Terlihat beberapa burung camar terbang di atas lautan untuk menyebarkan berita tentang sang pria 500 juta Berry, Monkey D Luffy.
Zoro dibuat terkejut oleh serangan Carrot, si gadis kelinci itu. Dari
cakarnya, terlihat semacam aliran listrik yang menyambar-nyamb
ar.
"Senjata macam apa itu? Ada listrik yang keluar darinya..." Carrot
berhenti menyerang saat wanita Mink satunya memberitahu dia soal adanya
penyusup di Hutan Paus. "Ada penyusup di Hutan Paus!?" Carrot kaget.
"Ya, ini buruk, mereka akan membuat para penjaga marah!!" Sementara itu,
Franky, dia masih bertanya-tanya soal mahluk apa mereka itu sebenarnya.
"Apa mereka itu binatang!? Atau manusia!?" Dan Usopp masih
bertanya-tanya soal pakaian yang dikenakan oleh si wanita Mink. Usopp
pun berteriak ke arah wanita itu, "H-Hei kau!! Pakaian itu!! Di mana kau
mendapatkannya!? Apa yang sudah kau lakukan pada Nami!!?"
"Mahluk pemangsa manusia..." ucap Robin dengan nada menakut- nakuti. "Berhenti mengatakan hal-hal mengerikan!!!!!"
teriak Usopp ketakutan. Carrot si gadis kelinci kemudian melompat
dengan sangat tinggi. Tinggi sekali, ia melesat ratusan kaki ke atas
langit dengan sekali lompatan. "Gyaaa!! Jangan makan aku!!" Usopp
mengira kalau Carrot akan melesat ke arahnya. "Whoah!! Kemampuan
melompat seperti itu!!" Franky tampak kaget, "Jadi suku Mink itu seperti
ini!?" Si wanita Mink bertanya pada Carrot, "Apa yang kau lihat dari
sana, Carrot!?" "Di sana... Sepertinya kita sudah terlambat...!!"
ucap Carrot. Dari tempat setinggi itu, ia bisa melihat suatu ledakan di
bagian bawah Hutan Paus. "Ada kekacauan di dekat Kota Gagak, di bagian
bawah Hutan Paus!!" "Sial!! Ayo cepat kita bergerak, Wani!!" ucap wanita
Mink pada buaya yang dikendarainya, "Carrot naiklah, kita harus
cepat!!!" "Ya!!!" Sebelum pergi, wanita Mink itu memberitahu Usopp dan
yang lainnya, "Kami tak punya waktu untuk berurusan dengan kalian!! Jadi
lakukanlah seperti yang kukatakan, pergilah ke pantat kanan hutan dan
kemudian belok kirim saat sampai pada rawa!! Maka kalian akan sampai di
perut kanan hutan, di sana kalian bisa menemukan mayat teman-teman
kalian!!" "Eeeh-------------!?" Usopp dan yang lainnya langsung syok saat mendengarnya.
"Tunggu kami di Perut Kanan Hutan!! Kami segera ke sana!!" Wanita Mink
itu pun pergi bersama Carrot dengan menunggangi si buaya. "Apa mereka
baik-baik saja?" "Tadi itu kru Topi Jerami!" "Eh!? Mereka pasti
benar-benar terkejut..." "Ya, mau bagaimana lagi, tak ada yang bisa kita
lakukan..." "Penyusup di Hutan Paus kemungkinan besar adalah Luffy si
Topi Jerami!" ucap si wanita Mink. "Yah, tapi tak ada bedanya, meskipun
ia kaptennya kita tetap tak akan memberinya belas kasihan.." Usopp
tampak masih syok setelah mendengar kabar tadi. Ia menangis
sejadi-jadinya,
"Tidaaaaakk!!! Mereka sudah dibunuh!!!!!" "Hmm, jadi mayat mereka masih
ada, berarti mereka tidak dimakan.." ucap Robin. "Bukan itu
masalahnya!!!" "Hah, tenanglah, si alis keriting bersama mereka, dia
pasti tak akan membiarkan hal itu terjadi.." ucap Zoro. "Benar, tak
mungkin mereka mati semudah itu, ini pasti cuma jebakan untuk menurunkan
semangat kita..." ucap Franky. "Benar, itu memang sulit untuk
dipercaya.." ucap Robin. "Tra-kun, rekan-rekanmu juga ada di sini, kan?
Sudah coba untuk menghubungi mereka?" "Tidak, dari awal aku juga tidak
berpikir aku akan bisa bertemu dengan mereka lagi..." ucap Law. "Tapi..
Oh iya, aku lupa kalau aku punya vivre card..." Law mengambil sebuah
vivre card dari sakunya, "Ini adalah miliknavigator kami, Bepo..." "Oh!!
Hei, kalau dipikir-pikir, kau punya beruang yang bisa bicara sebagai
anggota krumu, kan? Apa dia juga Suku Mink!?" "Ya..." ucap Law. Law
menaruh vivre card itu di telapak tangannya, sambil melihat arah ke mana
pergerakannya. "Ini adalah tempat kelahirannya..." ucap Law lagi. "Tapi dia tak memilikiingatan
soal kehidupannya di sini, mungkin karena dia meninggalkan pulau ini di
usia yang sangat muda. Dia telah bersamaku selama 10 tahun, dan ia
adalah rekanku, aku percaya padanya. Kalau kita mau menemukan jawaban
kurasa kita harus terus berjalan..." "Kalau kita terus maju kita akan
sampai di kota, apa kau yakin dengan itu?" "Kenapa tidak? Dari pada
mendengarkan binatang aneh..." ucap Zoro. Di Hutan Paus, ledakan yang
dilihat oleh Carrot tadi ternyata berasal dari pertarungan antara Luffy
melawan manusia banteng. Mereka saling hantam, saling serang hingga
menciptakan ledakan- ledakan kekuatan. "Sudah cukup!! Sudah cukup!!"
teriak Bepo. Ya, setelah sekian lama akhirnya ia muncul, Bepo, si
beruang kru Law. Bepo mencoba untuk menghentikan kemarahan manusia
banteng itu, "Sudah hentikan!! Aku kenal dia, hentikan!!" Namun tetap
saja, si manusia banteng terus berusaha untuk menyerang Luffy, "Kau
mungkin mengenalnya, tapi tetap saja dia masuk tanpa izin!!" Manusia
banteng itu menyerang, dan Luffy pun tak mau kalah. Ia memanjangkan
lehernya ke belakang dan bersiap untuk melesatkan sundulan, "Gomu Gomu
no..." "Garava!!!" "Bell!!!" Bam!!! Kepala dua mahluk keras kepala itu
pun saling hantam.
~~~~~~~~~~~~~~~~
sebelum lanjut.. mohon pengertian nya broot. saya gak minta donasi.
yang saya minta tolong klik link yang saya kasih broot.. bagi yang mau
bantu silahkan [
klik disini broot ]
sebelum nya saya ucapkan terima kasih dan tetap kunjungi
http://nanika.heck.in/ ~~~~~~~~~~~~~~~~
"Kenapa listrik tak bekerja padanya!!?" teriak manusia gorilla.
"Sepertinya kita harus menghentikan mereka sendiri!!" Jean, satu lagi
anggota Law mencoba untuk menghentikan monster-monster
itu dengan kekuatan fisik. Namun, ia dengan mudah dibanting oleh
manusia gorilla. "Jangan menghalangi jalan kami Jean Bart!!!" "Oh
tidak!! Kita bukan tandingan mereka!!" ucap kru Law yang lain. "Kekuatan
itu..." "Sudah cukup, para penjaga!!!" Wanita Mink itu akhirnya sampai.
"Terima ini, benda melayang!!" Carrot melempar semacam kain ke manusia
banteng. "Lalu, pisang!!" Carrot juga melempar pisang untuk si manusia
gorilla. "Mooo!?" "Pisang!!" Dua mahluk itu pun sibuk dengan kain dan
pisang. "A-Apa-apaan itu tadi?" ucap kru Law. Merekalah sang penjaga
yang dimaksud. Rudy si Mink Banteng, dan Black Back si Mink Gorilla.
"Anjing??" ucap Luffy kaget saat melihat si wanita Mink. Carrot dan
wanita itu adalah suku kesatria binatang, Carrot si Mink Kelinci, dan
Wanda si Mink Anjing. "Jadi kau Luffy si Topi Jerami? Namaku Wanda, kami
tak akan melakukan apapun padamu, jadi kau berhentilah bertarung
melawan kami..." "Ini aneh sekali... Negeri aneh dengan orang-orang yang
aneh, seperti negeri yang semua penduduknya itu Chopper..." ucap Luffy.
"Tapi Hei, aku tak melakukan apa- apa!! Merekalah yang tiba-tiba saja
menyerangku!!" ucap Luffy lagi sambil menunjuk Rudy dan Black Back, si
Banteng dan Gorilla. "Yah, itu karena kau masuk ke hutan ini tanpa
diundang..." ucap Wanda sambil mengecup kening Luffy. "Hei!!" "Para
penjaga, aku akan membawanya pergi dari sini, jadi maafkanlah dia.."
ucap Wanda. "!!!!" Satu lagi penjaga tiba-tiba memasang tatapan yang
mengerikan. "Yah, anggap saja ini hari keberuntunganmu,
nak, untung saja ada Wanda, ayo kita pergi, Rudy, BB..." "Pedro..."
Lalu ia pun berteriak, "Kalian semua, mundurlah!!!!" "Eeh!?" Luffy
kaget. "hah?" Mahluk-mahluk yang semula mengawasi Luffy dari balik
pepohonan pun pergi. "Jadi dari tadi aku dikepung!?" Luffy baru sadar.
"Harusnya kau bersyukur hari belum gelap.." ucap Wanda. "Hei,
ngomong-ngomong, Topi
Jerami, apa kau tidak mengingat kami!? Kamilah yang merawatmu saat
Perang!!" ucap Bepo. "Eh!? Oh!! Kau si beruang bicara yang bersama
dengan Tra-guy itu, kan!?" "Tra-guy? Bukan! Kami itu krunya Trafalgar
Law, Bajak Laut Heart!!" "Lah tadi kan aku bilang itu..." "Bukan!!!"
~~~~~~~~~~~~~~~~
sebelum lanjut.. mohon pengertian nya broot. saya gak minta donasi.
yang saya minta tolong klik link yang saya kasih broot.. bagi yang mau
bantu silahkan [
klik disini broot ]
sebelum nya saya ucapkan terima kasih dan tetap kunjungi
http://nanika.heck.in/ ~~~~~~~~~~~~~~~~
"Aku sudah membaca beritanya!" ucap Penguin, kru Law yang lain. "Berita
besar terus bermunculan!! Sekarang kita beraliansi, kan?" "Apa kapten
bersamamu?" "Ya, tentu saja, Tra-guy..." "Kau itu dengar tidak, sih!?
Siapa itu Tra-guy!?" Bepo dkk berteriak sambil membentuk pose aneh.
"Tra-Guy ya Law..." "Eh!? Benarkah!? Aku baru tahu sekarang... Jadi
kapten benar- benar ada di sini!?" "Aku mau bertemu kapten segera!!!
Hiks!!!" Di Pusat Punggung Gajah, Kota Gagak... "Tidak salah lagi pasti
sudah terjadi penyerangan..."
ucap Robin saat melihat seisi kota yang rusak berantakan itu.
"Bagaimanapun, kota ini tampaknya paling tidak memiliki ratusan
penduduk... tapi sekarang tak ada satu pun..." "K-Kota ini benar-benar
gila!! Ayo segera pergi setelah bertemu dengan Sanji dan yang
lainnya!!!" ucap Usopp. "Lihat, masih ada bekas makanan... Kejadian ini
pasti terjadi baru-baru ini..." ucap Robin. "Whoah!! Kita tak boleh
berada di tempat terbuka seperti ini!! Musuhnya mungkin masih berada di
dekat sini!! Mereka akan mengejar kita!!!" teriak Usopp. Sementara itu
Zoro, ia menemukan semacam batang kayu yang dibentuk menyilang, semacam
tempat penyiksaan. "Hei, bukankah ini terlihat seperti tempat
penyiksaan?" "Kurasa musuh kita bukanlah manusia, terdapat bekas cakaran
di mana-mana.." ucap Franky. "Lalu ini... Jejak kaki yang merupakan
milikbinatang raksasa.. Mink..." "Seekor gajah?" "Ada binatang yang
menyerang Suku Mink di Negeri mereka sendiri?" "Ya, kemungkinan itu
selalu ada, apalagi dengan melihat bekas cakaran itu.." ucap Law.
"Benar..." ucap Robin. "Jadi sekitar 1-2 minggu yang lalu, tempat ini
masih sebuah negeri, tapi sekarang sudah hilang.." "Eeh!? Lalu di mana
Sanji dan yang lainnya!?" Di sisi Luffy, Wanda menceritakannya
padanya. "Sudah hilang!? Jadi karena itu tak ada seorang pun yang
tersisa di kota?" "Dulu tempat ini disebut sebagai Kerajaan Mokomo,
sebuah negeri dengan sejarah llratusan tahun, semuanya berjalan dengan
lancar sampai sekitar setengah bulan yang lalu... Aku bahkan masih bisa
mengingat wajah bahagia mereka... Tapi kemudian orang itu menghancurkan
negeri ini.... Jack!!" Kemudian tiba-tiba saja terjadi guncangan.
"Whoah!! Gempa!?" "Sebuah erupsi!! Hujan erupsinya akan segera terjadi!!
Cepat naik ke atas pohon!!" "Tidak, naiklah ke atas Wani!! Kita akan
pergi menuju Perut Kanan Hutan!! Teman-temanmu ada di sana!!" ucap
Wanda, meminta Luffy untuk ikut bersamanya naik ke atas buaya itu. "Ooh,
jadi Sanji dan yang lainnya ada di sana ya!!" ucap Luffy. "Ah..." Wanda
terdiam. Dalam hati, "Tidak... Tidak mungkin..."
bersambung ke alur cerita one piece
chapter 806
Tidak ada komentar:
Posting Komentar