bisa bergerak. "Trevor!!"
"Behehehe!!" Trevor tertawa.
Lalu, Doflamingo lanjut dengan jurusnya, "Full Blight!!!"
Blasstttt!!!
Beberapa helai benang menembus tubuh Law.
"Urgh!!"

"Tra-guy!!" teriak Luffy. Ia mencoba melindungi Law dari tendangan Doflamingo, namun meskipun telah menggunakan Bushoshoku, tangan Luffy tetap tak mampu menahan kerasnya tendangan Bushoshoku Doflamingo.
Luffy terlempar dan tangannya langsung diikat oleh Doflamingo menggunakan benang.
Luffy terlempar ke arah Bellamy, yang dikendalikan oleh Doflamingo, "Larilah, Topi Jerami!!" teriak Bellamy sambil bersiap untuk menebas Luffy. "Tolong!!" teriaknya.
"Bella.."
"Gyaaahh!!" Luffy terkena tebasan Bellamy.
"Topi Jerami!!" teriak Law.

Doflamingo berdiri di hadapan jatuhnya Luffy dan Law dan berkata, "Apa kau ingat hal yang paling tak kusukai, Law? Diperlakukan seperti orang bodoh.."
"Tak ada yang lebih menyakitkan dbanding ada beberapa anak-anak yang untuk sesaat berpikir kalau mereka akan bisa mengalahkanku!!" ucap Doflamingo.
"Jangan lupa, aku ini memiliki darah bangsawan dunia!!" teriak Doflamingo. "Darah bangsawan!! Kelahiranku adalah kelahiran bangsawan!! Aku memiliki kekuatan yang paling langka!!"
"Eh!?"

"Tapi kemudian pada suatu hari, ayahku yang bodoh pergi ke tempat sampah ini!! Meninggalkan keempat keluarganya dan merampas kekuatan yang kumiliki itu!! Hanya karena omong kosong tentang menjadi seperti manusia biasa.."
"Bodoh sekali kan!!" Doflamingo benar-benar muak dengan masa lalunya.

Dulu, di masa kanak-kanaknya, Doflamingo adalah anak yang sama kejam dan buruknya dengan para Tenryuubito lainnya.
"Papa, mana para budak itu? Ayo kita beli lagi.."
"Papa, manusia bisa bicara padaku, seorang Tenryuubito, boleh aku meminjam senapanmu?"
Semuanya berubah ketika sang ayah malah memutuskan untuk turun ke dunia bawah dan berbaur selayaknya manusia biasa.
"Papa, gara-gara papa hidup di tempat kotor seperti ini, mama meninggal karena sakit.."

"Pada usia 8 tahun, aku melihat surga dan neraka dunia ini gara-gara ayahku yang bodoh.." ucap Doflamingo. "Aku membunuh ayahku, lalu membawa kepalanya ke Mariejoa!! Tapi, Tenryuubito tak mau menerimaku lagi, karena bagi mereka kami adalah keluarga pengkhianat!!"
"Saat itulah aku bersumpah kalau aku akan menghancurkan dunia yang dikendalikan oleh mereka ini!!"
"Hidupku selama ini tak bisa dibandingkan dengan kalian!! Tak ada waktu bagiku untuk bermain-main dengan bocah!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar