"Juvia!!" teriak Lucy.
"Partikel pengganggu.." ucap Tempesta. "Yah, setelah masuk dan keluar dari tubuh Keith, tentu saja tubuhnya tak akan lolos begitu saja. Saat ini, dia pasti merasakan sakit yang teramat sangat.." lanjut Torafusa.
4"Juvia, bertahanlah!!" Lucy mengampiri tubuh Juvia. Juvia rebah di pangkuan Lucy, dan ia masih menangis, sambil berkata, "Aku ingin.. melihat Gray-sama.."
"Kau asti akan melihatnya.. tak lama lagi.." ucap Lucy sambil memeluk Juvia.
"Ya.." air mata masih terlihat di mata Juvia.
Fairy Tail Chapter 395 - Rasa Sakit yang Teramat
Penulis : Admin
Penulis : Admin
Di pertarungan antara raja Hades melawan duo naga dari Sabertooth, Hades masih tampak bermain-main dengan mereka. "Kelihatannya apa yang kalian bilang sebagai sihir pembasmi naga itu cuma omong kosong belaka.." ucap Hades.
"Aku akan membawa kembali tuan putri ke guild!!" ucap Sting.
"Dan untuk itu, kami akan mengalahkanmu!!" ucap Rogue.

"Kalian tahu, sebagai manusia, kalian adalah yang pertama yang bisa berhadapan denganku, Mard Geer.." ucap Hades. "Jadi aku bisa paham kenapa kalian bisa begitu percaya diri.." lanjutnya.
Beralih ke sisi Erza, ia masih bersama Minerva dan ketiga kucing Exceed, juga Franmalth yang saat ini berwujud jamur.
"Apa kau yakin jalannya ke arah sini?"
"Tentu saja.." ucap si jamur.

"Aku harap Stingn Rogue baik-baik saja.." ucap Minerva khawatir.
"Percayalah pada mereka, saat ini hanya itu yang bisa kau lakukan." ucap Erza. "Lagipula, ada masalah yang lebih besar yang harus kita khawatirkan.."
"Ya.."
"Hiks, nona muda mengkhawatirkan Sting-kun yang yang lainnya.." Lector terharu.
"Frosch setuju!!"
"Meski setelah semua yang mereka lakukan di pertandingan sihir.." Lily akhirnya sadar kalau mereka aslinya adalah orang baik-baik.

"Kau tahu? Nona muda juga sangat pandai memasak lho.." ucap Lector.
"Apa!?" Lily kaget.
"Apa dia bisa memasak ikan juga!?" tanya Happy.
Lily lalu berimajinasi Minerva sedang memasak, "Ini.. dia pasti akan jadi istri yang luar biasa.." ucap Lily.
"Hei hei, imajanasimu sudah kejauhan.." ucap Lector.

"Kalian cepatlah sedikit, atau kalian akan kami tinggal.." ucap Erza ke para kucing.
"A, ah, maaf!!"
"Erza benar-benar menyeramkan.."
"Frosch setuju.."
Merekapun lanjut berjalan. Sementara dalam hati, Lily juga mengkhawatirkan rekannya. "Gajel.. kuharap dia juga baik-baik saja.."

Natsu dan Gajeel masih berhadapan dengan dua iblis itu. "Kita harus segera mengakhiri mereka.." ucap Natsu.
Tapi kemudian, Tempesta tiba-tiba saja berkata, "Aku bosan.."
Natsu dan yang lainnya kaget. Setelah semua pertarungan keras tadi, ternyata dua iblis itu masih belum merasa puas.
"Yah, sudah waktunya untuk mengakui mereka. Bukan sebagai manusia, tapi sebagai penyihir naga." ucap Torafusa. Lalu tiba-tiba, dua iblis itu berubah.

Tubuh Tempesta dan Torafusa membesar, dan aura yang sangat kuat mengalir deras dari sana. "Untuk benar-benar menghancurkan mereka, kita harus mengeluarkan seluruh kekuatan etherious, huh?"
"Kalau begitu ayo serius!!!"
"Ini buruk!!" ucap Lucy. Namun, Natsu dan Gajeel menghadapinya dengan santai..
"Kalau begitu kami juga akan serius!!!"
"Mode naga api petir!!" Natsu berubah.
"Mode naga petir bayangan!!" Gajeel pun berubah.

Kini mereka berempat telah berada di mode terkuat mereka. Natsu berada di mode naga api petir dari sihir Laxus, Gajeel di mode naga besi bayangan dari Rogue, sementar musuhnya berada di mode iblis Etherious.

"Gajeel? Apa itu!?" Lucy kaget. Baru pertama ini ia melihatnya. Begitu pula dengan Natsu. Natsu juga baru pertama ini melihatnya. "Sejak kapan kau menjadi seperti ini!?"
"Aku memakan kekuatan bayangan Rogue, dan sekarang aku lebih kuat darimu!!" ucap Gajeel.
"Apalah itu, aku ini memakan petirnya Laxus, kau tahu!! Jadi lebih kuat darimu!!"
"Kalau begitu ayo buktikan siapa yang bisa mengalahkan musuh lebih dulu!!"
"Ayo lakukan, sialan!!" Natsu malah berdebat.
"Baiklah, dan yang kalah harus memohon ampun dan mengakui kemenangan si pemenang, bagaimana!?"
"Oh, ayolah, jangan sekarang.." Lucy tak mau mereka bersaing.

"Huoooo!!!!" Natsu dan Gajeel menyerang. "Akulah yang akan jadi pemenang pertama!!!" Mengejutkan, Natsu dan Gajeel dengan mudah menghantam Tempesta dan Torafusa di mode iblis mereka.
"Apa-apaan mereka berdua!?"
Setelah sama-sama berubah, para iblis justru malah dihajar habis-habisan. Peningkatan kekuatan Natsu dan Gajeel benar-benar drastis.

"Tebasan ledakan petir!!"
"Auman naga besi bayangan!!"
Kedua serangan itu sukses menghantam dan menjatuhkan Tempesta dan Torafusa.
"Akulah yang akan jadi pemenangnya!!!!"
Natsu dan Gajeel melesatkan pukulan akhir, tapi yang terjadi malah Natsu memukul Gajeel dan sebaliknya Gajeel memukul Natsu.

"Eeeeeeehhhh!!!!????" Lucy syok.
"Apa-apaan itu?" ucap Torafusa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar