" Meski mataku tak lagi bisa melihat,,!! "
" Meski Telingaku tak lagi bisa mendengar,,!! "
" Masih ada Cahaya didalam diriku,,!!! "
" Jalan yang sampai saat ini, Kutapaki
bersama dengan teman-temanku,, "
" Akan Menyinari Hari Esokku,,!!! (Masa
Depanku) "
" Jadi, Aku tak ada apapun yang membuatku
Takut,,!!! " Tegas Erza.
#DHHHUUAAAKKK,,,,
Erza memukul telak dagu Kyouka hingga
terpental,,,,
" Hal seperti ini, tidak layak disebut sebagai
rasa sakit,,!!!! "
" Rasa sakit yang sesungguhnya adalah,,,!!! "
" Rasa sakit kehilangan Cahaya Hidupmu,,!!! "
Tegas Erza dengan penuh semangat
membara.
" MUSTAHIL,,!!! "
" seharusnya dia sudah tak lagi bisa
melihat,,!!! " Ucap Kyouka kesal.
" Jadi seperti inikah, Erza yang
sesungguhnya,,, " Gumam Minerva.
Ahirnya ia bisa membandingkan dirinya
dengan Erza,,
:: Tekad Pantang Menyerah Erza,,!! ::
:: Jiwa Mulianya,! Akan menjadi Cahaya yang
akan memusnahkan Para Iblis,,!! ::
=============== =============
Diterjemahkan o/ Maz Er
http:// facebook.com/ sasori.alive
No Copaz,,!! Silahkan Komen,,
=============== =============
Erza berdiri dengan gagah dihadapan
Kyouka.
Keadaan mereka kini sama-sama lusuh,
penuh dengan luka dan rasa sakit yang
diderita oleh mereka karena pertarungan ini,,
Entah bagaimana Erza mampu menahan rasa
sakit yang teramat sangat yang kini
menderanya,,
Kepekaan rasa sakit yang dilipat-gandaka n
dengan kutukan Kyouka,,
:: Cahaya yang Berkilauan ditengah Rasa
Keputus-asaan,, !! ::
:: Cahaya dari Teman-temannya lah yang telah
membimbingnya,, !! ::
:: Kini saatnya bagi Erza untuk menyerang
balik,,!! ::
" Hhaah,, " " Haahh,, "
" Haahh,, " "Haahh,,! "
Nafas Erza begitu memburu, rasa kelelahan
yang dialami oleh Erza sudah memasuki
limitnya,,
Akan tetapi, entah bagaimana tubuhnya
masih mampu berdiri, tubuhnya masih
sanggup untuk bertarung,,
Matanya memperlihatkan kegelapan,,
Tak terlihat cahaya dalam matanya, Indra
pengelihatan Erza telah diambil telah di
hilangkan oleh Kyouka, dengan
menggunakan Kutukannya,,
Kyouka dihadapannya nampak begitu kesal,
ia merasa sangat dihina oleh perlakuan Erza
padanya,,
Kesombongan sesaatnya lenyap kala Erza
mampu menghadapi rasa keputusasaan yang
Kyouka berikan pada Erza.
" Ini mustahil,,!! " Kyouka masih sata tak
percaya pada apa yang terjadi pada Erza.
" (Padahal) Aku sudah menyegel Kelima Panca
Indranya,,,!! " Gumam Kesal Kyouka.
" selain itu, dengan kutukanku aku sudah
meningkatkan indera perasa akan rasa
sakitmu pada tingkat paling peka,,!!! " Gerutu
Kyouka.
Ia sendiri membayangkan, bagaimana Erza
bisa menahan rasa sakit yang luar biasa itu.
Cukup membuatnya bertanya-tanya dan
sangat penasaran.
Ditengah pertanyaan-pert anyaan yang
berkecamun dalam pikirannya, ia bahkan
sampai tidak menyadari kalau Erza kini telah
menapakkan kakinya, melakukan pergerakan
untuk menyerang Kyouka.
#DDHHUUUUAAKKK,,,!!!
Tendangan Erza telak mengenai Perut
Kyouka.
Kyouka terpental kebelakang, rasa sakit harus
ia terima ditengah kesibukannya memikirkan
ketahanan tubuh Erza,,
" GGGWWAAAAHHHH,, !!!!! " Erang Kyouka
kesakitan.
" Cih,,!! " Kyouka melirik marah.
#Tap #Tap #Tap,,
Ia lalu melompat kebelakang beberapa kali
untuk membuat sebuah jarak dengan Erza,,
=============== =============
Diterjemahkan o/ Maz Er
http:// facebook.com/ sasori.alive
No Copaz,,!! Silahkan Komen,,
=============== =============
Happy, terlihat tersenyum senang kala
melihatnya,,
begitu pula dengan Phanter Lily ia juga
terlihat tersenyum senang,,
Lector, Frosch, juga Minerva terlihat seperti
itu juga.
Ada rasa puas dalam diri mereka kala melihat
Kyouka berhasil diserang balik,,
" Seharusnya kau (sudah) tak dapat melihatku
(lagi),,!! "
" Apa lagi mendengar Suaraku,,!! "
" Jadi bagaimana bisa kau tau dimana
keberadaanku,,! !?? " Gumam Kyouka.
Ia masih penasaran dengan Erza.
Meski ia tak dapat melihat, meski ia tak dapat
mendengar, namun ia masih bisa mengenai
Kyouka bahkan tepat tak sedikitpun meleset,,
" Penjelasan paling mendekati, adalah dia
menggunakan Indra Keenamnya,! Atau Indra
Ketujuhnya,,!! " tegas Lily tersenyum Optimis.
Atas kemenangan Erza.
" Apa maksud mu adalah dengan
dirampasnya kelima Panca indra yang ada
pada dirinya, membuat Bentuk lain
perseptifnya menjadi bangkit,?? " Ujar Lector
mengomentari ucapan Lily.
[T/N: Perseptif = Kemampuan untuk melihat/
mengerti]
" ?????? " Frosch dibelakang Lector hanya
melongo tak sampai memahami perkataan
mereka berdua,,
" Bukan, " bantah Happy.
" Kupikir, penjelasan yang paling sederhana
adalah,, "
" Ya karena, dia itu Erza,,!!! " Ucap Happy
tanpa dosa,,
" Yo Mesti,,,!!!! " Sahut Lily, Lector & Frosch
bersamaan.
#Tap,,
Erza dengan penuh amarah, ia melompat
berlari menerjang Kearah Kyouka,,
#DDDHHHUUUAAAKKK KKK,,!!!!
Erza kembali memukul Kyouka hingga Kyouka
menghantam tanah hingga hancur,,
Terlihat kilatan seperti kutukan Kyouka
sebelumnya pada lengan Erza yang tadi ia
hantamkan pada tubuh Kyouka.
Terlihat lebam pada Lengan Erza tersebut,,,
=============== =============
Diterjemahkan o/ Maz Er
http:// facebook.com/ sasori.alive
No Copaz,,!! Silahkan Komen,,
=============== =============
Kyouka melompat berdiri,,
" Berani sekali Kau,,!!!!!!! " Teriak Kyouka.
Ia membuka tangannya ia melakukan sebuah
tindakan,,
Ya,,
Terlihat waktu dari pengaktifan FACE turun
begitu cepat, sangat cepat malah,,
:: 08:42 ::
:: 05:16 ::
" Ahh,!! Waktunya,,!!! " Minerva nampak
sangat mencemaskannya.
" Erza,,!! Waktunya,,!! " Happy berteriak pada
Erza mencoba memberitahukan pada Erza
yang kini tak mampu mendengar bahwa
Keadaan sekarang sangat kritis,,
" Ini buruk! saat ini dia tak bisa
mendengarnya,,! ! " Gumam Lily
mengkhawatirkan nya.
" EEEEEEEEEEEEEEE ,,,,,!!!!!! " Kyouka
mengerahkan semua kekuatannya,,
Ia mencambukkan jemarinya pada bahu kiri
Erza,,
#CCTTTAAARRRRRR,,,,
" KKKAAAAAAAAAAAA A,,,,,!!!! " Erza berteriak
sangat keras atas rasa sakit yang teramat
sangat yang baru saja ia rasakan.
Rasanya bahu kirinya mati rasa saat ini, bagai
ia kehilangan bahu kirinya,,
Tubuhnya bagai terkoyak habis,,
" ERRZZAAA,,!!!! " Teriak Happy benar-benar
mengkhawatirkan Keadaan Erza saat ini.
" Beraninya Manusia Hina sepertimu
melakukan hal dengan lancang kepada Iblis
dari Buku Zeref,,!!" Bentak Kyouka pada Erza
yang tengah merintih kesakitan.
Nampaknya Kyouka masih belum puas
menyiksanya,,
Kembali ia melompat dan menyerang Erza
dengan jemari panjangnya,,
" Aku akan mengajarimu untuk membuatmu
mengetahui dimana tempat yang layak
untukmu,,!!! " Tegas Kyouka mendera Erza
dengan serangan beruntun,,
Cakaran demi cakaran Erza terima,,
Erza berteriak melengking, kesakitan, ,,
" Ini buruk,,! " gumam Lily.
" Dengan membuatnya merasakan lebih peka
terhadap rasa sakit,, "
" Dengan begitu kekuatan Musuh menjadi
(terasa) mengingkat, (berkali-kali lipat,!),,!! "
Gumam Lily begitu geram melihatnya.
ia masih tak mampu menggerakkan
tubuhnya karena Kutukan Kyouka
sebelumnya.
" Sebuah mantra (/Kutukan) yang dapat
meningkatkan serangan fisiknya secara
instan,,!! " Gumam Minerva yang juga merasa
kesal pada perlakuan Kyouka.
=============== =============
Diterjemahkan o/ Maz Er
http:// facebook.com/ sasori.alive
No Copaz,,!! Silahkan Komen,,
=============== =============
Kyouka begitu kesetanan,,
Ia melotot sembari mencambukkan cakar-
cakarnya pada Erza,,
namun untuk yang terahir ini, Erza dapat
menghindarinya, ia menundukkan tubuhnya
lalu melesat kebawah dan berputar
melayangkan kakinya keatas,,,
#DDHHUUUAAKKKKKK ,,!!!!
Tendangan telak mengenai Rahang Kyouka,,
" Gggwwaaahhh,,!! !! " Erang Kyouka.
" Apakah dia tidak merasakan rasa sakit,??? "
" Apakah dia tidak merasakan rasa takut,,!?? "
Seperti itulah yang ada dalam pikiran Kyouka
akan Erza,,
Erza kini berdiri dengan kuda-kudanya,,
Dengan tatapan amarah,,
Erza merencanakan sesuatu,,
" Kansou,,!!! "
#Bbhhooffttt,,
Erza merequip Katananya,,,
Dua bilah katana ada di genggamannya,,
#SLLLASSSHHHHHHH HH,,!!!!
Ia bergerak menebas Kyouka dengan begitu
cepat,,,
" DIA SANGAT KUAATTT,,!!!! " gumam Kyouka
diahir pertarungannya, ,
Sebuah senyuman terlihat simpul di ujung
bibir Erza,,
Sementara Kyouka tersungkur diatas tanah,,
:: 00:41 ::
Sisa waktu tinggal 41 detik,,
Happy merasa senang melihatnya,,
" Waktunya,?! " Lector & Frosch dag dig dug,,
" Dia tinggal melancarkan serangan
terahirnya saja,,!! " Gumam Lily penuh harap.
Akan tetapi,,
#Cllaannkk,,
Suara Katana Erza terjatuh di lantai,,,
#BBRRUUKK,,
Tubuh Erza sudah diambang batas, ia jatuh
tersungkur,,
=============== =============
Diterjemahkan o/ Maz Er
http:// facebook.com/ sasori.alive
No Copaz,,!! Silahkan Komen,,
=============== =============
" Ahh,,!! ERRZZAAAA,,,!!! !! " Teriak Happy
benar-benar tak menyangkanya.
Ia sangat khawatir akan dia,,
Salah satu Katana Erza terlempar keatas,,,
:: 00:25 ::
Waktu tinggal 25 detik lagi,,
Mirajane mulai tersadar,,
" Cihh,,!! " Minerva merasa begitu kesal.
Ia melihat kearah Erza yang tak lagi mampu
untuk bergerak,,
pada ahirnya ia mengumpulkan kekuatan
yang tersisa yang ada dalam dirinya,,
Perlahan-lahan ia mengangkat tubuhnya,,
Berdiri lalu berlari,,
Ditangkapnya Katana Erza yang melayang, lalu
melompat kearah Kyouka,,
#JJJLLLLEEEBBB,,,
#CRRUUUATTTTT,,,,!!!
Katana itu menancap tepat ditubuh Kyouka
cairan yang ada dalam tubuh Kyouka
menyeruak keluar,,
" Haahh, " " Haaahh,, "
" Hhaahh,, " Haahhh, " Nafas Minerva
memburu,,
Ia begitu lelah mengerahkan seluruh
kemampuannya yang tersisa,,
" Eh,?? Dia tersenyum,??? " batin Minerva yang
melihat tipis seringai dari Bibir Kyouka.
" Ah,,!!!????? "
Ia melihat kearah Bola Archieve,,
Poin-poin terlihat teraebar dimana-mana
disana,,
" Eehh,?? " Erza sedikit membuka matanya,,
Dan dari balik batu, Franmalth yang
berukuran seperti jamur keluar dari
persembunyianny a,,
:: 00:00 ::
:: FACE DIAKTIFKAN,,!!! ::
Perintah di Archieve terlihat seperti itu,,
Siapa yang menduga sebelum kematian
Kyouka, Kyouka telah mempercepatnya
hingga detik ke 0,,
" Ahh,,!!! " Erza hanya bisa terbelalak
melihatnya.
Sementara dibelakangnya, Tubuh Minerva
menggigil ketakutan, ia gemetaran,,
" Ah,,!?? " Happy, Lily, Lector & Froschpun
diam tanpa kata,,
Mirajanepun tak bisa berkata-apa-apa ,, ia
gemetaran,,
Berbeda dengan Franmalth kecil yang
tertawa girang,,
:: KEKUATAN SIHIR AKAN SEGERA
DIMUSNAHKAN DARI DUNIA ::
:: Seringai Iblis, adalah sebuah Isyarat
Kematian,,!! ::
Bersambung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar