DAFTAR ISI

Kamis, Juni 25, 2015

fairy tail chapter 425

 fairy tail chapter 425



 [ Setelah menyadari adanya sesuatu yang berubah dalam diri Gray,, ]
[ Kekhawatiran dalam hati Juvia menghujaninya dan desanya,, ]
Siapa yang menduga, karena ditinggalkan oleh Gray, kutukan yang mengitarinya belasan tahun yang lalu telah lenyap kini kembali lagi menghujamnya,,
Kembalinya si gadis hujan di dunia ini, dimana tanah dipijak, hujan akan turun mengguyur sekelilingnya,,
Hujan tiada henti-hentinya mengguyur desa ini,,
Didalam salah satu rumah, terlihatlah Wendy yang tengah mencoba menyembuhkan demam Juvia yang cukup tinggi,,
Juvia hanya bisa terkapar diatas ranjangnya, dengan keringat yang mengucur di sekujur tubuhnya,,
Nafas Juvia memburu, demamnya tak kunjung turun, kondisinya cukup mengkhaatirkan semenjak ditinggalkan oleh Gray,,
" haa,, "
" haa,, "
" haa,, " hembusan nafas sengal dari Juvia terdengar cukup jelas,,
Wendy yang mendampinginya merasa khawatir, ia merasa cemas pada kondisi Juvia.
" Bahkan dengan sihir penyembuhanku, Demamnya tak kunjung turun juga,, " ucap Wendy.
Matanya nampak tak begitu terlihat optimis melihat perkembangan penyembuhannya,,
Charla sembari melihat keluar jendela, ia nampak harap-harap cemas pada harapanya terhadap Natsu,,
" Seharusnya sekarang ini Natsu telah sampai di Guild Sabre,, " ujarnya memperkirakan timing kepergian Natsu juga lucy.
Seseekali terlihat tubuh Juvia gemetaran menggigil,,
" Serahkan saja masalah disini padaku, Natsu-san,, " gumam Wendy yang memantapkan hatinya untuk mencoba sebaik mungkin menyembuhkan juvia,,
" Baalah kembali Gray-san secepat yang kau bisa,, " harap Wendy.
Disisi lain,,
Natsu dan Lucy tengah menunggangi seekor binatang dengan kecepatan penuh,,
Sementara Happy terbang mengandalkan sihir Aeranya, berdampingan dengan mereka,,
" Itu dia!!! " seru Happy melihat sesuatu yang menari dihadpannya,,
" Woohhh,,, " seru Lucy yang takjub saat menoleh kearah kanan,,
" Guedeee,,, " seru Lucy melihat sebuah bangunan paling tinggin dan megah ditengah kota yang tengah mereka tuju saat ini.
Natsu menambah pacunya, Lucy berpegangan semakin erat pada Natsu,,
" Oe, Natsu,, "
" Apa kau yakin akan mendapatkan informasi tentang Gray disini?? " tanya Lucy mencoba untuk memastikannya,,
" Aku masih belum begitu yakin sih,, " jawab Natsu yang masih terlihat fokus mengendarai tunggangannya,,
" Apa yang membuatmu kurang yakin,,?? " tanya kembali Lucy pada jawaban Natsu.
Tanpa diduga, Natsu memutar posisi duduknya memutar kebelakang kearah Lucy yang membonceng dibelakangnya,,
Sehingga saat ini posisi kendali arah Natsu jadi Nihil,,
" Dengerin aku, Lucy,,!!" ucap Natsu serius tapi dengan tindakan sembrono macam itu.
" Dengerin mata lu,!! "
" Liatin depan woe,,!! Liat depan lu wooee,,!! " Lucy histeris.
Lucy takut setengah mati, juga marah dengan apa yang dilakukan oleh Natsu mengabaikan kendali tunggangannya.
Akan tetapi, Natsu tidak menggubrisnya sama sekali,,
Sambil memegang pundak Lucy erat, Natsu melayangkan pandangan tajam dan fokus kearah Lucy,,
" Aku percaya pada Gray,,!! " Ujar Natsu.
" Tapi kali ini,, "
" Jika aku berhenti mempercayai Gray, kita tak akan mampu mendapatkan informasi yang kita butuhkan,, " tegas Natsu.
" Ehh!!"
" Gagal paham ama omongan lu,, "
" Cepetan berbalik,,!! " teriak Lucy meminta Natsu mengambil kembali kendali,,
" Maksudku, aku berhenti mempercayainya, tapi jika aku berhasil menemukannya, aku akan mempercayainya,, "
" ya pokoknya itulah yang coba kukatakan,, !! " jelas Natsu sekali lagi mencoba menjelaskan apa yang hendak ia katakan pada Lucy tentang apa yang dipikirkannya,,
" Makin gagal paham, nzeerr, !! " tereak Lucy makin parah.
" Lucy,,!! " tegas Natsu,,
" Aku akan membawa Gray kembali,,!! "
" Aku Janji,,!! " Tegas Natsu menatap tajam kearah mata Lucy,,
Lucypun jadi terhenyak menatap keseriusan tekad Natsu,,
" Jadi sampai aku bersahil menepati janji ku,, "
" Jangan bertanya apa-apa lagi padaku (tentang hal ini),, " Tegas Natsu,,
Lucy memalingkan wajahnya dari Tatapan Natsu, pipinya merona malu,,
" Bodoo amat, cepetan berbalik!! " omel Lucy mengguncang-guncangkan tubuh Natsu,,
" Gwaahhhh,,!!! " Natsu jadi shock melihat arah depannya,,
Dan sampailah mereka diGuild tujuan mereka, Guild Sabretooth,,
Sebuah icon Guild yang gahar bertengger gagah diatas bangunan Guild Sabretooth,,
" Ah,, "
" Natsu-sama,, "
" Lucy-sama,, "
" Happy-sama,, " sambut seorang yang tak asing, ia yang berambut putih kebiruan,,
seorang penyihir roh langit, Yukino aguria.
" Yukino,,!! " seru mereka menimpalinya.
" Lama tak berjumpa, apa semua baik-baik saja?? " sapa Lucy pada Yukino.
dibelakangnya Natsu menoleh kekanan-kiri menatap heran tempat ini,,
" Iyya semuanya baik-baik saja,, " sahut Yukino dengan berseri.
" Hey-hey,, "
" Kalian tau, Permintaan-permintaan yang ditujukan pada Guild Fairy Tail, semuanya dikirimkan kemari,, " sapa Orga yang menopang kepalanya dengan tangannya,,
memberikan sedikit ejekan pada Mereka yang bertamu,,
" Berkat kalian, keuangan kami jadi lebih lancar,, " ujar Rufus yang juga tak kalah mengompori mereka.
" Uh, Uhh,, "
" Maksud kami bukan seperti itu,, " ucap Yukino yang merasa kikuk dan bersalah pada Lucy dan Natsu.
" Ahaha, aku tahu kok,, "
" Oh ya, Fairy Tail akan kembali berdiri loh,, " seru Lucy mengutarakan kabar gembira ini pada Yukino.
" Ehh, seriusan,,?? " Yukino juga merasa bahagia mendengarkan berita bagus ini,,
" A, Aa ku, gak sabaran nungguinnya,, " tambah Yukino dengan mata berbinardan bercucuran haru,,
" Hedeh, gak perlu segitunya juga kali,, " ucap Lucy.
" Perasaanku saja atau memang aku pernah mendengar suara ini disuatu tempat sebelumnya,, " ucap seseorang yang berjalan mendekati mereka dari arah lain Guild,,
" Bukan hanya dirimu yang merasakannya,, " ucap sesosok lain disebelahnya.
" Hey-hey,, "
" Bukankah itu Natsu dan Lucy,, ?? " ucap seorang yang bertubuh gemuk,,
" Dan juga Happy,,!! " seru Lector menyapa kawan lamanya,,
" wehee,, siape lu?? " Lucy kaget melihat sesosok asing di Guild ini,,
" yoo,, Sting,,!! " sapa Natsu yang mengenalinya dengan indra penciumannya yang peka terhadap bau dari Sting meskipun telah lama meraka tidak bertemu satu sama lain,,
" Kau sama sekali tidak berubah ya Natsu,, " ujar Sting menatap Natsu .
" Dirimu juga sama,, " jawab Natsu dengan biasa.
" Sama, mata lu buta,,!!"
" Dia berubah drastis tauk,,!! " Omel Lucy yang tak terima dengan ucapan Natsu mengenai Sting.
" Hmm?? kali ini,,"
" Apakah Charla tidak bersama dengan kalian,,?? " tanya Lector pada Happy.
" Ngomongin itu, apa Frosch juga gak ada juga?? " tanya balik Happy sebelum menjawab pertanyaan dari Lector.
" Ahhm,, Frosch sedang keluar bersama dengan Rogue dan Nona untuk menyelesaikan pekerjaannya,, " jawab Lector.
" Ahh!!! "
" Woee,!! Kemana mereka pergi,!!??? " Tanya Natsu dengan Ekspresi yang sangat kaget dan khawatir,,
Dia menarik wajah Lector meminta jawaban darinya perihal kemana Rogue pergi,,
" Apa yang kau lakukan pada Lector, Natsu..!! " sentak Sting yang tak terima Exceednya diperlakukan kasar seperti itu,,
" Oughh,,!! " Lucy disenggolnya tanpa ragu hingga ia terhentak.
" Natsu-sama,, " ucap Yukino juga tak habis pikir.
" ya, umm,, "
" Aku tak begitu tahu,, "
" Tapi mereka baru saja pergi jadi kurasa, mereka masih bellum keluar dari batas kota,, " jawab Lector.
" Oke,,!! "
" Makasih Lector,,!! " seru Natsu yang langsung berlari ngibrit keluar Guild,,
" Tunggu dulu, Natsu,,!! " panggil :Lucy.
" Tunguuuuu,,, " seru happy melambai.
" Mau dia apa sih,,?? " ucap Sting tak habis pikir yang kini tubuhnya kembali langsing seperti sedia kala.
" Entahlah,, " sahut Lector yang jua tak mengerti.
" Alaamakk,,!! " Lucy kaget saat melihat kesamping kearahnya.
" Dan sekarang kau kembali Normal,!! " teriak Lucy heran.
" A, anu,, dia terlihat terlalu gempal, jadinya aku menggunakan sihir Libra,, " ucap Yukino merilis, Libra disampingya.
" Tadaa,, " sapa Libra yang menggunakan efek sihir gravitasinya,,
Natsu berlari sekencang-kencangnya mengikuti arah yang Lector katakan,
Dan mengandalkan indra penciumannya ia berlari ketempat dimana Rogue berada saat ini,,
Tak jauh didepannya, siluet dari Rogue dan Frosch terlihat, dari tempatnya,,
" Rooooogguuee,,!!! " teriak Natsu memanggil Rogue dihadapannya.
" ehh,,?? " Rogue menoleh kebelakang.
" Natsu,,!! " ucapnya kaget saat melihat Natsu berada di sini saat ini.
" Ahh,,?? " Minerva juga terheran mendapati Natsu disini,,
Natsu langsung menubruk Rogue dan menarik Rogue kembali kedalam kota,,
" Ikut denganku, ada yang ingin kubicarakan denganmu..!! " tegas Natsu,,
" Whooahh,,!! Kenapa kau ini!! " Rogue kaget dengan perlakuan Natsu yang tiba-tiba seperti ini.
" menyusahkan sekali,!! " gumam Lucy yang menyusul Natsu.
" Natsuuuuuu,,!! " teriak Happy memanggilnya.
" Eh,, Kalian kan,, " Ucap Minerva melihat kedatangan Lucy dan Happy juga.
" Fro ingin bicara juga,,!! " seru Frosch seperti biasanya.
" Kalian semua disini saja, aku ingin bicara empat mata dengannya saja,,!! " Tegas Natsu menggeret Rogue meninggalkan yang lainya
Minerva, Frosch, Happy, juga Lucy terheran-heran dengan tingkah Natsu ini,,
Minerva menoleh kearah Lucy,,
" Lama tak bertemu ya,, " sapa Minerva pada Lucy,,
" Ah, iyya, aku senang melihatmu kembali ke Guildmu,, " ucap Lucy balas menyapanya,,
" Apa kau sudah mampir ke Guild kami?? " tanya Frosch sambil memegang tangan Happy saling melepas rindu,,
" Barusan aja, tadi,, " sahut Happy membalas kangen rindu Frosch.
" Ah iyya, jika aku boleh nanya,, "
" Apa yang sebenarnya terjadi pada Sting?? " tanya Lucy pada Minerva karena masih penasaran dengan bentuk tubuh Sting saat ini.
" Hmm,, "
" Beberapa waktu yang lalu, kami merayakan Hari Festival makan Tora! Tora! Tora!,, " jelas Minerva menjelaskan ceritanya kenapa Sting bisa segemuk sekarang.
[ Tora = Macan ]
" Oh,, aku paham,, "
" Jadi karena itu dia jadi gemuk seperti itu,, " ucap Lucy paham.
" Meskipun pada ahirnya, akulah yang jadi pemenangnya,, " ucap Minerva tersipu malu.
[ pada kompetisi terlihat Minerva habis banyak sekali tumpukan piring ]
" Jadi apa karena itu juga, kalian tidak tampil pada Daimatou Enbu?? " tanya Lucy.
" Itu karena, Master Sting berkata, Turnamen tanpa adanya Fairy Tail, tidak ada gunanya,, " jelas Minerva.
" Fro rasa juga begitu,, " sahut Frosch mengiyyakan.
Minerva menunduk malu,,
" em,, ngomonh-ngomong,, "
" Tentang Turnamen tahun lalu,, "
" maaf,, " ucap Minerva nampak menyesalinya.
" hmm,, " Lucypun jadi teringat Daimatou Enbu sebelumnya, dimana Minerva menyiksanya habis-habisan pada naval Battle tahun lalu.
Lucy tersenyum pada Minerva,,
" Tak apa-apa kok,, "
" Aku sama sekali tidak menyimpan dendam atau apapun,, "
" Bukankah itu hanya sekedar pertandigan antar Guild kan,, " ucap Lucy pada Minerva.
" Meskipun begitu, aku sudah keteraluan terhadapmu,, " ucap Minerva padanya.
" Ayolah, jangan menyalahkan dirimu seperti itu, aku tak apa-apa kok,, " ucap Lucy mencoba membuat Minerva tidak menyalahkan dirinya sendiri atas perlakuannya pada Lucy dulu.
" Aku sangat sedih saat mendengar kabar kalau Guild Fairy Tail dububarkan,, "
" Padahalkan, Fairy Tail sungguh Guild yang Bagus,,!! " ucap Minerva tersenyum tersipu malu.
" Tehee,, " Lucy menunjukkan punggung tangan kanannya,,
Ia memperlihatkan Lambang Guild Fairy Tailnya pada Minerva.
" Kami masih belum berahir,, "
" Guild kami masih aada didalam hati kami masing-masing,, " ucap Lucy memegang dadanya,,
Minerva tersenyum pada Lucy,,
" Dihati Fro, juga,, " ucap Frosch.
" Dihatiku juga,, " sahut Happy keduanya memegang dada masing-masing,,
Disalah satu sudut taman kota, Natsu menggeret Rogue,,
" Apa-apaan kau ini,!!! "
" Inikah hal pertama yang kau lakukan setelah sekian lama tak bertemu hahh,,!! " Omel Rogue,,
" Tunjukkan padaku Pekerjaan yang kau ambil saat ini!! " tegas Natsu langsung.
" Apa!! " Rogue masih bingung kenapa dengan Natsu, dia menariknya kedalam kota, lalu meminta pekerjaan yang diambil Rogue saat ini.
" Cepetan,,!! " omel Natsu maksa.
Roguepun ahirnya memberikan lembaran Request itu pada Natsu,,
" Ahh.. " Natsu kaget saat membaca Request itu.
[ Hancurkan Avatar ]
" Ini,, pasti,,!! " gumam Natsu.
" Akan kuambil Pekerjaan ini,,!!" Tegas Natsu.
" Ehhh,,!!"
" Ini Kertas request Sabretooth!!"
" Dan kau bahkan tidak lagi jadi anggota sebuah Guild,,!! " ujar Rogue.
Natsu menatap tajam kearah Rogue,,
" Aku Angguta Guild Fairy Tail,,!!!! " Tegasnya.
" Dengarkan aku Rogue,,!!! "
" Aku akan mengambil pekerjaan ini, tentang Hadiahnya,, "
" Akan kuberikan pada kalian,,!! "
" Jadi berjanjilah padaku,,!!!!!!! "
" Berjanjilah padaku, bahwa Kau dan Frosch,, "
" Tidak akan sekalipun keluar dari kota ini! Apapun yang terjadi,,! sampai aku kembali lagi kemari! " Tegas Natsu.
" Apa kau gila,,!! " gumam Rogue.
Usai bicara empat mata dengan Rogue Natsu segera berlari ketempat Lucy..
" Happy, Luccy, kita pergi.,, !! " seru Natsu menarik tangan Licy dan menggendong Happy meninggalkan Rogue dan Minerva.
" T, tunggu dulu,, "
" Kemana kita akan pergi?? " tanya Lucy.
" MInerva,!! terus awasi Rogue dan Frosch,,!! "
" Jangan biarkan mereka meninggalkan kota ini,,!! " Seru Natsu memberika pesan kepada Minerva.
Natsu teringat setahun yang lalu, seusai Daimatou Enbu berahir..
ia teringat perihal Rogue [Masa Depan].
" Satu tahun dari sekarang,, " ucap Rogue [Masa Depan].
Rogue masa kini nampak bingung dengan tingkah laku Natsu.
" Aku benar-benar tak mengerti apa yang dipikirkannya,, "
" Akupun begitu,, " sahut Minerva.
" Fro pikir juga begitu,, " ucap Frosch menambahkan.
kembali ke Masa Lalu,,
Natsu teringat ucapan Rogue [Masa Depan],
" Katakan pada diriku,, "
" Setahun dari hari ini, katakan pada diriku untuk melindungi Frosch,,!! "
" Atau Frosch akan terbunuh oleh Gray,,!!! " ucap Rogue [Masa Depan].
Ditempat yang entah dimana, terlihat Gray, disampingnya terdapat sebuah lambang Guild Avatar,,
Kembali ketempat Natsu,,
Ia kini berlari secepaty ia bisa ketempat dimana Gray kini Berada,,
" Gray adalah,, "
" Salah satu bagian dari Fairy Tail yang sangat berharga,, " Tegas Natsu.
[ Rogue Masa Depan telah memberikan peringatan kepada Natsu,, ]
[ Apakah ini mengenai perubahan yang terjadi pada Gray itu benar adanya?? ]
Bersambung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar