fairy tail chapter 420
Sebuah kaca yang mengkilap pun tak kuasa
menahan pantulan kecantikan dan aura dari
seorang Lucy Heartfilia, yup.. gadis cantik ini kini
sedang bergaya di depan cermin sambil merapikan
rambut pirangnya, kini ia juga terbalut dengan
pakaian dan penampilan yang baru
|>Teks: Mari kita dirikan kembali Fairy Tail, ini
juga sebagai bentuk kebangkitan Fairy Tail yang
telah lama hilang! Perjalanan mereka yang diiringi
canda dan tawa baru saja dimulai
“Kita beristirahat disini dulu ya..” Ucap Lucy
sambil memandangi daerah sekitar. “Aye..”
||Namun tampaknya ada yang salah dibenak Natsu,
kali ini ia tampak bengong
“Apa yang salah, Natsu?” Tanya Happy
“Ah, kalau kuingat-ingat sih jam besar itu pernah
kuhancurkan.. eh sekarang ternyata udah
diperbaiki..” Kata Natsu
“Yup.. arsitekturnya juga berubah kok..” Balas
Happy
||Melihat Natsu yang masih bengong, Lucy
menghampirinya sambil bertanya
“Natsu.. kenapa kamu masih bengong?” Tanya
Lucy
“Mungkin, aku harus ngehancurin jamnya lagi
ya..” Ucap Natsu singkat
“Jangan lagi-lagi deh..!” Bentak Lucy sambil
memukul Natsu dengan peta yang digulung di
tangan kanannya
“Nggak seru banget kalau nggak bikin rusuh
disini!! Aku pingin banget ngeluarin semua
kemampuanku yang kudapat dari latihanku selama
setahun yang lalu! Nggak pantes banget juga
pemenang Daimatou Enbu nggak ngerusuh kayak
gini!!” Ucap Natsu sambil mengamuk
||Keliatannya sih emang Natsu berniat ngerusuh
lagi disana, entah apa yang coba dibikin rusuh kali
ini, sambil bersiap-siap, dia meregangkan tangan
kanannya
“Lucy, kau harus menghajarku saat ini juga!”
Ucap Natsu tiba-tiba
“Nggak ah.. persis banget seperti yang ada di
pikiranku.. tapi gini-gini aku udah latihan juga
loh selama setahun ini..” Ucap Lucy
“Hah?” Tambah Natsu
“Sebenarnya sih aku juga nggak yakin bisa
mengalahkanmu kalau kamu serius banget dalam
bertarung.. tapi gimana kalau kita berdua coba
bertarung buat ngukur kemampuan kita..?” Tanya
Lucy
||Tiba-tiba Natsu merasakan sesuatu yang
mengganggu benaknya, tampaknya sebuah bahaya
akan muncul sebentar lagi
“Tunggu bentar..” Ucap Natsu
“Ada apa sih?” Tanya Lucy yang tak mengerti
||Dengan cepat bak peluru yang baru saja
ditembakkan, Natsu tiba-tiba ngeluarin sihir
apinya, |KARYU NO HOKOO.. buammmmmmm….
Natsu mengeluarkan sihirnya itu, tapi Natsu
sedikit usil sih disana dia ngeluarin sihirnya ini
di sela-sela kakinya Lucy, karena kena efek
derunya, jadi roknya Lucy sedikit kebuka deh
disana..
“Kyaaaaaa…” Kata Lucy sambil berusaha menutupi
pahanya dengan rok yang baru saja tersingkap ini
||Scene beralih sementara di suatu tempat,
terlihat orang-orang aneh yang sedang berjalan
mengendarai kereta, tampaknya sih mereka baru
saja mencuri di sebuah kedai di kota itu
“Tunggu bentar deh.. peralatanku semua ada
disana kan.. tolong jangan ambil semuanya..”
Ucap seseorang bertubuh tambun sambil mengejar
kereta rampasan itu
“Nggak mau.. ini udah milik kita..” Kata salah
seorang pencuri
“Itu kan salahmu sendiri pak.. ngapain juga kamu
sendirian disini..” Ucap rekan pencuri
||Tak berapa lama, salah seorang pencuri terkejut
karena melihat api yang besar banget menyasar
tubuhnya
“Apa itu…!!!” Ucap salah seorang pencuri
||Bummmmm…. Tak berselang lama kedua pencuri
itu tumbang karena terkena api yang barusan
disemburkan Natsu tadi
“Eh, kenapa ya mereka tiba-tiba terkapar?”
Tanya orang tambun yang barangnya dicuri tadi
||Kembali ke sisi Natsu dan Lucy
“Hey!! Apa maksudmu tiba-tiba ngeluarin sihirmu
di sela-sela kedua kakiku?” Tanya Lucy tak
mengerti
“Hahaha.. nggak usah dipikirin deh..!” Ucap Natsu
sambil tertawa kecil
“Aku udah tambah kuat loh sekarang, apa kamu
nggak takut sama aku..!” Ucap marah Lucy
“Lupakan aja deh kejadian tadi..” Ucap Natsu
singkat
||Sementara itu, Natsu dan Lucy berhenti di
sebuah tempat, liat namanya sih kayaknya seperti
penginapan gitu deh.. nah mereka bertiga
masuklah ke penginapan yang namanya “KOTOKO”
ini
“Heh.. jadi kamu belum tahu dimana keberadaan
mereka semua..?” Tanya Natsu
“Iya sih.. aku bahkan sampai berusaha mengamati
semuanya sekaligus, tapi jelas tak mungkin buat
melototin semua member satu persatu.. tapi kalau
udah sampai di kota Magarett ini sih kita bisa
mampir ke tempatnya Lamia, kota Lamia
tepatnya..” Ucap Lucy
“Tempatnya Lyon dan Jura kan, dan juga manusia
anjing yang suka nangis itu kan? Bagus banget
deh.. aku bisa sparing bertarung sama mereka!”
Ucap Natsu semangat
“Yup benar banget.. itu tempatnya Lamia Scale,
Guild yang dulu pernah bertarung sama kita di
Daimatou Enbu..” Ucap singkat Lucy
||Akhirnya, mereka bertiga pun berhasil
menginjakkan kakinya di kota Magarett, sebuah
bendera besar sudah terpampang di salah satu
tempat bertuliskan, “HARI PERAYAAN TERIMA
KASIH TAHUNAN X792”, tak sampai disitu saja, di
dalam tempat itu ternyata berisikan penyihir
penyihir Lamia Scale yang kayaknya sih sedang
nyelenggarain Pertunjukan besar gitu, bahkan
penontonnya ramai banget
“Inilah dia, penampilan dari kami penyihir Lamia
Scale!! Kali ini gilirannya Lyon, dengan
pertunjukkan esnya..” Ucap Yuka
Wuossshhhh… Lyon mengeluarkan elemen esnya,
tepat dari tangan kirinya dengan cepat keluar
banyak burung-burung kecil bersayap yang tiba-
tiba terbang keatas dengan lincahnya, setelah itu
dengan kedua tangannya Lyon juga mengeluarkan
kebolehannya, ia mengeluarkan banyak kelinci
untuk menghibur penonton kecil (anak-anak) yang
sedang menyaksikkan pertunjukkannya, wah..
anak-anak kecil ini bahkan sampai terpukau tuh
akibat kebolehan Lyon
“Woahhh.. kelincinya kawaii banget..” Ucap salah
seorang anak
“Mereka cantik-cantik deh..” Ucap salah seorang
anak kecil
||Plokkkkkk plokkkkkk… Applause meriah dengan
cepat terdengar setelah Lyon mengeluarkan
keahliannya sesaat tadi, sementara Yuka telah
siap memanggil atraksi yang selanjutnya
“Kali ini.. giliran dari Toby dengan pertunjukkan
sihir tiruannya..” Ucap Yuka
||Tanpa basa basi, Toby dengan gantungan kaos
kaki di dadanya memasuki panggung pertunjukkan
sambil berlari cepat
“Inilah salah satu sihirku yang bisa membuat
orang meniruku jika mereka ngelihat aku
menangis!! Ucap Toby
||Hua…………. Seperti di Daimatou Enbu tahun lalu,
dengan cepat Toby menangis dengan keras..
Mungkin karena penonton pada nggak ngerti apa
sih yang dilakuin Toby, mereka menyoraki dan
menyuruh Toby untuk ninggalin panggungnya
“Apa sih yang dilakuin sama dia??” Ucap bingung
penonton disana
“Are..?? Apa sih maksudnya penyihir ini?” Tanya
bingung salah seorang penonton
||Mendengar kecaman yang datang dari penonton,
Lyon dengan cepat muncul dan menarik mundur
Toby, ngeliat hal ini sih Toby jelas aja ndak terima
“Kami minta maaf ya..” Ucap singkat Lyon sambil
menarik Toby
“Oyy.. aku belum selesai bro..!” Ucap Toby yang
kesal
“Jangan marah gitu dong teman.. okk deh..
penampilan selanjutnya adalah dansa gemulai dari
master kami..” Ucap Yuka
||Obabasama dengan cepat naik ke panggung dan
memperlihatkan dansa lemah gemulainya ditemani
dua kipas yang dipegang di tangan kanan dan
kirinya, namun di tengah pertunjukan ia nampak
terbawa suasana dan membuat tubuhnya berputar-
putar dengan cepatnya, aduhh nek.. kalau udah
tua ya nggak usah bikin pertunjukan yang sulit-
sulit deh dan saking bersemangatnya sampai-
sampai pakaiannya saling nyangkut dan melilit
tubuhnya, hingga tubuhnya nggak bisa digerakin
“Apa.. kenapa ini? Aku terlilit nih..” Ucap bingung
Obaba
“Aku minta maaf.. tolong lanjutkan pertunjukan
lainnya..” Ucap Lyon sambil menarik Obaba
“Oyy.. aku belum selesai disini!! Biarkan diriku
berputar sekali lagi deh..” Ucap Obaba sambil
marah-marah
“Baiklah.. inilah pertunjukan yang kita tunggu-
tunggu, saksikanlah dua peri yang telah menjadi
malaikat bagi guild kami.. inilah dia gadis langit
bersaudara, “Chelia dan Wendy!!”
||Oooooohhhhhhh…. Plokkkkkkk plokkkkkkkk…
penonton dengan cepat menyambut kemunculan
mereka berdua dengan penuh dukungan dan
sorakan, tak begitu dengan Natsu dan Happy,
mereka berdua sangat terkejut melihat Wendy ikut
di pertunjukan tersebut
“Apa sih itu…?” Ucap terkejut Natsu dan Happy
“Ahh… mereka berdua emang sahabat sejati sejak
dulu ya.. Wendy dan Chelia..” Ucap singkat Lucy
“Mari kita berdansa dengan judul lagu “Sang
Malaikat yang ku sukai hingga mati”..” Ucap salah
seorang gitaris di panggung yang akan mengiringi
nyanyian Wendy dan Chelia
“Cinta-cinta.. hingga mati… tetap bersama..
bersama!! Bersama!! Rasa jika seorang jatuh
cinta!! Dan hari esok akan..” Wendy dan Chelia
kompak menyanyi
“Apa sih yang mereka lakukan..” Tanya Natsu
“Apa otak mereka udah rusak ya??” Tanya Happy
“Yang jelas sih Wendy tidak ikut gabung di Lamia
Scale loh.. dia hanya ingin mencari pekerjaan..”
Ucap singkat Lucy
“Bukan itu sih yang kumaksud.. tapi kenapa sih
Wendy bisa berduet dengan orang itu di satu
panggung yang sama..!” Ucap Natsu singkat
“Bersamaaaa..!” Ucap Happy yang ternyata
mengikuti lirik lagu yang dinyanyikan Wendy
“Oh itukan ucapan terima kasih Lamia Scale, itu
sih mirip kayak perayaan dan parade kecil-kecilan
di Magnolia gitu sih.. tujuannya sih agar para
penduduk tidak lupa dengan Guild itu sih..” Ucap
Lucy
“Ayo kita selamatin Wendy dari sisi gelap itu..!”
Ucap Natsu sambil menangis
“Tapi kan dia ndak ngelakuin sesuatu yang
berbahaya..!” Ucap singkat Lucy
“Hah?? Charla dimana ya?” Tanya Happy
||Sesosok bersuara perempuan tiba-tiba menyeruak
dan membuat Natsu, Lucy, dan Happy kaget, siapa
orang itu?
“Aku tahu pasti kalian akan kesini.. Natsu, Lucy,
dan kucing jantan.. atau harus kusebut..
Happy..” Ucap Charla yang ternyata telah dalam
bentuk Human Mode
“Hah?” Natsu, Lucy, dan Happy terkejut
|>Teks: Kegelapan kecil sesaat lagi akan menjadi
kegelapan besar seiring dengan munculnya musuh
baru
“Wah.. mereka benar-benar tak menyadari sama
sekali keberadaan kita nih.. malam ini kita akan
menghancurkan Lamia Scale.. festival ini akan
segera berubah menjadi festival yang penuh
darah.. akan kumulai mulai dari sekarang!!” Kata
salah seorang misterius yang ingin menghancurkan
Lamia
Bersambung
menahan pantulan kecantikan dan aura dari
seorang Lucy Heartfilia, yup.. gadis cantik ini kini
sedang bergaya di depan cermin sambil merapikan
rambut pirangnya, kini ia juga terbalut dengan
pakaian dan penampilan yang baru
|>Teks: Mari kita dirikan kembali Fairy Tail, ini
juga sebagai bentuk kebangkitan Fairy Tail yang
telah lama hilang! Perjalanan mereka yang diiringi
canda dan tawa baru saja dimulai
“Kita beristirahat disini dulu ya..” Ucap Lucy
sambil memandangi daerah sekitar. “Aye..”
||Namun tampaknya ada yang salah dibenak Natsu,
kali ini ia tampak bengong
“Apa yang salah, Natsu?” Tanya Happy
“Ah, kalau kuingat-ingat sih jam besar itu pernah
kuhancurkan.. eh sekarang ternyata udah
diperbaiki..” Kata Natsu
“Yup.. arsitekturnya juga berubah kok..” Balas
Happy
||Melihat Natsu yang masih bengong, Lucy
menghampirinya sambil bertanya
“Natsu.. kenapa kamu masih bengong?” Tanya
Lucy
“Mungkin, aku harus ngehancurin jamnya lagi
ya..” Ucap Natsu singkat
“Jangan lagi-lagi deh..!” Bentak Lucy sambil
memukul Natsu dengan peta yang digulung di
tangan kanannya
“Nggak seru banget kalau nggak bikin rusuh
disini!! Aku pingin banget ngeluarin semua
kemampuanku yang kudapat dari latihanku selama
setahun yang lalu! Nggak pantes banget juga
pemenang Daimatou Enbu nggak ngerusuh kayak
gini!!” Ucap Natsu sambil mengamuk
||Keliatannya sih emang Natsu berniat ngerusuh
lagi disana, entah apa yang coba dibikin rusuh kali
ini, sambil bersiap-siap, dia meregangkan tangan
kanannya
“Lucy, kau harus menghajarku saat ini juga!”
Ucap Natsu tiba-tiba
“Nggak ah.. persis banget seperti yang ada di
pikiranku.. tapi gini-gini aku udah latihan juga
loh selama setahun ini..” Ucap Lucy
“Hah?” Tambah Natsu
“Sebenarnya sih aku juga nggak yakin bisa
mengalahkanmu kalau kamu serius banget dalam
bertarung.. tapi gimana kalau kita berdua coba
bertarung buat ngukur kemampuan kita..?” Tanya
Lucy
||Tiba-tiba Natsu merasakan sesuatu yang
mengganggu benaknya, tampaknya sebuah bahaya
akan muncul sebentar lagi
“Tunggu bentar..” Ucap Natsu
“Ada apa sih?” Tanya Lucy yang tak mengerti
||Dengan cepat bak peluru yang baru saja
ditembakkan, Natsu tiba-tiba ngeluarin sihir
apinya, |KARYU NO HOKOO.. buammmmmmm….
Natsu mengeluarkan sihirnya itu, tapi Natsu
sedikit usil sih disana dia ngeluarin sihirnya ini
di sela-sela kakinya Lucy, karena kena efek
derunya, jadi roknya Lucy sedikit kebuka deh
disana..
“Kyaaaaaa…” Kata Lucy sambil berusaha menutupi
pahanya dengan rok yang baru saja tersingkap ini
||Scene beralih sementara di suatu tempat,
terlihat orang-orang aneh yang sedang berjalan
mengendarai kereta, tampaknya sih mereka baru
saja mencuri di sebuah kedai di kota itu
“Tunggu bentar deh.. peralatanku semua ada
disana kan.. tolong jangan ambil semuanya..”
Ucap seseorang bertubuh tambun sambil mengejar
kereta rampasan itu
“Nggak mau.. ini udah milik kita..” Kata salah
seorang pencuri
“Itu kan salahmu sendiri pak.. ngapain juga kamu
sendirian disini..” Ucap rekan pencuri
||Tak berapa lama, salah seorang pencuri terkejut
karena melihat api yang besar banget menyasar
tubuhnya
“Apa itu…!!!” Ucap salah seorang pencuri
||Bummmmm…. Tak berselang lama kedua pencuri
itu tumbang karena terkena api yang barusan
disemburkan Natsu tadi
“Eh, kenapa ya mereka tiba-tiba terkapar?”
Tanya orang tambun yang barangnya dicuri tadi
||Kembali ke sisi Natsu dan Lucy
“Hey!! Apa maksudmu tiba-tiba ngeluarin sihirmu
di sela-sela kedua kakiku?” Tanya Lucy tak
mengerti
“Hahaha.. nggak usah dipikirin deh..!” Ucap Natsu
sambil tertawa kecil
“Aku udah tambah kuat loh sekarang, apa kamu
nggak takut sama aku..!” Ucap marah Lucy
“Lupakan aja deh kejadian tadi..” Ucap Natsu
singkat
||Sementara itu, Natsu dan Lucy berhenti di
sebuah tempat, liat namanya sih kayaknya seperti
penginapan gitu deh.. nah mereka bertiga
masuklah ke penginapan yang namanya “KOTOKO”
ini
“Heh.. jadi kamu belum tahu dimana keberadaan
mereka semua..?” Tanya Natsu
“Iya sih.. aku bahkan sampai berusaha mengamati
semuanya sekaligus, tapi jelas tak mungkin buat
melototin semua member satu persatu.. tapi kalau
udah sampai di kota Magarett ini sih kita bisa
mampir ke tempatnya Lamia, kota Lamia
tepatnya..” Ucap Lucy
“Tempatnya Lyon dan Jura kan, dan juga manusia
anjing yang suka nangis itu kan? Bagus banget
deh.. aku bisa sparing bertarung sama mereka!”
Ucap Natsu semangat
“Yup benar banget.. itu tempatnya Lamia Scale,
Guild yang dulu pernah bertarung sama kita di
Daimatou Enbu..” Ucap singkat Lucy
||Akhirnya, mereka bertiga pun berhasil
menginjakkan kakinya di kota Magarett, sebuah
bendera besar sudah terpampang di salah satu
tempat bertuliskan, “HARI PERAYAAN TERIMA
KASIH TAHUNAN X792”, tak sampai disitu saja, di
dalam tempat itu ternyata berisikan penyihir
penyihir Lamia Scale yang kayaknya sih sedang
nyelenggarain Pertunjukan besar gitu, bahkan
penontonnya ramai banget
“Inilah dia, penampilan dari kami penyihir Lamia
Scale!! Kali ini gilirannya Lyon, dengan
pertunjukkan esnya..” Ucap Yuka
Wuossshhhh… Lyon mengeluarkan elemen esnya,
tepat dari tangan kirinya dengan cepat keluar
banyak burung-burung kecil bersayap yang tiba-
tiba terbang keatas dengan lincahnya, setelah itu
dengan kedua tangannya Lyon juga mengeluarkan
kebolehannya, ia mengeluarkan banyak kelinci
untuk menghibur penonton kecil (anak-anak) yang
sedang menyaksikkan pertunjukkannya, wah..
anak-anak kecil ini bahkan sampai terpukau tuh
akibat kebolehan Lyon
“Woahhh.. kelincinya kawaii banget..” Ucap salah
seorang anak
“Mereka cantik-cantik deh..” Ucap salah seorang
anak kecil
||Plokkkkkk plokkkkkk… Applause meriah dengan
cepat terdengar setelah Lyon mengeluarkan
keahliannya sesaat tadi, sementara Yuka telah
siap memanggil atraksi yang selanjutnya
“Kali ini.. giliran dari Toby dengan pertunjukkan
sihir tiruannya..” Ucap Yuka
||Tanpa basa basi, Toby dengan gantungan kaos
kaki di dadanya memasuki panggung pertunjukkan
sambil berlari cepat
“Inilah salah satu sihirku yang bisa membuat
orang meniruku jika mereka ngelihat aku
menangis!! Ucap Toby
||Hua…………. Seperti di Daimatou Enbu tahun lalu,
dengan cepat Toby menangis dengan keras..
Mungkin karena penonton pada nggak ngerti apa
sih yang dilakuin Toby, mereka menyoraki dan
menyuruh Toby untuk ninggalin panggungnya
“Apa sih yang dilakuin sama dia??” Ucap bingung
penonton disana
“Are..?? Apa sih maksudnya penyihir ini?” Tanya
bingung salah seorang penonton
||Mendengar kecaman yang datang dari penonton,
Lyon dengan cepat muncul dan menarik mundur
Toby, ngeliat hal ini sih Toby jelas aja ndak terima
“Kami minta maaf ya..” Ucap singkat Lyon sambil
menarik Toby
“Oyy.. aku belum selesai bro..!” Ucap Toby yang
kesal
“Jangan marah gitu dong teman.. okk deh..
penampilan selanjutnya adalah dansa gemulai dari
master kami..” Ucap Yuka
||Obabasama dengan cepat naik ke panggung dan
memperlihatkan dansa lemah gemulainya ditemani
dua kipas yang dipegang di tangan kanan dan
kirinya, namun di tengah pertunjukan ia nampak
terbawa suasana dan membuat tubuhnya berputar-
putar dengan cepatnya, aduhh nek.. kalau udah
tua ya nggak usah bikin pertunjukan yang sulit-
sulit deh dan saking bersemangatnya sampai-
sampai pakaiannya saling nyangkut dan melilit
tubuhnya, hingga tubuhnya nggak bisa digerakin
“Apa.. kenapa ini? Aku terlilit nih..” Ucap bingung
Obaba
“Aku minta maaf.. tolong lanjutkan pertunjukan
lainnya..” Ucap Lyon sambil menarik Obaba
“Oyy.. aku belum selesai disini!! Biarkan diriku
berputar sekali lagi deh..” Ucap Obaba sambil
marah-marah
“Baiklah.. inilah pertunjukan yang kita tunggu-
tunggu, saksikanlah dua peri yang telah menjadi
malaikat bagi guild kami.. inilah dia gadis langit
bersaudara, “Chelia dan Wendy!!”
||Oooooohhhhhhh…. Plokkkkkkk plokkkkkkkk…
penonton dengan cepat menyambut kemunculan
mereka berdua dengan penuh dukungan dan
sorakan, tak begitu dengan Natsu dan Happy,
mereka berdua sangat terkejut melihat Wendy ikut
di pertunjukan tersebut
“Apa sih itu…?” Ucap terkejut Natsu dan Happy
“Ahh… mereka berdua emang sahabat sejati sejak
dulu ya.. Wendy dan Chelia..” Ucap singkat Lucy
“Mari kita berdansa dengan judul lagu “Sang
Malaikat yang ku sukai hingga mati”..” Ucap salah
seorang gitaris di panggung yang akan mengiringi
nyanyian Wendy dan Chelia
“Cinta-cinta.. hingga mati… tetap bersama..
bersama!! Bersama!! Rasa jika seorang jatuh
cinta!! Dan hari esok akan..” Wendy dan Chelia
kompak menyanyi
“Apa sih yang mereka lakukan..” Tanya Natsu
“Apa otak mereka udah rusak ya??” Tanya Happy
“Yang jelas sih Wendy tidak ikut gabung di Lamia
Scale loh.. dia hanya ingin mencari pekerjaan..”
Ucap singkat Lucy
“Bukan itu sih yang kumaksud.. tapi kenapa sih
Wendy bisa berduet dengan orang itu di satu
panggung yang sama..!” Ucap Natsu singkat
“Bersamaaaa..!” Ucap Happy yang ternyata
mengikuti lirik lagu yang dinyanyikan Wendy
“Oh itukan ucapan terima kasih Lamia Scale, itu
sih mirip kayak perayaan dan parade kecil-kecilan
di Magnolia gitu sih.. tujuannya sih agar para
penduduk tidak lupa dengan Guild itu sih..” Ucap
Lucy
“Ayo kita selamatin Wendy dari sisi gelap itu..!”
Ucap Natsu sambil menangis
“Tapi kan dia ndak ngelakuin sesuatu yang
berbahaya..!” Ucap singkat Lucy
“Hah?? Charla dimana ya?” Tanya Happy
||Sesosok bersuara perempuan tiba-tiba menyeruak
dan membuat Natsu, Lucy, dan Happy kaget, siapa
orang itu?
“Aku tahu pasti kalian akan kesini.. Natsu, Lucy,
dan kucing jantan.. atau harus kusebut..
Happy..” Ucap Charla yang ternyata telah dalam
bentuk Human Mode
“Hah?” Natsu, Lucy, dan Happy terkejut
|>Teks: Kegelapan kecil sesaat lagi akan menjadi
kegelapan besar seiring dengan munculnya musuh
baru
“Wah.. mereka benar-benar tak menyadari sama
sekali keberadaan kita nih.. malam ini kita akan
menghancurkan Lamia Scale.. festival ini akan
segera berubah menjadi festival yang penuh
darah.. akan kumulai mulai dari sekarang!!” Kata
salah seorang misterius yang ingin menghancurkan
Lamia
Bersambung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar