DAFTAR ISI

Sabtu, April 01, 2017

ne Piece Chapter 861

Pesta telah dimulai, semua tamu undangan telah berkumpul di atap kastil kue tempat acara berlangsung. Escalator permen yang Perospero buat pun perlahan mulai mencair. Anak-anak kecil di bawah langsung bergegas untuk memakannya.

Di atap, Vito naik ke atas gerbang lalu berkata sambil gemetar ke bosnya, Bege yang masih berjaga di luar.

"Vito! Apa yang kau lakukan!?" Bege bertanya.

"Ayah!! Ini tak bisa dipercaya!! Baru saja, presiden Majalah Ekonomi Dunia dan pemimpin Germa mengobrol!!"

One Piece Chapter 860

Pekoms diikat di karang bebatuan Pantai Timur Whole Cake Island, sementara Aladine dan krunya bersiap-siap untuk naik kapal, meninggalkannya
. Pekoms tentu saja tak terima, "Mau ke mana kalian sebenarnya hah!? Gaoh!!"

"Kami akan meninggalkan negeri ini, semoga seseorang cepat menemukanmu.." ucap Aladine.

"Haah!? Apa Mama tahu tentang semua ini!?"
"Tentu saja tidak!!" ucap Aladine. "Kami akan berada jauh di dalam laut kalau dia tahu!! Semua yang pergi meninggalkannya harus mati, dia yang suka bilang begitu kan!?"

Ya, sesegera mungkin Aladine dan para manusia ikan ingin pergi meninggalkan wilayah kekuasaan Big Mom. "Jinbe berterima kasih banyak padamu, kau tahu..."

Selasa, Maret 21, 2017

One Piece Chapter 859

Diskusi serius dimulai, dan Sanji mempertanyakan sesuatu yang sejak awan membuatnya penasaran. "Aku tak begitu tertarik dengan rencana pembunuhan Big Mom ini, tapi apa benar Big Mom bisa dibunuh? Sejauh ini yang kutahu dia itu seperti balon besi, melukainya sedikit saja aku tidak yakin..."

"Benar," tambah Pedro, "Apalagi kalau mau melakukan pembunuhan, kita harus melakukannya dengan cepat, bukan? Atau nantinya malah kita yang dikepung dan dibunuh..."

"Dan Yonkou itu pastinya kuat, kan?"
"Tentu saja!! Dia itu monster!!" ucap Nami, "Kami hampir mati saat berusaha mengambil kembali Brook darinya, padahal dia tidur!!"

"Benar, benar," ucap Brook, "Terlebih kau memilih untuk melakukan rencana ini saat Pesta Teh di mana orang-orang kuatnya berkumpul!!"

"Bagaimana, Bege?"

one piece chapter 858

"Shashasha... Kau tenanglah sedikit, Pekoms!!" ucap Praline, duyung putri Big Mom.
"Tapi... Tapi Praline... Bagaimana kalau di tengah jalan seseorang menghentikannya dan..."

"Kalau sesuatu seperti itu terjadi, kalau ada yang menghentikan Jinbe, kau juga pasti tak akan bisa banyak membantu!! Kau hanya akan menambah parah lukamu sendiri!! Jadi istirahat saja!!"

"Dia benar, Pekoms!! Sebagai dokter kapal, aku melarangmu untuk bergerak!!"


Lama-lama Pekoms jadi makin curiga.

"Kalian... Aku merasa kalau kalian menyembunyikan sesuatu.." ucap Pekoms. "Pantai ini sepertinya ramai sekali di malam hari, aku melihat banyak orang berlalu-lalang membawa kargo... Aku berterima kasih kalian semua menolongku, tapi aku harus pergi!!"

"T-Tunggu dulu!! Kau tidak boleh pergi!!" ucap manusia ikan.
"Tidak boleh!? Gaoh!! Apa yang sebenarnya kalian sembunyikan, hah!?

Senin, Maret 13, 2017

One Piece Chapter 857

Di pinggiran Sweet City, Sanji dan Luffy masih berbincang. Luffy menceritakan apa yang telah terjadi sampai akhirnya ia bisa sampai di tempat itu.
Sanji kaget saat Luffy menyebut soal Jinbe.
"Jinbe muncul!?"
"Ya, aku juga terkejut waktu itu.." ucap Luffy.
"Jadi paling tidak Nami aman, kan? Aku jadi lega.." ucap Sanji.
"Yah, sekarag kita harus memikirkan bagaimana cara supaya bisa berkumpul lagi dengan yang lainnya.." ucap Luffy. "Mereka pasti senang saat mendengar kalau kau akan kembali, shishishi..."
"Aku... Bagaimana mungkin aku menatap Nami setelah semua yang sudah kulakukan.." ucap Sanji.
"Nami dan yang lainnya malah jadi yang paling menghawatirkanmu.." ucap Luffy.
"Tapi tetap saja, aku sudah membuat mereka melewati berbagai kesulitan..."
"Oh, hujannya sudah mulai berhenti.." Luffy menatap ke arrh langit.
Begitu pula dengan Sanji.
Di Dunia Cermin, Nami dan yang lainnya akhirnya menemukan cermin yang terhubung dengan pecahan cermin yang berada tak jauh dari tempat Luffy dan Sanji berada.
"Oh, itu dia mereka!!"

Sabtu, Februari 18, 2017

One Piece Chapter 856

Di Dunia Cermin, Carrot menjerit dan bertanya pada para cermin, "Cermin oh Cermin!! Apa kalian benar-benar tidak tahu di mana Luffy dan Sanji berada!?"
"Aku tidak melihat mereka!!"
"Aku juga tidak melihatnya!!"
"Bagaimana dengan cermin di kamar Sanji!?"
"Pria aneh tidur di kasur menggantikannya!"
"Kalau memang mereka tak ada di kastil," ucap Nami, "Kurasa aku tahu di mana mereka berada. Tak ada cermin yang bisa membawa kita langsung ke sana, tempat di mana mereka berdua sempat bertarung pagi ini..."

Senin, Februari 13, 2017

ne Piece Chapter 855

Para pasukan bermunculan mendekati Bobbin yang sempat tumbang oleh tendangan Sanji. "Tuan Bobbin!! Ada apa itu tadi!? Kudengar tadi ada suara keras sekali!!"

Mereka kemudian melihat lubang bekas tendangan tadi,
"Lubang di tembok ini...!!"

Bobbin lalu bangun dan menggoyang-goya
ngkan kepalanya.
"Tak ada yang perlu dikhawatirkan, kalian tidur saja..."

Bersamaan dengan goyangan kepala itu, para prajurit yang berdatangan seolah terhipnotis dan kemuidan tertidur.

Tentara Bajak Laut Big Mom (Bishop)
Bobbin si Pemberes, Bounty 155.000.000

"Aku akan membereskannya..." ucap Bobbin.
"Bahkan iblis neraka pun, akan datang di Pesta Teh Mama!!"

Senin, Februari 06, 2017

One Piece Chapter 853

Ruang harta, Big Mom telah berhasil menangkap Brook. Mahkluk tulang setinggi lebih dua setengah meter itu terlihat kecil sekali di cengkraman tangan Big Mom.

"Mamamama..."

Big Mom tersenyum-senyu
m sambil mengelus kepala Brook. "Mahkluk kecil yang imut sekali!! Tubuhmu tulang belulang tetapi bisa hidup, sungguh suatu keajaiban!! Kau juga bertarung dengan gagah berani, Soul King!!"

"Para prajurit keju takut setengah mati padamu, Mamama... Kau benar-benar Soul King, musuh alami mereka... Tapi kau tak akan bisa mengalahkan anak-anak ini... Mereka spesial!!"

Yang Big Mom maksud adalah mereka bertiga: Napoleon si Topi Bajak Laut, Zeus si Awan Petir, dan Prometheus si matahari.

One Piece Chapter 852

Ruang medis Whole Cake Island, dokter yang mengecek kondisi Reiju tampak terkagum-kagum oleh kekuatan dan kemampuan menyembuhkan diri perempuan itu. "Kulitnya keras sekali, dan kemampuan menyembuhkan dirinya sungguh luar biasa. Jadi ini manusia modifikasi Germa, eh..."

"Kalau dia beristirahat dengan baik," ucap dokter, "Dia pasti bisa menghadiri Pesta Teh yang akan dilaksanakan besok. Beritahu Keluarga Vinsmoke kalau dia akan tetap menginap di sini malam ini, mereka pasti khawatir..."

"Siap pak!!" ucap prajurit kue.

"Kalau begitu sekarang aku akan pergi mengecek pasien di lantai 4.."
"Baik pak!!"

One Piece Chapter 854

Prajurit Big Mom terus mengejar Jinbe dan Nami.
"Tutup gerangnya!! Kepung mereka!!"
"Jangan sampai mereka lolos dari sini!!"

Tak hanya mengejar, beberapa juga menembaki Jinbe dan Nami dengan senapan. Namun meski bertubuh besar, kecepatan lari Jinbe tak mudah untuk mengejar, bahkan sambil membawa Nami di atas punggungnya.

"Kalau begini terus, lama-lama kita bisa terkepung!!" ucap Jinbe.
"Eh!? Apa tidak ada jalan keluar!?" Nami bertanya.

Beberapa pengejar bahkan baru sadar kalau yang mereka kejar adalah Jinbe.
"Itu Boss Jinbe!! Eh...!? Jinbe memberontak!!"

Rabu, Februari 01, 2017

One Piece Chapter 850

Sweet city, warga dilanda kekacauan karena mahkluk misterius mendadak bermunculan di cermin-cermin mereka: Chopper dan Carrot.
Chopper dan Carrot tampak masih sibuk mencari-cari keberadaan Luffy dan yang lainnya, cermin demi cermin yang menghubungkan mereka dengan dunia nyata pun mereka cek satu per satu. Akibatnya, orang-orang yang kebetulan berada di depan cermin jadi kaget.
"Gyaaaa!!!"
g
Chopper terus mencari, berpindah dari satu cermin ke cermin lainnya.
"Bukan yang ini, bukan yang ini juga... Bukan..."

One Piece Chapter 849

Ruang tamu Keluarga Vinsmoke, tampak Judge yang sedang berkumpul dengan ketiga putranya. Anehnya, Reiju tidak ikut bersama mereka. Yonji pun bertanya-tanya,
"Reiju kemana?"

"Entahlah," jawab Niji, "Tapi tadi aku melihatnya pergi..."

"Oh, ya sudah, yang terpenting sekarang, Ayah, di mana mereka berdua akan tinggal setelah pernikahan ini?" Yonji menanyakan soal Sanji dan Pudding.

"Tinggal di Germa, tentu saja.." ucap Judge. "Kalau kita tak menjadikan gadis itu sebagai sandera, siapa yang bisa menjamin apa yang akan mereka minta dari kita nanti kedepannya? Jangan lupa saat ini kita berurusan dengan bajak laut..."