DAFTAR ISI

Jumat, Desember 19, 2014

Versi Teks One Piece Chapter 742

"Dengan kecepatan komet, dia bahkan
berhasil mengalahkan Ricky, sang ksatria
misterius!! Setelah sembilan tahun, tiga ribu
kemenangan dalam tiga ribu
pertarungannya! ! Tak terkalahkan!! Kyros
adalah legenda hidup!! Kata tak terkalahkan
dibuat untuknya!!"
Teriakan para penonton terus menggema di
dalam Colosseum bersejarah itu, teriakan
yang mengagung-agung kan nama Kyros.
Di arena, Kyros melihat ke arah Ricky, lawan
terakhirnya yang telah rebah, kalah. "Kenapa
diam-diam kau ikut menjadi peserta, raja
Riku?" Kyros tahu siapa yang ada di balik
topeng itu.
Raja Riku, dalam posisi tergeletak melihat ke
arah Kyros, "Berkat latihan darimu, aku jadi
lumayan kuat.." ucapnya. "Kau tak pantas
disebut sebagai binatang buas, dan
bukankah ini sudah cukup? kau telah
mengurung dirimu sendiri selama sembilan
tahun, keluarlah.."
"Aku punya pekerjaan untukmu.." ucap raja.
"Kyros, dari pada terus menyesali masa
lalumu, lebih baik kau memilih untuk
melindungi banyak orang.."
One Piece Chapter 742 - Aku Akan Selalu
Berada di Dekatmu
Versiteks oleh VersiTeks.com
Raja meminta Kyros untuk menjadi kapten
pasukan kerajaan. Sejak saat itu, Kyros
berhenti dari kolesium dan mengabdi untuk
kerajaan. Satu tahun kemudian, Kyros menjadi
sosok yang dikagumi oleh orang-orang,
terutama para gadis. "Kyros-sama!!!"
"Huh, populer sekali kau di kalangan gadis-
gadis, Kyros-sama.." ucap tuan putri. "Tapi
tetap saja kau itu pembunuh!! Aku tak
mengerti kenapa ayah membawamu ke sini.."
tuan putri tampak sangat membenci Kyros.
"Jangan mengungkit-ungk it masa lalunya
lagi, kakak.." ucap putri muda, Violet. Scarlet
dan Violet, mereka berdua adalah putri raja.
Scarlet sang kakak yang waktu itu berusia 17
tahun, sementara adiknya Violet berusia 10
tahun.
"Dia bahkan menjadikanmu kapten pasukan
yang tugasnya untuk menjaga keadilan, ini
tak masuk akal sama sekali!!" tuan putri
Scarlet masih kesal.
"Kau mungkin bisa menipu rakyat negeri ini,
tapi kau tak akan bisa mengelabuhiku!!
suatu hari nanti aku akan mengungkap niat
burukmu!! Jangan dekat-dekat atau berani
menyentuh kami, paham!?"
Violet yang saat itu sudah mememakan buah
setan bisa melihat isi hati Kyros. "Tapi
sebenarnya orang ini.." Violet hendak
menjelaskannya pada sang kakak, kalau Kyros
memang benar-benar yang baik, namun..
"Hei!! Jangan melihat ke dalam hatinya yang
kotor itu!!" Scarlet tetap merasa kalau Kyros
itu jahat.
"Tapi aku harus melindungi anda.." ucap
Kyros.
"Aku tak butuh itu!!" bentak Scarlet.
Selanjutnya, pada suatu hari yang buruk di
negeri Dressrosa, bajak laut datang dan
menculik putri Scarlet. "Mereka menculik
Scarlet-sama!!" teriak warga.
"Bajak laut!!"
"Mana penjaganya!?"
"Mereka telah dikalahkan!! Oh tidak!!"
Seisi negeri panik, namun kemudian dengan
kekuatannya Kyros menyerang para bajak laut
itu. Boomm!!! Ia pun berhasil menyelamatkan
tuan putri.
"Ma-maafkan aku!!" buru-buru Kyros
melepaskan Scarlet, perempuan yang baru
saja ia selamatkan. "Aku telah.. menyentuh
anda.. maaf.."
Tuan putri Scarlet menangis.
"Uwaaaaaaa!!!!" menangis tersedu-sedu.
"Kyroooos, aku takut sekali!!!" teriaknya.
"Gyaah, maafkan aku!! maafkan aku!!" melihat
tuan putri menangis Kyros jadi panik.
Sejak saat itu, sikap tuan putri terhadap Kyros
berubah. Ia bahkan mulai sering memasak.
Ayah dan adiknya pun jadi bingung.
"Ada apa dengannya??"
"Dia memasak.."
Ternyata tuan putri membuatkan makanan
untuk Kyros, perasaan cinta dan sayang mulai
muncul di hati tuan putri.
Lalu, pada kesempatan yang lain..
"Kau tak ingin melindungi putriku lagi??"
ucap kaget raja.
"Apa mungkin kau.. suka dengan Scarlet??"
"Tidak!!" ucap Kyros malu-malu.
"Walaupun beberapa penduduk
mendukungmu, moral rakyat tetap tak akan
memaafkan masa lalumu, itulah bagaimana
massa bekerja.." ucap raja.
"Ayah!! Kalau aku tak bisa bersamanya, aku
akan mati!!" ucap Scarlet.
Akhirnya, tuan putri Scarlet mati.
"Scarlet-sama mati..!!" rakyat berdukacita.
"Mati karena penyakit yang datang tiba-tiba,
padahal harusnya dia menjadi ratu yang
hebat.."
Rakyat bersedih, namun ternyata itu cuma
rencana yang dibuat supaya ia bisa hidup
damai dengan lelaki yang dicintainya, Kyros.
"Scarlet, mulai hari ini kau bukan bagian dari
keluarga kerajaan lagi.. Orang-orang
menganggapmu sudah mati.."
"Yap.." Scarlet sudah tahu konsekuensinya.
"Aku tak akan pernah memaafkannya kalau
laki-laki itu bukan kau.." ucap raja Riku. "Aku
belum pernah mendengar hal seperti ini
sebelumnya, Kyros.." lanjutnya.
Setelahnya Kyros dan Scarlet menikah, hidup
bahagia di rumah kecil yang ada di taman
bunga. Tak lama kemudian, putri mereka
lahir. Bayi yang cantik, tangisan Rebecca
terdengar untuk pertama kalinya.
"Namanya.. Rebecca.."
"Kyros, ini putrimu, ayo gendonglah.." Scarlet
menyerahkannya pada Kyros. Tapi, Kyros
malah menjauh. "Aku tak bisa menyentuh hal
murni semacam ini!! Tanganku kotor!! Aku
tak mau mengotorinya!!"
"Lihat, ayahmu aneh sekali, Rebecca.." Scarlet
dan Rebecca tertawa.
"Kau seperti malaikat, Rebecca..!! Aku akan
terus menjagamu.. Aku akan selalu berada di
dekatmu..!!" ucap Kyros, yang telah menjadi
seorang ayah.
Sering kali, raja Riku, Violet, dan pasukan yang
bisa ia percayai mengunjungi mereka. "Lihat
kakekmu!!" raja Riku sering bermain-main
dengan cucunya.
"Rebecca, lagi-lagi kau tumbuh.."
"Buka topengmu, ayah.." ucap Scarlet.
"Manis sekali.." Kyros juga sudah bisa
menggendong putrinya itu.
Kehidupan mereka saat itu benar-benar
bahagia, sampai akhirnya insiden mengerikan
itu terjadi. Dari tempat mereka, Kyros dan
keluarga kecilnya bisa melihat istana kerajaan
yang terbakar.
"Ada apa dengan raja!?"
"Istana kerajaannya terbakar!!"
"Ada apa dengan negeri ini!?"
"Aku akan pergi ke istana!!" ucap Kyros ke
istri dan anaknya. "Dengarlah, Scarlet,
Rebecca!! Kalau situasinya menjadi semakin
buruk, tunggu aku di taman bunga merah,
aku akan menemui kalian di sana!!"
Kyros pergi ke istana, hendak menyelamatkan
raja yang telah ditahan oleh Doflamingo dan
antek-anteknya. Namun naas, kaki Kyros
berhasil terkena borgol mereka. Namun meski
begitu, Kyros tetap tidak menyerah. "Apa yang
telah kalian lakukan pada negeri dan raja!?
Bajak laut!!"
"Apa kau tidak lihat? raja membakar kotanya
sendiri.." ucap Doflamingo.
"Raja tak akan melakukan hal seperti itu!!"
ucap Kyros.
"Kyros!!!" raja Riku menangis.
"Lepaskan batu laut ini!! Aku bukan pemakan
buah iblis!!" teriak Kyros. Namun meski
begitu, tetap saja rantai itu cukup kuat untuk
menahannya.
"Kyros, aku telah mendengar kabar
tentangmu dari anak buahku.." ucap
Doflamingo. "Raja akan digantung, dan
seluruh keluarganya akan mati!! Aku telah
mengirim orang ke tempat istri dan
anakmu!!"
"Lihat baik-baik, Pemerintahan Raja Riku akan
berakhir di sini!!" Doflamingo bersiap untuk
mengeksekusi raja Riku, tepat di hadapan
menantunya itu, namun sattt!!!!
Kyros melepaskan diri dengan memotong
kakinya sendiri. Ia lalu melompat, dan bersiap
untuk menebas Doflamingo. "Kau!!
Mengorbankan kakimu sendiri!?" Doflamingo
kaget.
"Kyros!!!"
Boft!!! Saat itulah Sugar menggunakan
kekuatannya dan kemudian mengubah Kyros
menjadi boneka tentara. "Mainan!?" raja Riku
kaget.
"Hah, hah.." Kyros jatuh sebagai mainan.
"Aku.. menjadi mainan!? Apa ini.. mimpi!?"
pikirnya.
Namun meski dalam wujud mainan, Kyros
mampu menyelamatkan dan membawa kabur
raja. "Mainannya kabur bersama dengan
raja!!"
Sesampainya di tempatak yang aman, Kyros
terus berusaha untuk meyakinkan raja Riku.
"Aku Kyros!! Raja Riku!!" ucapnya. Namun,
ingatan tentangnya sudah benar-benar
lenyap dari muka Bumi ini.
"Maaf, aku belum pernah mendengar nama
itu sebelumnya.. Tapi aku tak akan pernah
melupakan jasamu tadi.. Kau ini mainan yang
aneh.." ucap raja.
Selanjutnya Kyros pergi menuju tempat istri
dan anaknya. "Scarlet, Rebecca!! Tunggu aku
di tempat yang kuminta!!" ucapnya dalam
hati.
"Tak ada yang mengingat namaku, hujan
yang datang tiba-tiba.."
"Di taman bunga merah, Scarlet dan Rebecca
menungguku.."
"Scarlet!?" Kyros kaget. Ia melihat istrinya di
tengah jalan, padahal seharusnya ia berada di
tempat yang aman. Dan yang lebih naas,
seseorang berdiri di depannya, bersiap untuk
menembak dan.. BAM!!
"Scarlet!? kenapa dia ada di sini!?" pikir kaget
Kyros.
"Kyaaahh!!" orang-orang berteriak.
"Scarlet!!!" dalam hati Kyros berteriak.
"Seseorang ditembak!! pasukan raja Riku
lagi!?" ucap para warga, yang masih mengira
kalau semua kekacauan ini diakibatkan oleh
raja Riku dan pasukannya.
Sudah terlambat bagi Kyros, seseorang telah
menembak istrinya, dan orang itu adalah
anak buah Doflamingo, Diamante. "Kenapa
kau tidak menungguku!?" dalam hati Kyros
menyesali semuanya.
"Apa kau telah melupakanku juga?"
"Apa semuanya telah menghilang? bahkan
janji kita.."
"Ingatan kita.."
"Scarlet!!!"
Di saat-saat terakhirnya, Scarlet masih mampu
untuk bicara. "Aku tak tahu kau siapa, tapi..
Putriku.. Dia menungguku... Dia lapar..."
"Ini aku.. Kyros.." ucap Kyros, namun
bagaimanapun semua orang telah
melupakannya. "Scarleeeeettt! !!!" teriaknya
saat sang istri menghembuskan nafas
terakhirnya. "Dengan tangan yang kecil ini..
Aku bahkan tak bisa.. Merasakan
kehangatanmu lagi..."
"Tuan tentara!!"
"Tuan tentara!?"
Setelahnya, lamunan Kyros berakhir, flashback
berakhir..
Kembali ke lantai dua, tempat ia, Luffy dan
Violet berada...
"Aah, Viola-sama.."
"Apa kau baik-baik saja??" tanya Luffy.
"Aku bisa melihat musuh berdatangan dari
lantai satu!!" ucap Violet.
Di lantai bawah, memang tampak Gladius
yang kesal dan datang dengan pasukannya.
"Aku tak akan memaafkan mereka!! Dia cuma
penipu yang menyamar sebagai tua muda!!
Topi Jerami dan yang lainnya berada di lantai
dua, bekas darah Viola ada di dinding.."
ucapnya.
"Ini buruk, kalau kita dikepung.. Apa
sebaiknya kita langsung melancarkan
serangan dadakan saja!?" ucap boneka
tentara. "Usoland dan yang lainnya tak akan
bisa melakukannya.."
"Ngomong-ngomon g, kalian semua bajak
laut, ya.. Bahkan Fraland dan Usoland, aku
baru menyadarinya.." ucap boneka tentara.
"Apa itu masalah??"
"Aku juga punya nama yang buruk.. Selama
tujuan kita sama, aku tak ada masalah.."
Di Colosseum, lantai bawah, para penjaga
tampak khawatir. "Retakan lagi!?" ucap
mereka "Hari ini kekuatannya dahsyat sekali..."
"Serangan Burgess akan menjadi
puncaknya.."
"Collosseum ini tak akan bisa bertahan lagi.."
Pertarungan final begitu dahsyat hingga
membuat Colosseumnya retak.
Di arena, pertarungan terus berlanjut. Tampak
Sabo berhadapan dengan Burgess. "Bagus.."
ucapnya sambil menghindari serangan
lawannya itu.
Di sisi Rebecca, Bartolomeo melindunginya
dengan kemampuan tembok penghalangnya.
Namun begitu, Diamante tetap bisa
menyakitinya, menyakitinya dengan kata-
kata..
"Aku akan terus mengatakannya, lagi dan lagi,
Rebecca!! Orang yang telah menembak
ibumu, Scarlet..."
"Hei hei, kenapa kau menyerangnya dengan
kata-kata!?"
"Adalah AKU!!!!" Diamante terus mengungkit-
ngun gkit mimpi buruk itu. Rebecca tak
kuasa menahan rasa sedihnya.
"Ibu, aku lapar.." teringat jelas saat ia
meminta makan pada ibunya, hal yang
menyebabkan ibunya pergi dan akhirnya
berhasil dibunuh..
"Aku akan pergi untuk membelikanmu
makanan.."
"Menyedihkan.. Aku bahkan tak bisa
bergerak.." ucap Rebecca dalam hati.
Di sisi Franky, secara mengejutkan tampak ia
telah berhasil dijatuhkan. Franky rebah,
tergeletak tak berdaya, dengan orang-orang
Doflamingo mengerumuni tubuhnya. "Uukh..
Usopp.. Kau pasti bisa.." dalam hati ia hanya
bisa berharap pada Usopp.
Di sisi Usopp, terdengar dukungan para
Tontatta.
"Usoland!!"
"Usoland!!"
"Usoland!!"
"Usoland!!"
"Usoland!!"
Bahkan tak hanya para Tontatta, semua
pekerja paksa di tempat itu juga memberinya
dukungan. Meski bukan dengan teriakan,
dalam hati mereka terus mendukung.
"Usopp kru Topi Jerami, berjuanglah!!!"
"Aku belum pernah melihatmu, tapi
berjuaanglah!! Kalau kau menyelamatkan
kami, aku akan berhutang budi padamu
selamanya!!!"
"Berjuanglah!!"
"Berjuang!!"
"Aku tak mau jadi mainan selamanya!! Kalau
aku kembali menjadi manusia, aku tak akan
mengejar Topi Jerami lagi!!" dukung
Cavendish dalam hati.
"Aku bahkan akan bekerja untukmu!!
berjuanglah!!" dukung Hajrudin.
"Kalau kau butuh uang, aku akan
memberikannya berapapun yang kau minta!!"
ucap Dagama dalam hati.
Tak mau mengambil resiko, Doflamingo
memberi perintah pada Trebol. "Trebol, kirim
Sugar ke istana.." ucapnya lewat Denden
Mushi.
"Behehe!! Baiklah, Dofy.. Tenang saja, tak akan
ada yang terjadi.." ucap Trebol.
"Jangan khawatir, tuan muda, musuh sudah
kehilangan kesadaran.."
Tampak Usopp telah dibuat tak sadarkan diri,
satu-satunya harapan telah berhasil
dikalahkan.
"Usoland!!!" teriak Leo.
Usopp terduduk dengan wajah yang tampak
babak belur, terikat oleh cairan-cairan lengket
Trebol. Di hadapannya, Trebol dan Sugar
melihat tanpa belas kasihan. "Aku juga akan
mengembalikan racun yang kau berikan.."
Sugar bahkan bersiap untuk memasukkan
permen yang harusnya diberikan padanya itu
ke mulut Usopp.
"Ah!! Tatabasconya!! harapan terakhir kita!!"
ucap para Tontatta.
"Makanlah.." Sugar memasukkan permen itu
ke mulut Usopp.
"Mati.." ucapnya.
"Ahh!! Usoland!!!"
Glek.. Usopp menelan permen super pedas itu,
''KYAAAAA!!!!!! !" lidah Usopp terbakar,
matanya melotot sampai berputar-putar.
Luar biasa pedasnya teriakan dan wajah
Usopp membuat Sugar kaget.
"GAAAAAAH!!!!" Sugar jadi ikut-ikutan melotot,
ia shock setelah melihat reaksi Usopp. Sugar
kehilangan kesadaran, mulutnya berbusa.
"Hei!? Sugar!!??? Apa yang kau lakukan!?
bertahanlah!!!! "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar