Fairy Tail 434 : Tinju Yang Runtuh
Salah satu dewa perang berdiri
Menyongsong para pasukan Bantet dibawahnya
Sementara lucy, happy.. Gray, juvia.. serta wendy dan carla
Semuanya terperangah melihat sesosok dewa perang yang begitu besar tengah berada dihadapan mereka
Monster (dewa ikusatsunagi) itu mengayunkan Pedang besar yang digenggamnya
"awas.. dia akan menyerang.."
Teriak erza memperingati
Dan pedang itu pun menghantam tanah dengan dasyat.
Tanah kebelah kayak abis kena gempa bumi
"waa"
Teriak semua orang merasakan hantaman itu
"ahh.. Tanahnya terbelah..
Tak mungkin.."
Teriak para pasukan avatar ketakutan
Kepulan asap akibat serangan itu pun masih nampak
Namun erza langsung melihat sesuatu
Dari balik kepulan asap itu
"ada seseorang diatas pedangnya.."
Ucap lucy yang juga melihatnya
Begitu pun dengan gadis dragon slayer, wendy
Terlihat Gray tersenyum melihat tindakan ceroboh orang itu
Yang terus mendaki melalui pedang sang dewa perang
Happy pun ikut tersenyum menyemangati
Dan ternyata orang itu adalah natsu
Natsu terus berlari, memanjat ke atas
melalui pedang sang dewa perang
"natsu.."
Gumam erza kagum melihatn
"mau apa dia?
Percuma saja.
Apa yang bisa diperbuat manusia biasa melawan dewa perang.
Saudara-saudaraku.
Sudah saatnya kita korbankan diri kita untuk tuan zeref!"
Ungkap arlock yang masih dalam keadaan terbaring
"hentikan omong kosong ini.."
Teriak natsu sebodo teuing dan terus memanjat
bahkan kini dia sudah mencapai lengannya
"Koe anggep opo konco-koncomu (kau anggap apa teman-temanmu??"
Teriak natsu yang kini mulai menuju kepalanya
"sebentar lagi kau akan menyadarinya..
Temanmu tak ada artinya dibandingkan tujuan besar.."
Ucap arlock dengan yakin
"kau salah.."
Bantah natsu
"teman adalah orang yang berbagi tujuan yang sama
Dan berjalan bersama kita..
Meski tujuan kita tak harus selalu sama.."
Lanjut natsu menerangkan
"kita bisa tertawa bersama.
Dan selalu ada disamping kita saat dibutuhkan.
saling percaya satu sama lain
Itulah Nakama (teman).."
Tambah natsu lagi
"ketergantungan itulah yang ku maksudkan.."
Timpa arlock lagi
"apapun namanya itu..
Ikatan itulah yang ku butuhkan untuk terus tetap maju"
Balas natsu lagi
"jadi jangan remehkan ikatan kami.."
Bentak natsu lagi
Dan kini.
Natsu mengepalkan tangannya dg bara api yang bergejolak
Lalu meninjukannya pada sang dewa perang
"sia-sia saja.."
Ucap arlock
nampak serangan pukulan natsu barusan
tak terlalu berpengaruh
"dan untuk melindungi teman-teman yang ku sayangi.."
Ucap natsu lagi
Sambil membayangkan wajah igneel
"agar aku tak kehilangan siapapun lagi.."
Lanjut natsu lagi
"aku akan jadi lebih kuat.."
Tambah natsu
Dan kini.
Kobaran api ditangannya pun makin membesar
Bahkan hingga membuat teman-temannya terkejut
"akan kutunjukan padamu.
Seperti apa api igneel.."
Teriak natsu lagi
"tinju penghancur raja naga api.."
Natsu pun menghujamkan tinjunya pada sang dewa perang
Hingga akhirnya tubuh sang dewa pun hancur berantakan dan berkeping-keping.
Arlock pun terkejut melihatnya
Sang dewa perang telah dihancurkan
bahkan hingga menjadi kepingan (lagian natsu dilawan) plak :v
"dia memang telah menjadi sangat kuat.."
Ucap erza terkagum-kagum melihatnya (Tapi tetep aja kalah ama u oy) xD
Ikatan yang terhubung itu.
Kini telah menjadi kekuatan
Dan kekuatan itu pun menjadi cahaya.. yang menyapu bersih kegelapan
Bersambung..
Salah satu dewa perang berdiri
Menyongsong para pasukan Bantet dibawahnya
Sementara lucy, happy.. Gray, juvia.. serta wendy dan carla
Semuanya terperangah melihat sesosok dewa perang yang begitu besar tengah berada dihadapan mereka
Monster (dewa ikusatsunagi) itu mengayunkan Pedang besar yang digenggamnya
"awas.. dia akan menyerang.."
Teriak erza memperingati
Dan pedang itu pun menghantam tanah dengan dasyat.
Tanah kebelah kayak abis kena gempa bumi
"waa"
Teriak semua orang merasakan hantaman itu
"ahh.. Tanahnya terbelah..
Tak mungkin.."
Teriak para pasukan avatar ketakutan
Kepulan asap akibat serangan itu pun masih nampak
Namun erza langsung melihat sesuatu
Dari balik kepulan asap itu
"ada seseorang diatas pedangnya.."
Ucap lucy yang juga melihatnya
Begitu pun dengan gadis dragon slayer, wendy
Terlihat Gray tersenyum melihat tindakan ceroboh orang itu
Yang terus mendaki melalui pedang sang dewa perang
Happy pun ikut tersenyum menyemangati
Dan ternyata orang itu adalah natsu
Natsu terus berlari, memanjat ke atas
melalui pedang sang dewa perang
"natsu.."
Gumam erza kagum melihatn
"mau apa dia?
Percuma saja.
Apa yang bisa diperbuat manusia biasa melawan dewa perang.
Saudara-saudaraku.
Sudah saatnya kita korbankan diri kita untuk tuan zeref!"
Ungkap arlock yang masih dalam keadaan terbaring
"hentikan omong kosong ini.."
Teriak natsu sebodo teuing dan terus memanjat
bahkan kini dia sudah mencapai lengannya
"Koe anggep opo konco-koncomu (kau anggap apa teman-temanmu??"
Teriak natsu yang kini mulai menuju kepalanya
"sebentar lagi kau akan menyadarinya..
Temanmu tak ada artinya dibandingkan tujuan besar.."
Ucap arlock dengan yakin
"kau salah.."
Bantah natsu
"teman adalah orang yang berbagi tujuan yang sama
Dan berjalan bersama kita..
Meski tujuan kita tak harus selalu sama.."
Lanjut natsu menerangkan
"kita bisa tertawa bersama.
Dan selalu ada disamping kita saat dibutuhkan.
saling percaya satu sama lain
Itulah Nakama (teman).."
Tambah natsu lagi
"ketergantungan itulah yang ku maksudkan.."
Timpa arlock lagi
"apapun namanya itu..
Ikatan itulah yang ku butuhkan untuk terus tetap maju"
Balas natsu lagi
"jadi jangan remehkan ikatan kami.."
Bentak natsu lagi
Dan kini.
Natsu mengepalkan tangannya dg bara api yang bergejolak
Lalu meninjukannya pada sang dewa perang
"sia-sia saja.."
Ucap arlock
nampak serangan pukulan natsu barusan
tak terlalu berpengaruh
"dan untuk melindungi teman-teman yang ku sayangi.."
Ucap natsu lagi
Sambil membayangkan wajah igneel
"agar aku tak kehilangan siapapun lagi.."
Lanjut natsu lagi
"aku akan jadi lebih kuat.."
Tambah natsu
Dan kini.
Kobaran api ditangannya pun makin membesar
Bahkan hingga membuat teman-temannya terkejut
"akan kutunjukan padamu.
Seperti apa api igneel.."
Teriak natsu lagi
"tinju penghancur raja naga api.."
Natsu pun menghujamkan tinjunya pada sang dewa perang
Hingga akhirnya tubuh sang dewa pun hancur berantakan dan berkeping-keping.
Arlock pun terkejut melihatnya
Sang dewa perang telah dihancurkan
bahkan hingga menjadi kepingan (lagian natsu dilawan) plak :v
"dia memang telah menjadi sangat kuat.."
Ucap erza terkagum-kagum melihatnya (Tapi tetep aja kalah ama u oy) xD
Ikatan yang terhubung itu.
Kini telah menjadi kekuatan
Dan kekuatan itu pun menjadi cahaya.. yang menyapu bersih kegelapan
Bersambung..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar