DAFTAR ISI

Jumat, Desember 19, 2014

-= Versi Teks One Piece Chapter 743 =-

Sebelumnya : One Piece Chapter 742
Benar-benar di luar rencana, dewi
keberuntungan masih berpihak pada Usopp
dan rekan-rekannya. Berkat sesuatu yang
tak sengaja Sugar lakukan, akhirnya ia harus
membayar itu semua. Gadis kecil itu
pingsan, dan tentu saja itu menciptakan
kekacauan yang luar biasa..
"Uwaa!!!" satu per satu mainan kembali ke
wujud mereka. Dengan pingsannya Sugar,
para mainan kini kembali.
"Aku kembali!!"
"Akhirnya!!"
"Aku kembali!!"
Seisi pelabuhan perdagan kaget, baik para
mainan maupun pasukan Doflamingo.
"Mainan-mainannya!!?" mereka semua
kaget, panik.
"Aku kembali menjadi manusia lagi.."
beberapa bahkan sampai menangis karena
terharu. Ya, semuanya telah kembali. Robin,
Cavendish, serta peserta turnamen kolesium
lainnya..
One Piece Chapter 743 - Guncangan Hebat
di Dressrosa
Versi Teks oleh : Beelzeta
"Maaf Dofy!!" lapor Trevor ke Doflamingo.
"Trevor!?" Doflamingo kaget, dari nada
bicara Trveror Dofy sudah bisa mengira
kalau ini pertanda buruk. Dan benar saja,
Trevor lalu menjelaskan bahwa, "Sugar
kehilangan kesadaran!!"
"Hei, apa kau bercanda!?" Doflamingo
membentak dengan nada tak percaya.
Keadaan benar-benar kacau. Tak hanya para
mainan yang ada di lantai bawah,
pelabuhan perdagangan, mainan-mainan di
permukaan juga telah kembali normal.
"Budak-budak yang kita ciptakan dalam
sepuluh tahun ini, mereka semua kembali
menjadi manusia!!" lapor anak buah Dofy.
"Kutukan Hobi Hobi telah rusak!!"
"Wuuf!!"
"Uwaaah!!!" bahkan si boneka anjing itupun
telah kembali. Dan bersamaan dengan
kembalinya mereka, ingatan tentang mereka
juga telah kembali. "Eh!?"
"A-ayah!?"
Istri dan anak lelaki yang menjadi boneka
anjing itu akhirnya kembali mengingatnya.
"Kenapa selama ini kami melupakanmu!?"
mereka tak mengerti. "Ini karena kutukan
itu!! Kupikir aku akan menjadi boneka
selamanya!!"
"Mainannya berubah menjadi manusia!!"
"Uwaahh!! yang itu menjadi gorila!!"
Boneka kera yang sempat terlihat di awal-
awal sampainya Luffy kembali ke wujudnya
semula, yaitu seekor gorila raksasa.
"Groarrrr!!!!!" gorila itu mengamuk.
"Sebio di Selatan melapor pada kerajaan!!
Mainan-mainan yang bekerja di pelabuhan
berubah menjadi bajak laut!!" laporan ke
kerajaan pun datang dari segala penjuru.
"Ini Casta dari Timur!! Mainan-mainannya
berubah menjadi mantan pasukan kerajaan
Dressrosa!!"
"Petugas pemerintahan!! Pelaut!! Petinggi
negeri lain!! Binatang buas!!"
"Di sini Primula!! Kerajaan!! Kerajaan!!"
Saking banyaknya laporan pihak kerajaan
sampai tak tahu bagaimana harus
menanganinya. Kekacauan juga bisa
dirasakan oleh pihak angkatan laut, Fujitora
dan anak buahnya. "Kita butuh pasukan
bantuan!!"
"Bajak lautnya akan.. gyaaahh!!!" beberapa
orang yang hendak melapor bahkan telah
dihabisi. Merasa kesal setelah begitu lama
menjadi boneka, saat kembali tentu saja
mereka langsung melampiaskan semuanya.
"Gehehehe.." di tempatnya, meski dalam
kondisi skarat, Dranky tertawa.
"Sepuluh tahun usaha kita.. seseorang
mengalahkan Sugar, iihn!!?" ucap kesal
orang-orang Doflamingo.
"Bocah sialan itu benar-benar
menyedihkan!!" ucap Senor Pink. Namun
kemudian, "Kuharap dia tidak terluka.." lelaki
itu tetap mengkhawatirkannnya.
"Kyaah!! Senor!!!" para wanita semakin
jatuh cinta.
Beralih ke sisi Zoro, tampak lawannya telah
menghilang. "Hahh.. hah.. kemana dia
pergi??" Zoro melihat ke berbagai penjuru.
"Hei, laki-laki batu!!" teriak Zoro.
Ke sisi Usopp, tampak ia masih tergeletak
tak berdaya. Di sebelahnya, Robin berusaha
untuk membangunkannya. "Usopp,
bertahanlah!! Terimakasih telah
mengembalikan kami menjadi manusia!!"
Di sisi para Tontatta, mereka semua bangga.
"Usoland!! kau melakukannya!! strategi SOP
berhasil!!" teriak mereka.
"Mainannya.. menjadi manusia kembali!!"
"Gara-gara menolong kami.. lukamu begitu
parah.. hiks.." beberapa Tontatta masih
tampak sedih, terutama Leo.
"Kami akan membangun patung perunggu
untukmu!!"
"Kau benar-benar.."
"Pahlawan kami!!!"
Dalam keadaan yang masih buruk itu, Usopp
masih mampu menggerakan tangannya.
Usopp mengacungkan jempolnya, lalu
berbisik pelan, "Sesuai rencana.."
"Benarkah!!??" orang-orang Tontatta kaget.
"Kerennn!!!!!" teriak kagum mereka meski
sebenarnya itu semua murni kecelakaan.
"Serahkan saja sisanya pada teman-
temanku.. pertempuran baru saja dimulai.."
ucap Usopp lagi.
"Ya!!!" sahut para Tontatta.
Di luar, keadaan semakin panik, ribut.
"Tolong dibalas, kerajaan!!"
"Tuan muda!! laporan darurat muncul dari
mana-mana!!"
"Keluarlah Doflamingo!! Aku akan
membunuhmu!!"
"Aku menjadi manusia lagi!!"
"Kyaahh!! Plushieku jadi kakek-kakek
aneh!!"
"Groarr!!"
"Laporkan pada pemerintah!!"
"Jangan tertipu!! Doflamingo itu iblis!!!"
Benar-benar kacau, keadaan Dressrosa
benar-benar panik berat. Di sisi Luffy dan
yang lainnya, ia baru sadar kalau boneka
tentara itu sudah tidak ada. "Hei, tentara
mainannya.."
"Strategi Tontatta berhasil.." ucap Violet,
sambil melihat ke depan, ke arah seorang
pria yang berlari menuju Doflamingo. Luffy
bertanya-tanya, "Ehh?? orang itu??"
"Curos-niisama.." Violet sampai meneteskan
air mata.
"Selama ini aku sudah melupakannya.."
"Hei, apa maksudmu?? kemana perginya si
boneka tentara??" Luffy masih tidak
mengerti.
"Itu dia.." Violet menujuk Curos.
"Hah?? dia manusia??"
"Semua mainan di negeri ini sebenarnya
adalah manusia, mereka diubah menjadi
mainan dan orang-orang akan
melupakannya.. itu adalah kekuatan
musuh!!" jelas Violet. "Sekarang, pengguna
buah setan itu, Sugar telah dikalahkan,
sekarang ingatanku kembali.."
"Dia adalah kapten pasukan kerajaan Riku,
Curos!!!"
"Curos!?"
"Gladiator terkuat dalam sejarah kolesium!!"
ucap Violet.
"Ah!! si patung perunggu itu!!" Luffy masih
ingat.
"Ya, patung itu adalah patungnya, dan.. dia
juga adalah ayah Rebecca!!"
"Eeh!? dia bilang dia tidak mengenalnya??"
Luffy masih tak mengerti.
"Dia telah lupa, semua orang telah
melupakannya. Jadi.. itulah kenapa selama
sepuluh tahun ini.. ia terus mengawasinya,
tak pernah meninggalkan putri yang ia
cintai. Sebagai boneka tentara, tiap hari ia
selalu menjaganya.."
Tak hanya Violet, dalam hati raja Riku pun
kembali mengingatnya. Namun di sisi lain, ia
juga bingung dengan dirinya sendiri.
"Kenapa aku bisa melupakannya!?"
Tak hanya itu, keadaan di kolesium juga
kacau. Terdapat banyak penonton mainan,
dan mereka kembali menjadi manusia.
"Pertandingannya tak bisa dilanjutkan!!
Situasinya benar-benar kacau!!" teriak
komentator.
"Bahkan kolesiumnya juga.."
"Para penonton panik!!"
Kembali ke sisi Curos, ia terus berlari,
membawa pedang dan bersiap untuk
menebas Doflamingo. "Hei, siapa kau!?"
orang-orang bingung.
Raja Riku yang terikat berteriak padanya,
"Apa kau.. Curos!!??"
"Ya!!!" Curos terus berlari dengan
pedangnya.
"Maaf telah membuatmu menunggu selama
sepuluh tahun!!!!"
"Aku tak bisa mengingatnya.." dalam hati
raja Riku menangis, lalu teringat dengan
boneka tentara yang waktu itu
menyelamatkannya. "Aku Curos!! Raja
Riku!!" waktu itu Curos terus mengaku,
namun raja Riku melupakannya. Baru
sekarang raja Riku tahu kalau itu adalah
Curos. "Jadi itu adalah kau.."
"Kau!?"
"Aku datang untuk menyelamatkanmu!!"
teriak Curos dan Batsss!!!! Curos
menebaskan pedangnya dan secara
mengejutkan kepala Doflamingo terlepas
dari tubuhnya.
"Kyaaahhh!!! tuan muda!!!!"
Kepala Doflamingo terpental ke lantai.
"Woahh!! Mingo mati!!!" teriak Luffy.
Sementara itu tak jauh dari sana, tampak
Gladion dan pasukannya semakin mendekat.
"Ketemu kalian, sialan!!" bentaknya.
"Ayo selamatkan Torao!!!" Luffy membawa
Violet dan melompat menuju tempat itu.
"Kyaahh!!"
"Aku datang untuk mengembalikan
Dressrosa yang sesungguhnya!!!" teriak
Curos.
Kembali ke Kolesium Korida, keadaan masih
panik..
"Lari!!" para penonton bergegas menuju
pintu keluar.
"Ada binatang buas di antara para
penonton!!"
"Apa-apaan ini!? bodoh kau Trevor!!" ucap
Diamante kesal. "Harusnya dia terus
menjaga Sugar!!"
Di sisi Bhartolomeo, "Hei, berapa lama lagi
kau akan terus menangis?? aku buka
babysittermu!!" ia kesal karena meski
Diamante telah berhenti menyakiti
pikirannya, Rebecca tetap saja menangis.
Namun kali ini, Rebecca menangis karena
terharu. "Aku... punya ayah!!" ucapnya.
"Aku mengingatnya!!"
"Kelihatannya ini adalah trik yang dibuat
oleh negeri ini, Rebecca.." ucap Sabo.
"Semua hal memiliki inti.." lanjutnya.
"Apa kau juga ingin bicara omong kosong,
senpai!?" ucap Bhartolomeo.
"Pertama-tama.. ayo akhiri pertandingan
ini!!" Sabo jongkok, lalu menancapkan
kedua tangannya yang telah dilapisi haki ke
lantai arena. "Arena ini juga memiliki inti.."
ucapnya, dan kemudian.... "Ryuusouken!!
The Dragon's Breath!!!!"
JBAMMMMMMM!!!!! Arenanya hancur,
ledakan yang benar-benar hebat. Arena kuat
yang disiapkan untuk final itu hancur
berkeping-keping. "Uwaaaahh!!!" teriak
panik para penonton yang masih berada di
sana.
"Arenanya meledak!!!!"
"Lantainya!??" bahkan Burgess pun kaget.
"Apa yang kau lakukan!?"
"Aku punya urusan lain, aku mau menang!!"
ucap Sabo.
"Hack?" Koala menghubungi Hack lewat
Dendenmushi.
"Dia ingin pergi ke lantai dasar sekarang.."
ucapnya.
"Hmm!? ledakan besar terjadi di lantai atas,
apa yang sebenarnya terjadi!?" Hack masih
bingung.
Bersambung ke : One Piece Chapter 744

Tidak ada komentar:

Posting Komentar