DAFTAR ISI

Sabtu, Juni 06, 2015

fairy tail chapter 390

Setiap kisah memiliki awal dan akhir. Bagi anak ini, Gray kecil yang hanya bisa menangis, bagian awal itu adalah ketika Deliora merengut semuanya darinya. Mahluk itu merengut tempat tinggalnya, teman, ibu, dan bahkan ayahnya..

Sebuah bencana..

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
Di antara kobaran api yang bahkan para pendoa pun tak akan bisa melewatinya. Dan dari sanalah, kisah anak itu pun dimulai..

"Kau siapa?" Gray masih penasaran dengan siapa sebenarnya orang yang akan dilawannya itu, sosok yang sangat mengingatkannya dengan ayahnya yang sudah lama mati.

"Kau pasti sudah menduganya, aku adalah.. ayahmu.." ucap Silver.

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
"Itu mustahil!!" ucap Gray. "Ayahku sudah mati!! Aku melihatnya dengan mataku sendiri!!" Gray tetap tak tak percaya. Tapi, Silver terus meyakinkannya. "Namaku adalah Silver Fullbuster, akulah ayahmu.."

"Kau bohong!!" Gray menembak Silver dengan beberapa pedang es. Namun, tak sulit bagi Silver untuk menahan itu semua. Dan saat Gray menyerang dengan pukulan, Silver mampu mementalkan balik tubuh Gray. "Gaahh!!"

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
"Benar, aku adalah ayahmu, tapi kisah itu tak ada hubungannya dengan diriku yang sebenarnya.." ucap Silver.

Gray semakin tak mengerti, "Apa maksudmu!?"

"Aku adalah seseorang yang jauh lebih penting bagimu, kita sudah ditakdirkan untuk saling bertarung.."

"!?"


Fairy Tail Chapter 390 - Kisah Seorang Anak
Penulis : Admin

Tempesta menyerang Natsu, tapi Natsu masih bisa menghindarinya. Natsu menyerang balik, begitu juga dengan Gajeel dan Juvia.

Natsu meraih tangan tempesta dan melemparnya ke arah Gajeel, "Gajeel!!"

"Yah!!" Gajeel pun melempar tubuh Torafusa ke arah Natsu, berusaha supaya dua musuh yang mereka lemparnya itu saling bertabrakan. Namun, musuh tidak selemah itu. Mereka malah menghempaskan balik tubuh Natsu dan Gajeel.

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
Begitu pula dengan Juvia, Keith berhasil mendesaknya. Dan tak hanya khawatir pada dirinya sendiri, Juvia juga mengkhawatirkan Gray. "Perasaan ini.. pasti terjadi sesuatu pada Gray-sama.."

Lucy tak mau hanya diam menonton saja. Meski tenaganya sudah benar-benar terkuras, ia tetap mencoba untuk bangun. "Uukh.. aku masih bisa.."

"Istirahatlah, kami akan baik-baik saja.." Natsu tak mengizinkannya.

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
"Selain itu, sejak tadi aku sudah meraskannya.." ucap Gajeel. Ada sesuatu yang membuat mereka terus bersemangat untuk tetap bertarung.

"Benar.." ucap Natsu.
"Bau ini.."

"Bau mereka.."

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
Keberadan Sting dan Rogue yang tak jauh dari mereka menciptakan semangat tersendiri bagi Natsu dan Gajeel. Sama seperti mereka, duo naga itu juga sedang bertarung sekuat tenaga.

"Jadi begitu ya.." raja Hades masih tampak tenang-tenang saja, menghindari serangan demi serangan yang Sting dan Rogue lancarkan. "Entah bagaimana tapi aku bisa mengerti kenapa Kyouka senang bermain dengan manusia.."

"Bertarunglah dengan serius, sialan.." ucap Sting.

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
"Kalian tidak sadar bahwa maut sudah menunggu, gagasan dan tindakan kalian sebagian besar didasari oleh perasaan. Dan kalian tak menyadari kelemahan kalian. Kalian ini benar-benar ceroboh. Sangat ceroboh sampai-sampai membuatku ingin tertawa.."

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
Di sisi Erza, ia memapah Minerva dan menelusuri reruntuhan itu.
"Kau tahu di mana ruang kendalinya, Minerva?"
"Susah menemukan jalan kalau semuanya sudah hancur.."

"Ada yang datang.." ucap Lector.
"Fro pikir juga begitu.."

"Ah!!" ternyata itu Happy dan Lily.
"Happy, Lily.."

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
"Erza!! Minerva.. dan Exceed dari Sabertooth.."
"Lama tak bertemu, Happy-kun.." ucap Lector.
"Happy-kun!!"

"Maaf, tapi kami buru-buru, kita tunda dulu kangen-kangenannya.." ucap Minerva.
"Kami akan ikut kalian.." ucap Lily.

"Happy-kun, kepalamu modis sekali!!" ucap Lector.
"Fro pikir juga begitu.." lanjut Fro.

Tapi tiba-tiba, Minerva melihatnya dan tanpa bicara apa-apa langsung mencabut jamur itu. "Gyaaahh!!!! Apa yang kau lakukan!?"

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
"Ini adalah salah satu dari Kyuukimon.. mungkin dia tahu dimana ruang kendalinya.." ucap Minerva.

"Anda hebat sekali, tuan putri!!" ucap Lector.
"Tuan putri.."

"Kerja bagus, Happy.." ucap Lily.
"Aku tak melakukan apa-apa.."

"Face akan diaktifkan kurang dari satu jam lagi, ayo cepat!!" mereka pun bergegas.

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
Kembali ke sisi Gray, "Ditakdirkan untuk bertarung!?"

"Dari mana sebaiknya aku memulainya? Benar, pertama-tama akan kuceritakan tentang tubuh ini.." ucap Silver. "Tubuh ini hanyalah wadah, cuma sesosok mayat yang aku temukan.."

"Semua anggota Tartaros adalah iblis dari buku Zeref, karena itulah wujudku yang sebenarnya juga bukanlah manusia. Kau tahu, memiliki wujud iblis kadang kurang nyaman.. karena itu biasanya kami memakai tubuh manusia.."

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
"Tepat saat aku sedang mencari tubuh manusia, aku tak sengaja menemukan tubuh bagus ini, dan sejak saat itu aku terus memakainya. Tapi meski kupikir itu hanyalah kebetulan, tubuh ini mungkin ada hubungannya denganmu.."

"Apa kau tahu sudah berapa lama aku menunggu datangnya hari di mana aku bisa membunuhmu?"

Gray akhirnya mengerti, dan itu malah semakin membuatnya marah. "Apa yang kau bicarakan, hah!? Berani-beraninya kau memakai jasad ayahku!! Aku berhak membencimu, tapi kau tak punya alasan untuk membenciku, kan!?"

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
"Sebenarnya, yang kuinginkan adalah membunuh semua murid Ull.." ucap SIlver.

"Eh!?"

"Dia telah mengurungku selama sepuluh tahun.." ucap Silver. "Namaku adalah Deliora, kau pasti masih mengingatnya, Gray!?"

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
Akhirnya Gray mengerti semuanya. Ini adalah dendam yang sudah sangat lama ingin dibalas oleh Deliora.

"Tidak mungkin.." ucap Gray.
"Deliora sudah dibunuh oleh Ull.."

"Memang, itu aku, sepuluh tahun lalu.." ucap Silver, alias Deliora. "Tapi Tartaros memiliki inti neraka, alat untuk memulihkan fisik seseorang.."

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
"Apa kau benar-benar.. Deliora yang dulu.."

"Kau ingin melihat wujudku yang sebenarnya? Wujud yang sama yang kugunakan saat aku membunuh orang tuamu??"

Silver terus memancing emosi masa lalu Gray. Di pertarungan antara keith dan Juvia, Keith mengetahuinya. Ia berkata pada Juvia, "Hari ini Gray akan tamat.."

"Apa.. kau.. bilang..!?"

Fairy Tail Chapter 390 - VersiTeks.com
"Aku bisa melihatnya, tanpa harapan di hadapan petaka.." ucap Keith lagi. "Dan malah mengambil keputusan yang sama dengan gurunya.."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar