"!!!" setelahnya ledakan kekuatan makin menjadi. Kaki mereka berdua telah dilapisi haki, makin menekan, luapan haoushoku terasa hingga ke seluruh penjuru dataran tinggi tempat mereka berada.
"Mugiwara-ya.. jadi dia.."
"Wha---!! Haki penguasa saling beradu!!" ucap kaget Trevor.
"Dia bisa menggunakannya juga!?"

Trevor jadi teringat ketika dulu ia bertemu dengan Doffy kecil. Trevor kaget mendengar cerita Doffy. "Semuanya pingsan!?"
Trevor menyadarinya, "Itulah yang bisa Haki lakukan!! Haki penguasa!!" ucapnya. "Ini adalah tanda bagi penguasa, Doflamingo!! Kau adalah orang yang terpilih!!"
Trevor lalu menawari Doflamingo sebuah pistol dan buah iblis. "Kalau kau memang laki-laki, kau pasti mau mencobanya.. ayo.. ada orang yang mau kau bunuh, kan? Ayo tambahkan kekuatan untuk membalaskan dendammu.."
"Orang yang mau kubunuh? ada banyak!!" ucap Doflamingo kecil.
One Piece Chapter 782 - Karisma Iblis
Penulis : Admin
Penulis : Admin
"Behehe!! Kau tak akan bisa mengalahkannya!!" teriak Trevor ke Luffy. "Level Doffy berada jauh di atasmu!!"
"Dia sudah terlahir kejam dan mengembangkan kekuatannya selama bertahun-tahun!!Takdirnya berteriak padanya dalam kemarahan yang tak bersuara!! Lelaki yang kau lihat saat ini adalah perwujudan dari kemurkaan itu sendiri!!"
Untuk sesaat tendangan Doflamingo mampu menghempaskan Luffy, namun Luffy cepat membalas dan mengarahkan tendangan ke arah kepala lawannya itu.
Doflamingo menahan dengan pergelangan tangannya.

Luffy mendendang lagi dengan kaki satunya, Doflamingo masih bertahan tapi kemudian Luffy menusuk dengan kaki satunya lagi tepat di bagian tubuh Doflamingo. Keseimbangan Doflamingo sedikit goyah, Luffy memanfaatkannya dan langsung melancarkan pukulan.

Doflamingo terhempas, sementara Luffy menyiapkan serangan lanjutan. Dua telapak tangan berlapis haki ia lesatkan jauh ke belakang, bersiap dengan hantaman karet, "Gomu Gomu no... Eagle!! Bazooka!!!!"

Doflamingo mampu menghindarinya, lalu menyerang balik dengan tendangan benang, "Ham String!!"
Luffy menahannya, namun tetap saja tubuhnya terseret. Luffy terjatuh di atas lendir-lendir Trevor. "Apa ini!?" Luffy kesulitan untuk bergerak, lendir-lendir itu merekatnya.
"Beheheheh!!" Trevor tertawa. "Jangan pernah berpikir untuk mengalahkan Doffy, bodoh!!"

"Aku akan menahannya, jadi kau akan bisa mengakhiri ini dengan cepat, Doffy!!"
"Sial, lepaskan aku kau sialan!!"
"Hancurkan kepala Law sekarang!!" teriak Trevor.
"Berhenti kau Mingo!!" teriak Luffy. "Lawan aku!! Ah sial lengket sekali, lepaskan aku!!"
Luffy menghajar tubuh Trevor dengan pukulan bertubi-tubi. Tinju-tinju dengan haki, namun tetap saja mahluk lendiri itu menahan tubuh Luffy.
"Percuma!! Beheheheh!!"

"Ada apa ini!? Harusnya aku mampu melukai pengguna logia dengan haki!!"
"Sudah kubilang percuma, bodoh!! Logia katamu? Itu tak berarti apa-apa buatku!!"
Trevor ternyata bukan sembarang pengguna logia.
"Huff.. Mugiwara-ya, benar apa yang dia bilang.. melawan sampah seperti dia cuma buang-buang waktu saja.." ucap Law. "Membayangkan aku bisa saja duduk di kursi Hati dan bergabung bersama orang-orang seperti ini.. membayangkannya saja tubuhku terasa geli.."
"Masih punya energi untuk bicara, hah?"
"Jangan banyak bicara, mati saja kau!!" Trevor kemudian menyerang dengan tembakan-tembakan lendir. "Kami para eksekutif tinggi pilar keluarga ini!! Tak akan kubiarkan hinaanmu dibiarkan begitu saja tanpa hukuman!!"
"Hentikan!! Tra-guy sudah tak bisa bergerak lagi!!!" teriak Luffy.

"Minggirlah Doffy, biarkan aku mengajari anak ini tata kerama!!" Trevor mendekati tubuh Law. "Dengar, Doffy adalah raja yang mutlak, tak perlu diragukan lagi!! Di antara kami para eksekutif tinggi, tak ada istilah perbedaan!! Dan itu karena.."
"30 tahun lalu, kami berempatlah yang sudah memungut mutiara yang belum dipoles ini, dan menjadikannya seperti sekarang ini!! Kamilah yang memberinya kekuatan yang ia butuhkan!! Mengubahnya menjadi iblis karismatik yang saat ini berada di hadapanmu!!"
Ya, di masa lalu mereka berempatlah yang memungut Doflamingo. Trevor, Diamante, Pica, dan Vergo.

"Mereka hampir membunuhmu di Mariejois!? Dan mereka memenggal kepala ayahmu!? Sungguh suatu keajaiban kau masih bisa bertahan.."
"Doffy, kau memiliki apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang raja!!" ucap Diamante.
"Kami semua yang ada di sini mengakui kekuatanmu, Doffy!!"
"Jadi sebagai gantinya, tunjukan pada kami mimpi yang selama ini kami cari!!" ucap Trevor.

Sejak saat itu mereka berempat merawat Doffy kecil. Melindunginya, menjadikannya pemimpin mereka.
Suatu hari, Doffy kecil terluka.
"Apa yang terjadi?" tanya Trevor.
"Kalah bertarung melawan berandal.. kuharap mereka amati saja."
Dan tak lama Trevor langsung membunuh berandal-berandal itu.
Lalu ketika Doffy mengeluh lelah, "Jalan sialan, kakiku jadi sakit.."
"Jalan yang mana?? kota mana??"
Tak lama Diamante dkk langsung membakar habis kota itu.

"Ingatlah, Doffy.. kau adalah raja, tak akan kami biarkan ada orang yang tidak mematuhimu. Karena suatu hari nanti.. kau akan menjadi raja bajak laut!!"

"Doffy berperan sebagai raja di hadapan orang-orangnya , tapi kami berlima adalah sebuah keluarga!! Dan kami akan melindunginya, seperti layaknya keluarga sungguhan!!"
"Behehehe!!" Trevor tertawa sementara tubuh Law yang terbaring tampak sudah terlapisi oleh lendi-lendir lengket. "Kuharap kau masih ingat, lendirku ini bisa menyulut api.."

"Yang masih percaya omong kosong seperti itu cuma kau saja, Trevor.." ucap Law.
"Ap--!?"
"Dari yang kulihat.. kalian tak lebih dari boneka-boneka bodoh yang dikendalukan oleh Doflamingo.."
"Berani sekali kau!! Boneka bodoh!?"
"Jangan dengarkan dia Trevor!!" teriak Doflamingo. "Law membuat Room!!"
"Sudah cukup!! Dia sudah tak bisa bergerak kemana-mana lagi, ditambah tubuhnya tertahan oleh lendirku, tak ada lagi yang bisa dia lakukan sekarang!!"
Trevor kemudian bersiap untuk menusuk Law dengan tongkatnya. "Akan kutusuk kau secara pelan dan perlahan!!"
"Ukhh.. aku juga kapten bajak laut!!" ucap Law. "Aku tak bisa meninggalkan anak buahku pada Mugiwara-ya.. mau taruh dimana mukaku saat bertemu mereka!!"
Law menggerakan jarinya. Dalam Room itu, Law menggerakan tangannya yang sudah putus, "Tangannya!?" yang masih memegang pedang untuk menebas dan membelah tubuh Trevor.
"Sterben!!!"

"Eeh dia berdarah!?" ucap Luffy kaget. Baru serangan pedang Law ini yang benar-benar bisa melukai dengan parah tubuh Trevor.
Di taman bunga, tiba-tiba saja Leo merasakan sesuatu.
"Hmm? Ada apa, Leo?"
Di sisi Franky, para Tontatta juga tampak merasakan sesuatu yang aneh. "Semuanya tiba-tiba saja melihat ke arah kota karena alasan tertentu.." ucap Franky.
"Perasaan ini.. tiba-tiba saja rasanya gelisah.."
"Ini bukan waktunya untuk itu!! Kita sudah berhasil menghancurkan pabriknya!! Sekarang waktunya untuk keluar dari sangkar!!"
"Ah ya!!" teriak Tontatta.
Kembali ke pertarungan, setelah ditebas dan jubahnya hancur, tampak sosok asli Trevor, yang ternyata sangat kurus. dadanya luka parah.

"Dia kurus sekali!! Jadi seperti ini wujud aslinya!?"
"Bodoh..." ucap Doflamingo geram.
"S-si-sialan kau.. Law..!!!" Trevor makin emosi. Dan pada titik ini, ia sudah tak peduli lagi dengan dirinya sendiri, ia berniat untuk memakan api dan meledakan dirinya sendiri.
"Sial.. dia berniat untuk meledakan kita semua!!" ucap Law.
"Kau.. Kau harus ikut bersamaku!!!!" teriak Trevor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar