DAFTAR ISI

Kamis, Januari 01, 2015

versi teks one piece 749

Pica di mode raksasa sempat terdiam saat lengan kirinya dibuat ambruk oleh duo serangan raja Elizabello II dan Qinjao. "Oh..!!!" orang-orang terutama para pengikut Doflamingo kaget. "Pica-sama!!" teriak mereka.

Sementara di sisi pemberontak, mereka merasa cukup puas. "Lengan Deku!!" ucap raja Elizabello II. "Tak ada yang tak bisa dihancurkan oleh kepala borku ini!!" ucap Qinjao.

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
"Ooh!! Hampir saja!!" Luffy dan yang lainnya berhasil menghindari hujan bebatuan dari runtuhnya tangan raksasa itu. Namun di depan sana, tampak pasukan Doflamingo masih berjaga.

"Hei, jangan biarkan satupun dari mereka lolos!!!"
"Mereka menuju istana!!"

"Heh.." Salah seorang dari kelompok pemberontak bersiap untuk mengeluarkan tinju peledaknya. "Uwaa!! Itu...!!!" orang-orang kaget. "Raja petarung, Ideo!!"

"Biar kutangani!! Meriam penghancur!!"

Jbammmm!!!! Ideo pun melesatkan pukulan penghancurnya, yang sukses menciptakan ledakan dan membuat para penjaga di depan sana terhempas.

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
"Gyaaahhh!!!" teriak orang-orang kesakitan. Lalu tak hanya Ideo, para pemberontak lainnya pun ikut memulai serangan mereka masing-masing.

"Itu!!!! Admiral Olombus!!!"

"Pelukan Admiral!!" Admiral Olombus mencengkram beberapa pasukan sekaligus dengan tubuhnya. "Gyaaaaahhhh!!!" orang-orang pun berteriak kesakitan. Lalu, Cavendish menyusul dengan tarian pedangnya.

"Teknik pedang menawan, angsa danau!!"

"Gyaaahhh!!!! Itu Cavendish!!"

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
Makin lama pasukan Doflamingo semakin terdesak, kelompok yang terdiri dari orang-orang kuat itu sukses menerobos mereka. "Apa-apaan kelompok ini!!??" pasukan Doflamingo mulai pasrah. Namun di sisi lain, Pica yang masih memiliki lengan kanan kembali bersiap untuk memukul..

"Aah!!"

"Awas!! Dia akan menyerang lagi!!" teriak Sai.
"Semuanya, waspadalah!!" teriak Qinjao.


One Piece Chapter 749 - Maju!! Pasukan Pencuri Kecil!!
Penulis : Admin

Bersamaan dengan persiapan pukulan itu, tampak juga lengan kiri Pica yang tadi hancur berangsur-angsur mulai tumbuh kembali. "Tangannya yang hancur mulai pulih lagi, kita masih belum tahu apa lagi kemampuannya!!!"

"Ini buang-buang tenaga saja!!" ucap Zoro.

"Lari!!!" mereka pun memutuskan untuk kabur dan menghindarinya, Buakkkkkkk!!!!!!

"Mahluk itu mengganggu saja!!" ucap Cavendish. "Kita tak akan bisa mencapai istana sebelum mengalahkannya!!"

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
"Ngomong-ngomong, kemana perginya si Topi Jerami!!??" Cavendish baru sadar kalau Luffy dkk sudah tak ada lagi di depan mereka. "Bantengnya juga tak ada, apa tadi mereka tertimpa reruntuhan!?"

"Di sana!!!" Harjudin lalu menujuk ke atas. Setelah Pica melesatkan pukulan, Luffy malah memanfaatkan lengannya yang kini menancap di tanah itu sebagai jalan untuk mencapai bagian atas tubuh Pica.

"Apa dia sudah gila!!??" teriak kaget kelompok pemberontak.
"Eehhh!!!??? Mereka memanjat!!"

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
"Maju, Banteng!! Ambil jalan pintas!!" teriak Jet.
"Mooo!!!"
"Bagus sekali, maju banteng!!!" teriak Abdullah.

Suasana sempat hening untuk sesaat sampai kemudian Luffy sadar..
"Oi!! Harusnya bukan kalian yang mengatakannya!!"

"Eh!!??" Luffy baru sadar kalau ada dua penumpang gelap di bantengnya, yaitu Jet dan Abdullah.

"Uuh, agak telat sih, tapi perkenalkan, namaku Jet, dan yang besar di belakang ini.. namanya Abdullah.." ucap Jet.

"Siapa yang nanya!!? Turun sana!! Bantengnya jadi melambat!!" teriak Luffy.

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
Semakin ke atas, Luffy dkk semakin dekat dengan kepala Pica. "Topi Jerami...!!!" terdengar suara menggelegar Pica dari jarak yang sangat dekat. Lengan kiri Pica sudah benar-benar tumbuh, lalu ia bersiap untuk memukul Luffy dan yang lainnya... tapi kemudian...

Luffy cepat, ia melompat dan mengeluarkan salah satu jurus andalannya. "Gomu Gomu No.... Grizzly Magnum!!!"

Jbammmm!!!! Dua hantaman maut Luffy dengan mudah menghancurkan kepala batu Pica. Hancur dan roboh layaknya bangunan yang terkena hantaman alat berat.

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
"Wooahhh!!" orang-orang di bawah semakin dibuat berteriak.
"Dia melakukannya!!!" teriak orang-orang, baik para pemberontak maupun pendukung Doflamingo.

Luffy kembali mendarat, dan dari puing-puing yang hancur di bagian atas itu tampaklah sesosok mahluk hidup, Pica dalam wujud manusianya. Ya, terlihat tubuh asli Pica di atas sana, sosok yang sejak tadi mengendalikan tubuh batu raksasa itu.

"Tubuh aslinya ada di sana!!!" teriak Jet.

"Heh, akhirnya kau menunjukkan tubuh manusiamu.." Zoro sudah tak sabar untuk membasminya.

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
Namun meski tak sebesar raksasa tadi, tubuh asli Pica tetap jauh lebih besar dari manusia biasa. Dan semakin dekat, semakin tampak juga ukuran aslinya. "Woah!!! Ada orang besar keluar!!!" teriak Jet lagi.

"Kalau kau tak bisa berbalik, banteng, maka berhentilah!!" teriak Jet.
"Kita tak akan berhasil!!" teriak Abdullah, pasrah.

Pica menebas dengan pedang raksasa yang dipegangnya, si banteng yang tak bisa berhenti hanya bisa menutup mata, pasrah, namun tiba-tiba saja tubuhnya terangkatak dan terhindar dari tebasan itu.

"Moo??" si banteng kaget.

"Eeh!? Bantengnya terbang!!??" Jet dan Abdullah juga kaget. Namun ternyata, Luffylah yang menggendong banteng itu dan kemudian melompat.

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
Untuk saat ini mereka bisa menghindar, namun Pica tak berhenti dan kembali menebaskan pedangnya ke belakang. "Dia datang lagi!!" teriak Jet dan Abdullah.

"Aku akan maju lebih dulu!!" ucap Luffy.
"Yah, serahkan padaku!!" ucap Zoro dan Sattt!!!!

Zoro menahan pedang raksasa Pica dengan pedang-pedangnya.
"Uwaaa!!!! Lihat itu!!!!!" Jet dan Abdullah kaget sampai mata mereka keluar.

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
"Tidak salah lagi, mereka ini para sahabat dewa!!!" ucap Jet, dan akhirnya bersama dengan Luffy dan si banteng, mereka pun bisa melewati Pica. Hal ini membuat salah satu petinggi keluarga Donquixote itu semakin kesal..

"Jangan menghalangiku, aku punya urusan dengan Topi Jerami!!" bentak Pica.
"Kaptenku tak punya urusan dengan bongkahan batu sepertimu, terima saja dan hadapi aku.. Soprano sialan.." ucap Zoro.

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
Fokus Pica yang kali ini tengah berhadapan dengan Zoro membuat tubuh batu raksasanya berhenti. Di bawah, para pemberontak pun menyadarinya. "Hei, monster itu berhenti.."

"Apa dia sudah mati??"

"Yah, selama pukulan mengganggu itu berhenti, ini adalah kesempatan kita.." ucap Cavendish. "Tapi jangan pikir aku akan membiarkan kalian mencapai Doflamingo terlebih dahulu!!"

Cavendish dan para kelompok pemberontak pun kembali maju.

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
Kembali ke sisi Luffy, mereka juga terus maju bersama dengan si banteng. "Maju, banteng!! Kerja bagus, banteng!!" teriak Jet dan Abdullah. "Menyingkirlah kalian oi!!!" teriak Luffy.

"Oi Topi Jerami..." tiba-tiba Law memanggil Luffy.
"Eh?" Luffy kaget.

"Aku tahu kita tak punya kesempatan selain bertahan hidup, jadi aku sudah membuat keputusan.." ucap Law. "Rencana yang kusarankan pada kalian adalah jalan memutar untuk menghancurkan Doflamingo, tapi yang sebenarnya adalah.. aku ingin membuatnya membayar semuanya. Sebelumnya aku memang kalah, tapi kali ini tidak akan!!"

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com
"13 tahun yang lalu, aku memiliki seseorang yang sangat penting, yang direbut dariku oleh Doflamingo. Namanya adalah Corazon, mantan anggota Donquixote, keluarga pemimpin tertinggi.."

"Eh!? Dia mantan kelompoknya!?"

"Benar.. dia adalah dewa penolongku, dan merupakan saudara kandung dari.. Doflamingo.."

One Piece Chapter 749 - VersiTeks.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar