Fairy Tail 443 :Daratan Yang Menjadi Hilang
Disebuah kota yang damai
sebuah pemandian air panas yang hangat dikunjungi beberapa peri
dan nampak, semuanya pun menyempatkan diri untuk beristirahat disana
"ahhhh.. tak ada yang bisa mengalahkan mandi di air panas
setelah melakukan perjalanan panjang.."
ucap cana merasa senang
setelah merasa lelah melakukan perjalanan jauh
kini bisa menikmati pemandian air panas
"heyy juvia..
kenapa kau tak ikut gabung??"
tanya levy pada juvia yang malah bersembunyi dibalik pintu
tidak ikut masuk dan berendam dikolam

"aku malu.."
jawab juvia sambil terus bersembunyi
"kita semua 'kan cewek,
kenapa harus malu??"
tanya lisanna pada juvia
"lucu sekali..
padahal biasanya kau berani sekali buka-bukaan didepan gray.."
ucap mira sambilo tertawa melihat sikap juvia yang aneh
"ahhh, ada gray..."
teriak levy seolah melihat gray
"ahhh.. gray-samaaa..
handuk juvia melorot sendiri.."
teriak juvia berlari kedalam pemandian air panas
"sebenarnya apa masalahnya sihh??"
keluh cana merasa heran melihat sikap juvia
Dan juvia pun cemberut
menyadari levy sudah membohonginya
"langit pasti akan menghukum tipuan kejammu ini, levy-san.."
ucap juvia mengancam levy
"eheheh.."
levy hanya membalas dengan senyuman
yang terpenting kini juvia sudah ikut berendam
"tapi aku sangat terkejut..
kau bisa tahu tempat seperti ini gajeel.."
ucap cana menyapa gajeel
yang ternyata berada dibalik dinding batas
antara pemandian air panas lelaki dan perempuan
"ghihi.. jangan samakan aku dengan salamander.."
ucap gajeel merasa bangga sendiri
"mungkin kau tak percaya,
tapi kenyataannya gajeel itu suka dengan pemandian air panas.."
ucap lily memberitahukannya
"menn.."
ucap seseorang yang ternyata
ichiya ada diantara para lelaki itu
"aku merasa ini kombinasi yang aneh.."
ucap elfmann merasa bingung menanggapinya

"heyy, kenapa disitu bisa ada ichiya???"
teriak cana merasa mendengar suaranya
"ohh, kau tak tahu ya?
pemandian ini berada didesa pegasus..
karena ini adalah milik blue pegasus.."
ucap ichiya menjelaskannya
"ohh, jadi guildnya juga ada didekat sini ya??"
tanya lisanna baru mengetahuinya
"itu benar.."
jawab ichiya
"apa jenny sehat-sehat saja ya??"
ucap mira merasa merindukannya
"yahh, dia itu seperti biasanya..
dia sangat akrab dengan evergreen.."
ucap ichiya memberitahukannya
yang kemudian mengingat keakraban diantara keduanya
"sudah waktunya kau belajar cara bekerja yang baik,
dasar nenek tua.."
ucap jenny mengejek evergreen
"heyy ingat..
usiaku lebih muda darimu tauu.."
ejek balik evergreen pada jenny

"huhh??"
mendengar cerita itu
elfman pun terkejut
"freed dan bickslow juga jadi sangat terkenal..
mereka jadi bagian dari kartu as-nya pegasus.."
ucap ichiya menceritakannya
"berarti.."
ucap levy menyadarinya
"jadi maksudmu??"
tanya mira
"apa-apaan kau..
aku berencana memberitahukan itu nanti..
dasar pria bermulut besaaarrr..."
bentak gajeel
yang awalnya berniat mengejutkan teman-temannya nanti
"tunggu dulu..
jadi itu artinya kelompok dewa petir berada di pegasus??"
tanya cana terkejut mendengarnya
"huh.. jadi laxus juga..??"
kejut juvia merasa terkejut mendengarnya
yang kemudian membayangkan kelompok berdasi empat
"aku hibiki..
panggil aku ren..
dan aku eve..
aku laxus.."
ucap mereka semua sambil bergaya
dengan gaya-gayanya masing-masing

"laxis jarang ada di guild..
dia selalu pergi berlatih.."
ucap ichiya memberitahukannya
"dia memang seorang pria sejati.."
ungkap elfmann merasa kagum padanya
"ahh, sudahlah.. diam saja..
kau mengacaukan kejutanku.."
bentak gajeel yang masih tak mau menerimanya
"kau itu memang tak berbakat membuat kejutan.."
ucap lily mengejek gajeel
"ohh, maaf.."
ucap ichiya merasa tak enak
"aku akan menebusnya dengan kejantananku.."
ucap ichiya dengan menunjukan kelaminnya
tepat dihadapannya elfmann

"hentikaaan..
itu sangat menjijikaaannn.."
teriak elfman
nsambil memukul ichiya hingga terpental
"meeennn.."
teriak ichiya terhempas
dan pantatnya pun menhantam wajah gajeel
dan kali ini..
gajeel lah yang terhempas
hingga merusak dinding pembatas pemandian itu
gajeel yang terhempas pun
hendak jatuh dikolam pemandian air panas wanita
"kyaaa.."
jerit lisanna melihat kemunculan gajeel
"ya ampuunn.."
sementara mira terdiam
terkejut melihatnya
Disaat yang sama
levy malah terkejut melihat gajeel yang melayang dihadapannya
hingga akhirnya malah menubruk dirinya
dan menindih tubuh juvia yang tak mengenakan apapun

"itulah hukuman langit.."
ucap juvia tersenyum melihatnya
"apa ini.. benda empuk yang unik ini.."
ucap gajeel sambil meremas-remasny
Levy pun terkejut dengan perlakuan gajeel itu
"uhh, dasar parah.."
ejek lisanna pada gajeel
"kurasa dia tak suka mempermasalahkan ukurannya ya.."
ucap mira malah mengomentari ukurannya
"apa benar itu hukuman langit?
kurasa bukan.."
ucap cana membantahnya
"gajeel boodooooohhhh..."
teriak levy sambil marah-marah
"owww.."
teriak gajeel yang mendapatkan dampratan dari levy
"wow.. aroma masa muda.."
ucap ichiya yang masih berendammerasa tak berdosa
"ahh sial.. ingatan kejantanannya tadi tak juga menghilang dari kepalaku..
dasar siaaalllllll..."
gerutu elfmann
"ahh, juvai juga ingin mencobanya sama gray-sama..
sebuah kecelakaan yang beruntung dan menggairahkan.."
ucap juvia yang malah mengharapkannya
sambil membayangkannya
"gray-sama.. apa yang tanganmu lakukan??"
tanya juvia dalam bayangannya
"maaf.. aku terjatuh..
dan tiba-tiba menempel disini..
"jawab gray
Sementara itu..
Disebuah pulau yang tenang caracall
dimana para peri yang dipimpin erza tengah menyusup
mereka bertemu musuh kuat
salah satu dari 12 kekuatan alvarezz

Gray pun terhenyak, terdiam
melihat sosok orang itu yang ternyata adalah seorang gadis
(apa-apaan sihirnya ini..
sihir yang belum pernah kurasakan sebelumnya..)
gumam batin gray
merasakan aura kuat dari aliran sihir yang dimiliki brandish
Tiba-tiba.. tangan kanan natsu pun seakan berdenyut
lalu dipeganginya dengan lengan kirinya
"aku mau beli es krim star mango.."
ucap brandish yang kemudian berjalan lurus dengan santainya
Gray dan natsu pun terkejut mendengar ucapan pertama darinya itu
Brandish pun melangkah maju
tapi ternyata tokonya sudah hancur
dan itu membuatnya terkejut
"kedainya hancur..
apa yang sudah terjadi??"
kejut brandish bertanya pada marin
"mereka tadi jatuh disitu.."
jawab marin sambil menunjuk pada natsu dan gray
"kau penyebabnya.."
gerutu natsu tak mau disalahkan
"kau curang.."
balas gray yang juga marah

"ahhh.. padahal aku sudah sangat ingin memakannya.."
ucap brabdish tertunduk lesi
"ya sudah..aku pulang saja.."
ucap brandish yang kemudian berbalik
hendak kembali menuju kapalnya lagi
"tu.. tunggu nyonya brandish..
orang-orang inilah yang sudah membuat masalah dengan kita.."
ucap marin yang tak mau mengampuninya
"dan mungkin saja..
merekalah salah satu mata-matanya.."
lanjut marin menduganya
"aku tak tertarik.."
balas brandish yang tak mau memperdulikannya
"marin, kembalikan gadis-gadis yang kau tangkap tadi pada mereka.."ucap brandish memerintahkannya pada marin
"hahh.. tapi mereka itu akan kujadikan koleksiku..
bukankah anda pernah bilang,
kalau aku boleh berbuat sesukaku, nyonya brandish.."
ucap marin meminta keadilannya
Marin pun menggetarkan kakinya ke daratan pulau itu
dan ternyata.. pulau itu mulai bergetar dengan sangat kencang
"ada apa ini??"
kejut gray yang merasakini malah terjadi gempa bumi
marin pun terkejut dengan sikap brandish itu
menyadari, sang nyonya sedang marah
(*) Fairy Tail 443 :Daratan Yang Menjadi Hilang
Pada akhirnya semuanya pun bergetar
kepanikan terjadi diseluruh penjuru pulau caracall
"ada apa ini??"
ucap happy yang terjatuh
"carla terbangkan aku.."
pinta wendy pada carla
"baiklah.."
jawab carla yang kemudian terbang
sambil membawa wendy
sementara happy sambil membawa sang anak kecil
"huh.. kita benar-benar terbang.."
kejut anak kecil ituyang dibawa terbang happy
"aneh.. kenapa aku merasa tak terbang.."
kejut happy
melihat tanah masih berada didekatnya
"ayo kita ke laut.."
ucap wendy yang hendak keluar dari wilayah pulau
"itu mustahil.."
ucap wendy terkejut melihatnya
"tak mungkin.."
kejut carla yang juga melihatnya
Daratan itu tumbuh menjulang keatas
kebagian atas lautan

"pulaunya berubah.."
kejut happy setelah melihat kenyataan yang sebenarnya
"jangan membuatku harus mengulangnya lagi.."
kecam brandish pada marin
"siapp..."
balas marin yang kemduain menghormatinya
(sihir apa itu tadi..)
kejut gray menyadarinya
Dan tiba-tiba
Erza dan Lucy pun muncul kembali dihadapannya

"lucy.. erza..
kalian tidak apa-apa??"
tanya natsu yang kemudian berlati mendekatinya
"oww.."
ucap lucy kesakitan
"ruang relaksiku sama sekali tak berbahaya,
jadi tenang saja.."
ucap marin memberitahukannya
"ruangan mengerikan apa itu tadi??"
tanya erza merasa bingung setelah dijatuhkan musuhnya
"untungnya kita sudah kembali.."
ucap lucy merasa senang
"huh??
kita kedatangan musuh baru satu lagi ya??"
kejut lucy melihat sosok brandish dari belakangnya
(sihir apa ini???
kata kuat saja tak cukup untuk menjelaskannya..)
gumam batin lucy merasakan aura kekuatan sihir dari brandish
(jadi dia benar-benar lebih kuat dari kakek ya..)
kejut gray baru menyadarinya
(sebenarnya siapa dia..)
gumam batin erza memperhatikannya
"nyonya brandish..
bukankah tugas kita adalah menangkap mata-mata
karena itu kita mencarinya.."
ucap marin mengingatkan brandish
"kita tak mungkin kembali dengan tangan kosong
,kalau tidak master wahrl akan.."
lanjut marin hendak mengatakan sesuatu
"isghar takkan berani datang ke alvarez,
sekalipun kita membiarkan mereka pergi.."
jawab brandish
"itu memang benar..
tapi bukankah akan jadi masalah jika kita tak mendapatkan apa-apa?
kita akan dianggap sudah gagal.."
lanjut marin menjelaskan situasinya
"aku tak peduli dengan hal semacam itu.."
balas brandish yang tak mau memperdulikannya
"tunggu.."
ucap natsu menahannya
"hey natsu.."
pinta lucy agar natsu tak boleh mengusiknya
"lihat apa yang sudah kalian lakukan pada teman kami.."
ucap natsu
menunjukan keadaan mest yang sudah terkapar babak belur
"tak mungkin aku membiarkan ini begitu saja.."
kecam natsu berbalik marah
"heyy natsu.. sudahlah.. hentikan itu.."
pinta lucy agar natsu tak membuatnya marah
Brandish pun berbalik menoleh
menatap mata natsu yang penuh dengan amarah

Brandish pun berbalik
dan menghadap pada marin
Lalu menyetrikan lengan kirinya
dan membuat marin dalam sekejap hancur seketika tak berbekas

Natsu, lucy, gray dan erza pun terkejut
melihat aksi kejam tersebut
"sekarang kami juga sudah kehilangan satu orang..
jadi kita sudah impas.."
balas brandish sambil melangkahkan kakinya lagi
hendak meninggakan pulau caracall

"maaf ya..
aku tak suka dengan hal-hal yang nerepotkan.."
ucap brandish sebelum kepergiannya
"kau membunuh temanmu sendiri.."
gerutu natsu marah
"sudah kubilang, ini mulai merepotkan..
jadi akan kukatakan pada mereka,
kalau aku sudah membereskan mata-matanya..
jadi jangan pernah dekati aracitacia lagi.."
ucap brandish yang seakan memberikan ampunan pada para peri
(dia meremehkan kita..)
gerutu batin erza ikut kesal
"makarov masih hidup.."
ucap brandish tiba-tiba
"tapi jika kalian terus melakukan hal-hal yang tak perlu,
entahlah apa yang akan terjadi..
ini cuma peringatan, jadi jangan mendekat.."
kecam brandish pada semuanya

Tiba-tiba
sebuah getaran dahsyat pun terjadi lagi
dan daratan itu pun bergetar dengan gelombang yang sangat dahsyat
perlahan.. hingga membuatnya sirna
menghilang dalam sekejap
Akibatnya, erza dan yang lainnya pun tergenang ditengah lautan
sementara brandish masih berdiri disebuah puing tanah yang dijadikannya pijakan

"tanahnya ... menghilang.."
kejut lucy
Semuanya pun berenang ditengah lautan
termasuk para masyarakat yang ada dipulau caracall
"anehh.. tadi bergetar seakan pulaunya berubah..
dan sekarang tanahnya tiba-tiba menghilang..
apa yang sebenarnya terjadi???
aku tenggelam.. tolonngggg ..."
teriakan-teriakan para masyarakat pulau caracalll
"masih ada 12 penyihir sekuat diriku di alvarezz..
jadi, jangan pernah berpikir menghadapi pertarungan yang takkan bisa kalian menangkan.. fairy tail"
ucap brandish memperingatkan para peri

Brandish pun menghilang dari hadapan mereka
pergi menuju kapal layar alvarezz
hendak pergi meninggalkan daratan caracall yang sudah menghilang
(ada 12 lagi yang seperti dia??)
kejut batin lucy merasa ketakutan medengarnya
(jadi mereka memang sudah mengetahui keberadaan kami..)
gerutu gray yang merasa misi penyusupannya benar-benar sia-sia
"kerajaan alvarezz.."
gumam erza
"kakek.."
ucap natsu mengkhawatirkannya
Kejadian baru dan tak terduga yang telah menyapu bersih fairy tail,
dan yang terburuknya lagi, ini masih baru permulaan
Bersambung..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar