Fairy Tail 437 : Magnolia
Segala sesuatu yang kita yakini,
hal itu takkan pernah bisa berubah..
Tapi Lucy nampaknya masih merasa gelisah
sebenarnya ada apakah??
Kota magnolia
disebelah timur dari kerajaan fiore
tempat dimana sebelumnya berdiri Guild sihir kebanggaan kota fiore
yaitu FAIRY TAIL
Waktu berlalu cukup lama sejak natsu membawa lucy
dan memutuskan untuk kembali mengumpulkan teman-temannya
Berbagai kejadian dan kesulitan dihadapi
Natsu dan lucy serta happy
berhasil bertemu dengan wendy, carla, juvia, gray serta erza
Mereka pun memutuskan untuk kembali ke magnolia
"wahhh.. aku jadi merasa rindu"
seru natsu melihat keadaan kota magnolia
"lihat itu..
gereja kardianya juga sudah diperbaiki"
sambung happy yang juga melihatnya
Namun nampaknya lucy masih terdiam
melihat sosok bangunan katerdal kardia yang berada didepannya itu
'dulu kota ini adalah rumah bagi guild fairy tail..
setahun berlalu sejak kejadian itu..
sejak kami mulai berpisah dan meninggalkan kota ini..
semua orang setuju untuk membangkitkannya kelak..
tapi nampaknya yang lain masih sibuk dengan urusannya masing-masing
meski begitu, kami semua sudah berjanji akan bertemu lagi di magnolia'
gumam batin lucy
'ohh iya, tentang masalah avatar..
kami tak begitu berharap medapatkan informasi tentang zeref dari mereka,
karena yang mereka lakukan hanyalah sekedar memujanya..'
pikir lucy mengingat tentang para musuhnya avatar
"sulit dipercaya kalau setahun yang lalu
kota ini sudah hancur,tapi sekarang sudah kembali lagi.."
ungkap wendy merasa takjub
"para penduduk disini memang hebat-hebat yahh.."
sambung carla yang berada dipangkuan wendy
Sementara erza, dan yang lainnya nampak sedang berunding
"baiklah aku mau melapor dulu pada jellal ya.."
ucap erza hendak menghubungi jellal
"jangan laporkan kami pada atasanmu yahh,
bakal sulit menjelaskannya.."
pinta gray pada pasukan dewan lily, gajeel serta levy
"ohh, soal kita yang tinggal bersama itu yaa?"
ucap juvia nimbrung sambil kegirangan senang
"bukan.. bukan itu maksudku..
insiden tentang aku dan rencana erza serta yang lainnya.."
pinta gray agar gajeel tak melaporkannya pada dewan sihir
"setelah urusan kami selesai,
kami akan kembali lagi kok ke magnolia.."
balas levy yang tentu takkan mau melaporkannya
"padahal aku sudah mulai terbiasa..
pekerjaanku di dewan cukup membuatku nyaman..."
ungkap gajeel
"yang benar saja.. bercandamu jelek sekali.."
lily memprotesnya
Sementara lucy masih diam saja
berdiri.. tanpa berkata apapun
"ada apa lucy-san??"
tanya wendy merasa cemas
"huh??"
kejut lucy mendengar perkataan wendy
"kau terlihat murung.."
lanjut wendy meneruskan perkataannya
"tidak, aku baik-baik saja kok..
aku cuma merasa rindu..
karena sudah lama juga tidak kemari.."
balas lucy sambil tersenyum kecil
Sementara natsu hanya menyimak dan memperhatikan lucy
Lucy yang terus murung..
dan hatinya terus gusar dan gelisah
'benar juga..
kota ini terlalu banyak membawa kenangan..
kenangan yang menyenangkan maupun yang menyakitkan..
dan semua itu adalah hari-hari yang telah kuhabiskan di fairy tail'
ungkap batin lucy yang kemudian mengingat masa lalunya
Saat pertama kali bergabung dengan fairy tail..
bertemu happy.. mirajane.. dan yang lainnya..
serta saat menolong leon dari masalahnya..
kenakalan-kenakalan natsu yang tidur seenaknya di rumahnya
kegilaan-kegilaan saat-saat bersama didalam guild fairy tail
dan juga tentang ayahnya yang dia tinggalkan
Lucy seakan teringat kembali ke masa-masa menyenangkan sebelum guild di bubarkan
'tapi kami harus bubar secara tiba-tiba setahun yang lalu..'
ungkap batin lucy
yang kemudian teringat kembali saat-saat setahun sebelumnya
Setelah tragedi Tartaros yang menghancurkan markas guild fairy tai
lTepat setahun yang lalu itu..
makarov mengumpulkan semua anggota fairy tail
didepan markas fairy tail yang sebelumnya terbangun
"apa yang terjadi master.."
teriak-teriak macao demo
"ini bukan saatnya bercanda.."
wakaba meminta penjelasan
"lalu bagaimana cara kami mencari makan??"
tanya jett kebingungan
"ini bukan hanya masalahmu sendiri.."
gerutu droy yang tak menyetujuinya
fairy tail dibubarkan
Sementara mendengar hal itu
lucy hanya bisa diam tak berbicara apa-apa
"sudah kuputuskan aku akan membubarkan fairy tail,
pergilah.. pergilah kemana langkah dan kehendak yang kalian mau..
itu saja"
ucap makarov memberi penjelasan dengan pendek
"aku tak mengerti master..
fairy tail adalah satu-satunya rumahnku.."
teriak macao menolaknya
"kau saja yang pergi sendiri,
kalau kau sudah tak mau jadi bagian dari fairy tail.."
sembur jett tak terima
"aku takkan berhenti..
fairy tail akan tetap ada.."
teriak max yang ingin terus memperjuangkannya
"ya.."
sambut yang lainnya
"fairy tail dibubarkan saat ini juga..
dan jangan sampai aku mendengar nama itu disebut lagi.."
bentak makarov sambil melotot pada anak-anak angkatnya
Mendengar ketegasan dan kemarahan makarov itu
jelas saja membuat yang lainnya terkejut
makarov benar-benar tak sedang bercanda
makarov benar-benar serius akan membubarkan fairy tail
Saat itu juga..
Lucy pun mulai gemetaran sambil menangis kebingungan
(*) Fairy Tail 437 : Magnolia
(saat itu..
kami bahkan tak sempat menanyakan alasannya..
dan master langsung menghilang begitu saja..)
keluh batin lucy
(setelah itu, semua orang pun memutuskan untuk berjalan sendiri-sendiri..
dan saat kusadari, fairy tail benar-benar sudah berakhir..
dan hanya tinggal kenangan saja..)
ungkap batin lucy masih merasa sedih
"kau kenapa lucy??"
tanya happy yang melihat lucy terus murung dan bersedih
"lucy guildnya ada didepan.."
ucap natsu menunjuknya
"aku.. aku takut untuk melihatnya.."
lucy merasa tak mau melihat bangunan dari fairy tail yang telah hancur
"karena guildnya sudah tak ada lagi yahh??"
sambut natsu
"siapa yang peduli dengan bangunannya..
yang lebih penting adalah apa yang akan kita lakukan sekarang.."
ucap natsu dengan penuh kepercayaan diri tinggi
"selain itu.. bagaimana dengan yang lain???
karena kemunculanmu yang tiba-tiba..
dan mengatakan akan mengembalikan lagi fairy tail..
seakan aku malah jadi terpengaruh olehmu.."
ungkap lucy pada natsu
"bahkan.. aku sama sekali tak berhubungan dengan siapapun selama setahun ini..
surat yang kukirim hanya untuk mereka yang bisa kutemukan..
dan isinya "ayo bertemu lagi di magnolia kita kembalikan lagi fairy tail"
gumam lucy merasa pesimis
Natsu dan happy pun terdiam
"tapi kalau dipikir-pikir..
semua orang mungkin sudah hidup sendiri-sendiri..
aku bahkan tak tahu apa yang lainnya merasakan hal yang sama seperti kita..
bagaimana.. bagaimana kalau mereka.. sudah melupakan guild??"
keluh lucy merasa sedih
"aku..."
ungkap lucy hendak menangis gemetaran
sementara seseorang mendekat dari belakangnya
"mana mungkin aku bisa lupa hanya dalam satu tahun.."
ucap cana yang muncul tiba-tiba
sambil memegangi minuman memeluk lucy dari belakangnya
"cana.."
sahut natsu memanggilnya
"cana-san.."
ucap wendy juga merasa senang melihatnya
"hayy natsu, happy dan juga carla..
ahh, wendy kau sudah cukup besar yah.."
balas cana balik menyapanya
"ahh, tidak.. tidak juga kok.."
balas wendy merasa sungkan
"waah.. dadamu masih besar seperti biasanya yahh.."
ucap cana sambil meraba-raba lucy
"cana.."
gumam lucy
"setahun ini aku juga dapat hasil tahu..
mungkin dulu aku sempat berpikir untuk mencari ayahku,gildarts.."
ungkap cana
"tapi benar-benar sebuah kebetulan..
sesat sebelum aku pergi, aku menerima surat darimu tepat waktu yahh.."
ucap cana menunjukan surat kiriman dari lucy
lucy pun terdiam melihatnya
"hal yang sama mungkin juga terjadi pada yang lainnya.."
ucap cana sambil tersenyum pada lucy
sementara lucy masih diam kebingungan
"sejak kecil aku sudah tinggal di guild..
jadi saat kita dinyatakan bubar secara mendadak,
aku seakan kebingungan.."
ungkap cana sambil meneguk minumannya
"aku bahkan tak tahu cara bekerja selain dari guild,
tapi kurasa ini adalah pelajaran yang bagus kok."
'sambut cana mengambil sisi positifnya
"semua orang juga pasti merasakan sakitnya perpisahan ini,
dan karena itulah tak ada yang saling menghubungi.."
ungkap cana sambil menghela nafas setelah meneguk minumannya
"dan kaulah..
yang sudah menjadi pemecah kebekuan sikap kami, lucy.."
ucap cana sambil tersenyum
Lucy pun hanya bisa terdiam
bingung
"ayo.. semuanya sudah menunggu.."
ucap cana sambil menarik-narik lucy
"semuanya??"
lucu kebingungan
cana hendak mengajaknya kemana
Dan disecerca harapan cahaya kecil itu
para peri yang lain sudah menunggunya
"ohh lama sekali tak ketemu.."
sapa warren pada lucy
yang kini berpakaian ala seorang dermawan
"rambutmu sekarang terlihat lebih panjang ya lucy.."
sapa nab juga pada lucy
"aku dapat surat darimu lucy.."
ucap max sambil menunjukan suratnya
sementara fijeteer sedang menari-nari dibelakangnya
"kudengar kalian sudah mengacau di kerajaan yahh"
ucap macao bertanya pada lucy
"wendy, carla.. apa kabar kalian??"
tanya wakaba bertanya pada wendy dan carla
sementara romeo dan asuka didepannya
nampak sudah mulai tumbuh besar
"happy.."
sambut bisca menyambut kedatangannya
Melihat semuanya sudah berkumpul
lucy pun nampak terkejut melihatnya
"warren.."
gumam lucy menyapanya
"lacrima praktis ini adalah penemuanku.."
ucap warren pamer yang kini sudah menjadi pengusaha lacrima handphone
"nab.."
sapa lucy pada nab
dan nab pun balik tersenyum pada lucy
"aku sering baca hasil kerjamu lho.."
ucap nab yang ternyata suka baca laporan hasil pekerjaan lucy
"sebenarnya juvia juga.."
sambung juvia ikut-ikutan
"reedas.. max.."
sapa lucy
"yoo.."
balas reedas dan max yang nampak begitu bersemangat
"kalian semua sehat yahh.."
ungkap lucy merasa senang
"alzack, bisca, dan asuka-chan.."
sapa lucy lagi
"seperti mimpi saja bisa bertemu kalian lagi.."
balas alzack senang
"asuka juga sudah besar lho.."
teriak asuka kegirangan
"lama tak ketemu erza-san.."
sapa bisca bersalaman dengan erza
"sepertinya keluargamu terlihat sehat yahh.."
ucap erza
"jett dan juga droy.."
sapa lucy
"tim shadow gear sudah kembali.."
teriak jett dan droy senang
"ahahhh.. aku keluar dari dewan dong.."
sambut levy merasa bereuni
"macao.. wakaba.. romeo juga.."
gumam lucy
"tunggu kenapa pakaianmu??
kau jadi anggota dewan??"
kejut ketiganya melihat gajeel menjadi bagian dewan
"ghihi.."
gajeel membalas dengan tersenyum bangga
"laki.. vijeteer juga.."
sapa lucy
vijeteer masih menari
"tarian reunian.."
ucap vijeteer sambil terus menari-nari
"rambutmu kau potong ya??"
tanya gray pada laki yang kini berambut pendek
"yahh, kupotong semua.."
jawab laki
"aku juga sudah belajar sihir lho.."
ungkap kinana sambil memegangi tingkat sihir
"kinana.."
sapa lucy balik padanya
"reuni untuk para pria jantan.."
ucap elfman
"natsu, lucy.. happy.. lama tak ketemu yahh.."
sapa lisanna melambai-lambaikan tangannya
"lisanna.. elfmann juga.."
ucap lucy merasa senang melihatnya
Dan kakak dari keduanya,
mirajane pun terlihat
"mira-san.."
gumam lucy yang mulai meneteskan air matanya
sementara mira nampak tersenyum kecil
"selamat datang kembali.."
sapa mira pada lucy
lucy pun gemetaran
sambil bercucuran air mata
"aku.. aku pulang..."
gumam lucy yang kini menangis
'semuanya disini...
meski hal ini terlihat sederhana, tapi..ini sangat membuatku bahagia'
gumam batin lucy menjerit dan terhanyut dalam kesedihan penuh bahagia
"aku sudah pulaaaaang..."
teriak lucy menjerit dalam tangisnya
Semua teman-temannya pun tersenyum
semuanya telah berkumpul kembali
mira pun memeluknya.. mencoba meredakan tangisnya lucy
'mira-san... waaahhhh...'
batin lucy terus menangis
Sementara itu..
nampak natsu sedang mencari sesuatu
dibalik tumpukan bebatuan
"ahh.. ketemu..."
ucap natsu menemukan sesuatu yang dicarinya
"memang sedikit sobek..
tapi biarlah.."
ucap natsu yang mengambil benda itu
"guild kita telah kembali..
inilah fairy tail kita..."
teriak natsu smabil mengibarkan kembali bendera fairy tail
Dengan kebanggaan besar dihati mereka
serta harapan dikepalan tinju mereka..
Dengan dipenuhi berbagai emosi
Mereka pun terus melangkah maju
Bersambung
Segala sesuatu yang kita yakini,
hal itu takkan pernah bisa berubah..
Tapi Lucy nampaknya masih merasa gelisah
sebenarnya ada apakah??
Kota magnolia
disebelah timur dari kerajaan fiore
tempat dimana sebelumnya berdiri Guild sihir kebanggaan kota fiore
yaitu FAIRY TAIL
Waktu berlalu cukup lama sejak natsu membawa lucy
dan memutuskan untuk kembali mengumpulkan teman-temannya
Berbagai kejadian dan kesulitan dihadapi
Natsu dan lucy serta happy
berhasil bertemu dengan wendy, carla, juvia, gray serta erza
Mereka pun memutuskan untuk kembali ke magnolia
"wahhh.. aku jadi merasa rindu"
seru natsu melihat keadaan kota magnolia
"lihat itu..
gereja kardianya juga sudah diperbaiki"
sambung happy yang juga melihatnya
Namun nampaknya lucy masih terdiam
melihat sosok bangunan katerdal kardia yang berada didepannya itu
'dulu kota ini adalah rumah bagi guild fairy tail..
setahun berlalu sejak kejadian itu..
sejak kami mulai berpisah dan meninggalkan kota ini..
semua orang setuju untuk membangkitkannya kelak..
tapi nampaknya yang lain masih sibuk dengan urusannya masing-masing
meski begitu, kami semua sudah berjanji akan bertemu lagi di magnolia'
gumam batin lucy
'ohh iya, tentang masalah avatar..
kami tak begitu berharap medapatkan informasi tentang zeref dari mereka,
karena yang mereka lakukan hanyalah sekedar memujanya..'
pikir lucy mengingat tentang para musuhnya avatar
"sulit dipercaya kalau setahun yang lalu
kota ini sudah hancur,tapi sekarang sudah kembali lagi.."
ungkap wendy merasa takjub
"para penduduk disini memang hebat-hebat yahh.."
sambung carla yang berada dipangkuan wendy
Sementara erza, dan yang lainnya nampak sedang berunding
"baiklah aku mau melapor dulu pada jellal ya.."
ucap erza hendak menghubungi jellal
"jangan laporkan kami pada atasanmu yahh,
bakal sulit menjelaskannya.."
pinta gray pada pasukan dewan lily, gajeel serta levy
"ohh, soal kita yang tinggal bersama itu yaa?"
ucap juvia nimbrung sambil kegirangan senang
"bukan.. bukan itu maksudku..
insiden tentang aku dan rencana erza serta yang lainnya.."
pinta gray agar gajeel tak melaporkannya pada dewan sihir
"setelah urusan kami selesai,
kami akan kembali lagi kok ke magnolia.."
balas levy yang tentu takkan mau melaporkannya
"padahal aku sudah mulai terbiasa..
pekerjaanku di dewan cukup membuatku nyaman..."
ungkap gajeel
"yang benar saja.. bercandamu jelek sekali.."
lily memprotesnya
Sementara lucy masih diam saja
berdiri.. tanpa berkata apapun
"ada apa lucy-san??"
tanya wendy merasa cemas
"huh??"
kejut lucy mendengar perkataan wendy
"kau terlihat murung.."
lanjut wendy meneruskan perkataannya
"tidak, aku baik-baik saja kok..
aku cuma merasa rindu..
karena sudah lama juga tidak kemari.."
balas lucy sambil tersenyum kecil
Sementara natsu hanya menyimak dan memperhatikan lucy
Lucy yang terus murung..
dan hatinya terus gusar dan gelisah
'benar juga..
kota ini terlalu banyak membawa kenangan..
kenangan yang menyenangkan maupun yang menyakitkan..
dan semua itu adalah hari-hari yang telah kuhabiskan di fairy tail'
ungkap batin lucy yang kemudian mengingat masa lalunya
Saat pertama kali bergabung dengan fairy tail..
bertemu happy.. mirajane.. dan yang lainnya..
serta saat menolong leon dari masalahnya..
kenakalan-kenakalan natsu yang tidur seenaknya di rumahnya
kegilaan-kegilaan saat-saat bersama didalam guild fairy tail
dan juga tentang ayahnya yang dia tinggalkan
Lucy seakan teringat kembali ke masa-masa menyenangkan sebelum guild di bubarkan
'tapi kami harus bubar secara tiba-tiba setahun yang lalu..'
ungkap batin lucy
yang kemudian teringat kembali saat-saat setahun sebelumnya
Setelah tragedi Tartaros yang menghancurkan markas guild fairy tai
lTepat setahun yang lalu itu..
makarov mengumpulkan semua anggota fairy tail
didepan markas fairy tail yang sebelumnya terbangun
"apa yang terjadi master.."
teriak-teriak macao demo
"ini bukan saatnya bercanda.."
wakaba meminta penjelasan
"lalu bagaimana cara kami mencari makan??"
tanya jett kebingungan
"ini bukan hanya masalahmu sendiri.."
gerutu droy yang tak menyetujuinya
fairy tail dibubarkan
Sementara mendengar hal itu
lucy hanya bisa diam tak berbicara apa-apa
"sudah kuputuskan aku akan membubarkan fairy tail,
pergilah.. pergilah kemana langkah dan kehendak yang kalian mau..
itu saja"
ucap makarov memberi penjelasan dengan pendek
"aku tak mengerti master..
fairy tail adalah satu-satunya rumahnku.."
teriak macao menolaknya
"kau saja yang pergi sendiri,
kalau kau sudah tak mau jadi bagian dari fairy tail.."
sembur jett tak terima
"aku takkan berhenti..
fairy tail akan tetap ada.."
teriak max yang ingin terus memperjuangkannya
"ya.."
sambut yang lainnya
"fairy tail dibubarkan saat ini juga..
dan jangan sampai aku mendengar nama itu disebut lagi.."
bentak makarov sambil melotot pada anak-anak angkatnya
Mendengar ketegasan dan kemarahan makarov itu
jelas saja membuat yang lainnya terkejut
makarov benar-benar tak sedang bercanda
makarov benar-benar serius akan membubarkan fairy tail
Saat itu juga..
Lucy pun mulai gemetaran sambil menangis kebingungan
(*) Fairy Tail 437 : Magnolia
(saat itu..
kami bahkan tak sempat menanyakan alasannya..
dan master langsung menghilang begitu saja..)
keluh batin lucy
(setelah itu, semua orang pun memutuskan untuk berjalan sendiri-sendiri..
dan saat kusadari, fairy tail benar-benar sudah berakhir..
dan hanya tinggal kenangan saja..)
ungkap batin lucy masih merasa sedih
"kau kenapa lucy??"
tanya happy yang melihat lucy terus murung dan bersedih
"lucy guildnya ada didepan.."
ucap natsu menunjuknya
"aku.. aku takut untuk melihatnya.."
lucy merasa tak mau melihat bangunan dari fairy tail yang telah hancur
"karena guildnya sudah tak ada lagi yahh??"
sambut natsu
"siapa yang peduli dengan bangunannya..
yang lebih penting adalah apa yang akan kita lakukan sekarang.."
ucap natsu dengan penuh kepercayaan diri tinggi
"selain itu.. bagaimana dengan yang lain???
karena kemunculanmu yang tiba-tiba..
dan mengatakan akan mengembalikan lagi fairy tail..
seakan aku malah jadi terpengaruh olehmu.."
ungkap lucy pada natsu
"bahkan.. aku sama sekali tak berhubungan dengan siapapun selama setahun ini..
surat yang kukirim hanya untuk mereka yang bisa kutemukan..
dan isinya "ayo bertemu lagi di magnolia kita kembalikan lagi fairy tail"
gumam lucy merasa pesimis
Natsu dan happy pun terdiam
"tapi kalau dipikir-pikir..
semua orang mungkin sudah hidup sendiri-sendiri..
aku bahkan tak tahu apa yang lainnya merasakan hal yang sama seperti kita..
bagaimana.. bagaimana kalau mereka.. sudah melupakan guild??"
keluh lucy merasa sedih
"aku..."
ungkap lucy hendak menangis gemetaran
sementara seseorang mendekat dari belakangnya
"mana mungkin aku bisa lupa hanya dalam satu tahun.."
ucap cana yang muncul tiba-tiba
sambil memegangi minuman memeluk lucy dari belakangnya
"cana.."
sahut natsu memanggilnya
"cana-san.."
ucap wendy juga merasa senang melihatnya
"hayy natsu, happy dan juga carla..
ahh, wendy kau sudah cukup besar yah.."
balas cana balik menyapanya
"ahh, tidak.. tidak juga kok.."
balas wendy merasa sungkan
"waah.. dadamu masih besar seperti biasanya yahh.."
ucap cana sambil meraba-raba lucy
"cana.."
gumam lucy
"setahun ini aku juga dapat hasil tahu..
mungkin dulu aku sempat berpikir untuk mencari ayahku,gildarts.."
ungkap cana
"tapi benar-benar sebuah kebetulan..
sesat sebelum aku pergi, aku menerima surat darimu tepat waktu yahh.."
ucap cana menunjukan surat kiriman dari lucy
lucy pun terdiam melihatnya
"hal yang sama mungkin juga terjadi pada yang lainnya.."
ucap cana sambil tersenyum pada lucy
sementara lucy masih diam kebingungan
"sejak kecil aku sudah tinggal di guild..
jadi saat kita dinyatakan bubar secara mendadak,
aku seakan kebingungan.."
ungkap cana sambil meneguk minumannya
"aku bahkan tak tahu cara bekerja selain dari guild,
tapi kurasa ini adalah pelajaran yang bagus kok."
'sambut cana mengambil sisi positifnya
"semua orang juga pasti merasakan sakitnya perpisahan ini,
dan karena itulah tak ada yang saling menghubungi.."
ungkap cana sambil menghela nafas setelah meneguk minumannya
"dan kaulah..
yang sudah menjadi pemecah kebekuan sikap kami, lucy.."
ucap cana sambil tersenyum
Lucy pun hanya bisa terdiam
bingung
"ayo.. semuanya sudah menunggu.."
ucap cana sambil menarik-narik lucy
"semuanya??"
lucu kebingungan
cana hendak mengajaknya kemana
Dan disecerca harapan cahaya kecil itu
para peri yang lain sudah menunggunya
"ohh lama sekali tak ketemu.."
sapa warren pada lucy
yang kini berpakaian ala seorang dermawan
"rambutmu sekarang terlihat lebih panjang ya lucy.."
sapa nab juga pada lucy
"aku dapat surat darimu lucy.."
ucap max sambil menunjukan suratnya
sementara fijeteer sedang menari-nari dibelakangnya
"kudengar kalian sudah mengacau di kerajaan yahh"
ucap macao bertanya pada lucy
"wendy, carla.. apa kabar kalian??"
tanya wakaba bertanya pada wendy dan carla
sementara romeo dan asuka didepannya
nampak sudah mulai tumbuh besar
"happy.."
sambut bisca menyambut kedatangannya
Melihat semuanya sudah berkumpul
lucy pun nampak terkejut melihatnya
"warren.."
gumam lucy menyapanya
"lacrima praktis ini adalah penemuanku.."
ucap warren pamer yang kini sudah menjadi pengusaha lacrima handphone
"nab.."
sapa lucy pada nab
dan nab pun balik tersenyum pada lucy
"aku sering baca hasil kerjamu lho.."
ucap nab yang ternyata suka baca laporan hasil pekerjaan lucy
"sebenarnya juvia juga.."
sambung juvia ikut-ikutan
"reedas.. max.."
sapa lucy
"yoo.."
balas reedas dan max yang nampak begitu bersemangat
"kalian semua sehat yahh.."
ungkap lucy merasa senang
"alzack, bisca, dan asuka-chan.."
sapa lucy lagi
"seperti mimpi saja bisa bertemu kalian lagi.."
balas alzack senang
"asuka juga sudah besar lho.."
teriak asuka kegirangan
"lama tak ketemu erza-san.."
sapa bisca bersalaman dengan erza
"sepertinya keluargamu terlihat sehat yahh.."
ucap erza
"jett dan juga droy.."
sapa lucy
"tim shadow gear sudah kembali.."
teriak jett dan droy senang
"ahahhh.. aku keluar dari dewan dong.."
sambut levy merasa bereuni
"macao.. wakaba.. romeo juga.."
gumam lucy
"tunggu kenapa pakaianmu??
kau jadi anggota dewan??"
kejut ketiganya melihat gajeel menjadi bagian dewan
"ghihi.."
gajeel membalas dengan tersenyum bangga
"laki.. vijeteer juga.."
sapa lucy
vijeteer masih menari
"tarian reunian.."
ucap vijeteer sambil terus menari-nari
"rambutmu kau potong ya??"
tanya gray pada laki yang kini berambut pendek
"yahh, kupotong semua.."
jawab laki
"aku juga sudah belajar sihir lho.."
ungkap kinana sambil memegangi tingkat sihir
"kinana.."
sapa lucy balik padanya
"reuni untuk para pria jantan.."
ucap elfman
"natsu, lucy.. happy.. lama tak ketemu yahh.."
sapa lisanna melambai-lambaikan tangannya
"lisanna.. elfmann juga.."
ucap lucy merasa senang melihatnya
Dan kakak dari keduanya,
mirajane pun terlihat
"mira-san.."
gumam lucy yang mulai meneteskan air matanya
sementara mira nampak tersenyum kecil
"selamat datang kembali.."
sapa mira pada lucy
lucy pun gemetaran
sambil bercucuran air mata
"aku.. aku pulang..."
gumam lucy yang kini menangis
'semuanya disini...
meski hal ini terlihat sederhana, tapi..ini sangat membuatku bahagia'
gumam batin lucy menjerit dan terhanyut dalam kesedihan penuh bahagia
"aku sudah pulaaaaang..."
teriak lucy menjerit dalam tangisnya
Semua teman-temannya pun tersenyum
semuanya telah berkumpul kembali
mira pun memeluknya.. mencoba meredakan tangisnya lucy
'mira-san... waaahhhh...'
batin lucy terus menangis
Sementara itu..
nampak natsu sedang mencari sesuatu
dibalik tumpukan bebatuan
"ahh.. ketemu..."
ucap natsu menemukan sesuatu yang dicarinya
"memang sedikit sobek..
tapi biarlah.."
ucap natsu yang mengambil benda itu
"guild kita telah kembali..
inilah fairy tail kita..."
teriak natsu smabil mengibarkan kembali bendera fairy tail
Dengan kebanggaan besar dihati mereka
serta harapan dikepalan tinju mereka..
Dengan dipenuhi berbagai emosi
Mereka pun terus melangkah maju
Bersambung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar