"Ichiya-san!!?"
"Kenapa kau bisa ada di sini!!?"
Evergreen dan Bickslow menjerit kaget saat Ichiya datang dan menolong mereka. Bagaimana tidak, yang datang malah Ichiya yang merupakan anggota Guild Blue Pegasus.
"Sulit dipercaya kalian telah lupa betapa kejamnya kalian memperlakukanku
"Kenapa kau bisa ada di sini!!?"
Evergreen dan Bickslow menjerit kaget saat Ichiya datang dan menolong mereka. Bagaimana tidak, yang datang malah Ichiya yang merupakan anggota Guild Blue Pegasus.
"Sulit dipercaya kalian telah lupa betapa kejamnya kalian memperlakukanku
Ichiya serius ingin menghadapi Wahl Icht.
"Perlakukan yang kejam??" Bickslow bisik-bisik dengan Evergreen, "Apa sudah terjadi sesuatu antara guild kita dengannya?"
"Entahlah.." Evergreen juga bingung dengan maksud kata-kata Ichiya tadi.
"Aku sudah salah.." pikir Freed, "Siapa sangka yang datang malah Ichiya dan bukannya Laxus..."
Tapi entah siapa pun yang datang, Wahl Icht tak peduli. "Tak peduli berapa banyak pun bantuan yang muncul, hasilnya tetap akan saja saja. Aku bisa melihat semuanya, seluruh kelemahanmu..."
Wahl Icht lalu menggunakan kemampuan pengelihatannya
-Jelek
-Kelebihan berat badan
-Sakit punggung bagian bawah
-Kaki bau
-Kurang dalam hal kekuatan
-Pelari yang lamban
"!!!!!!" Wahl Icht kaget, "Kelemahannya banyak sekali, analisis error!!!"
"Seperti yang diharapkan dari Ichiya-san!" ucap Evergreen.
"Siapa sangka Ichiya punya banyak kelemahan sampai-sampai musuh tak bisa fokus pada satu hal..."
"Meskipun waktunya singkat, kalian pernah menjadi bagian dari Blue Pegasus.." ucap Ichiya, "Dengan kata lain, kalian adalah keluargaku. Aku tak akan pernah memaafkan siapa pun yang berani menyakiti keluargaku, peri atau iblis aku tidak peduli..."
"Sekarang kemarilah!!" Ichiya memasang kuda-kuda untuk melawan Wahl Icht, :Gemetarlah oleh rasa takut dari parfumku yang berlimpah!!"
Wahl Icht diam saja.
"Hm Hm... Apa kau sudah merasakan efek dari parfum racunku??"
"Aku tak punya fungsi yang memungkinkanku menghirup bau.." ucap Wahl Icht.
"Waa!! Benar juga, dia tak punya hidung!!" Ichiya baru sadar, "Bagaimanapun dia itu mesin kan, masuk akal sih..."
"Kelemahanmu yang terlalu banyak membuatku terdiam untuk sesaat, namun pada akhirnya itu berarti kau hanyalah pecundang yang lemah!!!" Wahl Icht melesat dan menyerang Ichiya.
"Ichiya!!!" teriak Bickslow.
Jduakk!! pasukan Wahl Icht menghantam Bickslow dari belakang. Ya, jangan lupa dua pasukan yang dibuat oleh musuh masih belum dikalahkan.
"Kita kembali diserang, benar-benar musuh yang merepotkan..."
"Teman-tema..."
"Serahkan padaku, bahkan mesin pun pasti punya kelemahan!!" ucap Ichiya, setelah diserang ia bersiap untuk menyerang balik, "Parfum Petir!! Hisapan langsung!!! Mmmmmm!!! Benar, mesin lemah terhadap listrik!!" Ichiya lalu menembak dengan sengatan listrik, "Manly Thunderbolt of Justice!!"
Blarrrr!!!! Wahl Icht terkena hantaman listrik.
"Ooh!!"
"Heh.."
"Memang benar, mesin yang terbuat dari metal organik itu lemah terhadap listrik, akan tetapi..." Wahl Icht mampu bertahan dari sengatan listrik Ichiya, seolah itu tak ada artinya sama sekali bagi tubuhnya.
"Akan tetapi, apa kau pikir aku, yang telah menjadi bagian dari 12 Spriggan tak mampu menutupi kelemahan seperti itu!?"
"Mustahil!!" ucap Ichiya.
"Sihirku mengidentifikas
Wahl Icht justru menggunakan listrik yang menyerang tubuhnya menjadi energi untuk menciptakan ledakan listrik balasan.
"Kyaaa!!!!"
"Gaaah!!!!"
Ichiya dan yang lainnya terlempar.
"Aku pernah dengar soal mesin yang memiliki kemampuan alchemis, tapi bisa menggunakan energi listrik yang menyerangnya untuk mengubah dirinya sendiri..."
Freed kaget, ternyata tak hanya sekadar menciptakan ledakan, berkat energi listrik tadi Wahl Icht berubah ke bentuk yang lain, makin mengerikan.
"Aku mampu meningkatkan kekuatanku lebih jauh lagi.." ucapnya.
"Ini berarti, sihir Laxus tak akan efektif kalau melawannya?"
"Aku sempat kecewa karena yang datang adalah Ichiya, tapi pada akhirnya, kelihatannya ketidak hadiran Laxus justru merupakan suatu kebaikan..."
"Dia adalah musuh yang tidak cocok untuk Laxus..." pikir Freed, "Aku tak punya pilihan lain..."
Freed kemudian menghilangkan teknik pelindungnya. Kalau tetap diam mempertahankann
"Freed!!! Jangan batalkan pelindungnya!!!
Freed pun mengaktifkan pelindungnya kembali. Namun itu berarti, ia tak akan bisa berbuat apa-apa, sementara musuh terus berjalan mendekatinya.
"Ya ampun, padahal baru saja kau sudah mencoba untuk menghilangkan pelindungmu. Kalau kau tak melakukannya, kau akan kubunuh, dan pelindungmu tetap saja akan menghilang setelahnya..."
"Freed!!!" Laxus terus berteriak-teria
"Tak usah teriak-teriak juga dia dengar..."
"Bagaimana sebenarnya situasimu saat ini di sana!? Aku akan pergi ke sana untuk membantu!!"
"Tidak!! Jangan ke sini!!" ucap Freed.
"Eh?"
"Kami adalah Kelompok Raijinshuu, penjagamu.. Kami ada untuk melindungimu, Laxus! Bukan... Bukan hanya kau, tapi melindungi seluruh guild!!!!"
Bam!!!! Evergreen dan Bickslow menyerang Wahl Icht sebelum ia menyerang Freed.
Serangan itu cukup untuk menahan Wahl Icht, namun tidak berpengaruh besar terhadapnya. "Begitu... Ternyata kalian masih bisa bertarung ya..."
"Raijinshuu tak akan lari!!"
"Ini saja tak akan cukup untuk menghentikan kami!!"
"Pasukan kelemahan!! Habisi mereka sekarang juga!!!"Di sisi Gray dan yang lainnya, mereka juga masih sibuk menghadapi pasukan kelemahan ciptaan Wahl Icht. Namun bersama-sama, melawan musuh seperti itu bukanlah masalah. Mereka tinggal bertukar musuh saja.
"Mereka bukan masalah berarti.." ucap Gray.
"Setuju, Juvia bisa dengan mudah menangani musuh tipe api ini dengan sihir airku!!"
"Aku akan melawan tipe kekuatan!!" ucap Mira.
"Aku tak akan kalah kalau soal beradu kecepatan!!"
"Hah, kenapa aku malah melawan diriku sendiri seperti ini..." Elfman menghajar musuh yang menirukan dirinya.
"Bahkan pasukan kelemahan pun memiliki kelemahan.." ucap Gray.
Sama seperti yang dilakukan oleh Gray dan yang lainnya, pada akhirnya Evergreen dan Bickslow ikut bertukar musuh. "Sihir putihku tetap efektif!!" ucap Evergreen sambil menyerang.
"Bahkan di dalam kabut yang tebal pun, aku dapat menangkap musuh dengan jiwaku!!" Bickslow menyerang dengan sihir hitamnya.
"Tapi kalian sudah terlambat..." Wahl Icht sudah berada tepat di depan Freed dan bersiap untuk meremukkan kepalanya.
"Freed!!!"
Kemudian tiba-tiba saja Freed mendengar suara Natsu, "Musuh di sebelah Barat sudah dihabisi!! Hei Freed!! Bisa dengar aku!? Bisakah kau melepas pelindungnya!?"
"Heh, seperti yang diharapkan dari Natsu..." akhirnya Freed tak punya tanggungan lagi. Ia langsung melepaskan pelindungnya sehingga mampu melawan, "Sekarang, aku bisa bertarung dengan sungguh-sungguh
Tak hanya Freed, tampak Ichiya juga telah bangkit kembali, lalu bersama-sama mereka berdua menghabisi Wahl Icht.
"Ecriture of Darkness: Severing Shadow!!!"
"Parfume of Power: Maximum Manliness!!!!"
"Gaaaaaaaaahhh!
Musuh berhasil dikalahkan, Laxus pun bisa lega.
"Yah, pada akhirnya kita berhasil membereskan mereka semua.." ucap Gray.
"Mmm!!"
"Anu... Baju kalian ke mana?"
Sekarang tak hanya Gray Juvia pun ikut-ikutan buka baju.
"Apa kau baik-baik saja, Ever?" tanya Elfman lewat sihir Warren.
"Aku tak butuh dikhawatirkan olehmu!!!"
"Keadaan Erza bagaimana?" tanya Mira.
"Dia cuma perlu beristirahat...
Sihir komunikasi Warren membuat semuanya menjadi praktis, para penyihir Fairy Tail yang berada di Magnolia bisa saling berkomunikasi meski terpisah jarak yang jauh.
"Walaupun cuma keberuntungan, kami berhasil menangkap salah satu dari 12 Spriggan..." ucap Lucy.
"Kami akan segera membawanya ke Guild!!"
"Yosh!! Kita menang!!!" seru orang-orang yang berada di Guild.
"Sekarang apa lagi, Zeref!? Inilah Fairy Tail!!!"
"Sepertinya kita berhasil menahan serangan pertama musuh..." ucap Makarov.
"Ya, kita melakukannya dengan sangat baik.." ucap Mavis.
Bersambung ke Fairy Tail Chapter 461
Tidak ada komentar:
Posting Komentar