DAFTAR ISI

Minggu, September 20, 2015

bleach chapter 642

Flashback....... Di sebuah laboratorium milik divisi 12,
seseorang berkata....
"Apa? Kapten Kurotsuchi tak memanggilmu dengan
namamu?"
Pria itu berkata, yang ternyata adalah Akon, kursi ke-3
divisi 12.
"Betul. Belakangan dia selalu memanggilku 'Nemu'"
Jawab seorang gadis kecil.
"Apa masalahnya? Bukankah namamu memang
'Nemu'?"
Tanya Akon lagi.
"Bukan. Namaku adalah....... Nemuri Nanagou"
— — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — —
Versi teks Komik Bleach Bahasa Indonesia
Chapter 642. BABY, HOLD YOUR HAND 5 (Eyes Are
Open)
— — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — — —
...Saat ini di ruang Institut Penelitian dan
Pengembangan...
Terlihat tiga tabung yang tiba-tiba mengeluarkan
asap.
"Wah! Ada yang muncul!"
Seorang wanita berkaca mata yang berada di dekat
tabung terkejut.
"Hey Kuna! Apa yang kau lakukan!?"
Tegur Akon kepada wanita yang bernama Kuna.
"Ah.... Aku tidak melakukan apa-apa"
Jawab Kuna.
"Shhhh.... Kita sudah tak punya waktu, kita harus
membuat lab ini berfungsi kembali sebelum kapten
kembali"
Kata by kbbi Akon.
Akon yang menghampiri Kuna terlihat terkejut melihat
tabung tersebut.
"Ini sisa-sisa Kaizou Konpaku 'Nemuri'. Sudah lama
sekali"
Akon menjelaskan setelah memegang tabung tersebut.
"'Nemuri'..... Maksudmu Nemu-chan?"
Tanya Kuna.
"Ya. Ini dari yang pertama sampai ketiga. Ini sisa-sisa
mereka dengan kata lain jenazah"
Jelas Akon.
"Hah.... Kelihatan seperti benang...."
Ujar Kuna setelah melihat apa yang ada di dalam
tabung.
"Itu purwarupanya. Kita terus gagal. Yang keempat
akhirnya bisa memiliki otak"
Kata Akon.
"Te.... Teknologi yang keempat.... Yang memperbaiki
kepalaku?"
Kata seseorang yang kepalanya diperban.
"Iya. Proyek yang kelima akhirnya bisa terbentuk
menjadi embryo. Dengan teknologi itu juga kapten bisa
memodifikasi zanpakuto nya dan menjadi kapten"
Akon menjelaskan.
"Ahhh.... Begitu ya"
Kuna pun mengkhayal Bankai milik Mayuri yang
memang mirip embryo.
"Yang keenam tumbuh sampai 2 tahun"
Kata Akon.
".... Tapi lalu dia berhenti berkembang dan mati. Cuma
segitu 'harapan hidupnya'. Begitu yang ketujuh
melewati 'harapan hidup'..... Kapten sangat bahagia"
Kata Akon melanjutkan kata-katanya.
Kembali ke pertarungan Mayuri & Nemu vs. Pernida....
--- WHUSSH ---
Nemu yang terkena saraf Pernida tanpa di duga bisa
melepaskan diri dan menghancurkan saraf Pernida
yang ada di tubuhnya.
Nemu mulai mengambil ancang-ancang dan
melompat ke atas dengan sangat cepat by kbbi.
Balik ke masa lalu melanjutkan cerrita sebelumnya.....
"Kenapa.... Mayuri-sama berhenti memanggilku
'Nemuri Nanagou'?"
Tanya Nemu saat masih kecil ketika berjalan di sebuah
lorong bersama Akon.
"Kenapa kau tanya aku dan bukan dia?"
Ujar Akon pada Nemu.
"Menurutku dia takkan menjawab"
Kata Nemu.
"Kalau begitu, ya percuma juga menanyaiku!"
Kata Akon ketus dan menghela nafas.
".... Yah menurutku dia malu"
Akon berpendapat.
"Malu...? Menurutku Mayuri-sama tak punya perasaan
seperti itu"
Kata Nemu membalas.
"Kadang-kadang ucapanmu lumayan mengejutkan.
Kapten pernah bilang.... 'Shinigami dewata, roh yang
diciptakan dari nol adalah impian setiap shinigami.
Tapi konyol kalau bermimpi dalam keadaan terbangun.
Karena itulah proyek ini kunamakan 'Proyek Nemuri'".
Akon mengatakannya sambil mengenang apa yang
dikatakan Mayuri. *Nemuri = tertidur*
"Ucapan ironis dari kapten.... Dan.... Ini cuma
dugaanku, tapi.... Shinigami dewata bukan impian
'setiap shinigami'. Itu impian 'Kapten Kurotsuchi'. Kau
paham?"
Ujar Akon.
"Setiap hari kau makan, tidur, bernafas, kau
berkembang, mempelajari hal baru. Dalam setiap waktu
ini.... Bagi Kapten Kurotsuchi.... Rasanya seperti
menghidupi sebuah mimpi"
Kata Akon lagi.
"Dan mungkin dia malu kalau kau menyadari itu"
Akon melanjutkan.
"Tapi saya tidak sadar"
Kata Nemu.
"Berhubung kau makin pintar tiap harinya, aku tau
kau akan sadar suatu hari nanti"
Kata Akon.
"Jika aku bodoh.... Mayuri-sama akan terus
memanggilku ketujuh?"
By kbbi Nemu bertanya.
"Itu tidak mungkin"
Jawab Akon yang lalu melihat ke arah Nemu.
"Kau adalah karya terbaik kapten"
Ujar Akon sambil tersenyum.
"Tidak mungkin untukku berfikir kalau kau tidak akan
berevolusi"
Kembali ke pertarungan di Wahrwelt....
Nemu yang sebelumnya mengingat masa lalunya
setelah melepaskan dan menghancurkan saraf Pernida
yang menyerangnya dan tangannya yang putus sudah
normal kembali, ia mulai menampakkan wajah murka
dan keinginginan membunuh. Reiatsu di sekitarnya
perlahan membesar. Di atasnya, Mayuri tampak kecil
hendak dicengkeram Pernida.
--- WUSHHH ---
.....
--- ZRASSH ---
Nemu melompat secepat peluru untuk menyelamatkan
Mayuri bersamaan dengan menubruk mata Pernida
hingga meledak menggancurkan kelima jarinya. Lantai
di bawahnya pun ikut hancur karena tekanan.
.....
"Nemu....! Kau....! Kenapa kau punya kekuatan seperti
ini!?"
Tanya Mayuri yang di bawa ke suatu tempat yang
aman oleh Nemu setelah menghancurkan satu Pernida.
"Kau memberiku kekuatan ini, Mayuri-sama. Kau
memberiku tubuh seorang Shinigami. Aku
meningkatkan kekuatan ini sampai tingkat 0,8%
kerusakan jaringan"
Jawab Nemu.
"Kau...."
Belum selesai Mayuri berbicara, Nemu memotong
pembicaraan.
"Itu bukan masalah. Aku bisa bertahan 400 detik
menggunakan kekuatan ini"
Nemu menjelaskan.
"Aku tidak membicarakan itu! Aku tidak memberimu
perintah seperti...."
"Ini bukan perintah. Ini misiku"
Ujar Nemu memotong kata-kata Mayuri lagi.
"Misiku adalah untuk melindungimu, Mayuri-sama"
Lanjut Nemu by kbbi.
"Tidak! Misimu adalah untuk terus tumbuh!"
Mayuri kesal.
"Kupikir kalau.... Lebih baik aku menunjukkan
pertumbuhanku dengan melindungimu"
Kata Nemu dan lalu melempar Mayuri ke atap sebuah
bangunan yang aman.
"Tsk.... Kau jadi jago ngomong sekarang.... Aku tidak
pernah berfikir kalau aku akan membuatmu bertarung
sebagai penggantiku. Ini cukup memalukan"
Ujar Mayuri.
Nemu mulai berekspresi serius dan menuju Pernida
lainnya, Nemu pun siap menyerang dengan tangan
kosong.
Nemu membentuk Reiatsu lingkaran di sekitar
tangannya.
"Pemotong Roh - 6%.
Aku akan memotong 6% jiwaku dan menembakkannya
langsung padamu untuk menghancurkanmu"
Kata Nemu.
"GIKON JUURINJUU"
-- BLAAARRRR --
Nemu melesatkan tembakan jurusnya yang mengenai
mata salah satu Pernida sampai tembus dan bolong.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar