Versi Teks Fairy Tail Chapter 415
Kembali ke sisi Makarov yang akan men-aktifkan
kartu asnya, Lumen Histoire, ia tampak berdiri
penuh sesal di hadapan sosok Mavis yang membek
“Aku tak memiliki keberanian, Keberanian untuk
melepaskan cahaya yang terang..” Ucap Makarov
“Dan itu tak akan menjadi masalah, karena ini
berarti, belum saatnya..” Ucap sosok Mavis yang
tiba-tiba telah muncul dan berada tak jauh dari
tempat Makarov
Perkataan dari Mavis barusan, dan juga ekspresi
penuh sesal dari Makarov ini tentu mematahkan
anggapan bahwa Lumen Histoire akan diaktifkan,
tentu saja kita semakin dibuat penasaran tentang
kekuatan apa yang dapat terpancar dari senjata
rahasia Fairy Tail ini, kembali ke sisi empat naga
yang berkumpul setelah menghancurkan Face satu
demi satu, tepat didepan keempat naga ini juga
berkumpul para penyihir Fairy Tail, Wendy yang
melihat Grandine tepat dihadapannya, tak tahan
ingin segera menyapanya
“GRANDINE!!” Sapa Wendy pada Grandine
“Igneel, tentunya bersama dengan keberanian
kalian semua, telah berhasil memukul mundur
Acnologia..” Ucap Grandine
“Jadi para naga sekarang adalah sekutu kita?
Sial.. aku bahkan merasa dapat mengalahkan siapa
saja saat ini..!” Ucap Jet semangat
“Benarkah itu?” Tanya Droy tak percaya
“Apa kau telah menghancurkan semua face itu?”
Tanya Nab
“Wh-Whoa… Hebat sekali!” Ucap Warren kagum
“Kau melakukan dengan amat baik Wendy, bahkan
kau mencoba menghancurkan Face itu..” Balas
Grandine pada Wendy
“Itu semua karena Charla bersamaku..” Balas
Wendy sambil mengusap air matanya
Sementara itu Metalicana juga menyapa Gajeel
disana, walaupun dengan tampilannya yang metalik
dan menyeramkan, ternyata Metalicana tak benar-
benar terlihat sadis disini, bahkan ia juga terlihat
bercanda dengan Gajeel
“Seperti yang sudah kuduga, matamu selalu
menyeramkan dengan tatapan yang jahat itu!”
Ucap Metalicana
“Diamlah!!” Ucap Gajeel sewot
Sementara Sting dan Rogue juga ikut
berkomunikasi dengan naga yang telah
membesarkan mereka
“Saat itu aku yakin telah membunuhmu..” Ucap
Sting
“Aku juga telah melihatmu mati, Skyadrum!”
Tambah Rogue
“Kami dapat mengubah ingatan manusia..” Ucap
Weisslogia
“Sebenarnya Igneel melarang kami melakukannya,
tapi.. akhirnya apa yang kami inginkan adalah
memberi kalian berdua pembunuh ingatan naga
milik kami, dan hasilnya kalian bisa yakin melihat
kami berdua telah mati..” Jelas Skyadrum
“Tapi, menyebut kami telah mati itu tak
sepenuhnya salah..” Ucap Weisslogia
“Apa?” Tanya heran Sting
“Kami telah mati!” Ucap keempat naga serentak
“Benarkah?” Tanya Wendy yang terlihat sedih
“Di masa lalu, jiwa kami telah dihisap dari tubuh
kami oleh sihir Dragon Slayer milih Acnologia,
itulah kenapa kita semua tinggal dalam tubuh
kalian selama ini, dan tentunya seperti dua alasan
yang dikatakan Igneel sesaat tadi.. dan ada satu
lagi.. kami tinggal dalam tubuh kalian dengan
tujuan agar hidup kami menjadi sedikit lebih
panjang..” Ucap Grandine
“Tidak mungkin..” Ucap Wendy
“Sekali kami meninggalkan tubuh kalian, kami tak
akan bisa kembali lagi.. kekuatan yang kami
tunjukkan hari ini adalah yang pertama sekaligus
yang terakhir.. ini adalah alasan lagi mengapa
kami baru menunjukkan diri kami sekarang..” Ucap
Skyadrum
“Meski Igneel tidak dapat mengalahkan Acnologia,
dan lagi Igneel hanya memiliki sedikit kekuatan
untuk bertahan dalam keadaan sekaratnya.. untuk
kalian manusia, tolong .. jangan rusak nama
Igneel.. yang jelas tak ada naga segagah dan
mencintai umat manusia seperti Igneel..” Ucap
Metalicana
Kembali ke sisi Natsu yang masih meratapi
kekalahan sang ayah, Natsu mulai mendekati lokasi
jatuhnya Igneel, sambil tertunduk Natsu terlihat
sangat sedih, air matanya mulai keluar dari kedua
kelopak matanya
“Ayah!! Kau berjanji padaku bila kau tak akan
pergi kemanapun.. jangan pernah kau ingkari janji
itu.. aku.. aku telah lama mencarimu.. aku.. aku
belajar cara menulis.. dan sekarang sihirku makin
hebat dan jauh lebih kuat.. serta aku memiliki
banyak teman.. aku juga mendapatkan pekerjaan..
aku.. aku.. aku punya banyak hal yang ingin
kubagikan bersama denganmu.. IGNEEL!!” Ucap
Natsu
Perkataan yang timbul dari relung hati
terdalamnya tampak dikeluarkan semuanya saat ini
oleh Natsu, bahkan Happy yang telah tiba di lokasi
Natsu dan mendengar ucapan Natsu barusan tak
dapat menahan air matanya, kembali ke sisi empat
naga yang lain
“Kami tak memiliki kesempatan untuk mengatakan
semuanya pada kalian, tapi sepertinya, waktunya
telah tiba.. saatnya bagi kami untuk berpisah..”
Ucap Grandine
“TIDAK…” Wendy terlihat sedih mendengar ucapan
Grandine ini
“Akan banyak kesulitan di masa depan, tapi.. aku
yakin kalian semua akan bisa melewatinya..!” Ucap
Grandine
“Tidak.. Jangan pergi.. Jangan pergi Grandine..!
Ucap sedih Wendy sambil memutarkan kepalanya ke
kiri dan belakang, Wendy tak ingin Grandine pergi
“Ayo kita antar mereka dengan kepala tegak..”
Ucap Gajeel sambil menengadahkan tangan kirinya
diatas kepala Wendy
Keempat naga ini mulai mengepakkan sayapnya dan
bangkit dari tanah yang mereka pijak, kepakan
sayapnya benar-benar membuat Dragon Slayer
sedih, pasalnya mereka akan ditinggalkan selama-
lamanya oleh Para Naga yang notabene menjadi
ayahnya
“Untuk manusia.. di masa lalu saat kita saling
bertarung, saat kita saling membenci.. itu semua
hanya di masa lalu.. namun hari ini.. kita bisa
menyatukan tangan kita dalam kedamaian.. dan
era kami.. para naga telah berakhir disini..” Ucap
Weisslogia untuk yang terakhir kalinya
“Masa depan dari sini akan di tempa dengan
kekuatan umat manusia.. itu menurut perjanjian
yang dibuat empat ratus tahun yang lalu antara
manusia dan naga.. MAGNA CARTA.. kami para
naga harus terus mengawasi dan melindungi umat
manusia untuk selama-lamanya..” Ucapan terakhir
dari Skyadrum
Para naga pun mulai terbang keatas dan mereka
semua terlihat mulai bercahaya dan sedikit demi
sedikit menghilang, Wendy masih tak kuat melihat
kenyataan bila Grandine akan meninggalkannya
“GRANDINE!!” Teriak Wendy sambil menangis
“Aku menyayangimu Wendy..” Ucap Grandine untuk
terakhir kalinya
“Hmmm..” Terlihat senyuman dari Grandine Edolas
melihat Grandine Naga mengucapkan ucapan
perpisahan pada Wendy
“Kau masih memiliki tatapan jahat di kedua
matamu..” Ucap Metalicana
“Diam.. ucapan perpisahan macam apa itu?
Gehe..” Balas Gajeel sambil menitihkan air
matanya
“Terima kasih Weisslogia..” Ucap Sting
“Skyadrum..” Ucap Rogue
Tak berselang lama, para naga pun memancarkan
sinar terang, seketika setelah itu mereka
menghilang, tak jauh dari lokasi empat naga
tersebut, Makarov hanya bisa tersenyum sedih
melihat para naga yang menghilang, kembali ke sisi
Natsu, tampaknya Igneel juga mulai memancarkan
sinar, sebentar lagi ia juga akan menghilang
“IGNEEL..” Ucap Natsu
“Jangan meneteskan air mata, hey.. apa yang kau
lakukan saat sedih? Bukankah di masa lalu sudah
kuajarkan?” Ucap Igneel
“Ya.. aku ingat..” Jawab Natsu
“Jadi lakukanlah.. Berdiri sekarang..” Perintah
Igneel
“Baiklah..” Dengan sisa tenaganya Natsu berdiri
mematuhi perintah Igneel
“Aku selalu bersamamu.. sekarang dan selamanya..
tunjukkan padaku seberapa jauh kau tumbuh..
tunjukkan padaku jalan kehidupanmu..” Perintah
Igneel kembali
“Aku mengerti.. AKU AKAN TERUS HIDUP!! AKU
AKAN MENJADI LEBIH KUAT!! DAN AKAN KUHAJAR
ACNOLOGIA BAJINGAN ITU HINGGA MENJADI
DEBU!!” Balas Natsu sambil masih menitihkan air
matanya
“Itu baru anakku.. katakanlah masa depanmu..
DAN ITU AKAN MENJADI KEINGINANMU UNTUK
HIDUP..”
Ucapan terakhir dari Igneel yang telah
membangkitkan jiwa bertarung Natsu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar