Fairy Tail Chapter 364 : Tartaros Arc Part 1: Dosa dan Para Pendosa
Lucy melaporkan, kalau Teamnya berhasil mengalahkan Salah satu Iblis Tartaros,
& berhasil menyelamatkan Mantan Petinggi Dewan Sihir Michello,,
Dan dari Sambungan Lachrima Lucy,,
Michello mengungkapkan Hal yang sangat-sangat tidak terduga,,
Face,
Senjata pamungkas Dewan Sihir, selain Etherion,,
Sebuah Bom yang mampu membinasakan Sihir dengan jangakuannya yang sangat-sangat luas,,
Dimana Face telah diaktifkan oleh 3 orang Mantan Petinggi Dewan Sihir,
yang mana Identitas dari Ketiga Mantan Dewan Sihir itu, hanya Mantan Ketua Petinggi Dewan Sihir yang mengetahuinya,,
Tak Tinggal diam, Team FT yang berada di Markas pusat segera mencari tahu semua info mengenai Data Seluruh Mantan Petinggi Dewan Sihir,,
Mereka juga memberitahu Guild lain untuk turut serta mencarikannya,,
Al hasil ditemukanlah Kediaman dari Mantan-Mantan Petinggi Dewan Sihir,,
Tak membuang waktu,,
Dua Peri cantik nan jelita,,
Menuju ke Kediaman Mantan Ketua Petinggi Dewan Sihir,,
Sang Peri dengan Taring tajam nan berkilau,
Juga seorang Peri dengan Ekor Iblis,,
Menuju Kediaman Mantan Ketua Petinggi Dewan Sihir Tersebut,,
Namun, berbeda dengan Team Elfman,,
Saat mereka tiba, tidak terlihat tanda-tanda kedatangan Iblis Tartaros,
Namun ia menemukan Mantan Petinggi Yuuri-Roshi telah tergeletak tak bernyawa,,
Namun hal yang janggal mereka temukan,,
Yuuri-Roshi tiba-tiba saja bangun dengan sendirinya dari kematiannya & menghancurkan Lachrima telekomunikasi Yang dibawa oleh Lisanna yang hendak menghubungi Guild FT.
Disusul oleh kemunculan Sesosok Iblis Cantik nan menawan,,
Yang tengah membaca sebuah Buku,,
Keanehan lain, adalah Tubuh Elfman yang tiba-tiba bergerak sendiri & Mencekik Adik Kesayangannya,,
Elfman benar-benar Shok, ia sangat cemas juga ketakutan,,
Ia tak bisa mengendalikan Tubuhnya sendiri,,
Sementara Adiknya terus meronta kesakitan & Sesak,,
Disisi yang lainnya,,
Team Gray, hanya menemukan bekas Tebasan-tebasan di Gedung juga jalan disana,,
Mereka tidak dapat menyelamatkan Org-Roshi
Sementara itu,
Hal serupa juga terjadi pada Team Gajeel,,
Verno-Roshi telah lenyap entah dimana,,
Suatu penyesalan tersendiri bagi Gajeel,,
Ditempat dimana Erza & Mirajane berada saat ini,,
Mereka berhenti disebuah Ujung hutan,,
Erza meletakkan Rusa Jantan Fairy Tail disana,,
Mirajane yang berdiri tak jauh dari Erza,
Nampak simple berbalut Pakaian Ketat,,
Lurus hingga bawah berwarna Kuning,,
Berbaur dengan Rambut putihnya yang terurai menjuntai dengan indahnya,,
Menatap Erza dengan suatu pemikiran yang sepertinya hendak ia ucapkan padanya,,
" Erza,, " Panggil Mirajane padanya.
Erza pun menoleh seiring panggilan suara yang menyebutkan Namanya.
" Jellal,, "
" Dapat dipastikan kalau dia juga menjadi Target mereka juga,, " Ucap Mirajane merasa Tak enak mengatakannya pada Erza.
" Apa kau yakin, untuk tetap disini bersamaku,?? " tambah Mirajane kembali memastikan.
" Ehehmm,, " Erza hanya tersenyum mendengarnya,,
Sejenak ia terdiam lalu mengatakan suatu hal,,
" Aku merasa sangat bahagia,, "
" Bergabung dalam Team Pengawal untuk Para Petinggi (Penasihat) Dewan Sihir,, " Ucap Erza dengan Senyum yang terlihat manis, namun entah memang manis, atau menyembunyikan kepahitan,,
" Meskipun aku sendiri tidak tahu, Dimana Keberadaan Jellal saat ini,, "
" Tapi,, Meskipun aku tidak berada disana (Disampingnya,,) "
" Aku yakin,, Dia, dapat menjaga dirinya sendiri,, " Ucap Erza tersenyum & menatap kearah Mirajane.
Tangannya masih memegangi Rusa yang ia tunggangi,,
" Kita dikirim kemari,, "
" Adalah untuk melindungi Mantan Penasihat (Petinggi) Dewan Sihir,, " Ucap Erza mengingatkan kembali tugas mereka kemari.
Bukan malah membuang waktu memikirkan sesuatu hal yang tiada begitu penting saat ini,,
Meskipun dalam hati Erza masih tersimpan harapan dapat berjumpa kembali dengan Jellal,,
Mirajane pun mengangguk mengerti,,
Ia melirik kearah lain sembari memikirkan sesuatu,,
" Yeaah,, "
" Kita akan menciptakan Sebuah Banteng Kerajaan Sihir yang Kokoh,,!! " Sahut Mirajane dengan tatapan serius.
Sembari mendekap tubuhnya membuat Dadanya semakin terbentuk dari pakaiannya,,
Tak jauh dari Ujung hutan,,
Terlihatlah sebuah Rumah Kayu ditengah-tengah hutan,,
Merekapun memasuki rumah itu,,,
Seduhan Teh Bunga Chamomile dituangkan kedalam secangkir mungil nan cantik,,
Hangat, & masih beruap,,
Si pemilik rumah menyambut kedatangan mereka dengan begitu nyaman, juga ramah,,
" Setelah aku pensiun,, "
" Aku lebih suka menanam tanaman Herbal disini,, "
" Dan ini adalah Chamomile yang aku tanam sendiri,,, " Ucap Sang pemilik rumah atau lebih tepatnya Mantan Ketua Petinggi (Penasihat) Dewan Sihir.
[T/N (Catatan Penterjemah): Chamomile atau dalam Nama Binomialnya Matricaria recutita sebuah Bunga semak,, mirip sepetti bunga matahari kecil, mempunyai kelopak putih & putik banyak yang berwarna Kuning,, Orang Eropa & Asia, sering menggunakannya sbagai Teh Herbal, yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti sakit perut, radang usus, juga dapat digunakan sbagai OBAT TIDUR (PENENANG), dan juga Diabetes ]
Mirajane tersenyum & tertawa dengan manisnya mendengar penjelasan dari pengalaman sang mantan Ketua Penasihat Dewan Sihir ini,,
" Ahahaha "
" Suatu saat nanti, aku juga mau membuatnya ah,, " Ucapnya yang ternyata tertarik untuk membuat Teh Chamomile ini. Setelah Tugasnya selesai.
Erza mengangkat Cangkirnya yang masih panas beruap,,
Ia mencium harum Khas Tumbuhan bunga Chamomile,,
" Hmmm,,, "
" Aromanya sungguh menggoda,, "
" Wanginya itu Lho,, sesuatu banget ya,, " Ujar Erza yang tak kalah terkesan oleh Teh Bunga Chamomile.
" Inilah yang dinamakan Apel (/Manisnya) Dunia,, "
" Apa kalian Mengerti,? " ucap Si Mantan Ketua Dewan Sihir itu.
[T/N: Apel Dunia, atau yang lebih dikenal dengan istilah '' Pomme De Terre'' yang sesungguhnya mempunyai arti Kentang. Dan ungkapan ini biasanya digunakan untuk mengomentari Keahlian berkebun seseorang,, ]
" Jadi, Ada masalah apa?? "
" Ah, sepertinya itu bukan Pertanyaan yang cukup tepat untuk Para Tamuku yang sangat tidak biasa ini,, "
" Begini saja,, "
" Bagaimana kalian bisa menemukan Alamat ini,,?? " Tanya Mantan Ketua Dewan Sihir, Crawford Seam.
Mirajane & Erza kembali serius,,
" Bagiku, Mungkin ini akan terdengar sangat tidak sopan,, "
" Tapi,, Di waktu yang sangat genting seperti ini,, "
" Kumohon, Maafkan kami yang telah mengerahkan seluruh pengetahuan & Informasi yang kami miliki,, " Ucap Mirajane mencoba untuk menjelakan kepada Crawford Seam.
Crawford menghela Nafasnya,,
" Untuk menemukanku,, begitukah,? "
" Menemukanku yang tinggal di tempat yang sangat rahasia,, "
" sungguh sesuatu banget,, "
" menakutkan malah,,, " Ucap Crawford.
Cukup memakluminya, namun dihatinya pasti ada rasa kagum akan kehebatan mereka, dalam mengolah data, menemukan keberadaannya,,
" Sekali lagi,, Maafkan kami,, " Ucap Erza menunduk meminta maaf kepada Crawford
" Ah, tidak,, Tidak perlu,, "
" Lagi pula aku sudah pensiun,, "
" Bukan tugasku lagi mencari-cari kesalahan kalian,, "
" Hahahahaha,,, " Tawa Crawford terkekeh,,
Jenggot lebatnya yang iapocong menjadi dua juga ikut bergoyang,,
Tubuh Tambun juga besarnya ikut bergerak kala ia tertawa,,
Crawford memicingkan matanya lebih tajam menatap Erza,,
" Ah,,, "
" Sepertinya, aku ingat siapa dirimu,, " Ucap Crawford menunjuk dengan telunjuk yang telah berkerut,,
Ia ingat, Usai Mereka mengalahkan Eligor & menghancurkan kota,
Erza Dijadikan Terdakwa atas kerusuhan yang terjadi Di Kota itu,,
Erza di panggil dihadapan Persidangan Dewan Sihir,,
Erza kala itu mengikuti aturan main Dewan Sihir,,
Ia menghadiri persidangan, yang kala itu, ia sempat bertemu dengan Siegrain, sebelum ia memasuki Ruang Sidang,,
Saat masuk, ia disuguhi oleh sebuah Tatanan Tahta Dewan dalam persidangan yang begitu Kokoh & Besar,,
Dan paling Atas, Nampak Bayangan Hitam Besar yang tak lain Crawford yang dulu masih menjabat sebagai Ketua Dewan Sihir,,
:: Terdakwa: Erza Scarlet, Silahkan Maju Kedepan,,!! ::
:: Biang Keladinya adalah seorang Penyihir Wanita dengan Pakaian Zirah,,!! ::
Hujatan kala itu terus mengalir deras,,
Namun Natsu yang tak terima dengan Dewan Sihir ia menyelundup melarikan diri dari Guild dengan Bantuan Macao yang menggantikan Posisi Natsu,
Sehingga Natsu dapat Pergi ke tempat Persidangan,,
Dengan Pakaian Urakan & mencoba memakai Atribut agar terlihat seperti Erza , ia mendobrak masuk persidangan,,!!
:: Aku adalah Erza,,! Apa kalian Dengar Hahh,,!! ::
Kala itu Natsu benar-benar Emosi,,
Para Dewan Cukup kaget waktu itu,,
Dengan Kekacauan yang dibuat oleh Natsu,,
Namun berahir penangkapan mereka berdua,,
:: Hah,, K, Kita berdua Akan Dipenjara,,!! ::
:: Ma,, Maafkan Aku,,!! ::
Natsu nampak meminta maaf kepada Erza namun masih merasa Kesal.
Ya,
Kenangan itu cukup membuat mereka Bernostalgia mengingat Masa Lalu,,,
Erza hanya menahan malu saat mengingatnya,,
" Ah,, W,, Waktu itu, benar-benar sangat memalukan,, " ucap Erza memerah malu.
" Sudah sangat lama berlalu ya,, "
" Ahehehe,, " Tawa Crawford ikut tertawa mengingatnya.
" Yah, Karna kalian Terbelenggu beku selama 7 tahun,, "
" jadi kurasa kalian merasa itu baru saja terjadi, benar begitu bukan,?? "
" Ahahaha,, " Tawa Crawford lagi,,
Ya, bagi Crawford, kejadian ini telah lama berlalu,
Namun Bagi Team Tenrou, Kejadian ini terasa Baru terjadi Beberapa Bulan yang lalu,,
" Ah, Crawford-san,, " panggil Mirajane halus juga sungkan,,
" Bisakah kita kembali ke Tujuan pembicaraan,?? " ucap Mirajane yang merasa Basa-basi ini terlalu panjang,,
" Ah,, "
" Baiklah, baiklah,,, "
" Ini semua tentang Face, bukan,?? " Ucap Crawford melanjutkan.
" Aku, Aku juga cukup terkejut mendengar kabar buruk yang menimpa Rekan-rekan ku,, "
" Dan sekarang, Disaat Dewan Sihir tak lagi Beroperasi,, "
" Tapi, Aku merasa senang, melihat Guild kalian, Guild yang mempunyai Rasa Keadilan yang tinggi masih Tetap Kokoh berdiri disini,,!! " Ucap Crawford yang tersenyum kala mengagung-agungkan Fairy Tail,,
" Untuk menghancurkan Tartaros,,!! "
" Yang harus kami lakukan pertama kali! "
" Adalah Menghancurkan Face,,!! " Ucap Tegas Erza dengan Tatapan tajam, penuh kesungguhan,,
Disebelahnya Mirajane tak mau kalah,,
" Bisakan Anda memberitahukan pada kami, dimana Face Disembunyikan,,!?? " Ucap Mirajane yang langsung menanyakan tanpa membuang-buang waktu untuk berbasa-basi lagi.
" Aahh,,, " Crawford menghela Nafasnya,,
Menampakkan Ekspresi wajah yang kurang mengenakkan,,
" Sayang sekali,,, "
" Bahkan akupun tak tahu dimana Keberadaan Face,, " Ucap Crawford.
" Eehh,?? " Sontak Mirajane terkejut mendengarnya.
" Ketua Dewan,, " Erza juga nampak kaget mendengarnya.
Tentu saja, ia tak begitu saja percaya,
" Karna ini adalah Informasi yang Sangat Amat Rahasia,,, "
" Kami tak punya pilihan lain, selain merahasiakannya sampai kapanpun,, "
" Meski memang benar aku pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Sihir,, "
" Aku bahkan Tidak mempunyai kewenangan untuk sekedar mengetahui Dimana Lokasi Face Berada,, " Ucap sebuah pengakuan dari Crawford selaku mantan Ketua Dewan.
" Ah,!?? "
" Lalu, bagaimana caranya menemukan sesuatu yang bahkan Ketua Dewan pun tidak tahu Keberadaannya,,!?? " Erza begitu kebingungan.
Benar apa yang barusan ia katakan, mencari hal yang bahkan orang yang diyakini mengetahui tempatnya, ternyata tidak tahu sama sekali,,??
Namun Tetap dihati kecil Erza masih ada keraguan, meskipun itu setitik,,
" Ah, Sungguh,, "
" Ini benar-benar sebuah Misteri,, " ucap Crawford menggaruk-garuk kepalanya.
Mirajane menatap tajam,,
" Kalau begitu, bisakah anda memberitahukan kepada kami, dimana ketiga Mantan Dewan Sihir yang menyegel Face berada,?? " Pinta Mirajane ucapannya, semakin menajam seiring dengan runcingnya situasi saat ini,,
" Ya,, "
" Kami harus melindungi mereka, dengan segenap Jiwa & Raga kami,,!! " Tegas Erza mengiyakan ucapan Mirajane.
" Ahh,, "
" Hal itu juga,, "
" Hal itu termasuk suatu hal dimana aku tak mempunyai kewenangan untuk sekedar mengetahuinya,, " Ucap Crawford yang semakin membuat Erza & Mirajane terpukul.
" B,, Bagaimana mungkin,??? " Percaya tidak percaya,
Mereka tak bisa berbuat banyak,,
" Kalian tahu,, "
" Face merupakan senjata yang Entah Benar atau tidak keberadaanya,, "
" hal itu merupakan Hal yang amat sangat Rahasia, hal yang tidak boleh diketahui oleh Publik,, "
" Senjata Terlarang,,!! " Tegas Crawford serius,,
" Oleh karena hal itu,, "
" Para Dewan Sihir yang menjadi Kunci Segelnya, Tidak menyadari kalau sebenarnya merekalah Kunci dari Face,, "
" Hal itu perlu diterapkan untuk Melindungi Face,,, " Jelas Crawford.
Dengan Raut wajah meyakinkan,,,
" Ahh,,?? "
" Bahkan mereka sendiri tidak menyadarinya,,?? " Mirajane nampak terhenyak mendengar penjelasan dari Crawford.
" Jadi itukah sebabnya,,, "
" Tartaros membantai semua Mantan Dewan Sihir yang ada,?? " Erza juga Terhenyak.
Mengerti Alasan kenapa Tartaros secara acak membunuh semua Mantan Dewan Sihir,,
" Aahh,,!! "
Erza & Mirajane merasakan Kehadiran sesuatu hal,,
#Ggrrraakkk,,
Erza Berdiri memundurkan Kursinya dengan Keras,,
#Brraakkk
Mirajane berdiri dengan menawan menggebrak Meja melirik kesisi Kiri Rumah Kediaman Crawford..
" A,, Ada Apa ini,!?? " Crawford Nampak Terheran sendiri,
Melihat tingkah dari Kedua peri dihadapannya,,
Yang tiba-tiba saja serius,,
" Lihat,, "
" Sepertinya mereka telah tiba disini,,? " Ucap Mirajane dengan tatapan Tajam.
" Rumah ini telah dikepung,, "
" Dari Derapan Langkah kaki mereka,, "
" Jumlah mereka ada 20 orang,, " Ucap Erza yang memperkirakan jumlah musuh yang datang hanya dengan mendengar suara Langkah kaki musuh yang masih berada di Luar sana,,
" . . . . . . " Crawford hanya dapat terdiam,
Ia cukup terkesan tapi juga mulai gelisah takut,,
" Tuan Ketua Dewan,,!! "
" Masuklah keruang belakang,,!! " Seru Mirajane meminta Crawford untuk segera meninggalkan ruangan ini.
" A,, Apa mereka Tartaros,,!!?? " Teriak Crawford ketakutan.
" Mira,! Bersiaplah,! Mereka datang! " Tegas Erza Dengan Tegap.
Mirajane melebarkan Kuda-kudanya,,
#DDRRUUUUAAAKKKK,,,
9 Hingga 10 Pasukan dari Tartaros Mendobrak Pagar Rumah Crawford hingga Hancur,,
Pakaian mereka mengenakan Baju perang dengan Topeng Besi,,
Mereka Datang dari Berbagai Arah,,,
Menerjang Erza & Mirajane,,
" Kansou,,!! "
" Kureha no Yoroi,,!!! " Erza Merequip Baju Zirah Black Wing Armornya,,
segera saja ia menbaskan Pedangnya kearah lawan yang ada dihadapannya,,
" Teiku Oobaa,,!! "
" Satan Souru,,!! " Seru Mirajane yang berubah wujud dengan sihir Transformasinya menjadi Satan Soul,
& Segera menghajar tanpa memakan banyak waktu,,
Serangan-serangan brutal dari keduanya langsung menghantam pasukan Tartaros yang masuk ke kediaman Crawford,,
#JJBBRRUUUUAASSHHHH,,,!!!!
Mereka berdua mementalkan Para Pasukan Keluar hingga Membuat Rumah itu semakin Meledak Hancur saja,,,
Dari balik kepulan asap, berdirilah sesosok Iblis sangar nan Eksotis,,
Juga seorang Ksatria Pedang yang Gagah,,
Keduanya melesatkan tatapan tajam penuh kesadisan,,,
" Kami tak akan membiarkan Kalian menyentuh Ketua Dewan seujung jaripun,,!! " Ucap Tegas Erza Scarlet.
Sisa pasukan segera mengepun mereka berdua yang berada di tanah lapang,,
Mereka yang tadi terpentalpun kembali bersiaga menghadang Erza & Mirajane,,
Erza Tersenyum manis kearah Iblis Mirajane.
" Kurasa, Ini pertama kalinya kita bertarung Bersama dalam satu Team,, " Ucap Erza.
Iblis Mirajane membalas senyuman Erza,,
" Mari kita tunjukkan pada mereka, Seperti apa Sebenarnya Fairy Tail Itu,,!! " Balas Mirajane.
Memang jika diingat Mereka berdua selalu saja bersaing, mulai dari kecil hingga remaja,,
Meski Mira berubah, sekalipun mereka belum pernah dalam satu Team yang sama,,
Di Sisi lain,
Di Desa kediaman Yuuri-Roshi,,
" Aahh,,!! "
" SSIIIAAAALLLLL,,!!!! "
" Hentikan,,!! "
" Berhentilah Mengendalikan Tubuhku,,!! " Teriak Elfman mencoba sekuat tenaga melawan pergerakan dari tubuhnya sendiri,,
Sementara itu, Lisanna semakin lemas,,
Ia semakin kehabisan Nafasnya, dan perlahan mulai hampir kehilangan Kesadarannya,,,
" Lisanna,,!!! "
" Bertahanlah,,!! Lisanna,,!!! " Teriak Elfman yang penuh dengan Keringat,
Ia benar-benar cemas,,
Dihadapannya, Sayla, Iblis Cantik itu tetap terdiam duduk dikursinya,,
" Kumohon padamu,,!! "
" Kumohon Hentikan semua ini,,!! " Teriak Elfman tak lagi sanggup menatap Apa yang dirasakan oleh Adiknya,,
Mata Sayla tiba-tiba terbuka menatap tajam,,,
" Memohon,?? " Ucapnya.
" Ketika Manusia Memohon sesuatu kepada Iblis,, "
" Disaat itu pula, mereka harus menyerahkan Jiwa mereka Kepada Iblis,, " Ucap Sayla menajam.
Raut wajahnya benar-benar menyiratkan sesosok Iblis yang kapan saja siap menjerat mangsanya dengan berbagai cara,,
Untuk menjerat Siapa saja yang mau menjadi pengikutnya menuju Dalamnya Neraka bersamanya kelak,,
" Apakah kau benar-benar siap, Menjuah Jiwamu Kepadaku,?? " tanya Sayla menunduk memastikan.
Elfman samakin tak tahu lagi,,
di pelupuk matanya, Air mata hampir jatuh, atau malah mulai mengalir di pipinya,,
Keringat dingin terus menjalar,,,
Di lain sisi,,
:: Di Reruntuhan Gedung ERA,, ::
Dranbolt terlihat berdiri di bekas penjara Cobra,
Yang tampaknya Cobra telah tak ada disana,,
Dranbolt teringat akan perkataan Cobra,,
~:: Tartaros sedang mengincar sebuah senjata bernama Face,, ::~
~:: Sebuah Bom Sihir yang Berdrnyut (Nadi) ::~
~:: Sebuah bomb yang mampu memusnahkan seluruh sihir yang ada di seluruh benua ini,,! ::~
setelah teringat ucapan Cobra,
Dranbolt semakin emosi, ada dendam didalam dirinya, yang harus ia balaskan,,
" Aku tak bisa menunggu lebih lama lagi,,!! "
" Aku harus Menghancurkan Tartaros dengan tanganku sendiri,,!! " Sumpah Dranbolt.
Sementara itu di tempat lain,,
Disebuah perbukitan batu yang melengkung-lengkung,,
" Wohooo,, "
" Udara Segar memang paling Manteb daahh,,!! "
" Benar begitu bukan,,!! " Seru Cobra merenggangkan Tangannya menghirup udara bebas,,
Cobra tersenyum & menoleh kearah belakang,,
" Aahh,, "
" Sudah kuduga, mulai sekarang kau bisa bertingkah semaumu lagi,, " Ucap Angel menanggapi Celotehan Cobra sebelumnya.
Dibelakangnya Brain tersenyum simpul,,
" Kebebasan adalah hal yang Amat Sangat Menyenangkan,, " tambah Racer yang duduk diatas tanah disebelah Angel.
" Aahhh,,, "
" Sepertinya, Cinta telah merasuk dalam Jiwamu nak,, " cuap Hoteye (Richard).
Dan disebelahnya, Midnight tersenyum manis, karna ia terlihat semakin manis saja,,
" Kau berhasil melakukannya Cobra,,! "
" Aku tak pernah menyangka, Kau cukup Diplomatis juga,, " Puji Brain pada Cobra yang tidak hanya memikirkan kebebasan dirinya sendiri.
" Hehe,, " Senyum singkat Cobra menanggapi ucapan Brain.
" Dan Mulai Saat Ini, Oracion Seis Akan Kem,,, " Ucap Brain dengan Ekspresi wajah penuh Ambisi,,
Namun sebelum ia selesai mengucapkan perkataannya,
Cobra Menghantam Tubuh Brain,,
#JJBBRRUUUASSSHHH,,,!!
" Nnghuuuaahh,,,!!! " Erang Brain kesakitan.
Angel hanya meliriknya,,
Racer melihatnya cukup terkejut,
Hoteye (/Richard) Shok melihatnya,,
Midnight hanya terdiam Menunduk,,
" Midnight,, "
" Tak-apa-apa bukan jika aku melakukannya,?? " Ucap Cobra meminta tanggapan dari Midnight selaku Putra Brain.
" Pria ini, bukanlah Ayah kita,, "
" Dia menganggap kita tak lebihnya dari sebuah Pion,,, "
" Aku Mendengarnya Jauh dari dalam dirinya,, " Ucap Cobra menjelaskan alasan kenapa ia melakukan hal tadi.
Midnight mengangkat wajahnya,,
Ia tersenyum tipis,,
" Ah,, "
" Ya, Aku percaya, bahwa apa yang kau dengar,,, "
" itu, adalah benar Adanya,, " Ujar Midnight,,
( Ngomong2 soal Midnight jdi keinget Sabtu nanti ada Midnight Sale, #Placckk,, :v )
Midnight berjalan mendekati Brain yang terkapar tak sadarkan diri,,
" Ayah,, "
" Nikmati saja Tidurmu,, "
" Mulai saat ini, biarlah kami yang menanganinya,,!! " Pikir Midnight menatap Brain yang ada dihadapannya.
" Baiklah,, "
" Apa yang akan kita lakukan sekarang,?? " Ucap Racer yang tak sabar lagi melakukan suatu hal.
" Aahh,, Aku Ingin Mandi,,, " Ucap manis Angel,,,
" Aku ingin pergi mencari Adiku tersayang,, Wally,, " Ucap Riang Hoteye (Richard)
Yang tak sabar untuk bertemu dengan Adiknya setelah sekian Lamanya Terpisahkan,,,
" Tunggu sebentar,,, "
" Kelihatannya Tugas pertama kita mendatangi kita dengan sendirinya,, " ucap Cobra dengan senyum penuh Ambisinya.
Midnight menatap Tajam kehadiran Dua sosok berjubah,,,
Jellal & Meredy dari Crime Sorciere datang menemui mereka,,
================================
Dan di tempat lain,,
Dranbolt berdiri diatas makam sahabatnya, & Makam para Anggota Dewan Sihir lainnya,,,
" Kuserahkan Oracion Seis padamu,, "
" Jellal,,, " Pikir Dranbolt yang menaruh kepercayaannya pada Jellal.
" Aku tidak berhutang apapun padamu,, "
" Serahkan saja dia padaku,,! " Ucap Jellal pada Dranbolt dalam Ingatan Dranbolt.
" Bbuuuhhhaaaahhh,,,!!! " Natsu tiba-tiba saja terbangun dari Tidurnya,,
Sepertinya ia telah cukup membaik & pulih,,
" Ada apa Natsu,?? " Tanya Lucy yang kaget melihat Natsu tiba-tiba saja berdiri, berteriak.
" Natsu-san, kau perlu Istirahat dulu untuk sementara,, Jangan memaksakan dirimu,,!! " Ucap Wendy mencoba menasehati Natsu.
Natsu tetap ngeyel & berjalan mencari Michello,,
Ia menarik kerah Michello,,
" Dimana Letak Kediaman Mantan Ketua Dewan Sihir itu Hah,,!! " Teriak Natsu Marah-marah pada Michello yang masih terlihat Shok.
" Uhh,, "
" Err,,, " Gumam Michello gedandapan,, eh,, :v
Gumam Michelo kelimpungan,, :3
Pada Ahirnya Michello memberi tahu Natsu dimana tempat Mantan Ketua Dewan itu berada,,
" Ayo Cepat, Happy,,,!! " Seru Natsu.
" A, Ayyee,,,!!! " Seru Happy terbang menarik pakaian belakang Natsu.
Lalu mereka Terbang bersama,,
" Makkusu Supiido,,,!!! " Seru Happy dengan Kecepatan Maximumnya terbang membawa Natsu menuju Ke Tempat Dimana Crawford kini berada,,
" Hey,,!! "
" Tunggu,,!! Natsu,,,!!! " Teriak Lucy dari Bawah sana,,
Natsu tetap Terbang tak menggubris panggilan Lucy,,
#Swwiinnnggg,,,
Iblis Mirajane Menendang Musuh hingga terpental jauh,,
Satu dua, Empat Musuh sekali Hantam,,,
Menyibakkan Tanah-tanah yang hancur berhamburan, akibat Hantaman nya,,
" Kansou,,!! "
" Tenrin no Yoroi,,!! " Erza merubah Baju Zirahnya menjadi Heaven's Wheel Armor,,
" Tenrin,,!! Pentaguramu Soudo,,!! "
Dengan kekuatan Khusus dari Tenrin no Yoroi ia melancarkan Pentagram Sword kearah Musuh yang tersisa,,,
Tebasan yang cukup banyak menyerang mereka dalam waktu yang bersamaan,,,
Pasukan Tartaros kini bergelimpangan,,
Tak lagi bisa mengangkat tubuhnya lagi,,
" Itu yang terahir,, " Ucap Erza,,,
" Itulah Erza yang kukenal,, " Ucap Iblis Mirajane.
Memastikan mereka semua talah kalah,,
Mereka menonaktifkan sihir mereka,
& kembali ke Mode normal,,,
" Tapi, aku merasa ada yang aneh,?? " Ucap Erza.
" Jadi kau merasakan hal yang sama,? " sahut Mirajane yang juga merasakan hal serupa.
" Untuk mendapatkan Mantan Ketua Dewan, yang sudah jelah Orang yang sangat penting,, "
" mereka hanya mengerahkan pasukan biasa saja,, "
" Cukup sulit dipercaya bukan,?? " ucap Erza pada Mirajane.
Di sisi Natsu,,
Ia melaju melintasi Hutan dengan kecepatan penuhnya,,
" Sebenarnya ada apa Natsu,,!?? " tanya Happy yang masih belum paham dengan apa yang Natsu lakukan & Natsu tuju,,
" Sial,,!! "
" Kenapa Baru aku Menyadarinya,,!! "
" Hal yang tak ada satupun, bahkan sesama Dewan Sihir pun tak tahu,, "
" Seperti Alamat Mantan Ketua Dewan Sihir, bahkan Keberadaan Face,, "
" Bagaimana bisa Tartaros mengetahui Hal-hal Semacam itu,,!!!?? " Natsu mulai Terbakar Emosi,,
Ia hanya bisa berharap cepat sampai ke tempat Crawford.
================================
Sementara ditempat Erza & Mira,,
Mereka berjalan menuju Rumah Crawford..
" Erza,,, " panggil Mirajane lemah.
" Ada apa Mira,?? " sahut Erza yang menoleh kebelakang,
" Aku,,, " Ucap Mira lemah,
Ia mulai mengantuk,,
Jalannya pun mulai terhuyung,,,
#Brruukkk,,
Mirajane pun Jatuh tertidur,,
" Mira,, " ucap Erza cemas, tapi ia juga mengantuk,,
#Brruukk,,
Iapun ikut Terjatuh tertidur,,
Agaknya Teh Chamomile yang mereka minum saat disuguhi Mantan Ketua Dewan Sihir Mulai Bereaksi pada Tubuh mereka,,
Chamomile yang juga berfungsi sebagai Obat Penidur,,,
Sukses membuat mereka tak lagi sadarkan diri,,
Natsu masuh berusaha secepat mungkin menuju kesana,,,
" Pasti ada seseorang yang telah memberitahukannya kepada Tartaros,,!! " Geram Natsu.
" Tapi Siapa,,!!?? " tanya Happy yang Juga jadi penasaran.
" Aku Tak tahu,,!! "
" Tapi,, Dia pasti seseorang yang Tahu banyak Informasi mengenai Hal semacam itu, tentang Dewan,, "
" Seorang Petinggi,,!! "
" Meskipun aku tak mau mempercayai hal ini, Tapi,,,!! "
" Kita harus Bergegas,,!! "
" Erza & Mira dalam Bahaya,,!!!! " Tegas Natsu Berteriak,,
Ia tak sabar lagi untuk segera menyelamatkan Dua Sahabatnya itu, sesegera & Secepat mungkin ia bisa,,!!
Dan Di Tempat Crawford,,
Terlihat Crawford keluar rumahnya,,
Melihat Para Pasukan tartaros yang sudah terkapar,
Juga melihat Erza & Mirajane yang tak sadarkan diri,,
Ia segera menghampirinya,,
Lalu mengangkat tubuh Erza & Mira,
Dan dibawanya kembali masuk ke rumahnya,,
Ia menuju sebuah Lachrima Telekomunikasi,,
Yang ada diatas Meja,,
Lalu ia menghubungkannya ke Seseorang yang entah dimana,,
" Disini Crawford,, "
" memberikan Laporannya,, "
" Aku telah mendapatkan 2 Tubuh ini,, "
" Lihatlah, sepertinya ada perubahan dalam rencananya,, " Ucap Crawford terkikik tertawa karna berhasil.
Dan yang ia Hubungi adalah Kyouka, Iblis dari Tartaros,,
" Kerja Bagus, Mantan Ketua Dewan,, "
" Segeralah kembali ke Markas Tartaros,,!! " Perintah Kyouka.
:: Menyerahkan dirinya sendiri kepada Iblis,, ::
:: Dosa dari Seorang yang Suci,,, ::
:: Akan segera Menghancurkan Dunia Sihir, dan Menjerumuskannya kedalam Kegelapan,,!! ::
Tidak ada komentar:
Posting Komentar