DAFTAR ISI

Senin, Agustus 03, 2015

bleach chapter 637

"Aku sangat tertarik pada kekuatanmu.
Mungkin aku akan memeriksamu juga. Wah
aku harus apa, ya?"
Kata mayuri dengan ide sintingnya untuk
menjadikan Pernida kelinci percobaannya
setelah Charlotte dkk
"Aku punya banyak obat yang dapat bekerja
pada sistem saraf"
Kata ilmuwan gila itu. Melanjutkan dengan
senyum khasnya seakan mengatakan 'Hahaha!
Pertarungan ini gua yang pegang!'.
"Pant... Pant... Huff... Huff..."
Ujar Pernida yang urat sarafnya sekarang
mulai keluar lagi dari tubuhnya dan kepalanya
makin membesar hingga membuat robek
tudungnya.
Teks : Musuh perlahan meleleh! Seperti
apakah wujud aslinya...!?
"Oh. Luar biasa, kau masih bisa
menggerakkan matamu. Kau memang
monster"
Ujar Mayuri setelah menusuk Kenpachi dari
belakang
"Baiklah, biar kusempurnakan dulu
kemampuan melumpuhkan Ashisogi Jizo, baru
kutebas lagi kau"
Ujar Mayuri lagi masih dengan anggapan
Kenpachi seperti cowok yang pacaran cuma
untuk nganter-jemput, cuma untuk
dimanfaatin doang
"Akhirnya, selain membantu mencari
keekuatan musuh, kau juga membantuku
menyempurnakan Ashisogi Jizo. Uff, aku harus
berterima kasih padamu"
Cingcong Mayuri lagi kepada Kenpachi yang
jadi kobannya
"Si bangsat, dia sengaja mengumpankan
kapten"
Kata Ikkaku kesal kaena kaptennya jadi
korban Mayuri
"Dia mau tau kekuatan musuh dan
mengujinya, kapten Zaraki cuma
menghalanginya. Kaptenmu... selalu begitu
ya"
Kata rival abadi Charlotte, Yumichika kepada
Nemu Kurotsuchi.
"Iya... Mudah-mudahan"
Jawab Nemu by kbbi.
"..........?
Apa maksudnya?"
Tanya Yumi lagi.
"..... Ya, itu. Seperti yang kubilang"
Kata Nemu.
— — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — —
Versi teks Komik Bleach Bahasa Indonesia
Chapter 637. BABY HOLD YOUR HAND
— — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — —
Teks : Jarak dekat!!
"Kalau begitu....."
Kata Mayuri sebelum mlanjutkannya lagi.
"Berkat pengorbanan mulia seorang kapetn
Gotei 13 yang kita cintai... Kita telah berhasil
menemukan bagaimana kekuatanmu bekerja.
Informasi yang sangat berharga"
Lanjut Mayuri. FYI untuk yang belom tau,
kapten yang jadi korban itu Kenpachi Zaraki!
Percayalah ini nyata!
"Paham artinya apa? Aneh"
Cingcong Mayuri lagi, tapi Pernida tetap diam
seperti biasanya.
"Biar kulanjutkan, maksudku adalah..... Aku
hampir menangis karena pengorbanan yang
sungguh menyentuh ini. Kemenangan yang
mulia selalu didahului pengorbanan yang
mulia"
Cingcong Mayuri bersabda, menegaskan
bahwa Kenpachi adalah sosok pahlawan yang
sangat mulia hingga mengorbankan dirinya
untuk mengetahui kemampuan musuh demi
kemenangan pihaknya. *jadi terharu hiks hiks*
"Si bangsat! Beraninya ngomong begitu...!"
Ujar Ikkaku Corbuzier bertambah kesal
mendengar pidato legendaris Mayuri.
"Dengan begitu.... Kau haus menghormati
pengorbanan mulia ini dengan
menyumbangkat tubuhmu untuk percobaanku"
Cingcong Mayuri dengan senyum khasnya ala
psikopat.
"Fuuuuuuu.... Fuuuuuuu.... Fuuuuu....
Fuuuuuuuuuu"
Tubuh Pernida by kbbi mulai bergetar.
"Oh. Kau gak setuju ya. Kau kelihatannya gak
paham cerita dramatis"
Kata Mayuri dengan gaya seolah-olah sedang
berfikir.
--- BREETT ---
Tudung Pernida yang sudah bolong di
beberapa bagian akhirnya benar-benar sobek.
"............... Ini....."
Ujar Mayuri terkejut melihat sosok asli Pernida
Parnkgjas.
Terlihat keluar sosok asli Pernida berupa
tangan kiri yang besar dengan dua buah pupil
dalam satu bola mata besar di telapak
tangannya dan masing-masing ujung jari
terhubung rantai ke ujung jari lainnya, kecuali
jempol yang rantainya putus.
"Apa.... Apaan itu...?!"
Teriak Ikkaku dan rekan duetnya, Yumichika.
"Aku gak mengira.... Begitu ya"
Ujar Mayuri.
"Kelihatannya itu adalah tangan kiri Soul
King"
Ujar Mayuri lagi menjelaskan. Wow! Another
troll form Kubo-sensei?
Penjelasan Mayuri membuat Ikkaku terkejut.
Tangan kiri Soul King a.k.a Pernida Parnkgjas
mulai bergerak, dia merentangkan tangannya
hingga membuat rantai yang menyambung di
ujung jarinya putus. Tangan kiri Soul King
terus bergerak kesana-kemari dan tiba-tiba
muncul bagian otot tangan dan bagian yang
menyambungkan lengan dengan bahu.
Tangan Kiri Soul King/Pernida pun mulai
bertambah besar.
"................."
Yumichika dan Ikkaku ketakutan, mereka
berdua pun diam tanpa kata (D'Masiv kali
ahhh :v).
Tangan Kiri Soul King a.k.a Pernida Parnkgjas
terlihat sangat besar dan tingginya mungkin
hampir sama atau lebih tinggi dari bangunan
di Wahrwelt.
"Monster ini Tangan Kiri Soul King....?!
Sebesar itu....?!"
Kata Ikkaku ketakutan.
"Entahlah. Aku juga belum pernah bertemu
dengannya"
Jawab Mayuri.
"Reiatsunya hampir persis dengan yang
kuambil dari Ukitake waktu dia hilang
kesadaran. Kalau Ukitake bisa punya
perjanjian dengan Tangan Kanan Soul King,
gak aneh kalau Tangan Kirinya berkelana
sendiri di tempat lain"
Ujar Mayuri menjelaskan.
"Gak aneh? Menurutku itu aneh"
Kata Ikkaku dan Yumichika di dalam hati
kompak.
"Dia juga punya satu mata, cocok dengan
penjelasan Urrahara Kisuke. Yahh walaupun
gak tpat kalau disebut 'satu mata'"
Cingcong Mayuri lagi, sementara dua pupil
mata Pernida berputar-putar.
--- WHUUSSH ---
Urat-urat nadi yang jadi senjata Pernida
mencuat keluar dan siap menyerang Mayuri.
"Dia datang! Menghindar!"
Kata Ikkaku dan Yumichika memperingatkan.
Dan seperti biasa, Mayuri masih tenang
seperti tidak ada apapun. Dia mengeluarkan
sebuah alat yang membesar menjadi
semacam perisai dengan wajah seperti
manusia untuk menahan serangan Pernida.
"AAAAAAAAAHHHHHHHH"
Teriak alat perisai Mayuri.
"Satu-satunya yang gak kupahami adalah
mengapa Tangan Kiri Soul King mau bekerja
untuk Yhwach"
Kata Mayuri masih tenang.
"Yah dibandingkan dengan kebahagiaanku
sekarang, itu bukanlah masalah"
Kata Mayuri lagi.
"Kebaha.....giaan?"
Pernida akhirnya berbicara.
"Kau bisa paham? Aku tak menyangkanya
sama sekali. Aku penasaran organ apa yang
kau pakai untuk bicara. Banyak sekali rahasia
untuk diungkap"
Kata Mayuri senang mendengar Pernida
akhirnya bicara.
"Kapten Kurotsuchi, berhentilah tersenyum dan
mundur. Bagaimana kau bisa begitu bahagia
dalam kondisi seperti ini!?"
Teriak Deddy Corbuzi...... Eh maksudnya
Ikkaku yang ternyata sudah sembunyi di
balik bangunan.
"Bagaimana bisa aku begitu bahagia, kau
bilang?"
Tanya Mayuri kepada si botak.
"Aku menemukan objek yang belum pernah
kulihat sebelumnya!
Itu terus berlawanan dengan perkiraanku!
Bagaimana aku bisa tidak bahagia tentang
ini!?"
Kata Mayuri dengan raut wajah bahagia, kaya
abg galau karena mantan trus ketemu calon
gebetan baru
Mata di telapak tangan Pernida menyipit
untuk sesaat, melihat kelakuan Mayuri. Tiba-
tiba mata Pernida sedikit melotot dan Pernida
hingga mengeluarkan banyak urat-uratnya
yang keluar dari tangan untuk mengalahkan si
Ilmuwan gila.
"Ya.... Lagi..... Tunjukkan lebih banyak lagi,
Tangak Kiri Soul King...!"
Kata Mayuri antusias. Bukannya takut, Mayuri
malah terlihat senang karena Pernida akan
mulai menunjukkan kekuatan yang
sesungguhnya.
"Tangan..... Kiri..... Namanya..... Salah..."
Ujar Pernida kepada Mayuri.
"Per.... Nida.... Pernida!!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar