DAFTAR ISI

Kamis, Agustus 20, 2015

one piece chapter 797

Bhartolomeo mengajak kabur kelompok Topi Jerami. Namun dalam pelarian, tiba-tiba saja Luffy berhenti dan bilang kalau ada sesuatu yang harus ia selesaikan terlebih dahulu. "Luffy!! Kita tak punya banyak waktu!! Setelah urusanmu selesai cepatlah pergi ke Pelabuhan Timur!!" ucap Zoro. Ia dan yang lainnya terus berlari. "Ya!!" ucap Luffy.

Dalam hati Bhartolomeo kaget, "Zoro-senpai, dia berlari ke arah Pelabuhan Selatan!? Tapi tetap saja bagian darinya yang itu juga keren sekali!!!" Bhartolomeo menahan Angkatan Laut yang mengejar mereka dengan barriernya. Di perkemahan Angkatan Laut, Bastile kini memegang kendali. Ia menggunakan beberapa denden mushi untuk memberi perintah pada para pasukannya yang telah tersebar di Dressrosa untuk menangkap para buronan. "Kumpulkan semua informasi tentang mereka-dara!!" "Para petinggi sedang menuju perbatasan, jadi sekarang aku yang akan memegang kendali-dara!! Tangkap para bajak laut yang mencoba untuk melarikan diri itu- dara!!"

Bhartolomeo terus menuntuk kelompok Topi Jerami untuk berlari menuju Pelabuhan Timur. Zoro sudah berada di jalan yang benar, Bhartolomeo menuntun di depan sambil membawa bendera supaya ia tidak nyasar, lol. Selain kelompok Topi Jerami, tampak juga Kinemon, Kanjuurou, Law, dan juga Bellamy. Sementara di bawah perintah Bastile, Angkatan Laut terus mengejar. "Para bajak laut bergerak menuju Pelabuhan Timur!! Kirim pasukan yang tersisa menuju ke sana untuk menangkap mereka!! Jangan biarkan mereka lolos!!" perintah Bastile lewat denden mushi. Di Pelabuhan Timur, tampak para penjahat, Jeet, Abdullah, dan juga Ideo yang sudah menunggu di sana, dan mereka sudah menghajar para Angkatan Laut yang mengepung sampai ke tempat itu. Jet mengangkat panggilan denden mushi Angkatan Laut, berpura-pura menjadi Angkatan Laut dan berkata kalau mereka tak butuh pasukan bantuan. Bastile tak percaya begitu saja dengan Jeet, ia pun meminta kode nama Angkatan Laut mereka dan yah, Jeet tak bisa menjawab. Akhirnya Bastile tak mau basa basi lagi dan langsung memberi perintah pada kepala pasukan yang berada di sebelahnya untuk segera mengepung Pelabuhan Timur.

Kembali ke sisi kelompok Topi Jerami, pasukan Angkatan Laut terus mengejar mereka. Lalu dari depan sana, bala bantuan tiba-tiba saja muncul dan membantu mereka mencegat para Angkatan Laut. Cavendish dan yang lainnya. Cavendish maju dengan menunggangi kudanya yang ternyata masih hidup, Farul. Lehernya diperban. Cavendish menghadang bersama dengan Hajrudin, Suleiman, Blue Gilly, Sai, dan juga Baby 5. Beralih ke istana, ternyata Luffy pergi ke sana. Dari bawah, Luffy berteriak-teriak memanggil, "Rebecca!!!!!!" Sementara ia berteriak, Angkatan Laut terus mengejarnya, namun ia tak peduli. Teriakan Luffy akhirnya terdengar sampai ke atas, ke ruangan tempat Rebecca berada bersama para pelayannya. Rebecca pun melihat lewat jendela dan kaget, "Lucy!?" Di bawah, para Angkatan Laut yang terus mengejar LuffyAngkatan Laut atan Laut akin mendekat. Di tempat Raja Riku, saat ini ia sedang bersama kapten pasukannya, Tank. Raja Riku memerintahkannya untuk memanggil Viola dan Rebecca, ia ingin mengajak mereka ke pusat kota untuk mengumumkan pada semua warga tentang kembalinya ia menjadi raja. Kembali ke sisi Luffy, kini ia sudah melompat dan sampai lalu mencengkram jeruji jendela kamar Rebecca. "!!!" penjaga berusaha untuk melindungi Rebecca karena yah, Luffy kelihatan berbahaya.

Rebecca berkata kalau ia ingin berterima kasih pada Luffy atas semua yang sudah ia lakukan. Namun, Luffy berkata kalau tujuannya ke sana bukanlah itu. Luffy bertanya pada Rebecca, apa benar ia setuju dengan keputusan ayahnya, Kyros. Kyros memutuskan untuk pergi dan tak akan pernah menemuinya lagi. Rebecca berkata kalau ia sudah tahu itu, ayahnya mengiriminya surat dan ia sadar kalau Kyros ingin menjauh darinya.
hoaaahahaha baca sampai mata ente puas. jangan lupa share ke fb ente ok broot
Rebecca menangis dan bertanya pada Luffy, apakah ayahnya benar- benar tak ingin bersama dengannya lagi? Luffy kemudian menjawab, "Aku tidak tahu, aku akan meninggalkan negeri ini, kau harus memikirkannya sendiri! Aku ke sini untuk memastikan apa kau bisa menerima keputusannya inI!?" Rebecca menangis n menjawab dengan tegas, "Tidak!" ia tidak setuju dengan keputusan ayahnya. Luffy pun meminta Rebecca untuk ikut bersamanya. Rebecca setuju, lalu sebelum pergi ia meminta sesuatu pada Viola. Pada akhirnya, Luffy menghancurkan tembok itu dan membawa Rebecca melompat bersamanya. Para Angkatan Laut masih berjaga di bawah, namun Luffy melompat terjun begitu saja. Salah seorang anggota kerajaan melapor pada Raja Riku, "Bajak Laut Topi Jerami!!! Dia menculik tuan putri!!!" Raja Riku pun kaget. Berita itu pun langsung menyebar ke para warga. "Dia pasti mau meminta uang tebusan!!" Gatz terkejut namun ia bilang kalau dia masih menyukai Luffy.
Maynard memerintahkan pasukannya untuk menembak Luffy, namun ketika mereka menarik pelatuk pistolnya, peluru tak mau keluar, dan tiba-tiba saja para Angkatan Laut itu ambruk. Bastile menerima laporan itu dan berpikir kalau itu adalah Haki, namun Angkatan Laut bilang kalau penyebabnya bukan itu, pasukan Angkatan Laut tidak pingsan. Ia kemudian memerintahkan supaya semua pasukan menuju Pelabuhan Timur, dan juga mengirim semua kapal mereka ke sana. Luffy terus berlari menggendong Rebbeca di atas perumahan warga. Luffy berkata kalau ia akan menurunkan Rebecca di bukit taman bunga, dan ia harus menemui ayahnya seorang diri, sementara Luffy akan menjadi umpan dan menjauhkan Angkatan laut darinya. Rebecca berterima kasih atas apa yang sudah Luffy lakukan. Sementara para warga, mereka malah ikut-ikutan mengejar Luffy dan berpikir kalau bajak laut itu tetaplah bajak laut, bukan pahlawan yang bisa mereka percayai. Luffy melompat dari satu gedung ke gedung yang lain, membawa Rebecca semakin dekat menuju bukit taman bunga. Di atas sana, di rumah Kyros, kini tempat itu sudah sepi. Hanya ada Kyros, para Angkatan Laut sudah pergi mengejar Bhartolomeo dan yang lainnya. Kyros mengemasi semua barang- barangnya. Sepertinya, ia mau meninggalkan negeri ini. Kyros duduk sesaat memandangi ruangan di rumah itu, mengingat semua kenang yang telah ia lalui di sana. Kyros meminta maaf pada istrinya, Scarlet, yang sudah tenang di alam sana karena sudah menyebarkan rumor bahwa dirinya meningkah dengan orang lain. Tapi itu semua demi masa depan dan kebahagian Rebecca. Kyros pun berdiri, membawa barang-barang yang telah dikemasnya lalu membuka pintu keluar. Namun alangkah kagetnya dia, ketika pintu terbuka tampak putrinya telah berdiri di depan sana, Rebecca.
Kyros kaget dengan kemunculan putrinya itu. Rebecca berdiri di depan sana dan berkata, "Aku tak mau kebohongan lagi! Aku bukanlah putri pangeran, aku tak peduli meski kau sudah membunuh ratusan orang, meskipun tanganmu penuh darah... Aku cuma punya satu ayah, yaitu Kyros!!" Akhirnya Kyros tak mampu menahan air matanya. Kenangan bersama-sama putrinya itu kembali muncul, kenangan bersama mereka ketika Kyros masih berada di tubuh boneka tentara. Rebecca berlari dan memeluk ayahnya. Tetesan air mata Kyros menjadi semakin deras. Masih teringat akan janji mereka dulu, "Tuan tentara, kau akan menjagaku selama-lamanya!" Di istana... Viola memberitahu Raja Riku kalau Rebecca tidak akan kembali lagi ke Istana. Itu adalah permintaannya sendiri. Sebelum pergi, rebecca juga meminta padanya supaya Viola saja yang menjadi putri. Viola tertawa, ini adalah kedua kalinya seseorang meminta padanya seperti itu. Di tempat Bhartolomeo dan yang lainnya, kini mereka sudah sampai di Pelabuhan Timur. "Luffy masih belum datang juga, dan Trafalgar Law menghilang entah ke mana.." Mereka menunggu Luffy. Namun sebelum Luffy datang, sesuatu datang duluan. Sesuatu melesat cepat dan mendekat ke arah Bhartolomeo dan yang lainnya. Makin lama makin dekat dan akhirnya Bhartolomeo menyadarinya, ternyata itu Fujitora. Ya, Fujitora menaiki bongkahan batu dan melesat dengan kecepatan penuh. "Luffy-senpai!! Cepatlah kemari!!!!!" teriak Bhartolomeo dengan wajah ketakutan.
bersambung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar