DAFTAR ISI

Senin, Juli 27, 2015

fairy tail chapter 446

Fairy Tail 446 : Tanah Yang Terlupakan Dewa


Mereka berkumpul kembali
Dengan air mata kebahagiaan makarov membasahi pipinya


"tunggu dulu.. kenapa zeref ada disini?
dibenua ini??"
tanya erza penasaran


"aku saja baru tahu..
kalau orang yang menjadi raja spriggan adalah zeref"
ungkap makarov

 Dan hal itu membuat natsu dan yang lainnya terkejut


"dan sekarang..
karena kalian sudah berada disini,
apa mest sudah menceritakan semuanya pada kalian??"
tanya makarov


"iya.."
jawab erza


"kami senang, ternyata master baik-baik saja.."
ungkap wendy merasa lega melihatnya


"aku memang terlalu naif..
berpikir kalau rencanaku ini akan berjalan secara mulus..
sejak awal.. dia memang tak bermaksud ingin bernegosiasi denganku.."
ungkap makarov dengan tubuh gemetaran penuh penyesalan


"setelah semuanya yang sudah kulakukan..
semua ini hanya membuat noda dalam sejarah guild saja dengan memutuskan datang kemari..
karena semua itu, sia-sia saja..
sungguh menyakitkan hati..."
gumam makarov terus menyesalinya
sambil bercucuran air mata



"dalam hidup..
tak ada hal yang sia-sia,
karena selama setahun ini, kami juga sudah cukup berkembang"
ungkap gray


"sekarang.. kami pun sudah berkumpul lagi.."
sambung lucy memberitahukannya


Sementara makarov masih terdiam gemetaran dihadapan mest


"segala sesuatu yang kita lakukan demi oranglain,
hal itu bukanlah sebuah kesia-siaan..
bukankah itu adalah hal yang master ajarkan pada kami.."
tambah erza mengenangnya


 Makarov pun terdiam
sementara natsu mendekati makarov yang sedang terduduk dengan penyesalannya di tanah


 natsu pun mengulurkan tangannya
sambil berkata


"ayo pulang kakek..
kita kembali ke fairy tail.."
ajak natsu lagi mengulurkan tangannya kembali


Makarov pun tertegun melihat sikap natsu itu


"iya.."
jawab makarov


"maaf jika mengganggu reuni ini,
tapi sebaiknya kita juga harus segera pergi.."
ucap carla memberitahu yang lainnya


"benar.."
balas happy ikut menyetujuinya


"siapa dia??"
tanya makarov merasa asing dengan wujud manusia kucing dari carla


"aku sudah terlalu banyak menggunakan teleportasiku,
karena itu.. aku hanya bisa sekali lagi memindahkan kalian semuanya sekaligus"
ucap mest


"dan aku ingin menggunakan kesempatan sekali itu
untuk mengembalikan kita ke kapal sorano,
itu artinya kita harus segera kembali ke titik awal tadi"
lanjut mest menjelaskan


"wah wah..
sedang ada reuni yahh?
kau sudah mau pulang ya, makarov??"
tanya seseorang yang tiba-tiba saja muncul


"sudah beli oleh-olehnya belum?
kudengar ada yang lagi trend lho di kota,
mau coba??"
tanya salah satu 12 spriggan
sang raja pasir ajeel



"ajeel..?"
kejut makarov melihatnya


"mustahil..
bagaimana mungkin dia bisa kemari??"
tanya mest terkejut menyadari kemunculannya


"pasir.. kejayaan pasir..
pasir inilah yang sudah memberikanku informasi tentang pulau ini"
jawab ajeel memamerkannya


(orang ini..
dia berada di level yang sama dengan perempuan yang ada di pulau caracall ya??)
gumam batin gray mengingat akan kemampuan mengerikan brandish


Dan pada akhirnya
Erza dan yang lainnya pun bersiaga
serius melihat kemunculan seorang musuhnya itu


"ohh, aku suka wajah kalian itu.."
ucap ajeel


"berhenti.. jangan lawan dia,
dia bukanlah orang yang bisa kalian kalahkan..
kita harus mundur.."
ucap makarov memperingatkan anak-anaknya



"tapi.."
ucap natsu merasa tak mau


"ini perintah master,
ayo mundur.."
teriak makarov mendesaknya


"sial..."
gerutu natsu


"semuanya, ayo mundur.."
teriak erza juga


"cihh.."
gerutu gray juga merasa kesal


"aku sudah menyiapkan kendaraan sihirnya disebelah sana.."
tunjuk carla memberitahukannya


"hya..."
erza pun melemparkan beberapa serangan pedangnya
mengarahkannya pada ajeel


"ohh.."
gumam ajeel pendek
menanggapi serangan erza itu


DUARR..
Sebuah ledakan terjadi akibat serangan erza tersebut



"ayo cepat, kita naik.."
ucap lucy
dan semuanya pun masuk ke mobil roda tersebut


"mobil??"
kejut natsu yang merasa tak mau menaikinya


"biar aku yang menyetirnya.."
ucap erza sambil mengaitkan rantai penyalur sihirnya


"sudah tersambung.. ayo maju.."
erza pun menjadi sopir kendaraan itu


Sementara ajeel
Nampaknya masih berdiri dengan santainya
belum bergerak selangkah pun


Dan akibat dari serangan erza sebelumnya
nampaknya.. 5 serangan pedang erza berhasil menusuk bagian-bagian tubuh ajeel
namun.. secara perlahan pedang-pedang itu memudar menjadi pasir


"hhmm.. lumayan juga ya.."
gumam ajeel


Dan erza pun mengendarai mobilnya dengan cepat
sementara seperti biasanya
Natsu dan wendy mabuk kendaraan
dan nongol keluar jendela mobil roda itu


"lebih cepat lagi, erza.."
pinta mest


"aku tahu.."
balas erza


Lalu erza pun menekan aliran sihirnya lagi..
menggunakan energi sihirnya untuk menambah kecepatan mobil roda tersebut


"dia datang.."
ucap makarov merasakan kehadirannya


"hah??"
kejut gray mendengarnya


"apa itu??"
tanya happy yang melihat sesuatu dibelakangnya
bersama carla


Dan sebuah bayangan pun menutupi awak mobil roda mereka
padahal mereka pun sedang dalam posisi maju


"apa itu.. monster pasir???"
kejut happy melihatnya
dibelakangnya terdapat raksasa monster pasir yang mengejarnya


"sial.."
gerutu erza kesal
padahal dia sudah menggunakan kekuatan sihirnya untuk bisa kabur
tetapi tetap saja terkejar


Dan sebuah pukulan hendak menghantam mobil rodanya
namun dengan gesit erza sebagai supir menghindarinya


"percuma saja.. dia sudah mengejar.."
ucap makarov


"lucy..
ayo kita balas serangannya.."
ucap gray mengajak lucy untuk ikut bertarung


"baik.."
balas lucy


Gray pun keluar melalui jendela
menuju atap mobil roda


"ahh, maaf.."
lucy pun merangkak naik ke atap bagian mobil roda
melalui jendel dimana natsu sedang mabuk
dan mendoblingnya dengan bokongnya

Lucy dan gray pun sampai diatapnya



"hentikan..
dia bukan orang yang bisa kalian kalahkan.."
teriak makarov mencoba memberitahukannya


 "yahh, kita takkan pernah tahu..
sebelum kita mencobanya 'kan??"
balas gray yang tak mau menyerah


Gray pun melepaskan sihir devilslayernya
dan kini separuh tubuhnya pun berwarna hitam lekat


"gaun bintang : mode sagitarius.."
lucy juga ikut berubah ke tipe penyihir pemanah


(apa-apaan sihir gray ini..
dan.. lucy juga??
sihir mereka berdua benar-benar berbeda dari terakhir kali aku menyadarinya..)
kejut makarov melihat kemampuan keduanya


"ice make.."
ucap gray menyiapkan sihirnya


"ohh, jadi mereka mau melawan ya??"
gumam ajeel merasa tertarik


"silver.."
lanjut gray terus fokus


Gray pun membekukan monster pasirnya
hingga tak bergerak seikit pun



"wah, semuanya berubah jadi es.."
kejut happy melihatnya


"hebat.."
sambut carla


"bagus sekali.."
gumam ajeel yang sedang berada dalam kondisi membeku itu


Dan.. ajeel melompat sesaat sebelumnya
dan menghempaskan sebuah monster-monster pasir lainnya ke arah gray dan lucy



"pasirnya berubah jadi monster..."teriak happy ketakutan


"serahkan padaku..
tembakan bintang.."
lucy pun melepaskan tembakan bintang melalui panah sagitariusnya



satu persatu
monster itu hancur menjadi kepingan pasirdan berjatuhan ke tanah


"bagus sekali.. bagus sekali..."
gumam ajeel merasa senang terhibur


Dan tiba-tiba
tubuhnya menghilang dari hadapan lucy


"dia.. hilang??"
kejut lucy


"dia berada dibawah..
sembunyi di pasirnya.."
ungkap makarov memberitahu


"ant lion larvas pit.."
ucap ajeel



Dan tiba-tiba
sebuah lumpur pasir hidup terjadi
dan langsung menyerap seluruh awak mobil roda itu


"sial.."
gerutu erza


"keparat.."
gumam gray merasa kesal saja


"hahahah.. coba lihat keadaan kalian..
bagus sekali.. bagus sekali.."
ucap ajeel merasa senang melihatnya


"ayo keluar dari mobilnya.."
ucap erza


"sial.. kendaraan sihirnya seakan mulai tenggelam.."
gerutu erza


"happy.. apa kau baik-baik saja??"
tanya carla


"mulutku.. kemasukan pasir.."
keluh happy


Sementara semuanya pun langsung keluar dari mobil kayu itu
tapi ternyata.. pasirnya seakan hidup


"pasirnya.."
kejut mest seakan terikat oleh pasir-pasir itu



"aku tak bisa bergerak.."
gerutu gray juga


"aku juga..."
teriak lucy juga



Sementara ajeel tertawa dibagian atas
menyaksikan penderitaan natsu dan yang lainnya

Natsu pun keluar dari gumpalan pasir itu



"asal kalian tahu,
berapa banyak kota yang sudah ku tenggelamkan dengan pasir ini..lubang lion larva ini..
adalah pintu menuju neraka versi buatanku..
karena tak pernah ada seorang punyang bisa lolos dari sana.."
ungkap ajeel menjelaskan


"jadi dengarkanlah baik-baik,
karena ini adalah hal terakhir yang akan kalian dengar
sebelum kalian semua mati..
penyihir seperti kalian hanyalah sarapan bagiku..
kalian takkan pernah punya kesempatan untuk menang..
karena level kita berbeda jauh, dasar para cacing.."
ejek ajeel merasa bangga


"sekarang isghar sudah menjadi tanah buangan para dewa..
tinggal masalah waktu saja,
sampai alvarezz datang dan mengambil alih isghar..
kalian merasa kesal kan?itu sudah pasti.. bagus sekali..
aku suka ekspresi kalian semua saat ini.."
teriak ajeel terus berbicara panjang lebar

 

Tiba-tiba..
sebuah gumpalan api bergejolak
dan menguapkan pasir-pasir yang ada disekitarnya


"tanah buangan para dewa??
kalau begitu itu bagus.."
ucap natsu dengan tubuhnya yang sudah menyala
akibatnya tanda palsu guild sortiernya terhapuskan
dan kembali menjadi segel fairy



"setidaknya.. kami masih punya para peri"
balas natsu
kini logo fairy tail semuanya pun menyala
seakan siap untuk berjuang



"huh? pasirnya.. menguap??"
kejut ajeel melihat pasirnya



"rasakan.."
ucap natsu mengepalkan tinju apinya



"ini..."
dan menghantamkannyatepat ke wajah ajeel tanpa ragu



Satu pukulan itu..
Adalah pernyataan perang pada spriggan

Bersambung..
Fairy Tail 446 / END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar