DAFTAR ISI

Sabtu, Juni 06, 2015

fairy tail chapter 388


Wendy hanya bisa terdiam saat melihat begitu banyak face dimana-mana. "Setelah berhasil menghancurkan satu, ternyata masih ada banyak.." ucap Carla. "Ini.."

"Jangan mengatakannya, Carla.." ucap Wendy. Dari diam bersedih, diamnya Wendy berubah menjadi diam yang penuh ambisi, tekad membara untuk terus berjuang.

"Aku tak ingin kehilangan harapan lagi. Aku sudah memutuskan untuk terus hidup denganmu.." Wendy menggunakan sihir anginnya, memotong rambutnya sendiri sebagai pertanda kalau sekarang ia tak ingin menjadi gadis yang cengeng lagi.

Fairy Tail Chapter 388 - VersiTeks.com
"Wendy!!"

"Aku tak akan merengek dan menangis lagi.." ucap Wendy.
"Aku tak boleh menyerah selagi yang lain berjuang!!"


Fairy Tail Chapter 388 - Erza vs Minerva
Penulis : Admin

Di sisi Erza, pertarungannya dengan Minerva masih terus berlanjut. "Minerva, kau!!"
"Aku Neo Minerva!!" bentak Minerva. "Aku terlahir sebagai penyihir terkuat!!"

Minerva menyerang dengan sihir dimensinya, "Teritorium!!"

Erza terlempar. "Mari kita bersenang-senang, Er.."

Erza langsung bangkit dan menyerang balik, begitu cepat hingga bahkan Minerva tak mampu lagi melanjutkan kata-katanya. "Akulah penyihir terkuat!! Yang sebentar lagi akan menghancurkanmu!!"

Fairy Tail Chapter 388 - VersiTeks.com
Minerva coba membalas namun lagi-lagi Erza berhasil memojokannya. Dan dengan sebuah pukulan, tubuh Minerva terhantam telak ke tanah.

"Kenapa kau lemah sekali!?" seketika itu pula, Minerva jadi teringat dengan kalimat dari masa lalu.

"Maafkan aku.. ayah.." ucap Minerva waktu itu.

Waktu itu Minerva hanyalah hanyalah gadis kecil yang lemah, namun sang ayah terus memaksanya untuk menjadi lebih kuat.

Fairy Tail Chapter 388 - VersiTeks.com
"Apa kau sedang mintap ampun? Anak bodoh!!" ayah Minerva menampar kepalanya. "Kau itu anaku, kau harus jadi kuat, aku akan melenyapkan siapapun yang lemah, tak terkecuali kau!!"

"Mau sampai kapan kau menangis terus!? Air mata adalah simbol kelemahan!! Harus berapa kali aku mengingatkannya!?"

"Maafkan aku, maafkan aku, maafkan aku.."

Fairy Tail Chapter 388 - VersiTeks.com
"Aku harus kuat!!" bayangan itu terus Minerva ingat sampai saat ini. karenanya, ia tak boleh kalah dari Erza.

"Minerva!!"

"Buka Bajumu.." ucap ayah Minerva.
"Kalau air matamu sudah kering, kau boleh pulang.." lanjutnya.

"Jangan.."

Fairy Tail Chapter 388 - VersiTeks.com
"Bangun!!!!" Erza berteriak sambil memukul tepat wajah Minerva. "Aku tak suka dengan semua yang kau lakukan pada Daimatou Enbu kemarin, tapi aku bisa mengerti.. bukankah itu semua demi kebaikan Sabertooth!?"

Erza tahu kalau sejak tadi ada beban yang dilamunkan oleh Minerva. "Tinjuku menangis ketika mengenaimu, apa artinya pertarungan ini?"

Fairy Tail Chapter 388 - VersiTeks.com
"Aku tahu.. aku tahu.." ucap Minerva.
"Itulah kenapa.. aku ingin kau membunuhku.."

Minerva sudah tak tahan lagi.
"Aku lemah.. itulah kenapa aku jatuh ke dalam kegelapan.."
"Aku tak bisa hidup dengan tubuh ini lagi, kumohon.."

Fairy Tail Chapter 388 - VersiTeks.com
"Kau tetaplah dirimu yang dulu, aku yakin pasti ada orang yang sedang menunggumu kembali.. Jangan lupakan itu.." ucap Erza.

Lalu setelahnya, tiba-tiba saja Hades muncul. "Manusia.. Apa kalian benar-benar suka berbicara mengenai hidup dan mati? Mengerikan sekali.."

"Siapa kau!?" Erza kaget. Tapi dalam hati, "Tidak, aku pernah mendengar suara ini sebelumnya.. Raja Hades, Mard Geer.."

Fairy Tail Chapter 388 - VersiTeks.com
"Hah, semua sampah yang kukira sudah kulenyapkan ternyata masih ada.. ini gara-gara penyihir roh bintang sialan itu.." ucap hades. "Untung saja, aku masih punya cukup waktu.. akan kubersihkan sampahnya sendirian.."

"Apa kau masternya!?"

hades tak menjawab dan malah menghempaskan Erza dengan hanya lambaian tangan. Erza terpental jauh, "Apa-apaan sihir ini!?"

Fairy Tail Chapter 388 - VersiTeks.com
"Kau yang pertama.." Hades mengincar Minerva.
"Minerva!!!!" teriak Erza.

"Larilah, Erza.."

Boombbb!!!! serangan Hades menciptakan ledakan yang dahsyat pada Minerva. Namun setelah kepulan asap bekas ledakan itu menghilang, dua sosok lelaki tiba-tiba saja terlihat..

"Tepat waktu.."
"Maaf terlambat.." ucap mereka.

"Para gadis, kami datang untuk menjemput kalian.."

Fairy Tail Chapter 388 - VersiTeks.com
Ternyata itu Sting dan Rogue, mereka datang jauh-jauh dari Sabertooth dan akhirnya mampu menyelamatkan Minerva.

"Guildmu adalah Sabertooth.." ucap Rogue.
"Sudah lama ya tak jumpa.."
"Frosch setuju!!"

Minerva jadi teringat kata-kata Erza tadi, "Aku yakin pasti ada orang yang sedang menunggu kembali.."

Ternyata Erza benar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar