Di pinggiran Sweet City, Sanji dan Luffy masih berbincang. Luffy
menceritakan apa yang telah terjadi sampai akhirnya ia bisa sampai di
tempat itu.
Sanji kaget saat Luffy menyebut soal Jinbe.
"Jinbe muncul!?"
"Jinbe muncul!?"
"Ya, aku juga terkejut waktu itu.." ucap Luffy.
"Jadi paling tidak Nami aman, kan? Aku jadi lega.." ucap Sanji.
"Yah, sekarag kita harus memikirkan bagaimana cara supaya bisa
berkumpul lagi dengan yang lainnya.." ucap Luffy. "Mereka pasti senang
saat mendengar kalau kau akan kembali, shishishi..."
"Aku... Bagaimana mungkin aku menatap Nami setelah semua yang sudah kulakukan.." ucap Sanji.
"Nami dan yang lainnya malah jadi yang paling menghawatirkanm u.." ucap Luffy.
"Tapi tetap saja, aku sudah membuat mereka melewati berbagai kesulitan..."
"Tapi tetap saja, aku sudah membuat mereka melewati berbagai kesulitan..."
"Oh, hujannya sudah mulai berhenti.." Luffy menatap ke arrh langit.
Begitu pula dengan Sanji.
Begitu pula dengan Sanji.
Di Dunia Cermin, Nami dan yang lainnya akhirnya menemukan cermin yang
terhubung dengan pecahan cermin yang berada tak jauh dari tempat Luffy
dan Sanji berada.
"Oh, itu dia mereka!!"
"Menurutmu mereka akan bisa mendengar kita lewat pecahan kecil cermin ini??"
"Cermin terakhir yang kita gunakan untuk berkomunikasi hancur saat
berada di atas monster pohon raksasa bernama King Baum, jadi pasti masih
ada beberapa pecahan cermin di dekat sana.." ucap Nami.
Chopper pun mencoba untuk memanggil-mangg il, "Luffy!!!! Heeeeii!!!"
"Hm??" Luffy samar-samar mendengar sesuatu.
Chopper memanggil lagi, "Luffy!! Apa kau bisa mendengarku!?"
Chopper memanggil lagi, "Luffy!! Apa kau bisa mendengarku!?"
Luffy pun menyadarinya, "Itu suara Chopper!!"
Luffy terus mencari-cari sumber suara, dan akhirnya ketemu, pecahan cermin yang berserakan di rerumputan dekat King Baum.
"Ketemu!! Suaruanya dari cermin kecil ini!!" ucap Luffy.
"Luffy!! Apa kau bisa mendengarku!?" Chopper memanggil lagi.
"Luffy!! Apa kau bisa mendengarku!?" Chopper memanggil lagi.
Sanji tak mengerti, "Kenapa ada suara yang keluar dari cermin?"
"Ceritanya panjang," ucap Luffy, "Tapi intinya, Chopper dan yang lainnya sedang berada di dalam cermin..."
Luffy lalu bertanya lewat cermi, "Chopper!! Apa kalian baik-baik saja!?"
"Ahhh!! Luffy!! Kau bisa mendengarku!! Aku senang sekali!!"
"Ahhh!! Luffy!! Kau bisa mendengarku!! Aku senang sekali!!"
Nami lalu bertanya, "Luffy, apa Sanji bersamamu?"
"Yap, dia ada di sini, bagaimana dengan kalian?"
"Yap, dia ada di sini, bagaimana dengan kalian?"
"Kami berhasil menemukan dan membawa yang lain ke dalam Dunia Cermin, Luffy!!" ucap Carrot.
"Dan lagi, Brook berhasil mendapat salinan poneglifnya!!"
"Oooh!! Benarkah!? Kalian memang yang terbaik!!" ucap Luffy.
"Uuh... Dipuji begitu tak akan membuatku senang, dasar..." Chopper malu-malu.
"Ehehehe, dasaaar..."
"Yohoho, dasar..."
"Ehehehe, dasaaar..."
"Yohoho, dasar..."
Carrot dan Brook ikut-ikutan.
"Luffy, baguslah Sanji berada bersamamu!! Tapi apa kalian sudah mencapai kesepakatan!?" Pedro bertanya.
"Sanji masih belum mau kembali.." ucap Luffy.
"Eeeeh!?" semuanya kaget.
"Eeeeh!?" semuanya kaget.
Luffy lalu menjelaskan kondisinya, apa yang akan mereka lakukan setelah
ini. "Mulai sekarang, tujuan kita adalah mengacaukan Pesta Teh Big Mom
dan Pesta Pernikahan itu, kemudian menyelamatkan keluarga Sanji!!"
"Setelahnya," Luffy berkata dengan penuh semangat, "barulah Sanji akan kembali pada kita!!"
Sementara untuk sesaat, orang-orang di Dunia Cermin terdiam...
"Luffy!!" Sanji sebenarnya masih belum yakin soal itu, "Yang kita
hadapi adalah Yonkou!! Aku tak mau membahayakan kalian semua... Tidak,
aku tak mau membahayakan Nami karena keegoisanku sendiri!! Jadi..."
Dan mendadak Nami malah menjerit bahagia, "Yaaaaayy!!!!"
Sungguh berbeda dari yang biasanya. Biasanya mereka pasti ketakutan dan
menentang sikap gegabah Luffy. Tapi kali ini, merkea sangat mendukung.
"Selama kita melakukannya, Sanji akan kembali pada kita, kan!?" ucap Nami senang.
Chopper menangis terharu, "Kau ini kenapa sih!? Kudengar kau sampai
berkelahi dengan Luffy hiks...!! Aku khawatir sekali tauuuu!!"
"Aku senaaang... Sekali!!! Bodoh!!" Carrot ikut terharu.
"Bodoh!!!" Brook juga.
"Bodoh!!!" Brook juga.
"Ah... Nami..."
"Dan oh iya, Sanji, mengenai kau yang sudah membuatku begitu ketakutan," ucap Nami, "Aku tak akan pernah memaafkanmu..."
Jleeeebbb!! Kata-kata Nami langsung menusuk hati Sanji.
"Tapi masalah itu bisa kita urus lain kali saja," ucap Nami, "Pesta
Tehnya hampir dimulai!! Jadi aku akan membawamu kembali, meski aku harus
menyeretmu, kau paham, Sanji!?"
"Uuuuhhh!!! Apa jangan-jangan.. . Kau akan melamarku, Nami!? Rasanya bahagia sekali!!"
Sanji mulai kembali ke sikap normalnya.
"Kalau begitu, Luffy, berarti tujuan kita sudah jelas.." ucap Jinbe.
"Ya, dan setelah kupikir-pikir, kakak Sanji sudah menyelamatkan hidupku.." ucap Luffy.
"Ah.. Kalau begitu kita harus menolongnya bagaimana pun caranya..."
"Ah.. Kalau begitu kita harus menolongnya bagaimana pun caranya..."
"Mengatakannya memang mudah, tapi melaksanakannya
tak akan semudah itu.." ucap Jinbe. "Tiap kali Mama mengadakan Pesta
Teh, ia selalu melakukannya dengan sepenuh hati. Sesuatu yang sangat
dinanti-nantika nnya, jadi menghancurkanya berari memancing amukan Yonkou..."
"Selain itu," ucap Jinbe, "Kalian mungkin sudah berhadapan dengan
banyak menteri Big Mom, tapi itu barulah sebagian kecil dari Bajak Laut
Big Mom. Akan ada banyak orang-orang kuat yang menghadiri Pesta Teh Big
Mom, termasuk pemimpin-pemimp in dunia bawah yang diundang dari berbagai negeri!!"
"Sementara kita, jumlah kita hanya bersepuluh..." ucap Jinbe.
"Heeeeiii!! Jangan memasukanku seenaknya ke tim kalian!!" jerit Brulee.
"Kalian hanya berdelapan!! Aku juga tidak ikut-ikutan!! Dan kalian semua akan mati!!" tambah Diesel.
"Kalian hanya berdelapan!! Aku juga tidak ikut-ikutan!! Dan kalian semua akan mati!!" tambah Diesel.
"Luffy," Jinbe hendak membicarakan sesuatu dengan Luffy. "Aku sudah
membicarakan masalah ini pada orang-orang di sini, kau juga harus
mendengarnya... Apa kau tahu tentang Capone Gang Bege?"
"Yang menculik Sanji itu kan?"
"Ya, dan dia adalah bagian dari generasi terburuk. Dengan kata lain,
dia seangkatan denganmu. Di West Blue yang merupakan tempat asalnya,
terdapat lima kelompok mafia kuat yang mengendalikan lautan dunia bawah.
Lim Keluarga Besar. Dan salah satu boss keluarga itu tak lain adalah
Gang Bege!!"
"Dia adalah penjahat yang terkenal akan
kekejamannya!! Kudengar dia suka memotong kepala binatang dan tertawa
sembari melihat tubuhnya menggeliat!!"
Mendengarnya Chopper langsung merinding.
"Eh!? Itu kejam sekali!!" ucap Luffy.
"Dan dia bisa saja melakukan hal yang sama pada suatu kelompok!!" ucap
Jinbe lagi. "Di masa mudanya, dia sudah mengambil kepala pemimpin
bos-bos dunia bawah!! Meski diserang sekawanan prajurit, ia tetap akan
langsung mengincar bos, kepala organisasi!! Tidak yang lain!! Dan meski
begitu, ia tidak tertarik dengan peningkatan status atau wilayah
kekuasaan. Ia mengambil uang dan barang berharga, tidak lebih.."
"Kemudian ia akan tertawa sambil melihat kepanikan di dunia bawah.
Menyebutnya sebagai penjahat saja tidaklah cukup. Tapi di dunia ini,
darah dibalas darah. Orang-orang yang menaruh dendam pada Bege terus
mengejarnya!!"
"Tapi, bagi Bege itu tetap hanyalah permainan untuk bersenang-senan g.
Ia memiliki benteng besi yang menunggu mereka, tertawa sembari melihat
musuhnya lari ketakutan. Dan ketika ia bosan dengan dominasinya, ia
kembali ke laut. Tapi cara yang dilakukannya tetap sama. Dia memperoleh
ketenaran dengan cepat dengan hanya mengambil kepala kapten bajak laut
terkenal, tapi membiarkan krunya begitu saja..."
"Lalu? Kenapa kau menceritakan ini pada kami, Jinbe?" Luffy bertanya.
"Saat berlayar di lautan pun, musuh-musuh tetap mengejarnya untuk
menuntut balas. Dan untuk orang seperti itu, tempat paling aman adalah
berlindung di bawah payung Yonkou!! Karena itulah ia bergabung dalam
aliansi Big Mom."
"Dan sekarang, berkat kekuatan
pertahanannya, ia diakui dan mendapat peringkat Benteng di kekuatan Big
Mom, dan mendapat hak akses penuh terhadap keamanan pesta... Karena ia
dan orang-orangnya akan jadi yang berjaga, itu berarti tak akan ada yang
menghalanginya! !"
"Eh?"
ggg
"Even utama dalam Pesta Teh ini adalah Pesta Pertnikahan Sanji!! Dan sebagaimana yang kau tahu, Big Mom berencana untuk menghabisi semua Vinsmoke dalam upacara pernikahan itu, dan memperoleh kekuatan Germa!! Tapi di balik itu semua... Bege... Ia berencana untuk mengambil kepala Big Mom saat itu juga!!"
"Even utama dalam Pesta Teh ini adalah Pesta Pertnikahan Sanji!! Dan sebagaimana yang kau tahu, Big Mom berencana untuk menghabisi semua Vinsmoke dalam upacara pernikahan itu, dan memperoleh kekuatan Germa!! Tapi di balik itu semua... Bege... Ia berencana untuk mengambil kepala Big Mom saat itu juga!!"
"Eeeeeh!?"
Luffy dan Sanji kaget.
"Apa kau serius!?"
"Apa kau serius!?"
"Luffy, mengenai Pekoms yang sudah membawa kalian ke sini, sebenarnya
Bege sempat menawarinya kerja sama. Tapi, Pekoms yang memiliki rasa
kewajiban yang tinggi menolak tawaran tersebut. Jadi untuk membuatnya
tutup mulut, ia pun dibuang ke laut dan dijadikan makanan hiu..."
"Haaahh!?"
"Untungnya, salah satu orangku menemukannya, dan meski kondisinya sekarat ia bisa diselamatkan." ucap Jinbe.
"Setelah kau mendengar semua cerita ini, aku tahu kau ingin
menyelamatkan Sanji dan keluarganya. Dan aku juga merasa tidak enak pada
Pekoms. Tapi apa bijak di saat sekarang ini menjadikan Bege sebagai
musuh?"
"Hmm??"
"Pesta tehnya akan dimulai jam 10.00, itu sekitar lima jam dari sekarang. Berbeda dengan kita yang hanya bersepuluh..."
"Sudah kubilang aku tidak ikut-ikutan!!" Brulee menjerit.
"Dasar bodoh akan kuhabisi kalian semua nantiii!!"
"Dasar bodoh akan kuhabisi kalian semua nantiii!!"
"Berbeda dengan kita, Bege sudah mempersiapkan matang-matang untuk hari ini."
"Hmm??"
"Hmm??"
"Sanji!! Luffy!!" Jinbe membuat penawaran, "Maukah kalian bekerja sama dengan Bege!?"
"Haaaah!?"
"Sepertinya kau ada benarnya juga.." ucap Luffy.
"H-Heei!! Luffy!! Apa kau sudah gila!?" Sanji yang malah kaget.
"H-Heei!! Luffy!! Apa kau sudah gila!?" Sanji yang malah kaget.
Luffy malah setuju sementara yang lain menentang.
"L-Luffy!! Kami menentangnya!! Kau kalah suara 4 banding 2!!" ucap Chopper.
"L-Luffy!! Kami menentangnya!! Kau kalah suara 4 banding 2!!" ucap Chopper.
Tapi mau bagaimana lagi, sang kapten sudah mebuat keputusan.
"Lihat? Sudah kuduga dia akan menyetujuinya!! " ucap Jinbe.
"Lihat? Sudah kuduga dia akan menyetujuinya!!
"Luffy, sebenarnya aku sudah mengatur janji untuk bertemu dengan Bege. Mau pergi menemuinya?"
"Yosh!! Ayo temui dia!!" ucap Luffy.
"Eeeh!?" yang lain masih syok.
"Eeeh!?" yang lain masih syok.
"Ayolah, teman-teman!! Kalian tenang saja, kalau kita tidak menemukan
kesepakatan, kita bisa menolaknya, lagipua tujuan kita sama kan.." ucap
Luffy.
Di bagian barat laut Whole Cake Island, markas rahasia Bajak Laut Firetank...
"Jadi, apa kau sudah menghabisi Bobbin?"
"Ya, sudah kulakukan. Dia mengejar si kaki hitam, dan... Yah, bagaimana pun Germa adalah pahlawanku, Nyororo!!"
"Ya, sudah kulakukan. Dia mengejar si kaki hitam, dan... Yah, bagaimana pun Germa adalah pahlawanku, Nyororo!!"
"Apa menuroutmu mereka benar-benar akan datang, Pak?"
"Jinbe bukan tipe orang yang suka bercanda, lagipula masuk akal untuk tidak menambah musuh, kan? Apalagi musuh kita sama-ama Big Mom..."
"Jinbe bukan tipe orang yang suka bercanda, lagipula masuk akal untuk tidak menambah musuh, kan? Apalagi musuh kita sama-ama Big Mom..."
Bege telah berkumpul bersama para anggota mafianya.
"Sisanya tergantung sikap Topi Jerami.." ucap Bege. "Kalau dia membuatku marah, kita hanya perlu menghabisinya.. ."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar